Pos

Sambulangan, BanggaiKep.go.id. Dalam menentukan status sebuah desa dan menyiapkan  data informasi  dasar guna menentukan arah pembangunan di desa, pemerintah kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) mulai melaksanakan verifikasi data Indeks Desa Membangun atau IDM.

Kegiatan verifikasi data IDM di sebelas desa di kecamatan Bulagi Utara dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 20-22 April 2021 bertempat di BPU Desa Sambulangan.

Camat Bulagi Utara, Edison Moligay, S.Sos, M.A.P saat diwawancarai menyampaikan bahwa “Verifikasi data IDM sangat penting guna menentukan status desa, penyiapan data dan Informasi dasar bagi pembangunan desa yang intinya untuk menentukan status sebuah desa, apakah desa tersebut dikategorikan desa sangat tertinggal, desa tertingal, desa berkembang, desa maju serta desa mandiri” jelas Edison.

“Jadi verifikasi data IDM ini sangatlah penting baik dilakukan di tingkat desa maupun ditingkatkan kecamatan, agar hasil yang didata sesuai dengan keadaan dan kondisi desa tersebut, sehinga  penetapan status desa tidak asal-asalan” tekan Edison.

Kegiatan verifikasi data IDM ini dipandu langsung oleh Camat Bulagi Utara, Edison Moligay, S.Sos, M.A.P dan didampingi oleh Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Mikhail Yolisan, SE dan Roni Totu’u ST serta dihadiri oleh Forkompincap Kecamatan Bulagi Utara dan Pemdes se-Kec.Bulagi Utara. (Amos Kominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Dalam mengevaluasi upaya pencegahan dan penangulangan penyebaran virus corona serta mengevaluasi penyaluran bantuan Pemerintah dimasa pandemi di wilayah kerjanya Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.AP melaksanakan rapat koordinasi bersama dilaksanakan di BPU Kantor Camat Bulagi Utara di Desa Sambulangan, Senin, (6/7/2020).

Rakor bersama ini dihadiri oleh Sekcam Bulagi Utara Bakar Samaida, S.Ag, Kapolsek Bulagi dan Bulagi Utara IPTU Beny Tiiyo, UPTD di Kec. Bulagi Utara, Pimpinan MUI Bulagi Utara, Kades/Lurah, BPD, Ketua TP-PKK Kecamatan dan Desa se Bulagi Utara, Pimpinan gereja dan Imam desa se Kec. Bulagi Utara.

Rapat dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay yang diawal dengan sambutan Camat menyampaikan mengenai prosesi Pelantikan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam oleh Gubernur Sulteng H. Longki Djanggola sampai dengan penyambutan Bupati ketika tiba di ibu kota Salakan.

Edison pun menyampaikan pesan dan amanat pak Bupati bahwa, beliau sangat peduli dan prihatin dengan masyarakat dimasa pandemi ini serta memperhatikan keluhan dan aspirasi masyarakat, “Untuk itu pak Bupati berharap semua elemen masyarakat Banggai Kepulauan dapat bergandengan tangan dalam membangun Banggai Kepulauan yang kita cintai dan banggakan”, ucap Edison.

Selain itu, Camat Bulagi Utara juga menyampaikan tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi bersama ini yakni untuk mengevaluasi sudah sejauh mana kinerja kita bersama dalam penanganan pencegahan Covid-19 dan mengevaluasi penyaluran bantuan Pemerintah baik dimasa pandemi, apakah itu BLT-DD, BST, Bantuan Sembako dan masalah Kantibmas sehubungan dengan pembagian berbagai bantuan Pemerintah serta pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan, ibadah baik di mesjid dan gereja dimasa New Normal.

Peserta rapat sangat mengapresiasi langkah dari Camat Bulagi Utara yang menggelar rapat koordinasi bersama ini karena mereka dapat menyampaikan apa yang menjadi keluhan, masalah serta aspirasi bahkan saling memberikan solusi dan masukan antara sesama peserta rapat.

IPTU Beny Tiiyo sangat mengapresiasi rakor ini karena beliau selaku Kapolsek di tiga Kecamatan Bulagi bersaudara dapat mengetahui langsung apa saja yang menjadi persoalan yang ada di desa terutama masalah yang berhubungan dengan kantibmas serta gesekan-gesekan diantara sesama masyarakat.

