Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar mediasi terkait Mutasi Sekertaris Desa (Sekdes) Mata Kecamatan Totikum Selatan (Tosel) menjadi Kepala dusun yang dilakukan oleh Kepala Desa. Selasa, (20/10/2020).

Proses mediasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas PMD Rahmat Labou, Kepala Bagian Hukum Setda Jalil Tangkudung, Camat Tosel Aprianto Pamolango, Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo dan masyarakat desa Mata lainnya.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Mata Nuriani H. Diasamo bahwa Sekdes tersebut dinilai tidak aktif dalam menjalankan tugasnya serta dituduh memalsukan tanda tangan Kades tanpa tujuan dan alasan yang jelas sehingga Sekdes dimutasi menjadi Kepala Dusun.

Sementara Sekdes merasa bahwa Kades melakukan keputusan tersebut tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepadanya.

“Masih ada lagi permasalahan, sekdes mengganti password komputer Desa menjadi ‘Kades setan’ dan juga menggelapkan Pajak Desa sebanyak enam puluhan juta tanpa pertanggung jawaban,” ungkap Nuriani.

Beberapa Anggota DPR memberikan beberapa pertanyaan kepada kedua pihak dengan tujuan mendapatkan solusi yang terbaik. Namun lagi-lagi kesimpulan mediasi terakhir dikembalikan pada pihak desa untuk kembali memikirkan jalan keluar terbaik.

“Kami kembalikan untuk desa untuk memikirkan kembali semua pihak untuk mencari solusi, kami menunggu hasilnya dan kami akan rapat pendapat hasilnya,” ucap Wakil Ketua Komisi I Samsul Saimbi. (TrisKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Banggai Kepulauan gelar Sosialisasi Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa, (20/10/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Setda BanggaiKep Abderiana Loto, MM mewakili Ketua Tim Penggerak PKK, Staf Ahli Setda BanggaiKep Ekasilawati Sipatu, Kadis DKP Sumiati Manompo.,SP.,MM, dan peserta para pelaku usaha.

Dalam sambutan Kadis DKP Sumiati Manompo mengatakan bahwa, Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia dan berdasarkan undang-undang pangan nomor 18 tahun 2012 dan nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan pangan, mutu, dan gizi.

“Ini kita perlu cermati bersama, selain pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi kita manusia pangan ini merupakan penyedia yang harus benar-benar steril untuk kita konsumsi dan pelaku usaha yang hari ini hadir pada hari ini hanya berasal dari ibu kota saja, insyaallah kedepannya kegiatan ini akan lebih dikembangkan lagi,” ucap Sumiati.

Selanjutnya, Kadis DPK juga mengungkapkan harapannya, “Harapan kami, walaupun ini masih cukup sederhana tetapi alat yang kami gunakan di sini sudah melalui prosedur yang sudah di tetapkan oleh Dinas Kesehatan dalam hal ini balai POM, semoga kegiatan hari ini kita bisa cermati bersama, untuk bisa kita terapkan di lapangan atau di rumah produksi,” harap Sumiati.

Sementara itu, dalam sambutan Ketua TP-PKK yang dibacakan Asisten II Setda Abderiana Loto, MM juga menjelaskan Sesuai dengan undang-undang nomor 18 tahun 2012 tentang pangan, Pemerintah berkewajiban untuk menjamin keamanan pangan masyarakat dalam mewujudkan hal tersebut Pemerintah di amanatkan untuk menetapkan norma standar produk dan kriteria mutu ketahanan pangan dalam hal ini pengawasan pangan serta pangan lokal.

“Tugas kita yaitu menjamin pengawasan mutu dan keamanan pangan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah melindungi masyarakat terutama masyarakat yang membutuhkan pangan dan setiap yang diproduksi harus ada standar mutu,” jelas Abde.

Namun menurut Abderiana, banyak hal yang didapatkan di lapangan terutama di Kabupaten Banggai Kepulauan, kita lihat banyak produk atau makanan yang diberi pengawet.

“Oleh sebab itu kesehatan sangatlah penting, jadi yang perlu kita perhatikan setiap produk atau makanan adalah kualitasnya, maka marilah kita selalu menjaga mutu keamanan pangan demi kesehatan,” kata Abde.

