Salakan, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan Sidang Sinode Am Gereja-gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (SAG SULUTENGGO) yang sempat ditunda pelaksanaannya bakal dilaksanakan pada tanggal 6-9 Oktober 2021 bertempat di Jemaat GPIBK Toksion Tampodau Klasis Salakan, Kab. Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan Sidang Sinode Am Gereja-gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo yang bakal digelar di Ibukota Salakan bukan saja hanya akan dihadiri oleh pimpinan gereja Anggota SAG SULUTENGGO tetapi juga akan dihadiri pejabat penting pemerintah yang diantaranya adalah Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pembagunan Regional Sulawesi.

Ketua Sinode Gereja Protestan Indonesia di BanggaiKep (GPIBK) Pdt. Anasir Suayong, M.Th saat dijumpai di Kantor Sinode GPIBK di Desa Bulagi Dua pada hari Jumat (24/9/2021) mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan Sidang SAG Sulutenggo di Salakan bukan saja hanya akan dihadiri oleh petinggi dari 13 Sinode  Anggota Gereja-gereja yang ada di Sulawesi Utara Tengah dan Gorontalo tetapi juga bakal dihadiri oleh pejabat penting pemerintah baik dari provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo.

“Salah satunya Gubernur Sulawesi Utara Bapak Pnt. Olly Dondokambey yang juga merupakan Ketua Umum Pembagunan Regional Sulawesi, tentunya ini suatu keuntungan bagi kita di Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tuan rumah pelaksanaan Sidang Sinode Am Gereja-gereja Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo yang kegiatan akan dipusatkan di ibukota Salakan,” ucap Pdt. Anasir.

Lanjut Pdt. Anasir Suayong, “Kehadiran Bapak Olly Dondokambey selaku Ketua Umum Pembagunan Regional Sulawesi dalam Sidang SAG SULUTENGGO akan memaparkan materi “Visi Misi Strategi Pembangunan Regional Sulawesi di Era Digital dan New Normal Pandemi COVID-19″ ini suatu keuntungan daerah kita agar kita dapat mengetahui rencana pengembangan pembangunan dikawasan Sulawesi.”

“Serta tidak akan menutup kemungkinan karena beliau juga merupakan Gubernur mungkin kedepan ada hubungan  kerjasama antara Pemda Banggai Kepulauan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam pengembangan perekonomian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pdt. Anasir.

“Dan juga dalam berbagai bidang misalnya pendidikan karena banyak anak-anak kita yang sedang menuntut ilmu di beberapa perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Utara,” tambah Ketua Sinode GPIBK. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Undang-undang No. 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) Ke-61 yang bertempat di Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung hikmat dengan memperhatikan protokol kesehatan, Jumat, (24/09/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Sekretaris Daerah BanggaiKep Rusli Moidady, ST.,MT, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perumahan, Kepala Bapenda, Kepala DPMPTSP dan undangan yang hadir.

Dalam sambutan tertulis Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil yang di bacakan oleh Sekretaris Daerah mengatakan terkait tata ruang, Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan inovasi dan terobosan Geographyc Information System Tata Ruang (GISTARU) di antara RTR-Online, RDTR interaktif, RTR-Builder, Konsultasi Publik Online, dan Protaru.

“Sejalan dengan semangat percepatan pemulihan ekonomi Nasional, hari ini akan diluncurkan Sistem Pendaftaran Online Aplikasi Loketku dan Aplikasi Permohonan Informasi Online,” ucap Sekda.

Dengan adanya layanan elektronik ini, maka masyarakat lebih yakin mengenai kelengkapan berkasnya sebelum datang ke Kantor Pertanahan dan pelayanan pertanahan secara elektronik akan meningkatkan efisiensi waktu, biaya, dan transparansi pelayanan.

Dalam rangka memerangi Kejahatan Pertahanan atau yang kita kenal dengan Mafia Tanah yang semakin meresahkan masyarakat, Kementerian ATR/BPN bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) untuk bersama-sama mengurangi dan memberantas Mafia Tanah sampai ke akarnya.