Diakhir rapat Camat Bulagi Utara mengajak kepada semua stakholder agar menopang serta menyukseskan program Pemerintah serta mendukung pak Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Mari kita tetap menjaga kebersamaan, pesatuan dan kesatuan serta kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalan sangat baik selama ini dan walau pun kita Banggai Kepulauan sudah boleh dikategorikan zona hijau tetap kita jalankan protokol kesehatan dan upaya-upaya pencegahan Virus Corona”, tutup Camat. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Masuki masa New Normal atau tatanan kehidupan baru dimasa pandemi Corona Virus Desease 2019 atau lebih akrab kita dengar virus Corona (Covid-19), Camat Bulagi Utara melaksanakan rapat bersama Pemerintah Desa/Kelurahan serta para Pemimpin rumah ibadah se-Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan.

Rapat dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kec. Bulagi Utara dan dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P serta dihadiri oleh Danramil 1308 Bulagi, Kantor Urusan Agama Kec. Bulagi, Ketua Klasis Peling GPIBK, Kepala Desa, Lurah, para Pendeta, Ketua Jemaat serta Imam Masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara, Senin, (8/6/2020).

Edison Moligay memaparkan tujuan pelaksanaan rapat ini guna membahas kesiapan pemimpin rumah ibadah dalam melaksanakan kegiatan peribadatan berjemaah baik bagi umat nasrani di gedung gereja dan umat muslim di masjid.

“Pelaksanaan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dimasa pandemi covid-19 tetap mengacu pada peraturan dan himbauan Pemerintah dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19. Diantaranya wajib memakai masker, sebelum masuk rumah ibadah cuci tangan terlebih dahulu, setiap rumah ibadah wajib menyiapkan tempat cuci tangan, jarak dalam rumah ibadah diatur minimal 1,5 Meter”, kata Edison.

Lanjutnya, “Sebelum dan sesudah penyelenggaraan ibadah rumah atau ruangan tempat peribadatan wajib disemprot dengan cairan disinfektan dalam setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jemaat harus melibatkan petugas atau tim relawan covid-19 disetiap desa agar dapat memantau jemaat yang mungkin baru datang dari luar daerah dan sedang menjalani karantina”, jelas Edison menambahkan.

“Untuk lebih jelas silahkan dibaca Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15, yang ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 460/109/Bag.KESRA tentang Panduan Penyelengaraan Kegiatan Keagamaan Di Rumah Ibadah dalam mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 Dimasa Pandemi”, tutur Camat. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Dimasa pandemi penyebaran corona virus desease 2019 (Covid-19) ketersedian pangan cadangan sangatlah dibutuhkan mengingat melonjaknya harga bahan pokok yang membuat masyarakat terbeban.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P disetiap kesempatan penyaluran BLT-DD dan berbagai bantuan Pemerintah dimasa pandemi virus corona beliau selalu menghimbau kepada masyarakat untuk jangan terus terlena dengan berbagai bantuan pemerintah bagi masyarakat dimasa pandemi ini, mari kita manfaatkan lahan yang ada untuk berkebun guna ketersediaan pangan.

“Kita masyarakat yang tinggal di desa sebenarnya tidak akan mengalami kekurangan pangan dimasa pandemi ini asalkan kita dapat mengelolah potensi yang ada lahan untuk kita berkebun luas, untuk itu mari kita berkebun dan menanam bahan pangan lokal umbi-umbian, pisang dan sayuran serta rempah-rempah”, kata Edison.

Diselah penyaluran BLT DD di Desa Ombuli pada Selasa, (2/6/2020), Camat Edison sampaikan kepada penerima BLT “Saya saja camat dalam situasi pandemi covid-19 ini berkebun menanam bete untuk persediaan makan, sebab kita tidak tahu kapan virus ini akan berakhir dan kita boleh terbebas”.

“Ketersediaan pangan sangat dibutuhkan apabila situasi semakin memburuk dan apabila akses transportasi masuk keluar ditutup kita tidak perlu kwatir jika sudah ada pangan lokal seperti umbi-ubian pisang dan lain sebagainya itu sudah dapat membantu”, ungkap Edison. (AmosKominfo)

Minanga, BanggaiKep.go.id – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) mulai disalurkan oleh sejumlah Pemerintah Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan bagi masyarakat miskin serta masyarakat yang terdampak pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang tidak terkafer sebagai penerima bantuan sosial lainnya.

Pemerintah Desa Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kab.BanggaiKep pada Sabtu, (16/5/2019) menyaluran bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa bagi masyarakat Desa Minanga yang terdaftar sebagai penerima BLT-DD sebanyak 46 kepala keluarga.

