Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar mediasi terkait Mutasi Sekertaris Desa (Sekdes) Mata Kecamatan Totikum Selatan (Tosel) menjadi Kepala dusun yang dilakukan oleh Kepala Desa. Selasa, (20/10/2020).

Proses mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Rahmat Labou, Kepala Bagian Hukum Setda Jalil Tangkudung, Camat Tosel Aprianto Pamolango, Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo dan masyarakat desa Mata lainnya.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo bahwa Sekdes tersebut dinilai tidak aktif dalam menjalankan tugasnya serta dituduh memalsukan tanda tangan Kades tanpa tujuan dan alasan yang jelas sehingga Sekdes dimutasi menjadi Kepala Dusun.

Sementara Sekdes merasa bahwa Kades melakukan keputusan tersebut tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepadanya.

“Masih ada lagi permasalahan, sekdes mengganti password komputer Desa menjadi ‘Kades setan’ dan juga menggelapkan Pajak Desa sebanyak enam puluhan juta tanpa pertanggung jawaban,” ungkap Nuriani.

Beberapa Anggota DPR memberikan beberapa pertanyaan kepada kedua pihak dengan tujuan mendapatkan solusi yang terbaik. Namun lagi-lagi kesimpulan mediasi terakhir dikembalikan pada pihak desa untuk kembali memikirkan jalan keluar terbaik.

“Kami kembalikan untuk desa untuk memikirkan kembali semua pihak untuk mencari solusi, kami menunggu hasilnya dan kami akan rapat pendapat hasilnya,” ucap Wakil Ketua Komisi I Samsul Saimbi. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Sosialisasi Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa, (20/10/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda BanggaiKep Abderiana Loto, MM mewakili Ketua Tim Penggerak PKK, Staf Ahli Setda BanggaiKep Ekasilawati Sipatu, Kadis DKP Sumiati Manompo.,SP.,MM, dan peserta para pelaku usaha.

Dalam sambutan Kadis DKP Sumiati Manompo mengatakan bahwa, Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia dan berdasarkan undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 dan nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan pangan, mutu, dan gizi.

“Ini kita perlu cermati bersama, selain pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi kita manusia pangan ini merupakan penyedia yang harus benar-benar steril untuk kita konsumsi dan pelaku usaha yang hari ini hadir pada hari ini hanya berasal dari ibu kota saja, insyaallah kedepannya kegiatan ini akan lebih dikembangkan lagi,” ucap Sumiati.

Selanjutnya, Kadis DPK juga mengungkapkan harapannya, “Harapan kami, walaupun ini masih cukup sederhana tetapi alat yang kami gunakan di sini sudah melalui prosedur yang sudah di tetapkan oleh Dinas Kesehatan dalam hal ini balai POM, semoga kegiatan hari ini kita bisa cermati bersama, untuk bisa kita terapkan di lapangan atau di rumah produksi,” harap Sumiati.

Sementara itu, dalam sambutan Ketua TP-PKK yang dibacakan Asisten II Setda Abderiana Loto, MM juga menjelaskan Sesuai dengan undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, Pemerintah berkewajiban untuk menjamin keamanan pangan masyarakat dalam mewujudkan hal tersebut Pemerintah di amanatkan untuk menetapkan norma standar produk dan kriteria mutu ketahanan pangan dalam hal ini pengawasan pangan serta pangan lokal.

“Tugas kita yaitu menjamin pengawasan mutu dan keamanan pangan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah melindungi masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan pangan dan setiap yang diproduksi harus ada standar mutu,” jelas Abde.

Namun menurut Abderiana, banyak hal yang didapatkan di lapangan terutama di Kabupaten Banggai Kepulauan, kita lihat banyak produk atau makanan yang diberi pengawet.

“Oleh sebab itu kesehatan sangatlah penting, jadi yang perlu kita perhatikan setiap produk atau makanan adalah kualitasnya, maka marilah kita selalu menjaga mutu keamanan pangan demi kesehatan,” kata Abde.

“Terimakasih kepada ibu ketahanan pangan yang sudah banyak bergerak di bidang pertanian, terutama pengelolaan pekarangan dan juga seluruh kecamatan yang sudah ada percontohan dan ini adalah salah satu mutu, dan strategi pencegahan stunting” tutup Abde mengakhiri sambutan. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 19 Oktober 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor kasus baru 1 orang dengan kriteria probable covid-19 asal wilayah Kec. Liang dan selanjutnya tidak ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan orang dengan kriteria suspek covid-19.

