Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2021 yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Selasa, (31/08/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bappeda dan undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep mengatakan bahwa penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan dan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana dan bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu prioritas pembangunan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 yakni penyediaan rumah layak huni, santunan kematian dan jaminan hari tua bagi masyarakat miskin ini merupakan target kita bersama,

untuk itu, kepada saudara-saudara perangkat Daerah untuk dapat bekerjasama serta saling bahu membahu agar target tersebut dapat tercapai,
untuk mendukung percepatan pengentasan kemiskinan.”

“Selaku Bupati Banggai Kepulauan, saya menghimbau kepada seluruh perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Banggai Kepulauan agar mengoptimalkan pelaksanaan koordinasi penanggulangan kemiskinan melalui rapat-rapat tim koordinasi penanggulangan kemiskinan Daerah (TKPKD),” ucap Bupati.

Berdasarkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan perlu menjadi keseriusan dan komitmen seluruh perangkat Daerah dalam mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

”Saya meminta agar memperhatikan kondisi masyarakat di wilayah dengan melakukan fungsi kontrol dan pengendalian setiap program yang di buat oleh perangkat Daerah agar ketepatan sasaran program dan kegiatan dapat terwujud,” pinta Bupati.

“Dengan harapan bahwa apa yang dihasilkan dari pelaksanaan rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) ini baik berupa saran, rekomendasi, serta tindak lanjut yang dibutuhkan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan di Daerah yang kita cintai ini,” tutur Bupati Rais Adam. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bertempat di kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep yang didampingi Wakil Bupati Salim J. Tanasa Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Kepala Kemenag dan peserta undangan hadiri Penutupan STQH Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Kabupaten Banggai Laut (Balut) secara virtual, Senin, (30/08/2021).

Dalam sambutan Bupati Banggai Laut yang di bacakan oleh Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H. Ilyas, SH mengatakan bahwa, “Semoga dengan di adakan nya seleksi ini secara daring tidak mengurangi kualitas seleksi itu sendiri sehingga di dapatkan Qori dan Qoriah, Hafidz dan Hafidzah yang berkualitas dan mampu bersaing pada ajang Nasional.”

“Semoga kita semua mendapatkan syafaat di dunia ini, tiada kata yang pantas saya ucapkan kecuali sebuah kata yang indah, Alhamdulillah atas kesuksesan kita semua dalam menyelesaikan seluruh rangkaian STQH yang berlangsung pada tanggal 27-30 Agustus 2021,” tambah Wabup Balut.

Lanjutnya, Kita semua berharap kegiatan ini sukses mencapai tujuan kita bersama yaitu menggali potensi Qori dan Qoriah dari berbagai cabang dan tingkatan dalam rangka mengembangkan kemampuan membaca Al-Quran dan Hadist dengan baik dan benar.

“Saya selaku ketua umum pelaksanaan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kesuksesan penyelenggaraan seleksi Tilawatil Quran dan Hadist tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021 di Kabupaten Banggai Laut yang kita cintai ini,” jelas Wabup Ablit Ilyas.

Disamping itu, Wabup Balut juga berharap pelaksanaan STQH ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan dan persaudaraan sesama yang menghantarkan masyarakat Sulawesi Tengah menuju suatu tatanan masyarakat yang memiliki komitmen, moral untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras ketua dan anggota, dewan hakim seleksi Tilawatil quran dan Hadist yang ke-XXVI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021,” tambah Wabup.

Diakhir sambutannya Wabup mengatakan, “Saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah di raih oleh para juara dari masing-masing cabang yang di lombakan, dan kepada mereka yang belum berhasil kami mengingatkan kepada peserta agar jangan berkecil hati terus mengasah kemampuan dan terus berlatih.”

“Dan yang sudah di nyatakan sebagai pemenang jangan berpuas diri tapi lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri pada Ivent STQH tingkat Nasional nanti dengan harapan membawa hasil terbaik bagi Kabupatennya masing-masing,” tutup Wabup Ablit Ilyas. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Gubernur Ma’mun Amir menutup secara resmi Kegiatan STQH XXVI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Banggai Laut (Balut) secara virtual, Senin, (30/8)2021).

Kegiatan di ikuti oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Wakil Bupati Salim J. Tanasa, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Ketua DPDR Rusdin Sinaling, Forkopimda Banggai Kepulauan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wagub menyampaikan, “Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi, saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para peserta, kami juga berterima kasih kepada Bupati Banggai Laut dan jajarannya beserta panitia, dewan hakim dan masyarakat Banggai Laut atas dukungannya sehingga semua acara STQH dapat terlaksanakan dengan baik.”

Selanjutnya Wagub menjelaskan dengan berakhirnya STQH  bukan berarti tugas dianggap sudah selesai, “Kita harus melanjutkan  upaya-upaya menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an,” ucap Wagub.

