Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) bagi perangkat daerah se-Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026, Selasa (12/5/2026).

Peserta kegiatan ini merupakan para Admin dan pengelola aplikasi srikandi perangkat daerah se Kab. Banggai Kepulauan bertempat di ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan arsip berbasis digital yang modern, terintegrasi, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Muchsin H. S. Yasano, S.Ag menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi, khususnya dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Salah satu langkah nyata adalah melalui implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai sistem pengelolaan arsip dan tata naskah dinas secara elektronik.

“Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan arsip. Ini bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjamin keamanan dan keteraturan arsip daerah,” ujarnya.

Doc: Dispusip Bangkep

Melalui kegiatan Bimtek ini, peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari pengelolaan surat masuk dan keluar, disposisi elektronik, hingga pengarsipan dokumen secara digital dan terintegrasi.

Muchsin juga menekankan bahwa keberhasilan implementasi SRIKANDI sangat bergantung pada komitmen dan kesiapan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar setelah pelatihan, aplikasi tersebut dapat diimplementasikan secara optimal di masing-masing instansi.

Selain itu, sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dinilai sangat penting dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintah daerah, guna mewujudkan birokrasi yang profesional, modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelola arsip dan operator perangkat daerah dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI secara baik dan benar.

Ia berharap, melalui Bimtek ini, aplikasi SRIKANDI tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai alat utama dalam mendukung tata kelola administrasi pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Di akhir sambutannya, Bupati secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Aplikasi SRIKANDI dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pengelolaan arsip elektronik yang tertib dan berkualitas di daerah. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua DPRD Arkam Supu pimpin Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan dengan agenda penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) DPRD atas hasil pembahasan dan penelitian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banggai Kepulauan Tahun 2025, Senin, (11/5/ 2026).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Bupati Rusli Moidady, S.T.,M.T.,AIFO, Wakil Ketua DPRD , Kepala Perangkat Daerah  di lingkungan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Panitia Khusus DPRD, atas kerja keras dan komitmen dalam membahas LKPJ Tahun 2025 secara objektif dan konstruktif.

Menurutnya, rapat paripurna tersebut merupakan bagian penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

Sumber. DisKominfo

“LKPJ kepala daerah merupakan amanat konstitusional yang harus disampaikan setiap tahun sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran,” ujar Rusli.

Ia menegaskan, berbagai catatan, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan DPRD akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, efektivitas pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Rusli juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dan kekurangan dalam pelaksanaan pembangunan maupun pelayanan publik sepanjang tahun anggaran 2025. Namun demikian, pemerintah daerah disebut terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, rekomendasi DPRD melalui Panitia Khusus akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan dijadikan pedoman dalam penyusunan kebijakan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai modal utama mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang baik perlu terus kita jaga dan tingkatkan demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai bersama,” katanya.

Rapat paripurna berlangsung dengan suasana khidmat dan menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah selama tahun 2025, sekaligus memperkuat komitmen antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, secara resmi melepas 39 Calon Jamaah Haji Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Sekretariat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, para Kepala Perangkat Daerah, serta seluruh calon jamaah haji dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada para calon jamaah haji untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia menegaskan bahwa ibadah haji diharapkan mampu membawa perubahan perilaku menjadi lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ibadah haji hendaknya bermuara pada perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa mengikuti tuntunan manasik, menjaga ketertiban, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Selain itu, para jamaah diharapkan dapat menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak para jamaah untuk mendoakan Kabupaten Banggai Kepulauan agar senantiasa diberkahi, aman, dan sejahtera, khususnya saat menjalankan wukuf di Arafah.

“Titipkan doa untuk kemajuan daerah kita tercinta, agar pembangunan berjalan lancar dan masyarakat selalu dalam lindungan Allah SWT,” pesannya.

Adapun nama-nama Calon Jamaah Haji Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 1447 H/2026 M adalah sebagai berikut:
Alifran Aditya Wardhana Maserang
Sainun Musa Seekan
Siti Naimah Abdul Qahar Yusuf
Hamdan Latif
Harnija Bena Bunie
Nursin Lamponggon Mudadi
Ludin Malahat Hani Kaila
Mahapia Muhadeng Madji
Rahma Labidu Apusino
Asjon Abas
Aisah Arsad Bakalinga
Bandahari Nurdin Lamba
Jamuna Rahmad Pandipa
Abu Jamalang Malewa
Arsin Arpan Solodia
Risman Said Labalo
Halawiya Tahir Aras
Hanima Latuwo Batekon
Maratus Hi. Abdul Karim Sidayo
Maklun Manula Kataduk
Hamsa Hamid Buda
Mohammad Ikhsan Syamsuddin Diman
Dewi Sartika Anas Kumpe
Maimuna Kaape Bidilah
Abdul Azis Tine Usman
Achmad Manda Dg. Matike
Sleyen Ahmad Yarbo
Wati Laarafu Lapapa
Sadat Anwar Bihalia
Andi Fatriani Patsyar
Hafni Abdullah Awaludin
Nija Rahim Pandak
Hadir Kader Lamiada
Mansyur Manda Dg. Matike
Djamaris Sulaeman Apusing
Widodo Kartosentono
Karim Jauna Samasae
Haeman Yadikene Manio
Sahara Paras

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, serta secara resmi melepas keberangkatan para jamaah dengan harapan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.

