Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam melakukan rapat bersama Forkopimda Kabupaten, Inspektur, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (KA BPKAD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Unit Layanan Pengadaan (ULP) serta melalui Video Converence (ViCon) dengan Direktur CV. Era Konstruksi, di ruang Video Conference Sekretaris Daerah,  Rabu (11/04/2020).

Mengawali rapat, Bupati meminta kepada unsur Forkopimda untuk memberikan masukan tentang besaran yang dilakukan oleh BPK, “Hari ini saya ingin mendapatkan masukan dari Forkopimda terkait besaran biaya, apakah besaran jumlah ini sudah sesuai dengan besarannya dan lain-lain supaya  semuanya ini tidak mau sampai ke ranah hukum,” ucap Bupati.

“Kemudian yang kedua terkait instruksi pemerintah pusat, seperti yang kita ketahui bahwa saat ini sudah banyak instruksi dari pemerintah pusat. Apakah instruksi itu berkaitan dengan tempat pelaksanaan sholat. Sholat Jumat kemudian sholat tarwih,” lanjut Rais Adam.

“Dalam instruksi itu sudah jelas oleh Menteri Agama sudah melarang untuk melaksanakan sholat jama’ah. Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTNU) lalu Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pimpinan Organisasi Islam. Nah kita perlu bahas mengenai sikap kita terhadap instruksi tersebut. Jadi itu dua hal yang akan kita bahas dalam rapat kali lni”, sambung Rais Adam.

Selanjutnya pada kesempatan ini juga perwakilan dari Dinas PU memaparkan materi tentang pematangan lahan lokasi eks MTQ, “Dalam pematangan lahan ini terdiri dari dua materi, yang satu progresnya 95% dan yang satu 85%, artinya yang 95% itu sesuai dengan kondisi real yang ada sekarang dan yang 85% itu rencana akan diterangkan lagi oleh CV. Era Konstruksi”. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Himbauan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah ditanggapi positif oleh masyarakat desa Liang, Sabtu, (11/04/2020).

Tidak terkecuali Pemuda dan Mahasiswa di Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan, mereka yang terdiri dari berbagai universitas tinggi sangat antusias dalam membagikan masker secara gratis kepada warga desa guna membantu mencegah penyebaran Covid-19 di desa Liang.

“Masker ini didapat dari penggalangan donasi yang kami lakukan beberapa waktu lalu, dan hasilnya Alhamdulillah terkumpul sekitar 291 buah masker”, kata Moh. Amin sebagai salah satu mahasiswa sekaligus pencetus ide pembagian masker gratis.

“Pembagian masker kami prioritaskan kepada warga yang kurang mampu dan lansia diseluruh desa Liang dan sub desa Pal, karena menurut kami mereka yang tergolong sangat rentan terpapar virus ini, dengan jumlah masker yang terbatas, kami membagikannya satu rumah satu masker itupun masih ada yang belum kebagian”, jelas Amin.

Lanjutnya, “Tanggapan masyarakat sangat positif, bahkan ada yang meminta untuk dibagikan satu orang satu masker. Tapi karena persediaan kami terbatas sehingga kami harus membagikannya juga secara terbatas”, kata Amin.

Amin juga mengungkapkan harapannya serta mendoakan masyarakat, “Saya berharap masih ada donatur yang membantu memfasilitasi program pembagian masker gratis ini agar seluruh masyarakat desa Liang bisa mendapatkan dan menggunakan masker ketika berada diluar rumah dan Semoga Allah selalu melindungi kita semua dari bahaya dan musibah yang ada saat ini”, tutup Amin. (TrisKominfo)