Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka secara resmi melantik dan mengukuhkan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) serta Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2025–2030, Senin (3/11/2025).
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kepramukaan, dihadiri oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, unsur Forkopimda, para pengurus Mabicab dan Kwarcab yang baru dilantik, serta adik-adik Pramuka dari berbagai gugus depan se-Banggai Kepulauan.
Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dan kebersamaan dalam membina generasi muda.
“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting dalam meneguhkan semangat pengabdian kita kepada bangsa dan daerah melalui Gerakan Pramuka,” ujar Rusli.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan generasi muda di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Ia menilai, nilai-nilai dasar Pramuka seperti disiplin, tanggung jawab, cinta tanah air, dan gotong royong harus terus ditanamkan dalam setiap kegiatan kepramukaan.
“Kwartir Cabang harus bisa membina generasi muda agar menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan memiliki kecakapan hidup. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, jadilah teladan, dan berinovasi lah agar kegiatan Pramuka tetap relevan dan menarik di era digital,” pesan Rusli.
Bupati Rusli juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mendukung penuh kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.
“Gerakan Pramuka adalah mitra strategis pemerintah dalam membentuk SDM yang disiplin, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Mari jadikan masa bakti 2025–2030 ini sebagai periode kebangkitan semangat Pramuka di Banggai Kepulauan,” tutupnya.
Usai pelantikan, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Dr. Hj. Vera Rompas Mastura, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan sambutan inspiratif yang menekankan pentingnya sinergi antar unsur kepramukaan dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
“Kita ketahui bersama bahwa tantangan generasi muda semakin kompleks. Dibutuhkan peran aktif semua pihak, termasuk Gerakan Pramuka, untuk ikut mengatasi berbagai permasalahan tersebut,” ujar Vera.
Ia menegaskan, semangat Satya Pramuka khususnya janji untuk menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat harus menjadi landasan moral dan semangat dalam setiap kegiatan kepramukaan.
Vera juga mendorong agar pengurus baru dapat menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan secara kreatif dan berkelanjutan, serta memperkuat sistem pembinaan dari tingkat gugus depan hingga kwartir cabang.
“Pelantikan ini harus menjadi momentum untuk memantapkan sistem manajemen dan sumber daya, agar gairah kepramukaan di Banggai Kepulauan kembali tumbuh. Dengan kerja keras dan komitmen bersama, segala tantangan dapat dihadapi,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Vera menyinggung Keputusan Kwartir Nasional Nomor 225 Tahun 2015 tentang tugas Majelis Pembimbing yang memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan moral, organisasi, serta dukungan material dan finansial bagi pengembangan Gerakan Pramuka.
Menurutnya, meski tantangan di era globalisasi semakin berat, Gerakan Pramuka tetap menjadi wadah efektif dalam pembentukan karakter generasi muda yang berkepribadian luhur dan berjiwa nasionalis.
“Gerakan Pramuka adalah solusi pembentukan karakter dan moral pemuda. Saya yakin Pramuka Banggai Kepulauan mampu menjadi pelopor di Sulawesi Tengah,” tegas Vera.
Dalam kesempatan tersebut, Vera menyampaikan tiga pesan utama bagi pengurus Mabicab dan Kwarcab masa bakti 2025–2030:
1. Menghidupkan kembali sistem pembinaan Pramuka Garuda, dengan melibatkan seluruh unsur kwartir dan gugus depan.
2. Meningkatkan kualitas pembina Pramuka, melalui pelatihan dasar (KMD) dan lanjutan (KML).
3. Mewujudkan sistem informasi keanggotaan dan kelembagaan Pramuka yang terintegrasi dari gugus depan hingga kwartir nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kwarda Sulawesi Tengah kini tengah memperkuat kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Bawaslu Provinsi Sulteng, dalam mendorong partisipasi masyarakat dan penguatan karakter kebangsaan.
“Mari kita bangun kolaborasi yang kuat antara Kwarcab dan Kwarda, termasuk dengan berbagai lembaga mitra. Bersama, kita wujudkan Pramuka yang adaptif dan berdaya saing,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Vera menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda, sekaligus dorongan semangat kepada pengurus baru untuk melanjutkan dan mengembangkan capaian yang telah diraih.
“Lima tahun bukan waktu yang singkat. Masih banyak yang harus kita benahi, tapi juga banyak kemajuan yang telah kita raih. Terima kasih atas pengabdian kakak-kakak semua. Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan semangat kebersamaan,” tutupnya. (Roy-KOMDIGI)









