Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 9 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) pada aset yang dikelola oleh Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan pada pukul 09.30 WITA, Jumat (3/7/2026).
Penandatanganan ini mewakili komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Bupati Banggai Kepulauan dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto, yang secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, serta staf terkait yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa aset daerah yang dibangun melalui anggaran pemerintah harus dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam pelaksanaan kerja sama.
“Kerja sama ini bukan sekadar hubungan administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan aset daerah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, sehingga tujuan dari perjanjian kerja sama dapat tercapai secara maksimal.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta harapan agar sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Saiyong, BanggaiKep.go.id – Program Pelatihan Vokasi Nasional Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 resmi ditutup dalam sebuah kegiatan yang berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.30 WITA hingga selesai, bertempat di LLK Mondopulian, Desa Saiyong.
Kegiatan penutupan tersebut dilaksanakan atas nama Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Tommy Luasusun. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai Kepulauan, para instruktur dan narasumber, serta seluruh peserta pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pelatihan. Program Tailor Made Training dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta memiliki keterampilan yang relevan, kompetitif, dan siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” ujar Tommy Luasusun saat membacakan sambutan.
Pelatihan ini mencakup berbagai kejuruan, antara lain Junior Make Up Artist, pengolahan roti dan kue, serta penjahitan pakaian dengan mesin. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki peluang besar dalam mendukung perkembangan industri kreatif serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa berkualitas.

Selain itu, para peserta juga diingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pelatihan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas diri, serta membangun kemandirian ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan, guna menciptakan tenaga kerja yang produktif, profesional, dan berdaya saing.
Mengakhiri kegiatan, secara resmi Program Pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026 dinyatakan ditutup, dengan harapan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan peserta serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas peserta kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.
Kegiatan pelepasan berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Banggai Kepulauan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para peserta kontingen O2SN dari jenjang SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para peserta yang telah terpilih mewakili daerah setelah melalui proses seleksi dan pembinaan.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam O2SN bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berdaya saing.
“Anak-anakku yang saya banggakan, bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, serta patuhi arahan pelatih dan ofisial. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa para peserta membawa nama baik daerah, sehingga diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta menjaga kekompakan tim. Selain itu, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para pelatih dan pendamping atas dedikasi mereka dalam membina atlet muda.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi melepas kontingen O2SN Kabupaten Banggai Kepulauan menuju tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan harapan dapat meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama daerah.
“Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kaban Bappeda, Kadis Kesehatan, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, kepala perangkat daerah, Kepala DP3AP2KB beserta jajaran, para camat, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Banggai Kepulauan, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, koordinator kecamatan, serta para peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Serfi Kambey mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting selama Semester I Tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan melalui Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING).
“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu keluarga yang berisiko stunting melalui pendampingan, pemenuhan gizi, edukasi, serta dukungan dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, hingga kualitas generasi mendatang. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.
Serfi memaparkan, prevalensi stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan tercatat sebesar 30,6 persen pada 2021, meningkat menjadi 32,6 persen pada 2022, kemudian berhasil ditekan menjadi 27,7 persen pada 2023. Namun pada 2024 kembali mengalami kenaikan menjadi 28,4 persen.
“Data ini menunjukkan bahwa upaya yang kita lakukan telah memberikan hasil, tetapi belum mampu menjaga tren penurunan secara berkelanjutan. Karena itu, evaluasi hari ini harus menjadi bahan perbaikan untuk langkah-langkah ke depan,” katanya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya cakupan penimbangan balita (D/S) pada Triwulan I Tahun 2026 yang dinilai dapat memengaruhi kualitas pemantauan pertumbuhan anak sekaligus akurasi data sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperoleh capaian membanggakan karena menjadi satu dari tiga kabupaten di Sulawesi Tengah yang berhasil menuntaskan 100 persen pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.
“Capaian ini membuktikan koordinasi lintas sektor telah berjalan baik. Tantangan kita selanjutnya adalah memastikan seluruh aksi tersebut benar-benar berdampak terhadap peningkatan status gizi masyarakat dan penurunan prevalensi stunting,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, Posyandu tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi juga pusat edukasi keluarga mengenai gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, skrining ibu hamil berisiko tinggi, pemberian vitamin A, hingga pendampingan melalui kunjungan rumah.
Ia mengajak seluruh kepala desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk terus menghidupkan kembali fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan.
Serfi juga mengingatkan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, TP PKK, pemerintah desa, hingga BKKBN bersama Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis dalam memberikan intervensi yang tepat kepada keluarga berisiko stunting.
Menurutnya, strategi ke depan harus diarahkan pada penguatan layanan Posyandu, peningkatan pendampingan keluarga berisiko, penguatan surveilans gizi, pemberdayaan masyarakat, optimalisasi konvergensi lintas sektor, serta pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan, dengan memberikan perhatian kepada remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai masa yang sangat menentukan kualitas generasi masa depan.
Sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan, Serfi mengajak seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi.
“Jangan biarkan satu pun anak kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal hanya karena kurangnya perhatian dan kepedulian kita,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Serfi berharap kegiatan sosialisasi GENTING dan evaluasi TP3S mampu menghasilkan rekomendasi serta langkah-langkah konkret yang semakin memperkuat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Wakil Bupati Serfi Kambey kemudian secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi TP3S Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. (Roy-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polres Banggai Kepulauan menggelar kegiatan olahraga bersama yang berlangsung meriah di halaman Polres Banggai Kepulauan, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Kapolres Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung 1308/LB, Ketua TP-PKK Banggai Kepulauan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Banggai Kepulauan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Pelaksana BPBD, serta Kepala Dinas Pariwisata.

