Pos

Salakan, Banggaikep.go.id – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Banggai Kepulauan bersama Majelis Umum Indonesia (MUI) Banggai Kepulauan melakukan pendatangan Program Dakwah Pilkada dan Pencegahan Pelanggaran Politik Uang dalam Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, Jumat, (16/10/2020).

Pendatanganan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten dan disaksikan secara virtual oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah bersama Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan se-Kabupaten Banggaikep, serta Ketua Majelis Kecamatan se Banggaikep.

Pada kesempatan ini, Ketua MUI Banggaikep Suardi Esa mengatakan merupakan suatu hal yang baik Bawaslu Kabupaten mencoba untuk memerangi politik uang dengan pendekatan religius yang tujuannya untuk memperkaitkan keagamaan dengan sebuah metode Dakwah kepada ummat.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa ummat sebagai pelaku yang akan menentukan hak suara untuk pemimpin kedepan. Dengan Dakwah ini, kita bisa memberikan pemahaman kepada ummat untuk bisa berpolitik dengan baik dan menjelaskan bahwa berpolitik uang sangat besar dosanya apa bila terjadi di tingkat masyarakat kita”, jelas Suardi.

Suardi juga mengajak semua majelis kecamatan se- BanggaiKep untuk membantu serta mendukung program Bawaslu dalam memerangi politik uang.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Supriatmo Lumuan juga berpendapat “Selama ini kita selalu bicara soal aturan, namun kita sering melupakan peran-peran tokoh agama dan melupakan peran ulama sebagai bagian dari hal yang sangat penting.”

“Kami dari Bawaslu Banggai Kepulauan merasa perlu melibatkan MUI sebagai tanggungjawab moral dan tanggungjawab agama untuk mendidik publik dalam hal ini berkaitan dengan bahaya politik uang”, sambung Supriatmo.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan keputusan dan membuat himbauan bersama dalam bentuk poster dan merangkumkan dua judul khutbah mengenai bahaya politik uang”, lanjut Supriatmo.

Selanjutnya kata Supriatmo, “Kami akan menempelkan himbauan tersebut di 131 mesjid yang ada di Banggai Kepulauan yang sebelumnya sudah kami identifikasi terlebih dahulu.”

“Kami Bawaslu juga berencana akan melakukan takbir akbar namun kami akan menyesuaikan dengan situasi Pandemi yang sedang terjadi saat ini”, tutur Ketua Bawaslu. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id –  Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Koordinasi Pembentukan Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 di Ruang rapat Sekertaris Daerah BanggaiKep, Kamis, (15/10/2020).

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Banggai Kepulauan, Ketua Bawaslu BanggaiKep, Tim Satuan Tugas penanganan Covid-19 serta Kepala Kesbangpol.

Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk membentuk kelompok kerja dalam  menghadapi pemilu Gubernur, Bupati dan Walikota pada bulan Desember 2020 mendatang.

Dalam pembentukan kelompok kerja tersebut, terdapat beberapa bagian-bagian kelompok.

“Hari ini kita rapat berkaitan dengan rencana pembentukan kelompok kerja dan mendesain program-program yang akan dilakukan untuk penanganan Covid-19 dalam menghadapi pemilu Gubernur mendatang”, ucap Rais.

“Saya harap, kita bisa membangun kerjasama yang baik demi terwujudnya kembali Bangkep zona hijau,” lanjut Bupati.

Selanjutnya Ketua Bawaslu BanggaiKep Supriatmo Lumuan, S.Sos., M.Si memaparkan beberapa materi atau penjelasan terkait kelompok kerja yang dimaksud.

“Kelompok kerja ini terdiri dari tiga kelompok antara lain pencegahan, pengawasan, penindakan. Untuk mengetahui siapa-siapa yang akan di masukkan di dalam bagian-bagian ini saya meminta usul dan saran dari kawan-kawan sekalian terutama dari pak Bupati,” jelas Supriatmo.

Setelah melakukan diskusi beberapa saat, maka didapatkan kesimpulan bahwa pertama kelompok pencegahan di tangani oleh pihak Bawaslu, Kelompok Pengawasan oleh Tim Satgas dan Unsur TNI dan Kelompok Penindakan oleh Unsur Polri. Sementara untuk sekertaris kelompok diisi oleh Jalil Tangkudung dan Basri. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT buka sosialisasi penyelamatan arsip penanganan Corona virus Disease (Covid-19) dalam mendukung akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah di Kab. Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (12/10/2020).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, dihadiri oleh Plt. Asisten I Setda Dra. Jeane B. Rorimpandey, Plt. Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,SD dan para Kepala OPD lainnya.

