Labasiano, BanggaiKep.go.id – Masjid Nur Iman Desa Labasiano Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar berbagai lomba tradisional baik dari usia anak-anak, pemuda, bahkan sampai orang tua.

Lomba yang digelar dalam rangka menyambut hari kemenangan penuh berkah, memeriahkan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/ 2021 Masehi yang jatuh pada hari Kamis, 13 Mei 2021.

Masjid Nur Iman Labasiano menggelar lomba tradisional setelah pelaksanaan Salat Idul Fitri yang dipusatkan di lapangan Desa Labasiano.

Menurut salah satu jemaah Masjid Nur Iman Labasiano, lomba yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“Adapun lomba yang dilaksanakan yakni Volly Ball, Futsal, Tarik Tambang, Lari Karung, Gigit Leper dan Tarik Odong-odong yang terbuat dari pelepah pinang, yang dikuti mulai dari usia anak-anak, orang dewasa sampai dengan orang tua,” tutur Nurmaya Mambuhu.

“Lomba ini hanya khusus diikuti oleh jemaah Masjid Nur Iman Labasiano tidak diperkenankan untuk orang yang dari luar,” tambah Maya. (AmosKominfo)

Tolulos, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tolulos Kecamatan Peling Tengah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan memanfaatkan bahan yang bersumber dari limbah rumah tangga dan yang mudah ditemukan disekitar kita.

PJ. Kepala Desa Tolulos, Adi Stiven Maukar, S.Sos saat dihubungi pada hari Jumat (14/5/2021) memaparkan bahwa tujuan dilaksanakannya pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dalam upaya meningkatkan hasil panen masyarakat Desa Tolulos dibidang pertanian.

“POC yang dibuat dengan memanfaatkan limbah air cucian beras dan air kelapa dicampur dengan rebung bambu (Sumpol) dan gula aren,” ucap Adi Maukar.

Sedangkan tutorial dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) PPL UPTD  Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kec. Peling Tengah Kab. Banggai Kepulauan, Bapak Irpan.

Adi berharap dengan dilaksanakannya pelatih ini masyarakat Desa Tolulos sudah bisa membuat pupuk organik cair sendiri serta dapat meningkatkan hasil pertanian mereka terutama tanaman Holtikultura. (Amos Kominfo)