Pj.Kades Minanga Emerson Moligay mengharapkan agar masyarakat yang menerima BLT-DD dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk membeli sembako dan kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat dibutuhkan oleh keluarga dalam situasi penyebaran virus corona, agar bantuan ini benar bermanfaat bagi semua anggota keluarga.

“Nantinya penerima BLT-DD akan menerima selama 3 bulan April sampai dengan Juni 2020, penyaluran kali ini untuk bulan April semoga bulan Mei segera terealisasi”, kata Emerson.

Kehadiran Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang didampingi oleh Ketua TP-PKK Kec.Bulagi Utara Ny. Rita E. Moligay di Desa Minanga guna memastikan penyaluran BLT-DD di Desa Minanga berjalan dengan baik dan lancar serta disalurkan sesuai apa yang diatur dalam Permendes PDTT No 6 Tahun 2020 setiap kepala keluarga menerima Rp.600 Ratus Ribu per bulan selama 3 bulan.

Dalam penyaluran BLT-DD Edison Moligay menyampaikan kepada Pemdes Minanga serta masyarakat “Jika ada yang belum terdata atau masyarakat yang komplain tolong disampaikan kepada kami dan yang belum terdata silahkan didata nanti kami koordinasikan dengan pak Bupati langkah apa yang akan diambil bagi yang belum terdata tapi benar-bebar membutuhkan bantuan dalam situasi pandemi covid-19”.

Edison pun menghimbau kepada masyarakat untuk membiasakan diri bahkan wajib untuk pakai masker ketika keluar rumah apalagi mengunjungi tempat umum seperti kantor Pemerintahan dan pasar, toko dll serta sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan selalu jaga jarak, jangan berkumpul jika tidak ada hal penting yang dibicarakan, serta patuhi himbau pemerintah karena itu adalah obat yang manjur.

Juga hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Minanga, Anggota Koramil 1308-12 Bulagi Sertu Suyitno yang mewakili Danramil, Bripda Homardi yang mewakili Kapolsek Bulagi serta Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara Aprioni Totu’u, S.T. (AmosKominfo)

Koyobunga, BanggaiKep.go.id – Akhirnya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp. 600.000 dari Pemerintah yang bersumber dari Dana Desa (DD) mulai dikucurkan disejumlah Desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Desa Koyobunga Kecamatan Bulagi Utara merupakan desa ketiga yang mencairkan BLT-DD di Bulagi Utara dan desa ke 24 dari 146 desa di kab.Banggai Kepulauan yang menyalurkan bantuan langsung tunai bagi masyarakat ditengah pandemi covid-19 yang melanda indonesia.

Imelda Mondonu merupakan seorang janda yang membesarkan seorang buah hatinya sejak ditinggal pergi oleh sang suami, Imelda dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari bekerja sebagai petani yang menanam umbi-umbian dan sayur-sayuran yang hanya cukup untuk makan, Imelda Mondonu merupakan salah satu dari 76 KK penerima BLT Dana Desa Koyobunga.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P beserta rombongan menyerahkan bantuan langsung tunai dari dana desa kepada ibu Imelda Mondonu dikediamannya, Jumat, (15/5/2020), saat menerimanya rasa haru tidak dapat dibendung oleh Imelda kalau dalam keadaannya yang lagi sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama sang buah hati yang sudah kelas 6 SD, Pemerintah memperhatikan mereka dengan memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp. 600.000.

Selesai menerima BLT, Imelda sambil berlinang air mata mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah “Memang saya lagi butuh uang untuk beli bahan makanan, saya berterima kasih banyak Bapak Presiden, Gubenur, Bapak Bupati Banggai Kepulauan, pak Camat dan Kepala Desa bersama jajarannya”.

Dalam perjalan menuju ke rumah penerima lain Edison Moligay katakan “Memang ibu Imelda sangat membutuhkan bantuan dari kita Pemerintah itu terbukti betapa tangis haru kebahagian ditengan kesulitan tergambar ketika bantuan diserahkan kepada beliau”.

Kades Koyobuba Edie Bae bae menyatakan bahwa Ibu Imelda merupakan seorang janda yang ditinggal hidup suaminya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari beliau berkebun dan sering turun kelaut untuk memancing mencari ikan.