Dalam sambutan Sekda BanggaiKep Rusli Moidady memaparkan bahwa, Sosialisasi saat ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 62 tahun 2020 tentang penyelamatan arsip penanganan covid-19 dalam mendukung akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada instansi Pemerintah yang menjadi pencipta Arsip di lembaga kearsipan dalam melaksanakan penyelamatan arsip covid-19 dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Adapun tahapan pelaksanaan penyelamatan arsip penanganan covid-19 akan dilaksanakan oleh Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi yang akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan daftar arsip dan penyelamatan arsip covid-19,” jelas Rusli.

“Melihat pentingnya kegiatan ini, maka diharapkan kepada seluruh peserta sosialisasi agar serius dalam mengikuti kegiatan ini, sehingga ilmu yang di peroleh bisa dipahami dan selanjutnya di aplikasikan di OPD masing-masing”, ucap Rusli. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Kamis, (01/10/2020).

Seluruh peserta upacara tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Dalam upacara tersebut, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dihadiri Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Wakil Ketua II DPRD Eko Wahyudi, peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI, POLRI dan SatPol-PP serta para tamu undangan yang terdiri dari Kepala OPD antara lain Kadis Kominfo Kondrad D. Galala, MM, Kadis Ketapang Sumiati Manompo, SP., MM, Kadis Dinas Sosial Paisal Pahil Muhammad dan lainnya.

Kegiatan ini diawali pembacaan Ikrar oleh Ketua DPRD, dilanjutkan dengan Pembacaan Undang-undang Dasar oleh Ibu Selvi Arthaty Yabiy dan di akhiri oleh pembacaan doa oleh pejabat Kemenang BanggaiKep.

Selesai pembacaan doa, Pemimpin upacara menyampaikan laporan kepada Inspektur upacara dan segera membubarkan barisan. Upacara berlangsung aman dan tertib, dan berakhir dengan tepuk tangan yang meriah oleh seluruh peserta upacara. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Melalui Video Conference, Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam didampingi Kapolres BanggaiKep AKBP Reja A. Simanjuntak, SH, SIK.,MH dan Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT mengikuti kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Maklumat Bersama antara Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dan Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Drs. Abdul Rakhman Baso, SH di Ruang Rapat Sekda BanggaiKep.

Kegiatan dipimpin langsung Gubernur Prov. Sulteng dan dihadiri oleh Bupati se-Sulawesi Tengah bersama Kapolres dan jajaran Polda Sulawesi Tengah di Ruangan Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Senin, (28/09/2020).

Mekanisme penanganan laporan atau pengaduan masyarakat antara penegak Hukum dan aparat pengawas Internal Pemerintah yang diatur dalam perjanjian kerja sama antara Kementerian Dalam Negeri dengan Kejaksaan dan Kepolisian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan konsep dasar dalam perjanjian kerjasama yang akan di tandatangani antara Kapolda Sulawesi Tengah dan Gubernur Sulawesi Tengah sebagai upaya optimalisasi dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

“Saya berharap dengan terbangunnya sinergritas dan kolaborasi antara penegak hukum polda dan pengawas internal pemerintah provinsi sulteng, maka diharapkan akan mengoptimalkan pencegahan tindak pidana korupsi dengan pengembalian keuangan negara atau daerah secara berkelanjutan,” harap Kapolda Abdul Rakhman Baso.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Longki Djanggola memaparkan Penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) optimalisasi pencegahan tindak pidana korupsi oleh Apartur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Provinsi Sulawesi Tengah dan Aparatur Penegak Hukum (APH) Polda Sulteng Tahun 2020 sebagai sarana pencegahan tindak pidana dan korupsi di daerah lewat upaya-upaya koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan kolaborasi antara APIP dan APH.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Sulawesi Tengah, saya memberi apresiasi dan dukungan terhadap upaya-upaya pengawasan pencegahan dan penanganan tindak pidana korupsi di Sulawesi Tengah,” ucap Longki.

“Harapan kami semua, butir-butir perjanjian kerja sama yang telah di tandatangani ini dapat dilaksanakan dengan kesungguhan dan tanggungjawab yang tinggi sehingga hasil-hasilnya akan berhasil guna dalam optimalisasi langkah-langkah terpadu pencegahan tingkat pidana sesuai apa yang menjadi tujuan dan harapan kita semua,” harap Longki. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam didampingi Wakapolres Kompol I Made Dharma, SH dan Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno melepas Tim Gabungan Penegakan Perbup No. 23 Tahun 2020 dalam bentuk penyematan atribut Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin, (21/09/2020).

Menurut Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan Hukum Protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Aturan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan peratuan Bupati Banggai Kepulauan nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian berbagai aspek, baik dalam penyelenggaraan Pemerintahan, pelayanan publik, kesehatan sosial maupun ekonomi sebagai upaya melindungi segenap warga dari ancaman wabah penyakit,” jelas Rais.