“Bagi pegawai Kementerian ATR/BPN baik ASN maupun PPNPN jangan sekali-kali menjadi bagian dari Mafia Tanah, saya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas bahkan memecat oknum yang terbukti terlibat,” tegas Sekda.

Dalam rangka percepatan PTSL, Menteri Agraria dan Tata Ruang mengajak Gubernur, dan Bupati/Wali Kota untuk menyukseskan program ini dengan membantu masyarakat yang kurang mampu melalui penyediaan antara Pra-PTSL serta membantu meringankan beban masyarakat dengan pengurangan atau bahkan penghapusan BPHTB sehingga target tahun 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar dapat dicapai.

Disamping itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada para Gubernur, Bupati/Wali Kota, Camat, Kepala Desa dan Lurah yang selam ini telah bekerja keras bersama-sama jajaran Kementerian ATR/BPN dalam menyukseskan Program Strategis Kementerian ATR/BPN.

“Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Agraria dan Tata Ruang kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN semoga dengan momentum peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional kali ini kita wujudkan pelayanan yang terbaik bagi kepentingan Bangsa dan Negara tercinta serta apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah untuk banyak orang,” tutupnya. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Mulyono S.E.AK.,MM berkunjung ke Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dalam rangka Monitoring Penangan Covid-19 dan Vaksinasi di Kabupaten BanggaiKep.

Kunjungannya tersebut bersama Sekretaris Kesehatan Prov. Sulteng dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah BanggaiKep, Asisten II dan III Bupati, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD, juga undangan lainnya di ruang kerja Wakil Bupati BanggaiKep,  Kamis, (23/9/2021).

Pj Sekprov Sulteng menyampaikan, ” Penanganan covid-19 Kabupaten Banggai Kepulauan informasi terakhir yang saya dapatkan sangat rendah yang terkena, semoga tidak ada lagi yang terkena covid di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Untuk vaksin ini sangat penting karena dari analisa dan penelitian bahwa orang meninggal karena covid-19 itu 98% karena belum di vaksin tentu ada pengaruhnya ini saya rasakan sendiri,” ucap Pj Sekprov Mulyono.

Selanjutnya, penyampain dari Sekretaris Kesehatan Provinsi Sulteng Alvina A. Deu, SKM, M.Si mengatakan, “Sesuai yang di sampaikan oleh Pak Sekprov bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan tidak ada kasus yang meninggal laporan kemarin namun kasusnya berjumlah 7 kasus di RS Trikora dan juga masih ada yang di rawat.”

“Dan menyangkut vaksin bukan hanya di Sulawesi Tengah yang bermasalah terkait vaksin tapi memang hampir seluruh Indonesia,” tambah Alvina.

“Antusias masyarakat untuk di vaksin sudah sangat tinggi dan ini memang yang sudah di vaksin harus sudah mengupdate didalam aplikasi pedulilindungi karena semua ini harus menggunakan barcode jika kita akan berpergian ataupun naik pesawat, seluruh masyarakat di harapkan menggunakan pedulilindungi di dalam aplikasi,” tutur Sekretaris Kesehatan Prov. Sulteng. (RoyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Disemilasi Informasi dengan tema ‘Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sadar Pangan Aman, Mandiri dan Berdaya Saing di Masa Pandemi” yang dilaksanakan oleh BPOM Kabupaten Banggai bertempat di Ruang rapat kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (23/9/2021).

Disemilasi yaitu penyebaran informasi kepada kelompok atau individu guna memperoleh informasi, timbulnya kesadaran, serta mengubah perilaku yang akhirnya mampu memanfaatkan informasi tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kab. Banggaikep, Kapolres, Kepala Dinas Perizinan, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Banggai, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kepala OPD serta pelaku UMKM BanggaiKep.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Banggaikep Ekasilawati Sipatu, AMK S.Pd.,M.Kes mengatakan, “Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini, sebab desimilasi informasi memiliki peran yang strategis dalam mendukung peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan guna melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya untuk memberikan pelayanan publik.”

