Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Disemilasi Informasi dengan tema ‘Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sadar Pangan Aman, Mandiri dan Berdaya Saing di Masa Pandemi” yang dilaksanakan oleh BPOM Kabupaten Banggai bertempat di Ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (23/9/2021).

Disemilasi yaitu penyebaran informasi kepada kelompok atau individu guna memperoleh informasi, timbulnya kesadaran, serta mengubah perilaku yang akhirnya mampu memanfaatkan informasi tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kab. Banggaikep, Kapolres, Kepala Dinas Perizinan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Banggai, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kepala OPD serta pelaku UMKM BanggaiKep.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Banggaikep Ekasilawati Sipatu, AMK S.Pd.,M.Kes mengatakan, “Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini, sebab desimilasi informasi memiliki peran yang strategis dalam mendukung peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan guna melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik.”

Keamanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak yaitu mulai dari hulu, pertanian sampai ke hilir ditangan konsumen tak terkecuali pelaku UMKM seperti IRTP dan industri rumah tangga pangan.

“Kita ketahui bersama bahwa pandemi ini tidak hanya memberikan dampak pada sektor kesehatan tetapi juga berdampak pada pelaku UMKM. Pemerintah pusat maupun daerah berupaya melakukan pengembangan UMKM berdaya saing,” kata Eka.

Lanjutnya, “Salah satunya yaitu pemerintah berkewajiban meningkatkan daya saing produk pangan industri rumah tangga melalui peningkatan kesadaran dan motivasi produsen tentang pentingnya pengolahan pangan yang higenis aman dan bermutu khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah,” jelas Asisten Bupati.

Keterbukaan penyebaran informasi dapat memudahkan dalam mengakses kebijakan dibidang pengawasan obat dan makanan. Dengan begitu akan mendorong kemajuan usaha dalam memproduksi obat dan makanan yang berkhasiat dan bermutu serta berdaya saing pada situasi pandemi ini.

“Melalui kesempatan ini juga, saya menyampaikan kepada peserta diseminasi agar mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh bisa dipahami dan diaplikasikan sehingga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Eka. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah BanggaiKep Eka Silawati Sipatu membuka secara resmi kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Lintas Sektor Tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kewenangan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (09/09/2021).

Kegiatan bertempat di Aula Gedung Inspektorat Kabupaten Banggai Kepualaun dan hadiri Kepala Dinas DP3AP2KB, Kepala Bidang Sosial Budaya (SosBud), Kepala Dinas Kominfo BanggaiKep serta undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Asisten Administrasi Umum Sekertariat Daerah Eka Silawati Sipatu mengatakan bahwa, “Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai Dinas pelaksana kegiatan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.”

Berdasarkan pelaporan dari Aplikasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yakni sistem informasi online Perlindungan Perempuan dan Anak dari 2021 masih menunjukkan angka yang tetap tinggi.

Oleh karena itu, berbagai program dan fasilitas di upayakan oleh Pemerintah di antaranya layanan Call Centre Sapa (Sahabat Perempuan dan Anak) serta pendampingan yang disediakan oleh Dinas terkait bagi program dan fasilitas umun sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 65 tahun 2020 dan Dasar Hukum Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 yakni penyediaan layanan rujukan akhir bagi korban kekerasan perempuan dan perlindungan anak yang memerlukan koordinasi terhadap lintas Provinsi maupun sampai pada tingkat Pusat.

“Kepedulian dan tekat serta kerjasama dan komunikasi yang intens baik itu bertahap secara horizontal maupun secara vertikal lintas sektor dan lintas profesi dengan wilayah kewenangan Daerah,” ucap Eka.

Eka juga menjelaskan tindakan pencegahan dalam bentuk penguatan awal, “Edukasi penyediaan ruang bagi kaum perempuan untuk terlibat berkarya meningkatkan peran ibu atau keluarga dalam pengasuhan anak dan mencegah pernikahan anak usia dini adalah hal-hal penting yang harus menjadi perhatian kita semua,” tutur Eka. (DeckyKominfo)

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 20 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 21 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 17 orang, wilayah Kec. Peling Tengah 2 orang dan wilayah Kec. Buko 2 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmasnya Salakan, Puskesmas Bakalan Raya, Puskesmas Patukuki, Puskesmas Tataba, RS Pratama Lumbi-lumbia dan Unit Laboratorium RSUD Trikora Salakan.

2. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi positif covid-19 dinyatakan MENINGGAL asal wilayah Kec. Bulagi dan wilayah Kec. Totikum berdasarkan Surat Keterangan Kematian oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Bulagi dan RSUD Trikora Salakan tertanggal 20 Agustus 2021.

3. Pada hari ini terlapor 4 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung Utara 3 orang dan wilayah Kec. Buko 1 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dalam Surat Keterangan Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Tinangkung Utara dan Puskesmas Tataba.

4. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 211 orang terdistribusi 95 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 34 orang di wilayah Kec.Totikum, 16 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 8 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 5 orang di wilayah Kec. Liang, 14 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 7 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,3 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 5 orang di wilayah Kec. Bulagi, 11 orang wilayah Kec. Buko, 12 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.

5. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

6. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.

7. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam Lantik dan Pengambilan Sumpah/Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (19/08/2021).

Dalam sambutannya Bupati Rais Adam menyampaikan, “Baru saja telah di laksanakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, semoga momentum pelantikan ini menjadi semangat baru bagi kita dalam mewujudkan Good Government di daerah ini.”

“Promosi dan mutasi ini adalah pilihan terbaik, sebagai ASN sejati tentu saudara menerimanya dengan baik dengan rasa syukur dan berlapang dada,” lanjut Bupati.

Bupati juga mengatakan kepada ASN yang sudah dilantik harus siap bekerja dan memahami tugas yang akan di emban dengan kesungguhan, mengusahakan peningkatan prestasi yang optimal, loyalitas, etos kerja dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dengan dilandasi kesabaran, ikhlas, tanpa pamrih, menghindari perbuatan tercela.

“Lewat kesempatan ini, saya juga menitip pesan kepada seluruh ASN di daerah ini agar terus bersama-sama menyukseskan vaksinasi dan terus mengedukasi masyarakat untuk terus mengikuti protokol kesehatan, sehingga virus covid-19 bisa hilang di muka bumi ini,” tutup Bupati.

Kegiatan Pelantikan dilakukan di Pendopo Rujab Bupati BanggaiKep, di hadiri Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Forkopimda BanggaiKep, serta undangan lainnya. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Penyerahan secara simbolis Bantuan Rawan Pangan yang bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu, (18/8/2021).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona dan dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Bidang Konstribusi dan Ketahanan Pangan, dan undangan.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep mengatakan bahwa, selaku Pemerintah Daerah saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan atas di selenggarakannya kegiatan ini.

“Suatu kondisi ketidak cukupan pangan yang di alami Daerah, masyarakat atau rumah tangga yang berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan masyarakat,” ucap Bupati.

Pangan merupakan segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produksi pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan baik yang di pergunakan sebagai makanan dan minuman bagi konsumsi manusia, oleh karena itu pentingnya ketahanan pangan yang ada di masing-masing wilayah khususnya wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk memenuhi kecukupan gizi bagi masyarakat yang rentan terhadap pangan.

Menurut Bupati Rais Adam, pada waktu-waktu tertentu ekonomi atau kemiskinan dapat pula terjadi akibat keadaan darurat seperti bencana alam maupun bencana sosial termasuk situasi pandemi covid-19.

“Saya berharap dengan adanya salah satu Program Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Ketahanan Pangan yaitu penanganan Daerah rawan pangan dengan sasaran jumlah 14.801 yang tersebar pada 12 Kecamatan di 44 Desa dapat membantu masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan,” kata Rais Adam.

Untuk mencapai hal tersebut di butuhkan penanganan dan kerjasama dari seluruh stakeholder dan bukan hanya tanggungjawab dari intansi terkait dengan cara memanfaatkan berbagai pangan yang ada di sekitar kita seperti ubi-ubian dan lain sebagainya. (DeckyKominfo)

Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.
Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 18 Agustus 2021 jam 16.00 wita, sbb :
1. Pada hari ini terlapor 19 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 2 orang, wilayah Kec. Bulagi Utara 1 orang, wilayah Kec. Buko Selatan 3 orang, wilayah Kec. Totikum 7 orang, wilayah Kec. Totikum Selatan 2 orang, wilayah Kec. Tinangkung Utara 2 orang dan wilayah Kec. Peling Tengah 2 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan spesimen covid-19 dengan menggunakan Rapid Test Antigen oleh Fasilitas Kesehatan Pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Sabang, Puskesmas Totikum, Puskesmas Totikum Selatan, Puskesmas Patukuki, Puskesmas Lumbi-lumbia, Puskesmas Sabang, dan Unit Laboratorium RSUD Trikora Salakan.
2. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi positif covid-19 dinyatakan MENINGGAL asal wilayah Kec. Totikum dan wilayah Kec. Totikum Selatan berdasarkan Surat Keterangan Kematian oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Totikum tertanggal 18 Agustus 2021 dan RSUD Trikora Salakan tertanggal 17 Agustus 2021.
3. Pada hari ini terlapor 15 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Bulagi 2 orang, wilayah Kec. Buko Selatan 1 orang, wilayah Kec. Tinangkung Selatan 8 orang, wilayah Kec. Buko 3 orang, wilayah Kec. Tinangkung Utara 1 orang berdasarkan hasil pemantauan serta dinyatakan dalam Surat Keterangan Pemeriksaan dari Fasilitas Kesehatan pemeriksa masing-masing di UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Bulagi, Puskesmas Lumbi-lumbia, Puskesmas Mansamat, Puskesmas Tataba, dan Puskesmas Tinangkung Utara.
4. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 182 orang terdistribusi 75 orang di wilayah Kec. Tinangkung, 32 orang di wilayah Kec.Totikum, 12 orang di wilayah Kec. Peling Tengah, 10 orang di wilayah Kec. Tinangkung Utara, 6 orang di wilayah Kec. Liang, 16 orang di wilayah Kec. Totikum Selatan, 4 orang di wilayah Kec. Bulagi Utara,3 orang di wilayah Kec. Buko Selatan, 4 orang di wilayah Kec. Bulagi, 8 orang wilayah Kec. Buko, 11 orang di wilayah Kec. Tinangkung Selatan dan 1 orang di wilayah Kec. Bulagi Selatan.
5. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional,Provinsi dan terkhusus daerah Kab.Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.
6. Mengoptimalkan posko-posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah desa dan kelurahan dalam mengatasi penyebaran Covid-19.
7.Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati,jangan panik,patuhi anjuran pemerintah,semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪
Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan dalam memperingati HUT ke-76 RepubIik Indonesia digelar di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) pukul 09.00 WITA, Selasa, (17/8/2021).

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam bertindak sebagai Inspektur Upacara, Inspektur Polisi Dua (IPDA) Rudi sebagai Komandan Upacara, Ajudan Komisaris Polisi (AKP) Abdul Halik, SH sebagai  Perwira Upacara, dihadiri oleh peserta upacara yang terdiri dari ASN OPD BanggaiKep, gabungan TNI-POLRI, Satpol PP serta undangan lainnya.

Diawali dengan penyambutan Inspektur Upacara oleh tim pasukan khusus anggota TNI-POLRI, penyiapan barisan peserta upacara oleh Komandan Upacara, Pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling, mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara, pembacaan doa oleh Kepala Kementerian Agama BanggaiKep Junaidin S.Ag, MA dan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera diiringi oleh paduan suara KORPRI Bangkep.

Oleh karena masih situasi pandemi, upacara digelar dengan sangat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam buka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021.

Kegiatan tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Ketua PWRI Prov. Sulteng, Ketua PWRI BanggaiKep beserta hadirin yang hadir, Kamis, (08 Juli 2021).

Dalam sambutan Bupati mengatakan “Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat mengucapkan selamat datang kepada tamu agung dari Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya pengurus PWRI.”

“Pemerintah Daerah mengatakan bahwa Negara menangani Covid-19 ini luar biasa, berharap kita yang di sini di jauhkan dari Covid-19 dan selalu di lindungi oleh Allah SWT,” ungkap Bupati.

Bupati juga menjelaskan, Status kita sebagai Pensiunan atau Purnawirawan kita tidak boleh merasa tidak di gunakan lagi atau tidak di pakai lagi tetapi mari kita memanfaatkan Organisasi PWRI ini agar menjadi wadah untuk menyalurkan bakat.

“Jangan lupa bahwa kita sudah seperti ini usia tidak pernah kembali, usia itu akan selalu berjalan ketika nanti kita akan berada di tengah-tengah masyarakat mari kita tunjukan bahwa kita adalah sebagai panutan,” pungkas Bupati.