“Melalui kesempatan ini saya tegaskan kepada seluruh Tim satgas yang telah dibentuk agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, sehingga daerah kabupaten Banggai Kepulauan ini benar-benar terhindar dari yang namanya Covid-19,” tegas Rais.

Diakhir sambutannya, Bupati juga mengucapkan selamat bertugas kepada Tim Satgas, “Akhir kata saya ucapkan selamat melaksanakan tugas kepada Tim Satgas, semoga selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.”

Dalam kesempatan ini, Wakapolres BanggaiKep Kompol I Made Dharma juga mengatakan, “Dengan adanya Peraturan Bupati nomor 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan terhadap masyarakat kita agar bisa dilaksanakan dengan baik, sopan, santun dan beretika. Tidak boleh melakukan tindakan maupun kekerasan hukum, mari kita lakukan sosialisasi juga kepada masyarakat kita agar mereka bisa lebih memahami tentang Perbup ini.”

Senada dengan Wakapolres, Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno juga menjelaskan bahwa, “Kita sebagai tim satgas harus berupaya bisa mensosialisasikan perbup ini dengan baik kepada masyarakat Banggai Kepulauan dan tetap menjaga Daerah kita dari ancaman wabah dan penyakit”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Anggota Polri dan TNI, BPBD dan Dinas Perhubungan serta Perwakilan Tim Satgas Kecamatan se-Kabupaten BanggaiKep. (TrisKominfo)

Kanali, BanggaiKep.go.id – Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si resmikan 4 unit bangunan Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan 5 unit bangunan Pasar Rakyat di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Peresmian dipusatkan di halaman Puskesmas Desa Kanali Kecamatan Totikum Selatan Kab. Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah dan disaksikan oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam, Perangkat Daerah Kab. BanggaiKep, serta masyarakat Desa Kanali dan sekitarnya, Selasa, (15/9/2020).

4 unit bangunan Puskesmas yaitu, Puskesmas Lolantang Kecamatan Bulagi Selatan, Puskesmas Bonepuso Kecamatan Bulagi Selatan, Puskesmas Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan, dan Puskesmas Kanali Kecamatan Totikum Selatan.

Sedangkan 5 unit bangunan Pasar Rakyat diantaranya, Pasar Rakyat Bulagi Kecamatan Bulagi, Pasar Rakyat Lumbi-lumbia Kecamatan Buko Selatan, Pasar Rakyat BonePuso Kecamatan Bulagi Selatan, Pasar Rakyat Mansamat B Kecamatan Tinangkung Selatan dan Pasar Rakyat Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara.

Hadirnya lima unit bangunan pasar Rakyat dan empat unit bangunan Puskesmas rawat inap adalah wujud kepedulian dan upaya Pemerintah untuk memaksimalkan pelayanan Kesehatan dan penguatan peningkatan taraf hidup ekonomi masyarakat Banggai Kepulauan.

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si dalam sambutannya mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dengan selesainya dibangun 4 unit Puskesmas dan 5 unit Pasar Rakyat.”

“Dibangunnya Puskesmas ini diharapkan agar dapat lebih memotivasi seluruh insan Kesehatan dan dapat melahirkan inovasi guna menyelesaikan masalah kesehatan khususnya menekan angka prevalensi stunting, menekan angka kematian ibu dan anak, dan juga termasuk mencegah penyebaran covid-19 guna mewujudkan masyarakat aman dan produktif dimasa new normal ini,” jelas Longki.

Dalam pembangunan Pasar Rakyat, Gubernur Longki mengharapkan agar dapat berfungsi dengan baik sebagai salah satu Akselerator penggerak kemajuan perekonomian Daerah dan Masyarakat.

Longki juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Banggai Kepulauan untuk menjaga dan memelihara fasilitas yang telah dibangun agar dapat berfungsi secara optimal.

“Saya berpesan agar setiap pelaku usaha dan pengunjung pasar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan covid-19 dengan menerapkan 3M mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak,” kata Longki.

Rombongan yang mendampingi Gubernur Sulawesi Tengah diantaranya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Sulteng, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Kepala Dinas Bina Marga Sulteng, Dirut PT. Bank Sulteng serta rombongan lainnya. (FeriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Penyambutan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si beserta rombongan di Pelabuhan Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung aman dan tertib sesuai protokol kesehatan tadi, Senin (14/09/2020).

Sebelum rombongan Gubernur tiba di pelabuhan, Tim Satgas mengingatkan kepada penjemput untuk membatasi jumlah orang  yang mendekati rombongan kecuali Jurnalis atau Wartawan yang meliput dengan tetap menjaga jarak.

