Labasiano, BanggaiKep.go.id – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dari partai Nasdem Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya bersama memerangi penyebaran Corona Virus Desianse 2019 (Covid-19) memberikan bantuan bagi tenaga medis berupa APD khususnya Baju Hazamat sebanyak 5 buah di PKM Tataba Kecamatan Buko Kab. BanggaiKep.

Pemberian bantuan 5 buah baju Hazamat diserahkan langsung oleh Anggota DPRD Kab.Banggaikep dari Partai Nasdem Sri Yeni serta didampingi oleh Sekretaris DPD Partai Nasdem Banggai Kepulauan Hari Purnama, dan bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep pada hari Senin, (4/5/2020).

Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep memberikan apresiasi akan kepedulian semua pihak dengan penanganan Covid-19 di Kecamatan Buko.

Sianti pun mengucapkan terima kasih kepada partai Nasdem yang sudah boleh memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian bagi tenaga medis dalam pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Karena APD paling dibutuhkan dalam menangani Covid-19 saat ini, jika APD tidak memadai dan dibawah standar ditambah dengan ketidak hati-hatian serta kecermatan petugas lapangan penanganan covid-19 tentunya dapat membahayakan para tenaga medis”, ungkap Sianti. (AmosKominfo)

Palu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng Gerry Yasid, SH, MH serta Kepala BPKP Sulteng Beligan Sembiring, SE, MM melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pendampingan dan penanggulangan dan pencegahan virus corona disease (Covid-19) bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi, Selasa 5 Mei 2020.

Penandatanganan yang berlangsung secara singkat sesuai Protokol Pandemi covid-19 terkait sosial distancing , Fisycal Ditancing dan pada acara tersebut Gubernur, Kejati maupun Kepala BPKP tidak menyampaikan sambutan, tetapi diacara santai Gubernur menyampaikan kepada Kepala BPKAD agar dapat memberikan hasil relokasi dan Rekofusing APBD Propinsi Sulteng setelah mendapat persetujuan dari DPRD kepada Pihak Kejaksaan Tinggi guna mendapat pendampingan.

Dalam acara, posisi tempat duduk tamu undangan juga mengikuti keprotokolan gugus tugas covid-19 yakni berjarak 2 meter, demikian pula audiance lain yang menyaksikan penandatanganan secara virtual.

Hadir pada kesempatan itu, Sekertaris Daerah Provinsi Sulteng, Dr. H. Moh Hidayat Lamakarate, M.Si, Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi, Mulyono, SE, Ak, MM, Kepala Biro Humas dan Protokol, Drs. Moh. Haris, Kepala Biro Hukum, Dr. Yopie Moerya Immanuel Pattiro, SH, MH, Kepala BPKAD, Bahran, SE, MM serta pejabat terkait lainnya.

Sumber: Biro Humas dan Protokol Setda Prov. Sulawesi Tengah. (KondKominfo)

Bogor, BanggaiKep.go.id – Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan terbaru terkait pandemi virus korona atau Covid-19 dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2020. Arahan Presiden tersebut yaitu pertama terkait evaluasi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah berlangsung di 4 provinsi dan 12 kabupaten/kota.

“Saya ingin memastikan bahwa ini betul-betul diterapkan secara ketat dan efektif dan saya melihat beberapa kabupaten dan kota telah melewati tahap pertama dan akan masuk ke tahap kedua. Ini perlu evaluasi, mana yang penerapannya terlalu over, terlalu kebablasan, dan mana yang masih kendur. Evaluasi ini penting sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan di kota/kabupaten maupun provinsi yang melakukan PSBB,” jelas Presiden.

Kedua, Presiden meminta agar setiap daerah yang melakukan PSBB harus memiliki target-target yang terukur. Misalnya, berapa jumlah pengujian sampel dan tes PCR _(polymerase chain reaction)_ yang telah dilakukan, apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, serta berapa kontak yang telah ditelusuri setiap hari.

