Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Guna pengamanan jalannya malam pergantian tahun 2021, Kapolres Banggai Kepulauan AKBP Reja A. Simajuntak SH. SIK. MH bersama anggota Polres, TNI beserta instansi terkait mengadakan pengecekkan tempat-tempat umum pada Kamis malam sampai Jumat (01/01/2021) dini hari.

Dalam pengamanan tersebut, Kapolres BanggaiKep turun langsung ke lapangan guna melihat langsung anggota-anggota polres yang bertugas menjaga tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja.

Kapolres BanggaiKep dengan bangga mengatakan “Betapa kompaknya Polri-TNI beserta instansi terkait menjaga masjid maupun gereja yang ada di Kota Salakan ini.”

Berdasarkan laporan dari Kapolsek Banggai Laut AKP Karel Paeh bahwa sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait terlihat dengan kompak menjaga masjid-masjid yang ada di Kota Balut dan sekitarnya.

“Saya berharap, semoga sinergitas TNI-Polri, Sat-Pol PP serta instansi terkait terus terjalin dengan baik,” harap Kapolres. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) melakukan pemusnahan 1.000 liter minuman keras dan 3.000 butir pil dextro di Halaman Polres Banggai Kepulauan, Kamis, (31/12/2021).

Pemusnahan ini dilakukan langsung oleh Kapolres dan Bupati Banggaikep H. Rais D. Adam disaksikan Pabung 1308/LB, Kepala Dinas terkait dan PJU Polres Banggaikep.

Menurut Kapolres AKBP. Reja A. Simanjuntak SH, SIK, MH, miras dan pil dextro ini merupakan hasil dari operasi yang dilakukan Polres Banggai Kepulauan dan anggota pada kurun waktu bulan Juli sampai Desember 2020.

“Kedua jenis barang tersebut sudah jelas bisa merusak masa depan generasi muda Indonesia. Untuk itu kita harus berantas sampai ke akar-akarnya,” tegas Kapolres.

“Apabila masih ada masyarakat yang menjual minuman keras maupun pil dextro dan sejenisnya, segera laporkan ke pihak yang berwenang yakni Polri,” ucap Reja. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKkep.go.id – Polres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menggelar apel pasukan di Halaman Mako Polres Banggaikep dalam rangka persiapan pengamanan malam tahun baru 2021. Kamis, (31/12/2020).

Peleton TNI, Polres Banggaikep, Peleton Sat-Pol PP Pemda BanggaiKep, Damkar Banggaikep,BPBD BanggaiKep Dan Dinas Kesehatan BanggaiKep merupakan peserta dalam upacara apel tersebut.

AKBP Reja A. Simajuntak SH. SIK. MH selaku Kapolres BanggaiKep membacakan amanat Kapolri mengatakan bahwa Peningkatan aktivitas masyarakat di malam tahun baru tentu saja berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas yaitu Kambselli car Lantas Dan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19.

Hal ini tentunya harus mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis serta penegakkan hukum secara tegas, tuntas dan profesional.

“Tentunya penerapan Prokes juga harus ditegakkan demi tahun baru dengan rasa aman dan nyaman,” ucap Kapolres.

Turut hadir Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Pabung LB 1308 Wilayah Banggaikep Mayor Inf. Sutikno, para kadis dan PJU Polres BanggaiKep. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi di Lingkungan Masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) pada Kamis, 17 Desember 2020 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati BanggaiKep, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tengah Brigjen Pol Monang Situmorang, SH., MSi jelaskan tiga strategi pemberantasan narkoba.

“Dalam mencegah dan pemberantasan peredaran narkoba ini, ada tiga strategi yaitu pertama adalan pencegahan, kedua adalah pemberantasan dan yang ketiga adalah rehabilitasi,” ucap Kepala BNNP.