Menurut Serka Jamal Djahasa selaku Koordinator Tim Satgas Pencegahan Covid-19 Pintu masuk Pelabuhan Salakan, “Mohon perhatian agar tidak terlalu mendekat ke area yang sudah disterilkan oleh satgas kecuali Wartawan yang mengambil gambar dokumentasi,” tegas Jamal.

Gubernur Sulteng beserta rombongan disambut oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam beserta Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan diarahkan langsung mencuci tangan serta scan suhu badan di tempat yang disediakan oleh satgas.

Setelah diarahkan sesuai protokol kesehatan, lalu dilakukan pengalungan bunga disertai penyambutan secara adat oleh Basalo Tinangkung dan selanjutnya Gubernur dan rombongan menuju ke Rumah Jabatan Bupati.

Kunjungan kerja Gubernur bersama rombongan adalah dalam rangka Peresmian 4 unit Puskesmas Rawat Inap dan 5 unit Pasar Rakyat di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dipusatkan di Desa Kanali Kecamatan Totikum Selatan besok Selasa 15 September 2020. (TrisKominfo)

Kolak, BanggaiKep.go.id – Gerakan Mahasiswa Montolutusan Kolak (GMMK) menyumbang satu ekor sapi untuk dijadikan kurban di Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban bertempat di Mesjid Al-Huda Desa Kolak Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat, (31/07/2020).

Organisasi ini berjumlah 35 orang yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi Desa Kolak yang di ketuai oleh Abdul Syukur Nai.

“Saya sebagai ketua dari Gerakan Mahasiswa Montolutusan Kolak sangat bersyukur karena kami bisa melaksanakan kurban di desa tercinta ini dan berusaha agar di tahun-tahun berikutnya kami bisa berkurban,” ucap Syukur yang merupakan mahasiswa dari Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

“Sumber anggaran kami dapatkan dari hasil proposal kegiatan 17 Agustus 2020 mendatang. Hanya saja kami tidak mendapatkan izin menyelenggarakan kegiatan itu disebabkan oleh Pandemi Covid-19 yang masih ada di Banggai Kepulauan,” kata Syukur.

“Sebelumnya juga, saya sudah berdiskusi dengan teman-teman lainnya terkait rencana pembelian sapi kurban yang menggunakan anggaran dari proposal kegiatan 17 Agustus dan alhamdulillah mereka sependapat dengan saya,” jelas Syukur menambahkan.

“Harapan saya, semoga apa yang kami lakukan ini bisa menginspirasi generasi muda Banggai Kepulauan dan semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir agar aktivitas kami sebagai generasi muda Desa Kolak bisa kembali seperti semula dalam membantu masyarakat desa,” harap Syukur. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam hadiri kegiatan panen perdana padi sawah dalam upaya peningkatan produksi penangkaran benih padi kelompok Agropima Sejahtera di Desa Lopito Kecamatan Totikum, Minggu, (26/07/2020).

Kegiatan ini dihadiri juga oleh sejumlah pejabat-pejabat Daerah, diantaranya Ketua DPRD BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD terkait, Kepala BBPK Kecamatan, Koordinator penyuluh pertanian, Petugas teknis lingkup pertanian serta kelompok Agroprima Sejahtera dan kepala Desa bersama aparat Desa Lopito Kecamatan Totikum.

“Selaku pimpinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyambut baik dan turut bergembira serta bersyukur kepada Allah SWT dengan diselenggarakannya acara panen perdana ini, Karena pada saat ini para petani kita khususnya kelompok Agroprima Sejahtera berhasil mengelola lahan pertaniannya dengan baik seperti yang kita lihat sekarang mereka bisa melaksanakan panen padi”, ucap Bupati dalam mengawali sambutannya.

Sektor tanaman pangan khususnya komoditas panen mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian Daerah. Untuk itu, perlu terus diupayakan pengembangannya karena telah berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan Daerah, penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meningkatnya hasil produksi pertanian didukung juga oleh peran serta penyuluhan pertanian lapangan. Untuk itu, lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh penyuluh pertanian di Daerah ini agar terus meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi dimasa mendatang”, ucap Rais.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya menyampaikan ucapan selamat kepada para petani di desa Lopito yang telah melaksanakan panen perdana usaha pertanian berupa padi. Semoga usaha yang dilakukan oleh kelompok tani terus meningkat dari tahun ke tahun untuk mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Banggai Kepulauan”, sambung Rais.

Lewat kesempatan ini, Bupati juga menghimbau kepada seluruh petani di Daerah ini agar terus mengolah lahan tidur untuk ditanami berbagai kebutuhan pangan, seperti ubi-ubian, kacang, jagung dan yang lainnya. Bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Akhir kata Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi usaha kita dalam meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Banggai Kepulauan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat”, tutup Bupati. (TrisKominfo)