“Betul-betul ini harus dikerjakan. Kemudian juga apakah isolasi yang ketat juga dilakukan, karena saya melihat ada yang sudah positif saja masih bisa lari dari rumah sakit, yang PDP (pasien dalam pengawasan) masih beraktivitas ke sana ke mari. Kemudian juga apakah warga yang berisiko, yang manula (manusia usia lanjut), yang memiliki riwayat penyakit, riwayat komorbid (penyakit penyerta), ini sudah diproteksi betul. Evaluasi-evaluasi yang terukur seperti ini perlu dilakukan,” paparnya.

Ketiga, Kepala Negara meminta agar dilakukan monitor secara ketat terkait potensi penyebaran di beberapa klaster seperti klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, hingga klaster industri. Menurutnya, pengawasan klaster harus dilakukan secara baik guna mengantisipasi munculnya gelombang kedua.

“Kita lihat bahwa pekerja migran Indonesia, laporan yang saya terima, sudah 89 ribu (pekerja) yang sudah kembali dan akan bertambah lagi kemungkinan 16 ribu (pekerja), ini betul-betul harus ditangani, dikawal secara baik di lapangan sehingga jangan sampai muncul gelombang kedua. Yang lain juga klaster industri, kita harus memastikan industri-industri yang diizinkan beroperasi itu yang mana, harus dicek di lapangan, mereka melakukan protokol kesehatan secara ketat atau tidak,” ungkapnya.

Keempat, yang berkaitan dengan program jaring pengaman sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), paket sembako, bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT), hingga Dana Desa yang semuanya telah berjalan. Meski demikian, Presiden ingin agar seluruh program tersebut bisa sampai di tangan keluarga penerima secepatnya pada pekan ini.

Lebih lanjut, Presiden juga meminta Menteri Sosial Juliari P. Batubara, para gubernur, bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa untuk turun langsung menyisir ke lapangan. Di samping itu, Presiden juga meminta agar para kepala daerah bisa fleksibel dalam mencari solusi bagi warga miskin yang belum mendapatkan bansos.

“Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa sehingga jelas, tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera, koreksi di lapangan. Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan _timing_, betul-betul harus _di-manage_ secara baik karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, kemudian juga dari desa,” ujarnya.

“Yang terakhir, saya minta dibuat _hotline_ untuk pengaduan sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan, kita bisa ketahui secara cepat,” tandasnya.

Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Website: https://www.presidenri.go.id
YouTube: Sekretariat Presiden. (KondKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kab.Banggai Kepulauan update 4 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru ODP,PDP,dan OTG.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien,OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.065 orang.

Terimakasih 🙏salam sehat

Atas nama pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Pasca dilaksanakannya Sidang Majelis Sinode Tahun 2020 di Klasis Salakan pada beberapa waktu lalu mengharuskan Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan memindah tugaskan beberapa pekerja gereja guna memperlancar tugas pelayanan di wilayah pelayanan Sinode GPIBK.

Walau dalam situasi Pandemi Corona Virus tidak menghambat MPH Sinode GPIBK untuk melaksanakan tugas dan panggilan gereja untuk terus bersaksi, bersekutu dan melayani, walau pun ibadah minggu dilaksanakan ditiap rumah jemaat masing-masing sejak dikeluarkannya maklumat Kapolri dan Himbuan pemerintah, tidak menghalangi jalannya tugas lembaga Sinode GPIBK untuk melaksanakan serah terima beberapa pekerja gereja dilingkup sinode GPIBK.

Minggu, (3/5/2020) bertempat di Gedung Gereja Jemaat Eklesia Tataba Labasiano MPH Sinode GPIBK melaksanakan serah terima Ketua Jemaat Eklesia Tataba Labasiano dari pejabat yang lama Pdt. Estinance Sondek, S.Th kepada pejabat yang baru Pdt. Serli Kidolite, S.Th yang diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Bendahara Sinode GPIBK Pdt.Barnabas Sooai, S.Th.

Dengan bahan Khotba dalam kitab Yosua 1:1-9 dengan tema Khotba “Pemimpin Yang Memimpin Dengan Otoritas Allah” Pdt.Barnabas dalam khotbanya menekankan bahwa pemimpin yang memimpin dengan otoritas Allah selalu berorentasi dan bepedoman pada kebenaran firman TUHAN bukan berdasarkan kehebatan, kepintarannya, sebagaimana TUHAN meminta Yosua untuk “Janganlah Melupakan Taurat Tuhan (Firman TUHAN) baik siang atau pun malam, supaya bertindak hati-hati sesuai dalam segala yang tertulis didalamnya sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yosua 1:8).