“Terimakasih kepada ibu ketahanan pangan yang sudah banyak bergerak di bidang pertanian, terutama pengelolaan pekarangan dan juga seluruh kecamatan yang sudah ada percontohan dan ini adalah salah satu mutu, dan strategi pencegahan stunting” tutup Abde mengakhiri sambutan. (DeckyKominfo)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Ditengah meningkatnya penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Tengah dan terus bertambahnya kasus terkonfirmasi di Kabupaten Banggai, Majelis Pekerja Harian Sinode GPIBK mengajak warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) berperan aktif lawan Covid-19.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat ditemui pada Selasa, (20/10/2020) mengatakan ditengah pergumulan bangsa dan daerah ini gereja terpangil untuk berperan aktif dalam memerangi Penyebaran Covid-19 sebab gereja adalah bagian dari bangsa ini.

“Dalam setiap acara gereja yang digelar oleh Sinode GPIBK kami selalu menghimbau kepada warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan untuk melibatkan diri serta berperan aktif dalam mengatasi penyebaran Covid-19”, kata Anasir.

Bentuk peran warga GPIBK melalui hal-hal yang sederhana seperti saling mengingatkan untuk terus mematuhi himbauan pemerintah serta terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker ketika berada diluar rumah, menjaga jarak serta menghindari kerumunan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020.

“Sehingga kami memiliki Yel-yel dalam semangat bersama yakni Salam Sehat … Sehat Selalu..  Sehat Selalu…. Cuci Tangan, Pakai Masker Cuci Tangan dan Jaga Jarak,” ungakap Anasir. (AmosKominfo)

Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Okulo Potil Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan menyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagai upaya dan kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Okulo Potil dilaksanakan di Balai rakyat Desa Okulo Potil, Senin, (19/10/2020).

Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian dalam sambutannya melaporkan jumlah penerima manfaat BLT-DD Okulo Potil sebanyak 87 keluarga dengan total anggaran Rp.78.300.000 yang diperuntukan triwulan kedua yakni bulan Juli, Agustus dan September. Welon pun berharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab.

Sementara itu, Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepedulian Pemerintah baik pusat, Provinsi, Kabupaten sampai ke Kecamatan dan Desa bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19 merupakan upaya Pemerintah untuk meringankan sebagian beban masyarakat.

“Untuk itu manfaatkanlah bantuan ini dengan baik dan benar sambil kita terus melaksanakan tugas dan pekerjaan pokok kita,” kata Kori.

Pada kesempatan ini, Kori Yalume juga terus mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 guna memutuskan mata rantai penyebarannya, dengan membudayakan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, memakai masker, menjaga jarak serta hindari kerumunan.

“Mari budayakan 4M, bukan karena takut kena sanksi atas penerapan Perbub tetapi menjadi gaya hidup kita ditengah pandemi Covid-19 yang terus kasusnya semakin meningkat,” kata Kori.

Turut hadir dalam penyaluran BLT-DD Desa Okulo Potil unsur Muspika Kec. Buko, Tenaga Pendamping Desa Kec. Buko, Ketua BPD Desa Okulo Potil beserta anggota, Perangkat Desa serta penerima manfaat BLT-DD. (AmosKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Banggai Kepulauan bersama Majelis Umum Indonesia (MUI) Banggai Kepulauan melakukan pendatangan Program Dakwah Pilkada dan Pencegahan Pelanggaran Politik Uang dalam Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, Jumat, (16/10/2020).

Pendatanganan tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten dan disaksikan secara virtual oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah bersama Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan se-Kabupaten Banggaikep, serta Ketua Majelis Kecamatan se Banggaikep.

Pada kesempatan ini, Ketua MUI Banggaikep Suardi Esa mengatakan merupakan suatu hal yang baik Bawaslu Kabupaten mencoba untuk memerangi politik uang dengan pendekatan religius yang tujuannya untuk memperkaitkan keagamaan dengan sebuah metode Dakwah kepada ummat.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa ummat sebagai pelaku yang akan menentukan hak suara untuk pemimpin kedepan. Dengan Dakwah ini, kita bisa memberikan pemahaman kepada ummat untuk bisa berpolitik dengan baik dan menjelaskan bahwa berpolitik uang sangat besar dosanya apa bila terjadi di tingkat masyarakat kita”, jelas Suardi.

