Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Meningkatnya harga beberapa bahan pokok dampak dari pandemi Corona Virus di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) membuat Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Koperasi dan Perdagangan mengelar pasar murah di Kecamatan Bulagi Utara.

Tiga Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Banggai Kepulauan yakni Rahma Dg. Taha, Feliks Go, Haris Lamuni melaksanakan monitoring pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Koperindag Kab. BanggaiKep di Kec. Bulagi Utara pada Senin, (20 April 2020).

Kehadiran Anggota Komisi III DPRD Kab. Banggai Kepulauan disambut baik oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, MAP, beliau mengatakan sangat bersyukur ditengah situasi dan keadaan seperti ini Anggota DPRD dapat melaksanakan kunjungan di wilayah Bulagi Utara, “Sehingga kami pun dapat menyampaikan apa yang menjadi harapan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa yang ada di Bulagi Utara dalam penanganan Covid-19”, kata Edison.

Feliks Go Anggota DPRD Kab. BanggaiKep menjelaskan tujuan monitoring ini guna memastikan apakah kegiatan pasar murah berjalan dengan baik dan tanpa kendala sesuai dengan apa yang diinstruksikan Plt. Bupati Banggai Kepulauan guna meringankan beban masyarakat serta memastilan tidak ada penambahan harga dan pengurangan banyaknya beras yang disalurkan untuk tiap Kecamatan.

“Pelaksanaan pasar murah berjalan dengan baik dan tidak ada penambahan harga, yang menjadi harapan masyarakat Bulagi Utara kiranya untuk kedepan ada penambahan jatah agar dapat merat, dengan pasar murah sangat membantu masyarakat saya yang ada di Kecamatan Bulagi Utara”, jelas Edison Camat Bulagi Utara. (AmosKominfo)

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yg kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 21 April 2020 jam 14.00 WITA.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center terlapor tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Total kasus ODP sampai dengan update data hari ini adalah 5 ODP.

Selanjutnya pelaku perjalanan yang selesai masa pemantauan sebanyak 1.599 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat
#StayAtHome
#JagaJarak
#CuciTanganPakaiSabun
#PHBS

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu cegah covid-19″💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Video Conference (VidCon) antara Tim Koordinator Wilayah Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wilayah II bersama Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah dihadiri seluruh Kepala Inspektur Inspektorat se – Sulawesi Tengah, tak terkecuali Kepala Inspektur Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (20\04\2020).

Dalam laporannya kepada Tim KPK RI, Muhammad Ilyas  menyampaikan, “Yang pertama kami ingin menyampaikan berkaitan dengan capaian rencana arsip bahwa untuk Kabupaten Banggai Kepulauan mencapai 60% dan insya Allah ditahun 2020 kita sudah bisa minimal mencapai 80%”, ucapnya.

“Ada beberapa kendala terkait dengan pencapaian ini yaitu yang pertama respon dari OPD masih kurang, dan kami sudah melaporkan pada Bupati dan Sekda untuk menyampaikan kepada para OPD agar selalu proaktif dan respon tentang apa yang kami sampaikan”, lanjut Ilyas.

Disamping itu juga, Ilyas menyampaikan terkait pelaporan dana Desa, “Sesungguhnya yang kami laporkan disini terkait pelaporan dana desa, penggunaan anggaran dana dan lewat BPMD belum memberikan laporan sehingga kita 0%, Sehingga ada beberapa dari perencanaan yang sudah mencapai 100% dan kita upayakan yang bidang lain juga akan mengejar ketertinggalan ini”.

“Kemudian selanjutnya para pejabat struktural juga masih kurang respon  juga sudah kami laporkan pada pak Bupati dan Pak Sekda bahkan kami sudah turunkan tim untuk menjemput ke masing-masing OPD untuk menjemput laporan berkaitan dengan pelaporan RKPD dan berkaitan dengan penjagaan Covid – 19 kita sudah tanggap dan Alhamdulillah sudah dianggarkan untuk membentuk tim review ke OPD-OPD untuk menyusun anggaran untuk pencagahan Covid – 19“, kata Ilyas.