Menurutnya, Ketiga strategi ini saling ketergantungan sehingga jika hanya satu strategi yang berjalan sendiri itu tidak akan bisa dilakukan pemberantasan narkoba di Indonesia khususnya di BanggaiKep.

“Dalam strategi pencegahan ini, seluruh unsur Pemda di kabupaten maupun di desa harus berperan aktif dan termasuk juga peran serta masyarakat untuk memerangi dampak narkoba ini. Perlu kita ketahui bahwa tanpa keterlibatan masyarakat dalam hal pencegahan ini, BNN dan Polri tidak ada artinya,” lanjut Monang.

Ketua BNNP juga menyampaikan, Perlu kita tanamkan dalam pikiran juga bahwa para pengguna narkoba sebenarnya juga hanyalah korban dari para bandar dan pengedar narkoba.

“Yang perlu kita berantas dan perangi adalah bandar dan pengedarnya, bukanlah penggunanya. Semoga Bangkep senantiasa terjaga dan terlindungi dan bahaya narkoba,” harap Kepala BNNP.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam, Sekertaris Daerah Rusli Moidady, ST, MT, Ketua DPRD BanggaiKep Rusdin Sinaling, Perwira Penghubung 1308 LB Sutikno, Kapolres yang diwakili Kabag Ren, Kepala BNNK BanggaiKep, serta seluruh Kepala OPD Kab. BanggaiKep dan peserta sosialisasi. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Pleno Terbuka Rekpitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung, Senin, (14/12/2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati BanggaiKep, Unsur Forkopimda, Pejabat KPU, Ketua dan Anggota Bawaslu, Anggota PanwasCam Se-Kabupaten, Anggota PPK, PPS, KPPS Se-Kabupaten BanggaiKep.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan doa.

“Alhamdulillah, sekali lagi alhamdulillah pada pagi hari ini kita masuk pada tahapan yang sangat menetukan apa yang kita sudah laksanakan pada delapan bulan yang lalu,” ucap Tamin Djoupau, S.Pd.M.Si selaku Ketua KPU BanggaiKep.

“Perlu kami laporkan beberapa hal yang pertama, kami KPU Banggai Kepulauan sudah melakukan tahapan sampai dengan hari ini. Yang sangat krusial yang kami rasakan adalah musibah non alam ini. Kami selalu memenuhi  protokol kesehatan,” tambah Tamin.

Lanjutnya, “Ada kurang lebih 300 anggota KPPS kami yang reaktif, sehingga kami melaksanakan pergeseran teman-teman KPPS itu. Mungkin pada saat monitoring di kabupaten hanya terlihat 5 orang saja petugas KPPS dari yang semestinya 9 orang yang bertugas sudah termasuk dengan keamanan.”

“Hal ini dikarenakan kami dari KPU Banggai Kepulauan sangat berhati-hati dalam setiap tahapan-tahapan dan sangat memperhatikan protokol kesehatan ini kami terapkan dengan baik,” jelas Ketua KPU.

Menurut Tamin, hari ini yang menjadi fokus rekapitulasi perhitungan suara ditingkat kabupaten yaitu hasil-hasil yang sudah dilakukan teman-teman dari tingkat PPS, PPK dan alhamdulillah sampai dengan saat ini belum ada laporan yang signifikan tentang persoalan keamanan ataupun manipulasi suara di tingkat PPS maupun PPK.

“Terima Kasih kepada Pemda Banggai Kepulauan yang sudah banyak memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh kepada teman-teman di tingkat kabupaten, PPS, PPK dan KPPS,” tutup Tamin. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam Buka Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan dalam Pemilihan Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2020-2025, Senin, (14/12/2020).

Dalam sambutannya, Bupati BanggaiKep mengatakan suksesnya pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh elemen bangsa, seluruh elemen masyarakat termasuk didalamnya berfungsinya, berkerjanya KPU dan jajarannya serta seluruh keamanan baik TNI, POLRI, LIMNAS, Satpol-PP.