Selesai ibadah dilanjutkan dengan serah terima jabatan ketua jemaat yang dipandu oleh MPH Klasis Buko Tengah Pnt. Amos Porodisa, S.Pd, S.Th selaku Bendahara Klasis serah dilaksanakan oleh Pdt.Barnabas Sooai, S.Th selaku MPH Sinode GPIBK.

Serah terima hanya dihadiri oleh majelis jemaat dan perwakilan jemaat 2 orang dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dalam sambutan MPH Sinode pdt. Barnabas pun mengajak agar gereja hadir dan berperan aktif dalam upaya memutuskan penyebaran Virus Corona dan terus melaksanakan kegiatan ibadah sesuai anjuran pemerintah sampai berakhirnya virus ini.

Pdt.Barnabas pun mengajak majelis jemaat dapat membantu dan menopang ketua jemaat yang baru agar pelayanan bagi jemaat dapat berjalan lancar. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang,Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan update 3 Mei 2020 jam 14.00 bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru ODP, PDP dan OTG.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni total ODP yang masih dalam pemantauan petugas kesehatan berjumlah 2 ODP, PDP 0 pasien, OTG 1 orang.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 2.028 orang.

Terimakasih.🙏Salam Sehat

Atas nama pemerintah Daerah Kab.Banggaikep menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Lumbi-lumbia, BanggaiKep.go.id – Guna memastikan berjalan dengan baik dan lancar program oprasi pasar melalui pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Dinas Koperindag dan Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya meringankan beban masyarakat dengan meningkatnya harga beras dampak dari pademi Covid-19.

Anggota Komisi III DPRD Kab.BanggaiKep melaksanakan monitoring di Kecamatan Buko Selatan pada hari Kamis (23/4/2020) dengan turun langsung ke desa-desa di wilayah kecamatan Buko Selatan.

Hendrik Lao Anggota DPRD Kab.BanggaiKep saat dijumpai di Lumbia menjelaskan kegiatan monitoring merupakan langka evaluasi dari kegiatan oprasi pasar melalui pasar murah beras yang dilaksanakan oleh Pemda Banggai Kepulauan khususnya Dinas terkait yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Koperindag.

“Yang perlu kami ketahui selaku DPR apakah kegiatan ini berjalan baik dan lancar dan sesuai dengan apa yang diharapkan serta berdampak bagi masyarakat”, kata Hendrik.

Lanjut Ko Gong (sapaan akrap Hendrik Lao) “Terutama dalam hal pembagian kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah desa agar tidak ada penambahan harga dari apa yang sudah ditetapkan Rp.8.100/Kg, karena tujuan pasar murah ini untuk meringankan beban masyarakat karena naiknya harga beras akibat wabah Corona Virus”, jelas Ko Gong.

Saat ditanyai hasil monitoring disejumlah desa yang ada di Kec. Buko Selatan beliau menjelaskan “Semua desa mengharapkan pelaksanaan pasar murah selanjutnya dengan harga terjangkau serta jumlahnya ditingkatkan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada ditiap desa dan harapan masyarakat juga berharap bukan hanya beras tetapi ada minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya”, ungkap Hendrik. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan semua pihak terus bersinergi dan berupaya melalui kegiatan pencegahan baik pemeriksaan arus kedatangan orang dipintu masuk keluar Kab. BanggaiKep, Sosialisasi serta pembagian masker dalam upaya mencegah Covid-19 ketika berada diluar rumah.

PKM Tataba Kecamatan Buko Kab.Banggai Kepulauan melalui gerakan 1000 masker kain untuk masyarakat Kecamatan Buko pada hari Kamis (30/4/2020) melaksanakan kegiatan bagi masker kain untuk ABK dan buruh yang ada di Pelabuhan Leme-leme serta masyarakat yang hendak ke Luwuk yang tidak mengenakan masker demikian pula dengan masyarakat yang baru datang dari Luwuk.