Menutup laporannya Kepala Inspektur menyampaikan, “Dan yang terakhir berkaitan dengan sertifikasi, kami sudah mengikuti penyuluhan kemarin tapi kami belum mendapatkan sertifikatnya, mudah-mudahan tahun 2020 ini kalau sudah selesai masalah Covid-19 ini kita sudah bisa ikutkan dari staf atau editor inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan”, tutup Ilyas. (TrisKominfo)

 

Assalamualaikum dan selamat siang.

Bapak/Ibu yang kami hormati, kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai kepulauan update 20 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total ODP sampai dengan saat ini yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 5 ODP.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang telah selesai masa pemantauan sebanyak 1.563 orang.

Terimakasih🙏 Salam Sehat..
#StayAtHome
#JagaJarak
#CuciTanganPakaiSabun
#PHBS

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu Cegah Covid-19″💪

Juru Bicara, Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Penyebaran virus Corona (Covid -19) hingga saat ini menjadi momok yang yang sangat menakutkan.

Karena hingga saat ini sudah ribuan orang dari ratusan Negara seluruh dunia termasuk Indonesia mengalaminya.

Hal ini yang membuat berbagai kalangan melakukan upaya sosialisasi antisipasi penyebaran virus Corona hingga ke tingkat Kecamatan.

Seperti yang dilakukan oleh Camat Tinangkung Utara, Kapolpos, Puskesmas dan Tim Relawan Kacamatan Tinangkung Utara turun ke jalan untuk melakukan sosialisasi langka-langka antisipasi pencegahan virus Corona di wilayah Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (17/4/2020).

Tempat lokasi strategis yang dipilih yaitu pasar mingguan Desa Luksagu, karena diperkirakan disitulah tempat orang berkumpul dan berinteraksi.

Dalam kegiatan Camat Tinangkung Utara Sahrun S.Pd menyampaikan, akan menindak lanjuti  keputusan hasil rapat bersama Bupati Banggai Kepulauan pada tanggal 13 April 2020 lalu di Salakan.

Hasil keputusan tersebut yaitu menghimbau kepada masyarakat agar wajib memakai masker, menghindari keramaian, menjaga jarak, tidak membuat perkumpulan dalam satu kelompok, hindari berjabat tangan dan sesering mungkin mencuci tangan.

“Yang diutamakan yaitu penggunaan masker setiap keluar rumah, untuk beraktifitas harus memakai masker agar terhindar dari penularan virus Corona yang berbahaya itu”, kata Camat.

Lanjut Sahrun, “Untuk kebutuhan masker Saya sudah berkoordinasi dengan para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Tinangkung Utara untuk segera menyiapkan masker kain untuk bisa membantu kebutuhan masyarakat”.

Menurut Sahrun, disetiap Desa nanti akan di pasangkan Baliho tentang langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona agar masyarakat bisa teredukasi.

Dalam kesempatan ini Jurnalis Kominfo BanggaiKep saat mewawancarai Kapolpos Kecamatan Tinangkung Utara BrigPol Roby Pasongli mengatakan, “Ini sosialisasi dan sekaligus membacakan Maklumat Kapolri dan menghimbau kepada Bapak Ibu yang Anaknya masih berada di luar daerah terdampak covid -19 untuk bulan puasa ini dan menghadapi Idul fitri jangan dulu pulang Kampung, maksud dan tujuannya adalah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus”, ucap Roby.

“Kegiatan sosialisasi ini akan diadakan secara continue disetiap ada keramaian dan juga bisa dapat mengedukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyebaran virus Corona”, tutur Roby. (FeriKominfo)

 

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yg kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update hari ini 19 April 2020 jam 14.00.

Bahwa sesuai data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Total kasus ODP yang dinyatakan sehat sampai hari ini berjumlah 3 ODP.

Sehingga total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 5 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang selesai masa pemantauan berjumlah 1.504 orang.

Demikian laporan hari ini semoga bermanfaaat. Terimakasih🙏 Salam Sehat
#StayAtHome
#JagaJarak
#PakaiMasker
#PHBS
#CuciTanganPakaiSabun

Memutus rantai penularan covid-19 adalah tanggung jawab kita bersama
“Bangkep Bersatu Cegah Covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yg kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 update hari ini tanggal 18 April 2020 jam 14.00 wita.

Sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 Center tidak ada tambahan kasus baru ODP maupun PDP.

Sehingga total kasus ODP sampai dengan saat ini berjumlah 5 ODP.

Pelaku perjalanan yang selesai masa pemantauan sebanyak 1.456 orang.

Terimakasih 🙏 Salam Sehat. “Bangkep Bersatu Cegah Covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah di Desa Luksagu menyebabkan musibah.

Akibat hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu malam ( 15/4/2020 ) sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa salah satu Rumah milik warga di Desa Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa namun akibat kejadian itu Rumah yang diketahui milik Sarpin mengalami rusak parah.

Informasi yang di himpun Jurnalis Kominfo BanggaiKep, kronologi tumbangnya pohon kelapa setinggi 10 meter terjadi pada Rabu pukul 07,30 Wita.

Tumbangnya pohon kelapa akibat kencangnya angin pada malam hari sehingga pohon kelapa tidak mampu menahan beban buah yang terlalu banyak dan juga perakaran pohon kelapa tidak terlalu kuat menahan beban.

Pohon kelapa tersebut tepat berada di belakang Rumah korban.

Saat kejadian sebagian penghuni Rumah yang berjumlah 5 orang ada di dalam Rumah.

Bahkan Anaknya yang berumur 17 Tahun saat itu sedang tertidur di kamar.

Beruntung batang pohon kelapa yang tumbang kena di sisi Anak yang sedang tertidur.

“Untung kejadian ini tidak terjadi pada malam hari, kalau seandainya malam hari maka celakalah kami semua karna pohon kelapa yang tumbang tepat berada di kamar kami”, kata Sarpin pemilik Rumah tersebut.

Rumah tersebut berukuran 6 x 8 meter dengan atap rumbia,bagian atap dan bangunan Rumah rusak parah.

Sementara itu tetangga dan sebagian masyarakat membantu membersihkan pohon kelapa yang tumbang menggunakan alat potong Chan saw.

Bahkan pohon kelapa yang tumbang tersebut sudah berhasil dibersihkan.

Pihak Pemerintah Desa Luksagu juga langsung memberikan bantuan kepada keluarga yang kena musibah,bantuan berupa atap Rumbia,sembako dan kebutuhan lainnya. (FeriKominfo)

Luksagu, BanggaiKep.go.id – Mengantisipasi merebaknya pandemi global Corona virus Disease (covid – 19) Tim relawan covid-19 Desa Luksagu bersama-sama petugas Kesehatan Puskesmas Tinangkung Utara melakukan penyemprotan disinfektan, Rabu ( 16/4/2020 )

Kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut di pimpin langsung oleh Kepala Desa Luksagu Suriadi Asapa.

Penyemprotan dimulai dari Kantor Desa, Gedung BPU, Rumah Ibadah, tempat-tempat umum, Pasar, dan sarana lainnya.

Kades Suriadi Asapa mengatakan tujuan penyemprotan adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan dalam rangka mencegah penularan virus Corona di Desa Luksagu.

“Kegiatan penyemprotan ini untuk mencegah masuknya virus Corona di Desa Luksagu,” ujar Kades.

Dalam penyemprotan pihaknya (Tim relawan) tetap mengikuti panduan yang diberikan Dinas Kesehatan baik meliputi bahan disinfektan yang digunakan, komposisi dan volumenya.

“Penyemprotan ini akan di lakukan dua minggu sekali tetapi kedepan ini, kita lihat nanti kalau misalnya sangat penting ya Kita rubah jadwal penyemprotan mungkin seminggu sekali”, ujar Suriadi Asapa.

Suriadi Asapa juga mengingatkan kepada Masyarakat Desa Luksagu untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Masyarakat diharuskan untuk menjaga kebersihan lingkungan,bagaimana cara membersihkan diri, tangan harus dicuci setiap kali melakukan kegiatan, sampah harus dibuang pada tempatnya,” imbuh Kades. (FeriKominfo)