“Marilah luruskan niat membangun daerah dalam gerak cepat menuju Sulawesi tengah yang lebih sejahtera dan maju,” tutur Wagub. (RoyKominfo)

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.
Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 31 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :
 
1. Pada hari ini terlapor 10 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Buko 4 orang, wilayah Kec. Buko Selatan 1 orang, wilayah Kec. Bulagi Utara 1 orang, dan wilayah Kec. Tinangkung 4 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tataba, Puskesmas Lumbi-lumbia, Puskesmas Sabang, dan Puskesmas Salakan.
 
2. Pada hari ini terlapor 3 orang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 2 orang dan wilayah Kec. Peling Tengah 1 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dengan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Bakalan dan Puskesmas Patukuki tertanggal 30 Agustus 2021.
 
3. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 202 orang terdistribusi 91 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 23 orang di wilayah Kec.Totikum, 11 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 2 orang di wilayah Kec. Liang, 4 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 10 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,12 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 19 orang di wilayah Kec. Bulagi, 17 orang wilayah Kec. Buko, 4 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.
 
4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.
 
5. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.
 
6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪
Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 29 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 5 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 3 orang, wilayah Kec. Bulagi 1 orang dan wilayah Kec. Totikum Selatan 1 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Bakalan Raya, Puskesmas Bulagi dan Puskesmas Totikum Selatan dan Unit Laboratorium RSUD Trikora Salakan.

2. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 215 orang terdistribusi 91 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 24 orang di wilayah Kec.Totikum, 17 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 2 orang di wilayah Kec. Liang, 7 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 12 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,13 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 19 orang di wilayah Kec. Bulagi, 13 orang wilayah Kec. Buko, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

 

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 28 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 13 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 8 orang, wilayah Kec. Bulagi Utara 1 orang, wilayah Kec. Bulagi Selatan 1 orang, wilayah Kec. Bulagi 2 orang, dan wilayah Kec. Buko 1 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Salakan, Puskesmas Sabang, Puskesmas Lolantang, Puskesmas Bulagi, Puskesmas Tataba dan Klinik Nadia Salakan.

2. Pada hari ini terlapor 10 orang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Liang 5 orang, wilayah Kec. Totikum Selatan 2 orang, wilayah Kec. Tinangkung Utara 1 orang dan wilayah Kec. Peling Tengah 2 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dengan Surat Keterangan Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan Pemeriksa yakni UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Salakan, Puskesmas Totikum Selatan, Puskesmas Tinangkung Utara dan Puskesmas Patukuki.

3. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 210 orang terdistribusi 88 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 24 orang di wilayah Kec.Totikum, 17 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 2 orang di wilayah Kec. Liang, 6 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 12 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,13 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 18 orang di wilayah Kec. Bulagi, 13 orang wilayah Kec. Buko, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Lemelu, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah pegunungan Pedalaman dataran Osan menyebabkan akses jalan satu-satunya yang menghubungkan beberapa desa di Dataran Osan Kec. Bulagi Selatan dan akses untuk mencari kebutuhan pokok di Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan rusak parah dan dan sangat memprihatikan.

Sebagai wujud kekecewaan masyarakat atas kerusakan jalan yang sudah sangat parah sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan, masyarakat menanam pohon pinang dan pisang serta beberapa tanaman liar lainnya, di ruas jalan yang sudah tidak dapat lagi dilewati kendaraan roda dua dan empat.

Salah satu anak muda Desa Lemelu Imelda Popatoon saat diwawancarai (27/8/2021) mengatakan sudah cukup pak kami hanya terus mendengar janji-janji manis baik dari anggota Legislatif maupun Dinas terkait.

“Kasihan kami disini setiap tahun hanya sebatas janji untuk diperhatikan dan diperbaiki ruas jalan dataran Osan yang menghubungkan Sub Desa Alani, Desa Lemelu, Desa Labotakandi dan Desa Osan,” ucap Imelda.

Lanjut Imelda “Malahan kami lihat jalan yang masih layak terus ditingkatkan dan dibuat mulus dan licin, padahal jalannya masih bagus layak dan tidak berlubang dibandingkan dengan jalan kami di dataran Osan yang sudah rusak parah apalagi di musim hujan seperti ini sudah kayak kebun pece (sawah).”

“Tolong perhatikanlah akses jalan dataran Osan, kami adalah bagian dari daerah ini jangan yang lain diperhatikan dan diprioritaskan kami diabaikan serta dilupakan keluhan dan rintihan kami,” tutur Imelda. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Satuan Tugas (Satgas) Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar operasi yustisi penindakan hukum prokes sesuai Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kamis, (26/8/2021).

Sekretaris Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) Elisabeth Langitan, SH mengatakan, “Semua titik yang ada di Kota Salakan menjadi objek penegakan disiplin terutama di pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Elisabeth, pelaku usaha banyak yang membangkang, terutama pemakaian masker, mereka tidak indahkan atau cuek sehingga banyak karyawan dari usaha tersebut yang tidak memakai masker.