”Saya selaku pimpinan daerah mengapresiasi memberikan ucapan yang setinggi-tingginya ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah melaksanakan hak dan kewajibannya dalam pilkada,” ujar Rais.

Selanjutnya, Rais juga berharap, ”Saya berharap kepada penyelenggaraan pilkada dalam melaksanakan rekapitulasi perhitungan perolehan suara agar lebih teliti terbuka dan tidak tertutup dalam mengeluarkan perhitungan hasil pemilihan.”

Bupati Rais juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan perserta pilkada untuk tetap menjaga iklim yang sudah kondusif.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung BPU Kecamatan Tinangkung Kab. BanggaiKep dan dihadiri oleh Ketua KPU Tamin Djoupau S.Pd.M.Si, Komisioner KPU Kab. BanggaiKep, Ketua Bawaslu Kab. BanggaiKep Supriatmo Lumuan, Wakapolres I Made Dharma SH, Pabung 1308/LB Mayor Inf. Suktikno, PKK Se- Kab. Banggai Kepulauan, Ketua Tim Pemenang 01 dan Tim Pemenang 02. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) yang ke-21 dirayakan dengan penuh kemeriahan namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, Kamis, (10/12/2020).

Acara yang diselenggarakan oleh DWP BanggaiKep ini bertempat di Aula Bappeda dan Litbang Kab. BanggaiKep dan dihadiri oleh Sekertaris Daerah BanggaiKep, Para Ibu Bhayangkari, Asisten I dan II Setda serta anggota dan pengurus Dharma Wanita lainnya.

Dalam HUT kali ini, DWP mengangkat tema “Dharma Wanita Persatuan Dalam Pemberdayaan Perempuan di Era Digital Untuk Mendukung Terwujudnya Ketahanan Keluarga Indonesia”.

“Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri-istri pegawai Aparatur Sipil Negara, Dharma Wanita Persatuan wajib patuh, bersyukur dan bangga karena di hari ini organisasi kita hari ini genap berusia 21 tahun,” ucap Ny. Halimah Rusli Moidady selaku Ketua DWP BanggaiKep.

Lanjutnya, “Di hari yang penuh bahagia ini, kita perlu banyak-banyak bersyukur karena apa yang telah kita rencanakan alhamdulillah sampai hari ini berjalan dengan baik dan lancar.”

Dalam sambutan Sekda Rusli Moidady, ST.,MT menyampaikan, “Perayaan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita ke-21 saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena kita merayakan hari ulang tahun di tengah pandemi. Tetapi hari ini meskipun di tengah pandemi namun tidak mengurangi semangat dan kemeriahan hari ulang tahun.”

“Dirgahayu Dharma Wanita Banggai Kepulauan ke-21, Semoga makin maju dan semangat berkarya dalam membangun Bangsa,” harap Sekda.

Selanjutnya, kegiatan ini diakhiri dengan menyanyikan lagu Mars Dhrama Wanita Persatuan dan paduan suara serta tarian modern dari pengurus Dharma Wanita. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sebanyak 24 orang pelanggar dalam Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 sesuai Peraturan Bupati nomor 23 tahun 2020 yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Kegiatan ini dilaksanakan di Kota Salakan bertempat di depan SMAN 1 Tinangkung pada pukul 09.00 sampai dengan 11.10 Wita. Selasa, (01/12/2020).

Total 24 (Dua puluh empat) orang pelanggar prokes diantaranya laki-laki berjumlah 22 orang dan perempuan 2 orang. Dimana jenis pelanggaran yaitu tidak memakai masker dan jenis sanksinya berupa teguran lisan/tertulis sebanyak 6 orang dan kerja sosial 18 orang dengan bobot sanksi ringan dan sedang.

Salah satu pelanggar mengatakan bahwa dirinya lupa menggunakan masker saat keluar rumah, hal ini menandakan bahwa masih rendahnya kesadaran masyarakat di BanggaiKep tentang bahayanya virus korona.