Kepala PKM Tataba Sianti, A.Md.Kep menjelaskan bahwa “Pembagian masker kain bagi masyarakat Kecamatan Buko maupun dari luar Kecamatan Buko yang tidak mengenakan masker merupakan upaya dari kami sebagai tenaga medis dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Buko khususnya dan Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya”.

Penangungjawab gerakan 1000 masker kain untuk masyarakat Buko Ririn F. Melu saat wawancarai jurnalis DisKominfo Kab.Banggaikep dijumpai (1/5/2020) menjelaskan “Gerakan ini merupakan upaya untuk meningkatkan peran serta semua pihak dalam berperan bersama guna mencegah Covid-19 dengan mendukung serta berpastisipasi dan berdonasi dalam gerakan Tim Pencegahan Covid-19 dalam pencegahan penyebaran Corona Virus, yang terutama pada saat ini adalah masker karena sesui himbauan Satgas Pencegahan Covid-19 bahwa semua masyarakat wajib untuk pakai masker ketika beraktivitas diluar rumah”, ungkap Ririn. (AmosKominfo)

 

 

Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak ibu yang kami hormati kembali kami laporkan situasi covid-19 di Kab.  Banggai Kepulauan sesuai dengan data yang masuk ke Covid-19 center update hari ini 2 Mei 2020 sbb:

1. Hari ini terlapor adanya tambahan kasus baru Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 1 org di wilayah Kec.Totikum, sehingga total kasus saat ini ODP yg sementara dalam masa pemantauan sebanyak 2 orang, PDP 0 pasien,OTG 1 orang

2. Berdasarkan hasil penelusuran OTG mempunyai riwayat kontak erat dengan ODP Wilayah Kec.Tinangkung Utara

3. Kontak erat yang dimaksud adalah pernah melakukan kontak fisik dengan orang yang TERDUGA covid-19 dan pernah berada di dalam di ruangan/tempat yg sama dalam radius 1 meter dengan kasus

4. ODP Kec. Tinangkung Utara dan kasus baru OTG pada hari ini telah dilakukan pengambilan sampel swab untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan PCR.

5. ODP dan OTG yg dimaksud saat ini sedang menjalani karantina di fasilitas karantina khusus.

Berdasarkan data diatas maka, Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk perlu berhati-hati karena dimana saja dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi dan tetap mematuhi semua anjuran pemerintah sbb :

a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan

b. Hindari berkumpul dengan orang banyak

c. Pakai masker jika keluar rumah

d. Jaga jarak dengan org sekitar minimal 1 meter.

e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktifitas

f. Berperilaku hidup bersih dan sehat
Semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya yang kita laksanakan untuk memutus rantai penularan covid-19.

“Bangkep Bersatu cegah covid-19” Salam sehat🙏😇

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM (ElsiKominfo)

Penyaluran Sesuai Permintaan dalam Sistem

Palu, BanggaiKep.go.id Pemda-  Provinsi Sulteng kembali menerima 77 koli APD bantuan Gugus Tugas Covid-19 Nasional yang tiba di Palu Kamis sore (30/4/2020) menggunakan pesawat Hercules.

Sebelum singgah di Palu, pesawat telah mendarat di bandara Hasanuddin Makasar (Sulsel) dan Mamuju (Sulbar) untuk menurunkan bantuan serupa.

Usai diturunkan, bantuan lalu diangkut ke truk TNI dan langsung dibawa ke gedung penyimpanan farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Jalan Undata untuk diserahkan dari pihak Korem 132/Tadulako kepada Kadis Kesehatan Provinsi Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes.

“Bantuan itu,” kata dr. Reny, “akan disalurkan ke tiap RS kabupaten/kota sesuai permintaan kebutuhan yang telah diinput secara online lewat Sistem Informasi Rumah Sakit.”

Ia juga menambahkan, bahwa dinas kesehatan telah menerima dan menyalurkan ke kabupaten/kota seluruh bantuan bahan medis baik APD maupun masker dari pihak Kemenkes RI, BNPB, TNI, perusahaan dan yayasan sejak pertengahan Maret silam.

“Sore ini pengiriman ke-6 yang sudah diterima dari pusat,” jelasnya.

Sumber: Ro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng. (KondKominfo)