Suardi juga mengajak semua majelis kecamatan se- BanggaiKep untuk membantu serta mendukung program Bawaslu dalam memerangi politik uang.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Supriatmo Lumuan juga berpendapat “Selama ini kita selalu bicara soal aturan, namun kita sering melupakan peran-peran tokoh agama dan melupakan peran ulama sebagai bagian dari hal yang sangat penting.”

“Kami dari Bawaslu Banggai Kepulauan merasa perlu melibatkan MUI sebagai tanggungjawab moral dan tanggungjawab agama untuk mendidik publik dalam hal ini berkaitan dengan bahaya politik uang”, sambung Supriatmo.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan keputusan dan membuat himbauan bersama dalam bentuk poster dan merangkumkan dua judul khutbah mengenai bahaya politik uang”, lanjut Supriatmo.

Selanjutnya kata Supriatmo, “Kami akan menempelkan himbauan tersebut di 131 mesjid yang ada di Banggai Kepulauan yang sebelumnya sudah kami identifikasi terlebih dahulu.”

“Kami Bawaslu juga berencana akan melakukan takbir akbar namun kami akan menyesuaikan dengan situasi Pandemi yang sedang terjadi saat ini”, tutur Ketua Bawaslu. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Harapan Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam peresmian tambatan perahu di Desa Liang yaitu dapat menambah semangat untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi laut.

Hal ini diungkapkan Bupati dalam sambutannya pada peresmian tambatan perahu dan penandatanganan prasasti yang dilaksanakan di Desa Liang Kecamatan Liang kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa, (13/10/2020).

“Dengan adanya tambatan perahu ini, diharapkan akan menambah semangat kita untuk lebih meningkatkan pelayanan kita dari apa yang telah kita kerjakan selama ini,” ucap Rais.

Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Bupati juga menyampaikan rasa terimakasihnya, “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang dengan ikhlas memberikan dukungan sehingga tambatan perahu ini bisa berdiri seperti sekarang ini.”

“Tambatan perahu ini tentu menjadi dambaan bagi kita semua, kami berharap tambatan perahu ini bisa digunakan secara maksimal untuk meningkatkan pelayanan secara keseluruhan,” tambah Bupati.

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita bersama-sama menjaga dan memelihara tambatan perahu ini dengan sebaik-baiknya agar bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi berbagai pihak yang telah memberi dukungan moral maupun material untuk pembangunan tambatan perahu ini,” tutur Bupati.

“Saya mengharapkan kepada para regulator dalam pengawasan perlu peningkatan pemahaman dan penyelarasan kinerja antar instansi/stecholder pengusaha angkutan dan pengguna jasa bidang angkutan laut mutlak harus dilakukan,” lanjut Bupati.

Ada 5 (Lima) tambatan perahu yang diresmikan secara bersamaan dan peresmian tersebut dipusatkan di desa Liang, empat tambatan perahu lainnya diantaranya berada di desa Bungin Kecamatan Tinangkung, di desa Lobuton Kecamatan Totikum Selatan, di desa Bakalinga dan Montop Kecamatan Bulagi Utara. (DeckyKominfo)

Salakan, Banggaikep.go.id –  Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) gelar Rapat Koordinasi Pembentukan Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19 pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 di Ruang rapat Sekertaris Daerah BanggaiKep, Kamis, (15/10/2020).

Rapat tersebut dipimpin oleh Bupati BanggaiKep H. Rais D. Adam dan dihadiri oleh Unsur Forkopimda Banggai Kepulauan, Ketua Bawaslu BanggaiKep, Tim Satuan Tugas penanganan Covid-19 serta Kepala Kesbangpol.

Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk membentuk kelompok kerja dalam  menghadapi pemilu Gubernur, Bupati dan Walikota pada bulan Desember 2020 mendatang.

Dalam pembentukan kelompok kerja tersebut, terdapat beberapa bagian-bagian kelompok.

“Hari ini kita rapat berkaitan dengan rencana pembentukan kelompok kerja dan mendesain program-program yang akan dilakukan untuk penanganan Covid-19 dalam menghadapi pemilu Gubernur mendatang”, ucap Rais.