2. Pada hari ini terlapor 2 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 asal wilayah Kec. Buko Selatan telah selesai masa isolasi dan dinyatakan SEMBUH berdasarkan Surat Keterangan Pemeriksaan yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan pemeriksa UPTD Puskesmas lumbi- Lumbia No: 445/967/PKM-LMB dan Surat Keterangan Pemeriksaan No : 445/968/PKM-LMB tertanggal 19 Oktober 2020.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 36.100 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19”

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Banggai Kepulauan bersama Majelis Umum Indonesia (MUI) Banggai Kepulauan melakukan pendatangan Program Dakwah Pilkada dan Pencegahan Pelanggaran Politik Uang dalam Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, Jumat, (16/10/2020).

Pendatanganan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten dan disaksikan secara virtual oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah bersama Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan se-Kabupaten Banggaikep, serta Ketua Majelis Kecamatan se Banggaikep.

Pada kesempatan ini, Ketua MUI Banggaikep Suardi Esa mengatakan merupakan suatu hal yang baik Bawaslu Kabupaten mencoba untuk memerangi politik uang dengan pendekatan religius yang tujuannya untuk memperkaitkan keagamaan dengan sebuah metode Dakwah kepada ummat.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa ummat sebagai pelaku yang akan menentukan hak suara untuk pemimpin kedepan. Dengan Dakwah ini, kita bisa memberikan pemahaman kepada ummat untuk bisa berpolitik dengan baik dan menjelaskan bahwa berpolitik uang sangat besar dosanya apa bila terjadi di tingkat masyarakat kita”, jelas Suardi.

Suardi juga mengajak semua majelis kecamatan se- BanggaiKep untuk membantu serta mendukung program Bawaslu dalam memerangi politik uang.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Supriatmo Lumuan juga berpendapat “Selama ini kita selalu bicara soal aturan, namun kita sering melupakan peran-peran tokoh agama dan melupakan peran ulama sebagai bagian dari hal yang sangat penting.”

“Kami dari Bawaslu Banggai Kepulauan merasa perlu melibatkan MUI sebagai tanggungjawab moral dan tanggungjawab agama untuk mendidik publik dalam hal ini berkaitan dengan bahaya politik uang”, sambung Supriatmo.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan keputusan dan membuat himbauan bersama dalam bentuk poster dan merangkumkan dua judul khutbah mengenai bahaya politik uang”, lanjut Supriatmo.

Selanjutnya kata Supriatmo, “Kami akan menempelkan himbauan tersebut di 131 mesjid yang ada di Banggai Kepulauan yang sebelumnya sudah kami identifikasi terlebih dahulu.”

“Kami Bawaslu juga berencana akan melakukan takbir akbar namun kami akan menyesuaikan dengan situasi Pandemi yang sedang terjadi saat ini”, tutur Ketua Bawaslu. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Harapan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam peresmian tambatan perahu di Desa Liang yaitu dapat menambah semangat untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi laut.

Hal ini diungkapkan Bupati dalam sambutannya pada peresmian tambatan perahu dan penandatanganan prasasti yang dilaksanakan di Desa Liang Kecamatan Liang kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa, (13/10/2020).

“Dengan adanya tambatan perahu ini, diharapkan akan menambah semangat kita untuk lebih meningkatkan pelayanan kita dari apa yang telah kita kerjakan selama ini,” ucap Rais.

Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Bupati juga menyampaikan rasa terimakasihnya, “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang dengan ikhlas memberikan dukungan sehingga tambatan perahu ini bisa berdiri seperti sekarang ini.”

“Tambatan perahu ini tentu menjadi dambaan bagi kita semua, kami berharap tambatan perahu ini bisa digunakan secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan secara keseluruhan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita bersama-sama menjaga dan memelihara tambatan perahu ini dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi berbagai pihak yang telah memberi dukungan moral maupun material untuk pembangunan tambatan perahu ini,” tutur Bupati.

“Saya mengharapkan kepada para regulator dalam pengawasan perlu peningkatan pemahaman dan penyelarasan kinerja antar instansi/stecholder pengusaha angkutan dan pengguna jasa bidang angkutan laut mutlak harus dilakukan,” lanjut Bupati.

Ada 5 (Lima) tambatan perahu yang diresmikan secara bersamaan dan peresmian tersebut dipusatkan di desa Liang, empat tambatan perahu lainnya diantaranya berada di desa Bungin Kecamatan Tinangkung, di desa Lobuton Kecamatan Totikum Selatan, di desa Bakalinga dan Montop Kecamatan Bulagi Utara. (DeckyKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id –  Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Koordinasi Pembentukan Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 di Ruang rapat Sekertaris Daerah BanggaiKep, Kamis, (15/10/2020).

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Banggai Kepulauan, Ketua Bawaslu BanggaiKep, Tim Satuan Tugas penanganan Covid-19 serta Kepala Kesbangpol.

Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk membentuk kelompok kerja dalam  menghadapi pemilu Gubernur, Bupati dan Walikota pada bulan Desember 2020 mendatang.

Dalam pembentukan kelompok kerja tersebut, terdapat beberapa bagian-bagian kelompok.

“Hari ini kita rapat berkaitan dengan rencana pembentukan kelompok kerja dan mendesain program-program yang akan dilakukan untuk penanganan Covid-19 dalam menghadapi pemilu Gubernur mendatang”, ucap Rais.

“Saya harap, kita bisa membangun kerjasama yang baik demi terwujudnya kembali Bangkep zona hijau,” lanjut Bupati.

Selanjutnya Ketua Bawaslu BanggaiKep Supriatmo Lumuan, S.Sos., M.Si memaparkan beberapa materi atau penjelasan terkait kelompok kerja yang dimaksud.

“Kelompok kerja ini terdiri dari tiga kelompok antara lain pencegahan, pengawasan, penindakan. Untuk mengetahui siapa-siapa yang akan di masukkan di dalam bagian-bagian ini saya meminta usul dan saran dari kawan-kawan sekalian terutama dari pak Bupati,” jelas Supriatmo.

Setelah melakukan diskusi beberapa saat, maka didapatkan kesimpulan bahwa pertama kelompok pencegahan di tangani oleh pihak Bawaslu, Kelompok Pengawasan oleh Tim Satgas dan Unsur TNI dan Kelompok Penindakan oleh Unsur Polri. Sementara untuk sekertaris kelompok diisi oleh Jalil Tangkudung dan Basri. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 14 Oktober 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable yang dilaporkan sehingga total orang terkonfirmasi positif Covid-19 yg saat ini sedang dalam masa isolasi sebanyak 2 orang, suspek 0 orang ,dan Probable 0 orang.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 34.766 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19”

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Bangggai Kepulauan update, 13 Oktober 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable yang dilaporkan sehingga total orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang saat ini sedang dalam masa isolasi sebanyak 2 orang, suspek 0 orang ,dan Probable 0 orang.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 34.517 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19”

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT buka sosialisasi penyelamatan arsip penanganan Corona virus Disease (Covid-19) dalam mendukung akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah di Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (12/10/2020).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, dihadiri oleh Plt. Asisten I Setda Dra. Jeane B. Rorimpandey, Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,SD dan para Kepala OPD lainnya.

Dalam sambutan Sekda BanggaiKep Rusli Moidady memaparkan bahwa, Sosialisasi saat ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 62 tahun 2020 tentang penyelamatan arsip penanganan covid-19 dalam mendukung akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada instansi Pemerintah yang menjadi pencipta Arsip di lembaga kearsipan dalam melaksanakan penyelamatan arsip covid-19 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Adapun tahapan pelaksanaan penyelamatan arsip penanganan covid-19 akan dilaksanakan oleh Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi yang akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan daftar arsip dan penyelamatan arsip covid-19,” jelas Rusli.

“Melihat pentingnya kegiatan ini, maka diharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi agar serius dalam mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang di peroleh bisa dipahami dan selanjutnya di aplikasikan di OPD masing-masing”, ucap Rusli. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam meletakkan batu pertama pembangunan Unit Gedung Baru (UGB) PAUD Percontohan bertempat di jalur 2 kompleks Rumah Jabatan Bupati Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Jumat, (09/10/2020).

Giat tersebut dihadiri Bunda Paud Banggaikep Ny. Sartini R. Adam, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aryono Orab, S.Pd, S.Sos.,MM serta tamu undangan.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep Rais Adam mengatakan bahwa, “Atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Pusat terutama kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang terus memberikan kontribusi dan perhatian bagi pendidikan di kabupaten Banggai Kepulauan ini patut kita syukuri.”

Komitmen Pemerintah tersebut sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan bahwa pada tahun 2030 menjamin semua anak perempuan dan laki-laki memiliki akses terhadap perkembangan dan pengasuhan anak usia dini.

‘Untuk itu Saya berharap dengan akan dibangunnya gedung Paud Percontohan diharapkan bukan saja difokuskan pada pembangunan sarana prasarana tetapi yang tidak kalah penting bagaimana upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Paud yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Rais.

Selanjutnya, Bupati Rais juga berharap agar semua pihak bertanggungjawab dan serius, “Saya berharap agar semua pihak yang bertanggungjawab dalam proses pembangunan gedung paud percontohan ini benar-benar serius dalam melaksanakannya, sehingga bisa selesai tepat waktu dan dapat digunakan untuk proses belajar mengajar”. (DeckyKominfo)