“Adapun sanksi yang diberikan untuk pelaku usaha yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan akan disanksi denda Rp. 2.000.000, hal ini diatur dalam peraturan wali Kota Palu nomor 9 tahun 2021,” ucap Sekretaris Satpol-PP.

Lanjutnya, “Sedangkan karyawan yang tidak memakai masker akan dikenakan sanksi mental untuk wanita membersihkan jalan, membersihkan sampah, untuk pria akan di berikan sanksi pus up dan untuk anak sekolah yang tidak memakai masker diberikan sanksi menyanyikan lagu kebangsaan atau menghafal Pancasila.”

“Harapan saya ke depan untuk gugus tugas lebih diperketat khususnya penegakan disiplin sehingga masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” harap Elisabeth.

Kegiatan dilakukan oleh Tim Satuan Tugas yang di pimpin oleh Elisabeth A. Langitan, SH bertempat di Pasar Salakan dan di toko-toko. (RoyKominfo)

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 27 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 8 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Buko 1 orang, wilayah Kec. Tinangkung Utara 1 orang, wilayah Kec. Bulagi 2 orang, wilayah Kec. Liang 1 orang, wilayah Kec. Totikum 1 orang, dan wilayah Kec. Bulagi Utara 2 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tinangkung Utara, Puskesmas Bulagi, Puskesmas Saleati, Puskesmas Totikum, Puskesmas Sabang dan Laboratorium Kesehatan Daerah Sulawesi Tengah.

2. Pada hari ini terlapor 13 orang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 7 orang, wilayah Kec. Bulagi Selatan 1 orang, wilayah Kec. Peling Tengah 1 orang, wilayah Kec. Bulagi 1 orang, wilayah Kec. Bulagi Utara 2 orang dan wilayah Kec. Totikum 1 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dengan Surat Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan Pemeriksa yaitu UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Salakan, Puskesmas Bakalan, Puskesmas Bulagi, Puskesmas Sabang dan Puskesmas Totikum.

3. Kasus AKTIF yang saat ini dalam Pemantauan menemukan 207 orang terdistribusi 80 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 24 orang di wilayah Kec.Totikum, 19 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 9 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 7 orang di wilayah Kec. Liang, 8 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 11 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,13 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 16 orang di wilayah Kec. Bulagi, 12 orang wilayah Kec. Buko dan 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan.

4. Mengamati dan menganalisis perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, melaksanakan 4 M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan dimana Kerumunan.

5. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan selalu merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam hadiri kegiatan Launching Gernas Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) “Pelangi Sulawesi Secara Hybrid yang mengangkat tema “Dari Sulawesi Menuju Mancanegara” secara virtual di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Kamis, (26/08/2021).

Bupati didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Kadis Pariwisata, Kepala Dinas Koperindag serta pejabat lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, SE mengatakan bahwa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tentunya sangat merespon kegiatan ini terlebih karena Sulawesi Utara di jadikan sebagai lokasi pusat pelaksanaannya.

“Kami juga menyambut gembira Launching Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Wisata Indonesia (BWI) yang sangat strategis dalam mendukung perkembangan prodak-prodak UMKM baik lokal maupun dari daerah-daerah yang lain,” ucap Gubernur Sulut.

BBI dan BWI menjadi gagasan yang berpotensi besar dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengangkat prodak-prodak lokal, mengembangkan usaha-usaha ekonomi kreatif dan berwisata di dalam Negeri yang memiliki destinasi yang tidak kalah indah dengan destinasi di luar Negeri.

Untuk mengiringi BBI dan BWI maka menjadi tantangan bagi pelaku UMKM maupun pelaku ekonomi kreatif di daerah, untuk ke depan terus menghasilkan prodak lokal maupun kerajinan yang kreatif berkualitas, berbasis tradisi dan warisan budaya serta terus berinovasi.

Gubernur Sulut juga mengatakan, Kita masih harus berhadapan dengan pandemi covid-19 yang menjadi tantangan bagi kita, tetapi kita percaya bahwa apa yang kita lakukan hari ini akan memberi dampak yang sangat positif dan menghadapi tantangan-tangan yang ada.

Untuk itu mari kita saling support dan jangan pernah menyurutkan semangat untuk memberi dampak baik dan manfaat bagi pengembangan UMKM dan sektor Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara bagi perkembangan masyarakat kita bagi keberlangsungan usaha-usaha ekonomi kreatif bagi pemulihan kondisi Daerah dari pandemi covid-19.

“Mari kita tetap bersinergi dan tetap menjaga kondisi kita dalam tantangan apapun, mari tetap bersama-sama memberikan dukungan terhadap pembangunan dan perkembangan daerah untuk kontribusi bagi terwujudnya visi pembangunan Daerah Sulawesi Utara menuju Sulut Maju dan Sejahtera sebagai pintu gerbang di Indonesia ke Asia Pasifik serta kontribusi untuk tercapainya Indonesia maju,” tutup Olly. (DeckyKominfo)