“Saya harap, kita bisa membangun kerjasama yang baik demi terwujudnya kembali Bangkep zona hijau,” lanjut Bupati.

Selanjutnya Ketua Bawaslu BanggaiKep Supriatmo Lumuan, S.Sos., M.Si memaparkan beberapa materi atau penjelasan terkait kelompok kerja yang dimaksud.

“Kelompok kerja ini terdiri dari tiga kelompok antara lain pencegahan, pengawasan, penindakan. Untuk mengetahui siapa-siapa yang akan di masukkan di dalam bagian-bagian ini saya meminta usul dan saran dari kawan-kawan sekalian terutama dari pak Bupati,” jelas Supriatmo.

Setelah melakukan diskusi beberapa saat, maka didapatkan kesimpulan bahwa pertama kelompok pencegahan di tangani oleh pihak Bawaslu, Kelompok Pengawasan oleh Tim Satgas dan Unsur TNI dan Kelompok Penindakan oleh Unsur Polri. Sementara untuk sekertaris kelompok diisi oleh Jalil Tangkudung dan Basri. (TrisKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Peresmian 5 (Lima) Tambatan Perahu dan Penandatanganan Prasasti yang dipusatkan di Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Selasa, (13/10/2020).

Adapun lima tambatan perahu yaitu berada di desa Liang Kecamatan Liang, di desa Bungin Kecamatan Tinangkung, di desa Lobuton Kecamatan Totikum Selatan, di desa Bakalinga dan Montop Kecamatan Bulagi Utara.

Peresmian tambatan perahu dan penandatanganan prasasti di Desa Liang ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Ny. Sartini R. Adam dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakapolres BanggaiKep Kompol I Made Darma, SH, Perwira Penghubung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno, Kadis Perhubungan Suripto Nurdin S.sos, Kepala Bappeda Muh. Aris Susanto, SE., MM, Kepala Desa serta masyarakat desa Liang.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa liang khususnya di bidang pelabuhan agar mempermudah akses transportasi laut dari dan menuju luar daerah liang.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam sambutannya mengatakan, “Pembangunan 5 (Lima) buah tambatan perahu ini adalah bentuk tanggungjawab pemerintah kepada rakyat, dalam hal ini pelayanan akses transportasi.”

“Pemerintah yang dimaksud adalah pemerintah pusat yang dikomandoi oleh Presiden H. Ir. Joko Widodo, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dikomandoi oleh Bapak Gubernur Drs. Longki Djanggola, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dikomandoi oleh saya sendiri,” ungkap Bupati Rais.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat liang untuk menjaga dan merawat tambatan perahu (pelabuhan) dikarenakan merusak itu mudah dari pada merawatnya,” ucap Bupati Rais.

Pada kesempatan yang sama, Irfan Mayang, SH mewakili Camat Liang juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang telah membangunkan pelabuhan di desa liang.

“Dengan adanya tambatan perahu ini, pastinya akan mempermudah masyarakat untuk melakukan perjalanan laut dari Liang ke Banggai dan sebaliknya,” ujar Irfan Mayang.

Pada akhir sambutan, Bupati juga mengharapkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal ini diutarakan sebagai bentuk upaya Pemerintah untuk mencegah terjadinya kasus penularan Covid-19 di Kecamatan Liang Kab. Banggai Kepulauan. (AkriKominfo)

Talas-talas, BanggaiKep.go.id – Peresmian Gedung Gereja Jemaat Bethesda Talas-Talas membawa sukacita dan kegembiraan bagi warga Jemaat Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) khususnya Jemaat Bethesda Talas-talas Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep).

Kabarnya, Gedung Gereja yang dibangun kurang lebih selama hampir 20 tahun akhirnya dapat terselesaikan dan diresmikan pada Sabtu, 10 Oktober 2020.

Kegiatan diawali dengan prosesi para Pendeta dan Majelis Jemaat berjalan menuju gedung gereja, sampai didepan gedung gereja pengalungan bunga bagi Ketua Sinode GPIBK dan Plt. Camat Buko.

Selanjutnya pengguntingan pita oleh Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos dan pembukaan pintu gedung gereja oleh Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th.

