Pos

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Kepala Desa Okulo Potil menghadiri acara penutupan pembinaan dan Pembekalan Majelis Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang dilaksanakan di Jemaat Getsemani Potil Klasis Leme-leme pada hari Senin (15/3/2021).

Dalam sambutanya kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian mengajak kepada segenap peserta pembinaan yang terdiri dari pendeta, penatua, Syamas dan kostor GPIBK yang ada diwilayah pelayanan Klasis Leme-leme “Mari kita sama-sama berperan aktif besama pemerintah dalam upayah pencegahan penyebaran Covid-19 untuk menerapkan protokol kesehatan dengan membudayakan 3 M dalam setiap kegiatan gerejawi”.

“Saya berharap para pelayan gereja dapat terus mengingatkan anggota jemaatnya untuk tetap berpedoman pada penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir dalam setiap kegiatan gereja baik digedung gereja maupun rumah Jamaat tetap mematuhi protokol kesehatan.”

“Sebab belum ada edaran dari pemerintah baik daerah dan pusat untuk mengabaikan penerapan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker dan lain-lain walaupun sudah ada tahapan vaksinasi.” tutup kades Okulo Potil. (AmosKominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Jumlah kasus penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang akrab kita dengar virus Corona yang penyebarannya masih terus terjadi bahkan meningkatkan akhir-akhir ini kasus terkonfirmasi, Probabel bahkan sampai meninggal.

James H.D Pinontoan selaku Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan disela kegiatan monitoring vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan tahap pertama (9/2/2021) mengatakan bahwa sampai saat ini Covid-19 belum ada obat yang dapat mematikan virus Corona.

Sedangkan vaksinasi adalah langkah yang diambil oleh pemerintah dalam mengurangi penularan Covid-19 serta kematian akibat Covid-19 dan vaksin bertujuan meningkatkan kekebalan melindungi kita agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi ditengah adaptasi kebiasaan baru sebagaimana sambutan Pak Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pada acara Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I Kab. Banggai Kepulauan.

“Sesunggunya cara ampuh untuk lawan penyebaran Covid-19 yang terus terjadi adalah kita tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Pencegahan Covid-19, bahkan menjadikan itu gaya hidup kita dengan membiasakan setiap saat dan waktu,” ucap James

Sambungnya, “Karena sampai saat ini tidak ada cara ampuh dibelahan dunia ini yang ditemukan untuk melawan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta menjaga jarak.”

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan dan mengumandankan hal yang sama cara ampuh melawan Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ajuran minum vitamin, makan-makan bergizi, banyak konsumsi buah dan sayur itu hanya tambahan saja, tapi yang ampuh dan jitu untuk lawan penyebaran Covid-19 adalah membiasakan dalam hidup 3 M,” jelas James. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Guna mastikan bahwa pelaksanan Vaksinasi Covid-19 bagi sejumlah tenaga medis (Nakes) yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan berjalan dengan aman dan lancar pasca pencanangan vaksinasi Covid-19 yang dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Kombes Pol. (Purn) H. Rais D. Adam pada hari Senin (8/2/2021).

Plt. Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan dr. James H.D Pinontoan bersama Juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Kab.Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM bersama rombongan melaksanakan monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 %di Puskesmas dan Rumah Sakit, Selasa, (9/2/2021).

dr. James Pinontoan saat dijumpai di Puskesmas Tataba Kecamatan Buko mengatakan tujuan monitoring ini adalah untuk memastikan apakah vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis sudah mulai dilaksanakan dan apa yang menjadi hambatan dan kendala dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Kami berharap semua tenaga kesehatan yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk divaksin Covid-19 harus segera di Vaksin Covid-19, agar kita ada perlindungan diri sebab nakes adalah garda terdepan dalam memerangi penyebaran Covid-19, yang akan selalu bersentuhan dengan para pasien ketika datang memeriksakan kesehatan dan berobat,” jelas Plt. Kadis Kesehatan BanggaiKep.

Lanjut James, “Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Presiden Ir.Joko Widodo yang mengambil keputusan dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, yang harus diprioritaskan adalah para tenaga medis.”

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kab. Banggai Kepulauan Arabia Tambrin, SKM mengingatkan bagi tenaga kesehatan untuk dapat menjadikan panutan dalam memerangi Covid-19, serta tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Karena dengan divaksin Covid-19 bukan berarti virus Corona mati atau hilang, cara yang tepat dengan memerangi penyebaran Covid-19 adalah dengan terus menerapkan protokol kesehatan yakni membiasakan untuk memakai Masker, mencuci Tangan dan menjaga Jarak,” terang Jubir. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tahap I di Kabupaten Banggai Kepulauan sudah digelar hari ini Senin, 8 Februari 2021 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam.

Rais Adam melalui sambutannya pada acara pembukaan pencanangan Vaksinasi Covid-19 Tahap I Kab. Banggai Kepulauan menekankan bahwa vaksin Covid-19 bukan pengganti protokol kesehatan tetapi sebagai upaya melengkapi strategi dalam melawan Covid-19.

“Untuk itu semua komponen masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan agar dapat melaksanakan vaksin Covid-19 sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan dengan tidak mengabaikan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Bupati.

Vaksin Covid-19 bertujuan untuk mengurangi penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan serta kematian dampak akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Dalam sambutanya pun Bupati Rais Adam mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam melawan penyebaran Covid-19, “Peran serta masyarakat adalah kunci keberhasilan penanganan Covid-19, oleh karena itu tetap terapkan protokol kesehatan, vaksinasi covid-19 dan menjalankan tes, isolasi mandiri dan pengobatan sesuai standar, maka kita akan keluar dari pandemi ini dan kembali hidup sehat dan produkti.” (Sumber Jubir Satgas Covid-19 BanggaiKep/ AmosKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam mengeluarkan Perbub Nomor 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rais Adam menginstruksikan kepada semua jajaran Pemda BanggaiKep, agar sebelum dilakukan penindakan harus disosialisasikan terlebih dahulu baru ditindaki sesuai apa yang tertuang dalam Perbub.

Menindaklanjuti instruksi Bupati Banggai Kepulauan dalam penerapan Perbub Nomor 23 Tahun 2020, Kepala Desa Malanggong Isak Monggilali disela acara pemakaman di Malanggong (25/9/2020) menegur serta mengingatkan kepada masyarakat yang tidak mengenakan masker ketika berada diluar rumah atau dalam kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

“Jangan lagi kita anggap reme dan serta pandang enteng dengan penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, karena sudah ada aturannya baik Peraturan Gubernur No. 32 Tahun 2020,” kata Isak.

“Serta Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penerapan Hukum Protokol Kesehatan, dalam aturan ini jelas ada sanksi jangan bagi pelanggar, jadi budayakan untuk pakai masker, jaga jarak serta sering cuci tangan dengan sabun,” sambung Isak.

“Jangan main-main siapa yang berada di wilayah Desa Malanggong ketika tidak mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19 akan kami tindak dengan tegas berdasarkan prosedur yang tertuang didalam Perbub Banggai Kepulauan No.23 tahun 2020,” tegas Isak.

Dalam kesempatan yang sama kades Malanggong beserta aparat desa membagikan masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker.(AmosKominfo)