Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam didampingi Wakapolres Kompol I Made Dharma, SH dan Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno melepas Tim Gabungan Penegakan Perbup No. 23 Tahun 2020 dalam bentuk penyematan atribut Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (21/09/2020).

Menurut Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan Hukum Protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Aturan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan peratuan Bupati Banggai Kepulauan nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian berbagai aspek, baik dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pelayanan publik, kesehatan sosial maupun ekonomi sebagai upaya melindungi segenap warga dari ancaman wabah penyakit,” jelas Rais.

“Melalui kesempatan ini saya tegaskan kepada seluruh Tim satgas yang telah dibentuk agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga daerah kabupaten Banggai Kepulauan ini benar-benar terhindar dari yang namanya Covid-19,” tegas Rais.

Diakhir sambutannya, Bupati juga mengucapkan selamat bertugas kepada Tim Satgas, “Akhir kata saya ucapkan selamat melaksanakan tugas kepada Tim Satgas, semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.”

Dalam kesempatan ini, Wakapolres BanggaiKep Kompol I Made Dharma juga mengatakan, “Dengan adanya Peraturan Bupati nomor 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan terhadap masyarakat kita agar bisa dilaksanakan dengan baik, sopan, santun dan beretika. Tidak boleh melakukan tindakan maupun kekerasan hukum, mari kita lakukan sosialisasi juga kepada masyarakat kita agar mereka bisa lebih memahami tentang Perbup ini.”

Senada dengan Wakapolres, Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno juga menjelaskan bahwa, “Kita sebagai tim satgas harus berupaya bisa mensosialisasikan perbup ini dengan baik kepada masyarakat Banggai Kepulauan dan tetap menjaga Daerah kita dari ancaman wabah dan penyakit”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Anggota Polri dan TNI, BPBD dan Dinas Perhubungan serta Perwakilan Tim Satgas Kecamatan se-Kabupaten BanggaiKep. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 21 September 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi positif Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 27.634 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Alul, BanggaiKep.go.id – Kamis, 17 September 2020, mendapat laporan bahwa telah terjadi aksi demo masyarakat Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan yang menuntut Kepala Desa Alul untuk diberhentikan, Kapolsek Bulagi beserta anggota Polsek Bulagi dan anggota Koramil 1308-12 Bulagi langsung menuju ke Desa Alul.

Kapolsek Bulagi Ipda. Partono beserta anggota Babinsa Koramil 1308-12 Bulagi mengadakan pertemuan dengan masyarakat Desa Alul yang menggelar demo.

Ipda. Partono mengharapkan agar masyarakat yang menggelar demo jangan gegabah dan bertindak diluar batas nanti merugikan diri sendiri, keluarga bahkan orang lain.

“Kalau seandainya memang berdasarkan pengamatan masyarakat kalau kepala desa benar-benar menjalankan tugas dan kepemimpinannya tidak sesuai dengan aturan yang ada, silahkan kumpulkan bukti dan laporkan kepada pihak berwajib, jangan main hakim sendiri apalagi sampai bertindak kriminal,” ucap Ipda. Partono.

“Jadi saya berharap masyarakat dapat menahan diri, selesaikan masalah ini sesuai prosedur yang ada, jangan sampai salah langkah agar tidak menimbulkan masalah yang baru,” ungkap Ipda. Partono. (AmosKominfo)

 

Alul, BanggaiKep.go.id – Masyarakat Desa Alul Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan melakukan demo menuntut Kepala Desa Alul Okranus Tomboki agar diberhentikan dengan tidak hormat.

Salah satu masyarakat Desa Alul Oktenis Sadiama mengatakan, “Aksi demo ini karena ketidak percayaan lagi masyarakat terhadap kepemimpinan Kades Alul bahwa tidak transparansi dalam menjalankan roda Pemerintahan serta dalam pengelolaan dana desa.”

Aksi demo masyarakat Desa Alul digelar pada hari Kamis, 17 September 2020 pada pukul setengah tiga sore. Awalnya masyarakat melakukan demo dengan menempelkan beberapa tuntutan mereka dan ditempelkan di Kantor Desa Alul.

Selanjutnya masyarakat melanjutkan aksinya menuju ke rumah Kepala Desa, namun Okranus Tomboki sudah tidak berada dirumahnya dan akhirnya masyarakat membakar ban mobil didepan rumah Okranus.

Menurut beberapa masyarakat bahwa Kades sudah meninggalkan rumahnya sejak subuh jam 5 menuju ke Salakan, bahkan akhir-akhir ini Okranus sering meninggalkan desa dan nanti kembali tengah malam.

Ibu Yanti yang juga salah satu masyarakat Desa Alul mengatakan, “Masyarakat sudah cukup sabar dengan ketidak jujuran dan transparansi dari kades dalam kepemimpinannya”.

“Bahkan beberapa kali diminta untuk duduk bersama dengan masyarakat untuk mendengarkan tuntutan masyarakat beliau tidak pernah mengindahkan, karena beliau hanya mau kehendaknya yang harus dituruti,” lanjut Yanti.

Yanti juga menjelaskan mengapa masyarakat sangat marah dengan Kades, “Yang menjadi masyarakat marah sehingga menggelar aksi demo karena seleksi perekrutan aparat desa tidak transparan, orang lain yang lulus nama lain yang diumumkan karena mau memprioritaskan orang yang mendukungnya saat Pilkades.”

Okranus Tomboki tidak dapat dimintai keterangan karena saat kejadian tidak berada ditempat dan sampai berita ini diterbitkan beliau tidak dapat dihubungi. (AmosKominfo)