Acara pelepasan yang digelar di masjid Nur Hidayah Pemda Bangkep ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk dukungan dan harapan dari seluruh masyarakat Banggai Kepulauan, agar para jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima kunjungan Dewan Musyawarah Adat Provinsi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Litbang beserta sejumlah perwakilan Dewan Musyawarah Adat Provinsi.

Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis terkait pelestarian adat dan budaya lokal, serta penguatan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dewan Musyawarah Adat Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat guna menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady dalam penyampaian memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga adat dalam rangka menciptakan pembangunan yang berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal.

“Peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dari Dewan Musyawarah Adat terkait berbagai isu sosial kemasyarakatan, termasuk penguatan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin erat, sehingga mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga budaya serta mendorong kemajuan Banggai Kepulauan ke depan. (Decky-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Dalam upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melaksanakan koordinasi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari II, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperjuangkan berbagai program perlindungan serta pemberdayaan bagi para nelayan, khususnya dalam peningkatan kapasitas, bantuan sarana penangkapan ikan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam koordinasi tersebut, Bupati menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi para nelayan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk tantangan dalam peningkatan produktivitas hasil tangkapan, akses terhadap bantuan pemerintah, serta perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat.

Bupati juga menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah, sehingga perhatian serius terhadap kesejahteraan nelayan menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah.

“Nelayan merupakan ujung tombak ekonomi pesisir. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program perlindungan dan pemberdayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si., menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk terus mendukung daerah-daerah kepulauan seperti Banggai Kepulauan dalam memperkuat sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mewujudkan nelayan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)

Surabaya, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan resmi melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya tentang penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan menuju pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Agus Muhamad Hatta, S.T., M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor IV ITS Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian, Tony Dwi Susanto, S.T., M.T., Ph.D selaku Kepala Peneliti LBE E-Government & IT Governance ITS, Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan, Kepala Bidang Aptika Diskominfo Banggai Kepulauan, tim ahli dari ITS, serta seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam penyelenggaraan pemerintahan modern.

Menurutnya, masyarakat saat ini menuntut pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel sehingga pemerintah daerah harus mampu menjawab tantangan tersebut melalui implementasi SPBE secara menyeluruh.

Bupati menjelaskan bahwa untuk membangun pemerintahan digital yang kuat, diperlukan arah yang jelas melalui sebuah blueprint atau cetak biru pembangunan digital. Oleh karena itu, kerja sama dengan ITS dalam penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE dinilai sangat krusial bagi masa depan pembangunan digital di Banggai Kepulauan.

“Kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah seluruh perangkat daerah agar memiliki panduan yang sama dalam pengembangan teknologi informasi, sehingga tidak ada lagi aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri maupun tumpang tindih,” ucap Bupati.

Selain itu, penyusunan peta rencana ini juga diharapkan mampu menciptakan efisiensi anggaran melalui investasi teknologi informasi yang lebih tepat sasaran dan terintegrasi.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ujung dari seluruh proses ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Masyarakat Banggai Kepulauan diharapkan dapat merasakan kemudahan akses terhadap layanan pemerintah melalui sistem digital yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa ITS sebagai salah satu institusi teknologi terbaik di Indonesia memiliki kapasitas besar untuk membantu memetakan potensi serta tantangan spesifik Banggai Kepulauan, khususnya sebagai daerah kepulauan yang memiliki karakteristik infrastruktur digital yang unik.

Kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Bupati menginstruksikan agar memberikan dukungan data yang akurat dan bekerja sama secara aktif dengan tim ahli ITS. Ia berharap dokumen yang disusun nantinya tidak hanya menjadi arsip semata, tetapi benar-benar menjadi pedoman utama dalam pembangunan digitalisasi daerah.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Rektor ITS beserta seluruh tim atas kesediaannya berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan. Ia berharap sinergi ini menjadi awal yang baik menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital.

“Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital,” tutup Bupati. (Decky-KOMINFO)

Surabaya, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan. Penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan ITS dan dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Rabu (29/4/2026).