“Saya tadi baru selesai makan jadi belum pakai masker,” ucap salah satu pelanggar prokes yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, alasan lain yang ditemukan pada pelanggar prokes, pelanggar hanya menyimpan masker di saku bajunya.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Kabid Linmas) Abd. Azis T. Lumbon menjelaskan bahwa, “Memiliki dan menggunakan itu berbeda, yang kami tekankan disini adalah menggunakan masker bukan memiliki masker.”

“Jadi jika anda memiliki masker namun tidak menggunakannya tetap kami akan berikan sanksi sesuai Perbup yang berlaku,” ucap Azis saat memberikan teguran kepada pelanggar tersebut.

Dalam operasi yustisi, unsur yang terlibat yaitu anggota TNI 3 orang, POLRI 3 orang, Sat-Pol PP 6 orang, Dinkes 2 orang, BPBD 2 orang, Dishub 2 orang dan Bagian Hukum 1 orang. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Pelayanan Puskesmas Saleati Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kembali dibuka setelah sempat ditutup selama dua hari.

Puskemas tersebut ditutup sejak tanggal 9 sampai dengan 10 November 2020. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penyebaran virus corona di Kabupaten BanggaiKep khususnya di Kecamatan Liang.

Kepala Puskesmas (Kapus) Wiro Lepong, saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep via WhatsApp membenarkan hal tersebut.

Wiro menyampaikan, puskesmas tersebut ditutup karena beberapa tenaga medisnya reaktif saat di rapid tes.

“Dengan begitu, para medis yang reaktif rapid test sudah melakukan karantina mandiri, seperti yang telah dianjurkan. Itu alasan mengapa puskesmas Saleati ditutup selama dua hari,” ungkapnya.

“Karena alasan pelayanan, di tanggal 11 November puskesmas tersebut kembali dibuka, namun pelayanannya diminimalisir hanya enam orang yakni empat orang dari Puskesmas Patukuki dan dua dari Puskesmas Mansamat. Dengan ketentuan hanya rawat jalan, bukan rawat inap,” jelas Kapus.

Kapus berharap penyebaran pandemi Covid-19 ini cepat teratasi, sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut segera kembali normal seperti semula. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Pelatihan Pemandu Wisata Snorkeling Tahun 2020.

Pelatihan tersebut resmi dibuka oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam di salah satu Cafe Jalur Dua Salakan Rabu, (04/11/2020).

Kegiatan dihadiri oleh Ketua DRPD Banggaikep Rusdin Sinaling, Wakil Ketua II DPRD Eko Wahyudi, ST, Anggota DPRD Sadat Anwar Bilahia dan Bikham Masso, Asisten dan Staf Ahli Setda, Kadis Pariwisata Banggaikep Steven Moidady SE, MSi, narasumber serta peserta pelatihan.

Diawali dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan Doa oleh Moh. Akbar S.Pd, selanjutnya Laporan panitia yang dibacakan oleh Ketua Bidang Estimasi Pariwisata Siti Sarah, SE dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Dalam sambutan Kadis Pariwisata BanggaiKep Stevan Moidady mengatakan, “Malam hari ini saya sangat berbangga hati dan berterima kasih karena ditempat ini hampir semua elemen pendukung pariwisata bisa hadir ditempat ini.”

“Pelatihan Snorkeling merupakan pelatihan atraksi untuk melihat keindahan bawah laut dan Banggai Kepulauan punya potensi keindahan bawah laut yang mesti kita kembangkan,” jelas Stevan.

Selanjutnya Kadis Pariwisata juga mengungkapkan harapannya kepada teman-teman Pokdarwis, “Saya mengharapkan supaya mengikuti kegiatan ini karena kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting bagi kita untuk kita mengeksplorasi kepariwisataan kita dalam hal wisata bawah laut.” (TrisKominfo)