“Ya kalau ada (ikan) lebih beliau jual tapi sering hanya untuk kebutuhan beliau saja dengan sang anak”, jelas Edie. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id -Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Indonesia benar-benar mempengaruhi seluruh lini kehidupan masyarakat dalam segala bidang, terutama bidang perekonomian sangatlah terasa tidak memandang orang yang berduit maupun rakyat kecil.

Guna mengatasi resensi ekonomi bagi rakyat kecil Presiden H. Ir. Joko Widodo menginstruksikan Kementerian terkait untuk meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial dalam meringankan beban rakyat dimasa pandemi covid-19.

Guna memastikan agar berbagai bentuk bantuan sosial bagi masyarakat dimasa pandemi Covid-19 tepat sasaran, Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos.,MAP menghimbau bagi seluruh Pemerintah Desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan untuk trasparansi dalam penyaluran bantuan sosial guna mencegah berbagai hal yang tidak dinginkan.

Edison Moligay saat di jumpai jurnalis DisKominfo Kab.Banggai Kepulauan Jumat, (15/5/2020) di Desa Koyobunga memaparkan bahwa “Saya selaku Camat Bulagi Utara mengharuskan semua Kades dan Lurah Sabang untuk trasparansi dalam penyaluran bantuan sosial dimasa penyebaran corona virus, dengan mengumumkan atau menyebarluaskan daftar penerima bantuan sosial kepada masyarakat apakah dengan menempalkan dikantor desa/kelurahan atau tempat umum atau ditempat-tempat dimana masyarakat mudah untuk melihatnya”.

Dengan mengkategorikan berbagai bentuk bantuan sosial agar masyarakat tahu bantuan apa yang mereka terima apakah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa serta bantuan beras, ini juga bertujuan agar tidak ada masyarakat yang dobel menerima bantuan sosial yang diluncurkan oleh Pemerintah.

“Karena ketika daftar penerima diumumkan masyarakat tidak akan bertanya-tanya siapa yang menerima berapa jumlah bantuan diterima, bahkan menghilangkan rasa curiga dari masyarakat terhadap penyaluran bantuan”, kata Edison.

“Serta saya tegaskan disalurkan sesuai jumlahnya tidak ada alasan untuk dikurangi jumlah nilai bantuannya, kalau uang salurkan uang jangan ganti dengan sembako”, jelas Edison menambahkan. (AmosKominfo)

Sambulangan, Banggaikep.go.id – Pandemi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terjadi secara pasif di Indonesia membawa dampak merosotnya perekonomian masyarakat bahkan sampai ada yang kehilangan pekerjaan.

Guna mengantisipasi merosotnya perekonomian masyarakat, Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan sehubungan dengan mengatasi masalah perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 diseluruh wilayah Indonesia dengan meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial (Bansos).

Penyaluran BLT-DD di Desa Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan diawali terlebih dahulu dengan penyerahan secara simbolis di balai pertemuan rakyat Desa Sambulangan pada hari Kamis (14/5/2020).

Kegiatan ini hadiri oleh Camat Bulagi Utara, Kapolsek Bulagi yang diwakili oleh Babinkantibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec.Bulagi Utara, Pj.Kades Sambulangan, Ketua BPD dan Anggota serta perangkat desa sambulangan dan perwakilan masyarakat penerima BLT-DD.

Pj.Kades Sambulangan Hajis Hajim, S.Sos menyatakan bahwa pemberian BLT-DD ini sesuai dengan peraturan Kemendes PDTT dalam upaya meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi covid-19, dengan harapan kiranya bantuan ini dapat membantu masyarakat terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Masyarakat Desa Sambulangan yang menerima BLT-DD sebanyak 105 Kepala Keluarga”, ungkap Hajis.

Sementara itu Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P pada saat menyalurkan BLT langsung kerumah penerima.

Beliau selaku perpanjangan tangan Pemerintah yang ada di Kec.Bulagi Utara tentunya berharap bagi masyarakat penerima BLT dapat memanfaatkan dengan baik bantuan yang diterima guna memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Edison Moligay mengucapkan  berterimakasih kepada pemerintah pusat baik pak Presiden dan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertingal dan Trasmigrasi (Kemedes PDTT) yang sudah membuat kebijakan yang arif dan bijaksana dalam membantu masyarakat yang ada dipedesaan.

“Serta kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais Adam bersama jajaran pemda Banggai Kepulauan yang terus bekerja keras guna menghadapi penyebaran Covid-19 di Bangkep, serta TPD Kec.Bulagi Utara, Pak Aprioni Totu’u dan ibu Mikhal Yolisan yang tidak mengenal waktu dalam mendampingi pemdes se Bulagi Utara dalam situasi Pandemi Corona”, ucap Edison.