Rusli menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. “Transformasi digital adalah keharusan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Rusli, selama ini pengembangan teknologi informasi di lingkungan perangkat daerah masih berjalan parsial dan belum terintegrasi. Melalui kolaborasi dengan ITS, pemerintah daerah ingin memastikan adanya keselarasan kebijakan serta integrasi sistem agar tidak terjadi tumpang tindih aplikasi maupun pemborosan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam investasi teknologi informasi. Dengan peta rencana yang matang, belanja daerah di sektor digital diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

Pihak ITS diwakili antara lain oleh Agus Muhamad Hatta, Beny Cahyono, dan Tony Dwi Susanto. Kehadiran tim akademisi ini dinilai strategis dalam membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan serta tantangan pengembangan SPBE, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik infrastruktur digital yang berbeda.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmad Labou, serta Kepala Bidang Aplikasi Informasi, Persandian, dan Statistik, Dani Mania.

Rusli menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penuh penyusunan dokumen tersebut dengan menyediakan data yang akurat dan berkolaborasi aktif bersama tim ITS.

Ia menegaskan, dokumen SPBE tidak boleh sekadar menjadi arsip, melainkan harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan digital daerah.

“Dokumen ini harus menjadi acuan bersama, bukan hanya tersimpan di lemari, tetapi benar-benar diimplementasikan,” kata Rusli.Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan ITS menjadi langkah awal bagi Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) dan program Tuntas Baca Qur’an (TBQ) yang dirangkaikan dengan silaturahim guru Pendidikan Agama Islam dan guru Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung khidmat, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan bertempat di Ruang Auditorium Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Wakil Wakil Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Dinsos, para kepala perangkat daerah, Ketua AGPAII beserta jajaran pengurus, narasumber, panitia, serta para guru agama Islam dan Kristen dari seluruh wilayah Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis, khususnya dalam menghadapi perkembangan era digital saat ini.

Sosialisasi KTA AGPAII berbasis digital dinilai sebagai langkah penting dalam pemutakhiran data keanggotaan, sekaligus upaya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan konektivitas antar anggota dalam satu wadah organisasi.

“Digitalisasi KTA bukan sekadar tertib administrasi, tetapi juga memperkuat identitas profesional guru pendidikan agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan,” ujar Rusli.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa program TBQ (Tuntas Baca Qur’an) disebut sebagai langkah konkret dalam memastikan generasi muda memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta spiritualitas peserta didik.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahim antara guru Pendidikan Agama Islam dan guru Pendidikan Agama Kristen. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kita membangun harmoni di tengah keberagaman. Banggai Kepulauan harus terus menjadi daerah yang rukun, damai, dan saling menghargai,” tambah Bupati.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Guru dinilai sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga semangat pengabdian dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Kegiatan Sosialisasi KTA AGPAII dan program TBQ serta silaturahim guru agama secara resmi dibuka dengan harapan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di daerah tersebut. (Decky-KOMDIGI)

Alakasing, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Safari Jumat yang bertempat di Mesjid Desa Alakasing, Kecamatan Peling Tengah, pada Jumat (17/4/2026) pukul 12.30 Wita hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan, didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Kepala Desa Alakasing, serta jamaah Desa Alakasing yang turut memadati masjid untuk mengikuti rangkaian ibadah dan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan berbagai program strategis pemerintah, mulai dari program Presiden Republik Indonesia, program Pemerintah Provinsi, hingga program prioritas Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penyampaian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait arah kebijakan pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program-program tersebut, demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan daerah, khususnya di wilayah Kecamatan Peling Tengah.

Selain sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Safari Jumat ini juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh khidmat, dan diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Desa Alakasing. (Decky-KOMDIGI)

Labangun, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Lomba Desa tingkat kabupaten tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Labangun, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Ketua TP PKK Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, perwakilan Babinsa Buko Selatan, Kapolsek Buko Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para kepala desa se-Kecamatan Buko Selatan, anggota BPD, serta masyarakat Desa Labangun.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan membawa manfaat bagi pembangunan desa.

Dijelaskan, pelaksanaan Lomba Desa bertujuan untuk memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik yang dapat dijadikan sebagai percontohan (labsite) dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan serta mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugas di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta untuk mengetahui capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir.

Lomba Desa tahun 2026 mengangkat tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya kemandirian, inovasi, serta peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Bupati juga menekankan bahwa pembangunan desa tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang fokus penggunaan Dana Desa, yang mencakup delapan program prioritas, di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan ekonomi desa melalui koperasi, hingga pembangunan infrastruktur dan digitalisasi desa.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh elemen desa, mulai dari kepala desa, BPD, hingga masyarakat, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong kemajuan dan kemandirian desa.

Kegiatan Lomba Desa tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati dengan harapan mampu melahirkan desa-desa unggulan yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)