Keamanan pangan merupakan tanggung jawab semua pihak yaitu mulai dari hulu, pertanian sampai ke hilir ditangan konsumen tak terkecuali pelaku UMKM seperti IRTP dan industri rumah tangga pangan.

“Kita ketahui bersama bahwa pandemi ini tidak hanya memberikan dampak pada sektor kesehatan tetapi juga berdampak pada pelaku UMKM. Pemerintah pusat maupun daerah berupaya melakukan pengembangan UMKM berdaya saing,” kata Eka.

Lanjutnya, “Salah satunya yaitu pemerintah berkewajiban meningkatkan daya saing produk pangan industri rumah tangga melalui peningkatan kesadaran dan motivasi produsen tentang pentingnya pengolahan pangan yang higenis aman dan bermutu khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah,” jelas Asisten Bupati.

Keterbukaan penyebaran informasi dapat memudahkan dalam mengakses kebijakan dibidang pengawasan obat dan makanan. Dengan begitu akan mendorong kemajuan usaha dalam memproduksi obat dan makanan yang berkhasiat dan bermutu serta berdaya saing pada situasi pandemi ini.

“Melalui kesempatan ini juga, saya menyampaikan kepada peserta diseminasi agar mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh bisa dipahami dan diaplikasikan sehingga kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Eka. (TrisKominfo)

Tinangkung, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) H. Rais D. Adam hadiri Panen Perdana Padi Sawah di Desa Tinangkung Kecamatan Tinangkung Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin, (20/09/2021).

Kegiatan di hadiri oleh, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah BanggaiKep, Ketua PKK Kabupaten BanggaiKep, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Tinangkung Selatan, dan undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati mengatakan selaku pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengapresiasi dan merasa bangga atas hasil kerja dari petani desa tinangkung dan kampung baru, dimana pada hari ini melaksanakan panen perdana padi sawah.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada dinas pertanian, pemerintah kecamatan, serta aparat desa yang juga tentu memberi kontribusi terhadap kelancaran usaha dan kerja petani padi sawah, sehingga bisa berhasil seperti saat ini,” ucap Bupati.

“Dikesempatan ini saya menyambut baik dan menaruh harapan terhadap usaha kerja petani di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan. Selaku pemerintah di daerah ini,” ujar Bupati.

Bupati Rais Adam juga berharap para petani agar terus di pacu sehingga bisa menghasilkan kualitas padi yang lebih baik dan lebih baik lagi dan sesuai dengan selera konsumen,.

“Kepada dinas teknis agar dibantu penyediaan fasilitas lumbung dan mesin penggiling, serta fasilitas pemasarannya. Saya juga berharap ke depan padi yang dihasilkan masyarakat desa tinangkung dan desa kampung baru bisa mengisi kebutuhan permintaan beras masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” harap Bupati.

“Saya mengajak kepada para petani untuk tetap giat berupaya membantu pemerintah daerah dengan menghasilkan padi dengan kualitas baik. Fungsikan lahan tidur serta tanah yang cocok untuk ditanami padi sawah,” tutur Bupati.

“Dan jangan hanya fokus pada salah satu jenis benih padi saja, tetapi mari terus berinovasi untuk menghasilkan padi yang berkualitas dan sesuai dengan selera permintaan pasar, sehingga petani padi sawah di kabupaten Banggai Kepulauan benar-benar terlihat eksistensinya,” tambahnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya di perlukan keseriusan kita semua, sehingga pendapatan perekonomian masyarakat petani pun semakin meningkat. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ramto T. Datuage., MM membuka secara resmi Sosialisasi Penerapan Aplikasi SIAP PBB (Sistem Administrasi Pengelolaan PBB) yang bertempat di Aula Inspektorat, Selasa, (21/09/2021).

Kegiatan di hadiri oleh Kepala Bapenda, Sekban, Ketua Panitia dan undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati BanggaiKep yang di bacakan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas di selenggarakannya kegiatan ini karena dengan penggunaan aplikasi Siap PBB sistem informasi pengelolaan pajak dapat mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam proses pembayaran pajak dan mempermudah monitoring pembayaran pajak.