Suasana penuh kebersamaan tampak sejak awal kegiatan yang diawali dengan jalan santai mengelilingi area sekitar, diikuti oleh peserta dari berbagai instansi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan senam zumba yang berlangsung energik dan penuh semangat, menambah kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Ronaldus Karurukan S.I.K dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Polri dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kebugaran dan semangat kebersamaan dalam mendukung tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi dan menambah antusiasme peserta, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik yang dibagikan di akhir kegiatan. Pembagian hadiah tersebut semakin menyemarakkan suasana dan disambut meriah oleh seluruh peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dapat terus terjalin dengan baik, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan gelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan dan Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya peningkatan perlindungan perempuan dan anak di daerah, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di Hotel Sidapore Salakan ini bertujuan memperkuat kapasitas pemangku kepentingan desa dalam mengembangkan DRPPA menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI), khususnya dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTP dan KTA).

Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber, diantaranya Kadis PPPA Prov. Sulteng Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM M.Kes, Kepala Bidang Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Ibu Diana bersama Ibu Rahmawati selaku Fasilitator Daerah (Fasda).
Selain itu, turut hadir Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid selaku narasumber yang memberikan materi teknis terkait implementasi DRPPA di daerah.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Yudiawati V. Windarrusliana, SKM.,M.Kes yang mengikuti secara daring karena berhalangan hadir secara langsung, serta dipandu moderator Kabid PHP, PKA dan PUHA DP3AP2KB Bangkep Dewi Masita, SH.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi kebijakan DRPPA dalam transformasi menuju RBI serta strategi percepatan implementasi program di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Diskusi interaktif juga menjadi bagian penting dalam menggali permasalahan serta solusi di tingkat desa.
Peserta kegiatan terdiri dari berbagai unsur, antara lain Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa Kecamatan Tinangkung, TP-PKK, organisasi perempuan (pengurus GOW bid. Pendidikan penyuluhan), PGRI, forum Genre, forum anak, serta komunitas masyarakat yang memiliki peran strategis dalam perlindungan perempuan dan anak.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama lintas sektor dalam mendukung terwujudnya desa yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menyelenggarakan kegiatan penjemputan jamaah haji tahun 2026 dalam suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat dalam menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jamaah. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus mengucapkan selamat datang kembali di tanah air dan kampung halaman tercinta.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” ujar Sekda.
Lebih lanjut disampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta pengorbanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pemerintah daerah juga berharap para jamaah haji dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius, persatuan, dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Aris Susanto turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.
Kegiatan penjemputan jamaah haji sendiri merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan haji di Indonesia, yang umumnya dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan kepada jamaah yang kembali dari Tanah Suci.
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar kebahagiaan serta keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah haji beserta keluarga, serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs, H Anwar Hafid, beserta rombongan di Pelabuhan Rakyat Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam rangka menghadiri kegiatan pembukaan dan penutupan Turnamen Berani Cup Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Lalong, Selasa (23/6/2026).

Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah disambut langsung oleh Bupati Rusli Moidady beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah dijadwalkan membuka secara resmi Turnamen Berani Cup 2026 serta menghadiri partai final dan penutupan kegiatan. Kehadiran Gubernur diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para atlet muda serta mendorong kemajuan olahraga di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Turnamen Berani Cup 2026 menjadi salah satu agenda olahraga yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain menjadi wadah pengembangan bakat dan prestasi olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Gubernur Sulawesi Tengah beserta rombongan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri dan mendukung pelaksanaan Turnamen Berani Cup 2026 di Desa Lalong (Decky-KOMINFO)