Lanjut Edison “Semoga kita segera dibebaskan dari cobaan ini, untuk itu mari kita terus berdoa  bersama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kita diselamatkan”.

Pada kesempatan ini juga Edison Moligay menyatakan terimakasih bagi Pj. Kades Sambulangan dan jajaran serta Ketua BPD dan Anggota yang terus bersinergi bersama-sama dalam menghadapi bencana kemanusian ini, kiranya jeri payah bapak ibu dibalas oleh yang kuasa. (AmosKominfo)

 

Bolubung, BanggaiKep.go.id – Dampak dari pandemi penyebaran corona virus Desease 2019 ( Covid-19) dalam perekomian masyarakat sangatlah terasa sehingga Pemerintah Pusat meluncurkan berbagai bentuk bantuan sosial bagi masyarakat miskin.

Pemerintah Desa Bolubung Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan pada Rabu, (13/5/2020) melaksanakan pencairan Bantuan Langsung Tunai  Dana Desa (BLT-DD) bagi 79 kepala keluarga berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Desa dan verifikasi Pemerintah Kec. Bulagi Utara yang layak dan pantas menerima BLT-DD berdasarkan kriteria penerima BLT.

Penyaluran BLT-DD Desa Bolubung Kec. Bulagi Utara dihadiri oleh Camat Balagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P Tenaga Ahli Pengembangan Partisipatif Masyarakat Dinas PMD Kab. BanggaiKep Rizal Kaniu, Kapolsek Bulagi yang diwakili Babinkabtibmas, Tenaga Pendamping Desa Kec. Bulagi Utara Mikhal Yolisan,SE dan Aprioni Totu’u, ST.

Penyaluran BLT-DD oleh Pemerintah Desa Bolubung bagi masyarakat diawali dengan penyerahan secara simbolis bagi 10 KK penerima BLT-DD secara langsung oleh Camat Bulagi Utara, TA-PP Masyarakat Kab.BanggaiKep, TPD Kec.Bulagi Utara, Kades Bolubung dan Ketua BPD.

Selanjutnya Kades Bolubung Jefri Matabal mendampingi Camat Bulagi Utara dan tim menyalurkan BLT-DD kepada penerima di rumah masing-masing.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P dalam penyaluran BLT-DD di Desa Bolubung menyampaikan terima kasih bagi Bapak Presiden, Kemendes PDTT, Pak Bupati, Kades Bolubung serta Semua pihak yang sudah boleh memfasilitasi guna sehingga boleh tersalurnya BLT-DD.

“Saya selaku Camat Bulagi Utara memberikan apresiasi yang besar bagi Kades Bolubung dan BPD bersama jajaran yang terus bersinergi dalam upaya pencegahan Covid-19 serta terus berupaya memperhatikan dan peduli terhadap masyarakat dalam situasi pandemi corona virus”, ucap Edison. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pencegahan penyebaran dan pemutusan mata rantai Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) terus dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan serta Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa.

Satgas Pencegahan Covid-19 Kec. Bulagi Utara dipimpin oleh Camat Bulagi Utara Edison Moligay, S.Sos, M.A.P yang juga merupakan ketua satgas Kecamatan bersama dengan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Sambulangan yang dipimpin oleh Pj. Kades Sambulangan Hajis Hajim, S.Sos melaksanakan Sosialisasi Kepatuhan Pakai Masker dan Kepatuhan Pada Himbauan Pemerintah di lokasi pasar Sambulangan, Minggu, (10/5/2020).

Satgas Covid-19 Bulagi Utara dalam sosialisasi menghimbau kepada pedagang, pembeli serta para pengunjung lainnya sopir dan tukang ojek untuk pasar minggu depan wajib menggunakan masker ketika mengunjungi areal  pasar sambulangan.

Camat Bulagi Utara Edison Moligay juga menghimbau kepada masyarakat Bulagi Utara dan sekitarnya yang mengunjungi pasar Sambulangan guna ketersediaan pangan dalam situasi pandemi Covid-19 agar kembali menanam dan mengkonsumsi pangan lokal seperti ubi banggai, walia (keladi) Kasubi (singkong) dan kela (ubi jalar) agar tidak tergantung pada nasi.

Selesai melaksanakan sosialisasi dilanjutkan dengan pembagian masker bagi pengunjung pasar yang tidak mengenakan masker. (AmosKominfo)