“Untuk itu, dalam upaya optimalisasi pendapatan Daerah dari sektor pajak Daerah maka Badan Pendapatan Daerah di harapkan lebih inovatif dan peka terhadap perkembangan teknologi informasi dalam pemungutan pajak Daerah,” ucap Ramto.

Salah satu teknologi informasi yang perlu di aplikasikan yakni sistem informasi Siap PBB yang merupakan sistem administrasi pembayaran PBB yang di harapkan mempermudah layanan pembayaran PBB di Desa.

“Melalui sosialisasi ini saya berharap agar peserta dapat mengikuti dengan baik dan apabila ada hal-hal yang tidak di pahami agar di tanyakan sehingga di jelaskan secara rinci oleh pemateri manfaat aplikasi Siap PBB ini,” tutup Ramto. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ujian Tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang di laksanakan hari ini di Gedung Aula Bappeda di ikuti oleh peserta calon aparatur sipil negara berjalan lancar, Selasa, (21/9/2021).

Dalam wawancara singkat dengan Kepala UPT BKN Palu Supardi S.P.,M.Adm.SDA menyampaikan, “Walaupun ada penundaan sedikit sudah mulai berjalan sudah normal sesuai dengan sesi 1 yang sementara di laksanakan, mudah-mudahan sebentar yang sesi berikutnya tidak ada kendala lagi seperti yang kemarin.”

“Kemarin itu ada kendala dari jaringan internet penyampaian dari Telkom menyampaikan bahwa ada jaringan bawah laut yang bermasalah dengan surat yang mereka kirim juga kita sudah mengecek dan memang ada kendala dari Telkom,” ucap Supardi.

Lanjutnya, “Untuk perseta hari ini yang mengikuti tes calon aparatur sipil negara berjumlah 600 peserta, kita upayakan dengan 6 sesi dengan keseluruhan berjumlah 1.200 peserta.”

Kemudian himbauan dari Kepala UPT BKN Palu, dimohon untuk memperhatikan informasi yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi Daerah (PANSELDA) karena mereka yang mengatur tentang jadwal sesi.

“Untuk peserta yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celsius tetap kita akan layani, dengan menggunakan baju APD pada saat mereka memulai ujian nanti, setelah berjalan baru kita tinggalkan dan kita pantau dari ruang khusus sepanjang masih suhu tubuh peserta 37,3 derajat celsius dan ada rekomendasi dari dokter bisa ikut, maka kita akan ikutkan,” tutur Supardi saat ditanya apabila ada peserta yang memiliki kriteria positif covid-19.

“Tetapi kalau yang bersangkutan suhu tubuhnya sama 37,3 derajat celsius dan rekomendasi dari dokter tidak diperbolehkan artinya kemungkinan dia terkonfirmasi covid maka disampaikan kepada panitia daerah untuk nantinya di jadwalkan ulang,” tambahnya. (RoyKominfo)

Labasiano, BanggaiKep.go.id – Akibat curah hujan yang masih terus terjadi, menyebabkan plat deker yang menghubungkan Desa Tataba dan Desa Labasiano mengalami kerusakan semakin parah dan sudah ambruk, terjadi penurunan kira-kira hampir 1 dari permukaan jalan.

Meski kondisi plat deker yang menghubungkan Desa Tataba dan Labasiano ini sudah mengalami kerusakan yang parah dan sangat membahayakan jika tiba-tiba ambruk, namun tidak membuat para pengendara kendaraan roda dua untuk memutar balik kendaraan mereka untuk menggunakan jalan lain atau jalan alternatif yang ada.

Beberapa masyarakat Desa Labasiano yang tinggal disekitaran area tersebut mengatakan sejak kerusakan pada tahun 2020 lalu, Pemdes Labasiano beserta Anggota Polsek Buko, sudah melakukan penutupan akses jalan khusus untuk pengguna jalan yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Tidak bisa lagi melintas harus putar balik menggunakan jalan alternatif yang ada di jalur SMA Negeri 1 Buko turun ke jalur Puskesmas Tataba dan jalan lingkungan yang baru dibuka Pemdes Labasiano yang berada di pesisir pantai.