“Olehnya saya sebagai yang sudah sama-sama Purna ingin menitip kepada kita semua, mari kita titipkan Daerah ini kepada pelanjut kita dan kita yang sudah Purna jangan memutuskan tali silaturahmi baik sesama pengurus, sesama pensiun dan sesama keluarga,” harap Bupati. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam buka secara resmi kegiatan Inovasi Daerah Launching Berbahasa Banggai dan Peresmian UGB Paud Percontohan, Tk Pembina Salakan, SDN 3 Salakan dan Penegerian Paud/Tk di 12 Kecamatan yang di rangkaikan dengan Halal Bi Halal 1442 Hijriah, Rabu, (09/06/2021).

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Paud Percontohan kompleks jalur dua depan Rujab Bupati Desa Tompudau Salakan dan dihadiri Ketua DPRD Rusli Sinaling, Sekda Rusli Moidady, ST.,MT, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Para Kepala OPD serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Rais Adam mengatakan bahwa, “Saya mengapresiasi pelaksanaan inovasi berbahasa banggai yang bertujuan untuk melestarikan budaya di Daerah ini sehingga anak-anak didik kita sebagai generasi penerus tidak lupa akar budaya dan sejarah mereka, apalagi saat ini khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan bahasa Daerah kita sendiri hampir punah.”

“Saya juga berharap bahasa Banggai akan menjadi mata pelajaran di Sekolah khususnya sekolah-sekolah di Kabupaten Banggai Kepulauan, seterusnya dinas terkait dan para guru untuk memberi perhatian dan mengambil peran dalam peningkatan bahasa Banggai demikian pula orang tua di rumah sehingga bahasa Banggai tidak tergerus oleh zaman,” lanjut Bupati.

Pemerintah Daerah selalu berupaya melakukan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat berbagai program telah diluncurkan oleh Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pembangunan di Daerah ini termasuk pembangunan di bidang pendidikan, karena sektor pendidikan sangat berpengaruh langsung pada kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah juga berupaya semaksimal mungkin agar sekolah-sekolah yang dibangun tidak hanya mampu berperan dalam dimensi pendidikan semata tetapi juga dapat berperan dalam dimensi pengembangan dan pembangunan wilayah.

“Saya sampaikan ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap beberapa pembangunan gedung sekolah dan penegerian sekolah TK/Paud di 12 Kecamatan, saya juga sampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat atas peresmian Tk Pembina Salakan, peresmian SDn 3 Salakan,” ucap Bupati.

Semoga dengan berdirinya beberapa unit gedung sekolah yang baru ini pendidikan di Daerah ini semakin maju. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Launching Inovasi Berbahasa Banggai dengan tema “MAINDA BASALINGAN BANGGAI” (bahasa Daerah) artinya mari kita berbahasa Banggai,  kegiatan dilakukan di Gedung Paud Percontohan dan dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Unsur Forkopimda serta undangan lainnya, Rabu, (9/6/2021).

Dalam sambutan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai Kepulauan Ariyono Orab, S.Pd,S.Sos.,MM mengatakan, “Bagaimana nanti kita melestarikan budaya berbahasa Banggai yaitu hashtag yang kita buat dalam Bahasa Banggai Pomenggon Basilingan Banggai (POBABA) artinya mari kita berbahasa Banggai kira-kira itu makna yang tersirat dari launching POBABA ini.”

“Gerakan ini kami berharap kedepan bukan cuma hanya sampai di lounching hari ini, tetapi kami juga sudah membuat lagu POBABA, harapan kita kedepan ada senam POBABA dan mungkin kita teruskan di tingkat Kabupaten maupun di Sekolah dan ada lomba senam POBABA untuk melestarikan budaya kita,” kata Ariyono.

Berdasarkan kajian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Sulawesi Tengah ada dua bahasa yang nyaris puna yang nyaris hilang penuturnya yaitu bahasa Banggai dan bahasa Pamona dalam dua generasi kedepan apabila kita tidak selamatkan anak kita dan cucu kita akan kehilangan penutur informasi resmi dari Kementerian dan Kebudayaan.

“Kami berharap mungkin melalui OPD kita bisa membuat banner untuk mengingatkan kita sekalian, di desa-desa setiap masuk kantor ada ajakan untuk tidak lupa atau istilah jangan sampai lupa kita berbahasa Banggai, jadikanlah bahasa Banggai menjadi tuan di daerah kita sendiri,” harap Ariyono. (RoyKominfo)