Salakan, BanggaiKep.go.id – Simulasi Pengendalian Massa Unjuk Rasa (Dalmas) yang dilakukan oleh SatPol-PP Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dalam upaya mengantisipasi kasus Pembobolan Dana APBD Tahun 2020 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan berjalan aman dan lancar, Jumat, (29/1/2021).

Simulasi tersebut dipimpin langsung oleh Elisabeth A. Langitan, SH selaku Plt. Kasat Pol-PP Kab. BanggaiKep.

Dalam wawancara (29/1/2021), Elisabeth  mengatakan “Lagi viralnya pembobolan APBD Tahun 2020, kita sudah persiapan kegiatan diklat selama sembilan hari, dan kita juga melibatkan anggota Polres satu orang dan khusus pelatih dalmas yang terbaik.”

Kasat Pol-PP juga menjelaskan pentingnya dilakukan Dalmas, “Gunanya Dalmas untuk penangkal anti huru hara dengan adanya Dalmas ini kekuatan untuk Pemda dalam penanganan huru hara”.

Lanjut Elisabeth, “Kita persiapkan anggota sebanyak empat puluh (40) orang dan rata-rata tinggi badan tujuh puluh (70) cm, dan umur dari delapan belas tahun sampai umur dua puluh dua tahun yang masuk”.

“Kita beri nama Pasukan Kerangka DALMAS atau pasukan inti, jadi dimana-mana dalam kegiatan pengawalan, pengamanan Bupati pasukan kerangka yang akan mendampingi,” sambung Elisabeth.

Kemudian Elisabeth juga menyampaikan “Anggota DALMAS ini ditarik dari tiap Kecamatan satu orang dan setelah ikut latihan kemudian pulang akan melatih teman-teman yang ada di tiap kecamatan sehingga tidak menutup kemungkinan biar di kecamatan juga akan ada DALMAS.”

“Kedepannya akan ditambah lagi sehingga makin banyak DALMAS dan bisa membantu Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan,” tutur Kasat Pol-PP.

Kegiatan Simulasi tersebut disaksikan oleh Sekda, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan serta peserta senam. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 29 Januari 2021 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, dan probable Covid-19.

2. Pada hari ini terlapor 1 orang dengan kriteria suspek Covid-19 asal wilayah Kec. Buko.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 64.114 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kesatuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar kegiatan Simulasi Pengendalian Masa Unjuk Rasa (Dalmas) di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan setelah kegiatan senam bersama, Jumat, (29/01/2021).

Plt. Kasat Pol-PP Elisabeth A. Langitan, SH saat dijumpai di kantornya menjelaskan “Kegiatan ini sengaja kita buat untuk mengantisipasi kasus yang sedang viral saat ini yaitu pembobolan dana APBD tahun 2020 di Banggai Kepulauan. Ini juga merupakan diklat yang kita lakukan selama 9 hari lamanya dan simulasi tadi merupakan simulasi terakhir yang kami lakukan,” ucap Elisabeth.

“Kami juga melibatkan anggota polres satu orang yang merupakan pelatih dalmas terbaik yang saat ini sedang ditugaskan di Banggai Kepulauan, kesempatan ini tidak akan kami sia-siakan dengan menjadikan beliau sebagai instruktur dalmas dalam simulasi ini,” lanjut Elisabeth.

Dalmas ini berfungsi sebagai penangkal huru hara masa aksi demostrasi maupun segel-segel kantor yang sering terjadi di lingkungan perkantoran Pemda Banggai Kepulauan dan juga merupakan kekuatan Pemerintah Daerah dalam menghadapi masa aksi.

Kegiatan ini dilaksanakan bertahap, untuk tahap gelombang pertama ini peserta diklat sebanyak 40 orang. (TrisKominfo)