Tetapi sangat disayangkan pengendara roda dua tetap memaksakan diri untuk menerobos meski sudah diletakkan palang yang hanya bisa dilewati pejalan kaki.

Joni salah pengendara roda dua saat ditanya kenapa masih terus melintasi jalur ini meski sewaktu-waktu bisa ambruk dan membahayakan, Ia mengatakan, “Kalau masih bisa dilewati lewat saja, karena kalau menggunakan jalan alternatif selain berputar kondisi jalan juga rusak parah apalagi dijalan yang baru dibuka dekat pantai kalau hujan begini bagaikan melintas di kuala (sungai).”

Beberapa pengendara mobil diwawancarai (21/9/2021) saat melintas di jalur alternatif  mengatakan kiranya jembatan yang ada dapat cepat diperbaiki karena jalan alternatif yang ada rusak parah juga apalagi musim hujan selalu tergenang air.

Kerusakan plat deker ini sudah dilaporkan berapa kali sejak tahun 2020 dan tahun 2021 ini pasca semakin parahnya kerusakan yang ada juga Pemdes Labasiano sudah melaporkan, masyarakat yang dijumpai mengatakan  beberapa waktu yang lalu sudah ada dari Dinas PU yang melakukan pengukuran, kami berharap segera ada realisasi. (AmosKominfo)

Assalamualaikum warahmatullahi wabaraku dan Selamat Sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 21 September 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF Covid-19 yang tersebar di :

1. Kecamatan Tinangkung Selatan 1 kasus di Desa Paisumosoni berdasarkan Hasil Pemeriksaan spesimen Covid 19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Salakan
2. Kecamatan Tinangkung 1 Kasus di Desa Baka berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen Covid-19 dengan menggunakan Rapit Antigen oleh Fasilitas Kesehatan UPTD Puskesmas Salakan.

II Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 90 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 2 Kasus
2. Kec.Tinangkung 36 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 6 kasus
4. Kec. Totikum 9 kasus
5. Kec. Buko 1 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 6 kasus
7. Kec. Buko selatan 6 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 5 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 3 kasus
10. Kec. Bulagi 5 kasus
11. Kec. Peling Tengah 9 kasus
12. Kec. Liang 2 kasus

III. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah menghimbau agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 5 M yakni : Memakai masker, Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas

IV. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan dalam mengatasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

V. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi, untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, Semoga Tuhan Yang Maha Esa Senantiasa Meridhoi setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari Pandemi Covid 19 ini. Amin🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS tahun 2021 dan seleksi kompetensi PPPK non-guru di Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dimulai pada 13 September 2021 melalui Protokol Kesehatan (prokes) ketat dilaksanakan selama ujian untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Namun apabila ada peserta yang terkonfirmasi positif covid-19, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan keringanan bagi peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat hendak mengikuti ujian SKD CPNS 2021.

Kepala Tim Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supardi S.Pd.,M.Adm.SDA saat diwawancarai Senin, (20/9/2021) menjelaskan, “Peserta CPNS 2021 yang positif Covid-19 wajib melapor ke instansi yang dilamarnya, sehingga yang bersangkutan bisa dijadwalkan ulang untuk ikut seleksi di lain waktu.”

“Kebenaran informasi yang disampaikan kepada kita di panitia seleksi CPNS atau Panselnas akan ditentukan apakah kita bisa laksanakan,” ujar Supardi dalam wawancara pagi tadi.

Lanjutnya, “Yang sudah terlanjur datang dan lakukan scanning suhu tubuhnya diatas 37 derajat, yang bersangkutan akan diarahkan ke ruangan khusus yang telah disiapkan.”

Namun, ujian CPNS hari ini sedikit mengalami kendala, beberapa diantaranya mengeluhkan pelaksanaan ujian berbasis sistem komputer atau Computer Assisted Test (CAT) SKD CPNS 2021 terganggu akibat kendala jaringan. (TrisKominfo)