Setelah para Pendeta dan Majelis Jemaat berada di dalam gedung gereja, masuk pada ibadah yang dilayani oleh Pdt. Hanok Maasi, S.Th selaku Wakil Ketua I Sinode GPIBK dengan Khotba diambil dari kitab Mazmur yang menekankan “Sungguh Alangkah Bahagia dan Indahnya Apabila Saudara Diam Dengan Rukun”.

Dalam sambutan Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos. menyampaikan ungkapan terimah kasih kepada pimpinan gereja dan para umat yang dimana sudah boleh berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program Pemerintah baik dalam bidang pembangunan serta menjaga kehidupan bersama dalam keragaman.

“Kiranya dengan tersedianya fasilitas sarana peribadatan ini, Jemaat semakin aktif dalam kegiatan peribadatan,” ucap Kori.

Sesudah ibadah, dilakukan Penandatangan Prasasti Pengresmian dan Pengthabisan Gedung Gereja Jemaat GPIBK Bethesda Talas-talas oleh Ketua Sinode GPIBK dan Plt. Camat Buko.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutannya terus mengajak warga gereja untuk terus maju dan jangan ketinggalan ditengah pesatnya perkembangan IPTEK, gereja harus terus menyuarakan suara kenabiannya.

Pdt. Anasir pun berharap dengan adanya fasilitas peribadatan yang layak iman jemaat semakin bertumbuh serta diwujudkan dalam kehidupan bersama. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam pimpin rapat kerja bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Senin, (12/10/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat kantor Bupati BanggaiKep dan dihadiri Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT, Wakapolres Kompol I Made Dharma, SH, Pabung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno, Asisten I Setda, Kepala OPD serta Satgas penanganan Covid-19 BanggaiKep.

Bupati Rais D. Adam mengapresiasi penanganan covid-19 oleh Satgas mulai dari penjagaan di pelabuhan, dakam kota Salakan, Kecamatan-kecamatan bahkan sampai di Desa-desa. “Satgas yang bertugas harus tahu membedakan penumpang yang turun dari kapal, mana dari luwuk dan mana yang bukan,” ucap Rais.

https://banggaikep.go.id/portal/belum-24-jam-satgas-penegak-hukum-prokes-banggaikep-sudah-gelar-operasi-yustisi-perbub-23-2020/

“Adapun persoalan kekurangan alat-alat dan bahan di lapangan, segera dilaporan kepada saya,” lanjut Bupati.

“Sudah menjadi kewajiban Bupati untuk mengusulkan ke Gubernur dan pihak sudah mengetahui akan hal itu, lagipula ada pos dana untuk itu, apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh Satgas covid-19, maka segera dicairkan,” tambah Rais.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati memastikan pelayanan Roda pemerintahan tetap berjalan secara normal, apabila ada kantor yang tutup tapi pelayanan publik harus tetap maksimal.  Ditutup untuk sementara karena akan dilakukan tindakan desinfeksi oleh Petugas.

“Kantornya boleh tutup, tapi bukan tutup selamanya, pelayanan tetap ada, maksimal dan profesional,” tandas Bupati.

“Kita harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, jangan ada terjadi setiap orang yang sakit dinyatakan kena virus Covid-19” lanjut Bupati.

Mengenai kasus 2 (Dua) orang yang terpapar covid-19 di Kecamatan Buko Selatan, Bupati mengharapkan agar secepat mungkin diadakan langkah-langkah protokol penanganan Covid-19.

Bilamana terdapat ada indikasi masyarakat yang mengalami gejala bersin atau batuk-batuk, hendaknya dilakukan upaya isolasi mandiri dan terdapat juga rumah isolasi yang telah disediakan oleh pihak Satgas Covid-19 kecamatan dengan jarak 100 meter dari pemukiman warga.

“Saya selaku Bupati Banggai Kepulauan sangat mengharapkan kerjasama yang baik antara semua pihak, agar situasi penyebaran virus covid-19 segera kita tuntaskan dan kita bisa beraktifitas normal kembali,” harap Rais.

“Kita harus tetap mengedepankan langkah-langkah pencegahan, seperti terus mensosialisasikan untuk menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah,” tutur Bupati. (AkriKominfo)