Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 10_07_2026)

Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 9 Juli 2026.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (undefined – 09_07_2026)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka penanganan inflasi daerah sekaligus menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kabupaten Banggai Kepulauan dalam menjaga keterjangkauan harga pangan dan menekan laju inflasi, khususnya menjelang awal Ramadan dan IdulFitri.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Bank Indonesia, Bulog, TPID, serta Dinas Ketahanan Pangan.

“Gerakan Pangan Murah ini kami harapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga di pasaran. Ini juga menjadi langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan menjelang bulan puasa dan hari raya,” ujar Wakil Bupati.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, telur, bawang, dan aneka bahan pangan lainnya dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Pemerintah daerah juga mengimbau para pelaku usaha dan pedagang untuk tidak memainkan harga, sehingga stabilitas pasokan dan harga dapat terjaga.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif memanfaatkan program ini sebagai bagian dari upaya bersama menekan inflasi daerah.

Dengan dibukanya Gerakan Pangan Murah pada 13 Februari 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap daya beli masyarakat tetap terjaga, distribusi pangan berjalan lancar, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rabu (11/2/2026).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, SE., ME, dan diikuti oleh sejumlah pejabat daerah serta unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Keperindag) Banggai Kepulauan Kismanto, SH., MH, Kepala Inspektorat Dra. Jeane Rorimpandey, perwakilan Polres Banggai Kepulauan Bripka Wahyudi, Kepala Bagian Ekonomi Setda Banggai Kepulauan, serta perwakilan Koramil Tinangkung Sertu Risky.

Dalam pelaksanaan sidak, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas pangan utama di tingkat pedagang. Berdasarkan hasil pemantauan, harga bahan pokok secara umum terpantau relatif stabil.

Harga beras premium tercatat sekitar Rp16.400 per liter, beras medium Rp13.083 per liter, dan beras SPHP Rp12.509 per liter. Untuk komoditas bawang, bawang merah dijual sekitar Rp70.000 per liter, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp60.000 per liter.

Sementara itu, harga cabai merah keriting tercatat Rp59.000 per liter dan cabai rawit merah Rp60.000 per liter. Daging ayam dijual seharga Rp37.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras Rp36.111 per rak.

Adapun harga gula konsumsi berada di angka Rp20.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual Rp22.000, Minyakita Rp17.000, tepung terigu curah Rp12.000, dan tepung terigu kemasan Rp13.000.

Pemerintah daerah menyampaikan bahwa kegiatan sidak ini merupakan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga serta mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadhan.  Selain itu, sidak juga bertujuan memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan stok tetap aman.

Pemda Banggai Kepulauan bersama Forkopimda berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, S.E.,M.M, mewakili Bupati Banggai Kepulauan, secara resmi membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pertemuan itu difokuskan pada penguatan stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, Selasa (10/2/2026).

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Aris Susanto, pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga inflasi tetap rendah dan stabil. Menurut dia, lonjakan permintaan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri kerap memicu kenaikan harga kebutuhan pokok jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Inflasi bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat. Karena itu pengendalian harga pangan harus dilakukan lebih awal agar daya beli warga tetap terjaga,” kata Aris.

Ia menekankan sejumlah langkah strategis yang harus segera dijalankan TPID. Di antaranya memastikan ketersediaan stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, cabai, dan bawang hingga Lebaran. Dinas terkait bersama Bulog diminta memperkuat koordinasi untuk menjaga kesinambungan pasokan.

Pemerintah daerah juga mewajibkan pelaksanaan operasi pasar murah secara masif dan tepat sasaran, khususnya di wilayah yang mengalami lonjakan harga. Selain itu, TPID diminta memperketat pemantauan harga secara real time melalui inspeksi pasar serta pengawasan jalur distribusi guna mencegah praktik penimbunan.

Aris menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk keterlibatan para camat dalam memantau pergerakan harga di tingkat kecamatan. “Kolaborasi OPD dan Forkopimda adalah kunci pengendalian inflasi,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemkab Banggai Kepulauan juga mendorong penguatan kerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah dan Bulog melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini dinilai efektif menstabilkan harga, terutama di daerah yang rawan kenaikan.

Ia mengingatkan bahwa tantangan pengendalian inflasi ke depan semakin kompleks, mulai dari dampak perubahan iklim hingga dinamika harga pangan dan energi global. Karena itu, TPID diminta terus berinovasi memperkuat strategi pengendalian inflasi daerah.

High Level Meeting TPID ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah, Kapolres Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung Kodim 1308/Luwuk Banggai, Kepala BPS, serta seluruh kepala perangkat daerah. Pertemuan ditutup dengan penegasan agar hasil rapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret, demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga.

Kegiatan bertempat di ruang kerja Wakil Bupati di hadiri Staf Ahli Bupati, Kabag Ekonomi dan jajarannya, Kepala OPD serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO).

Salakan, Banggaikep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengikuti Rapat Koordinasi Virtual (Zoom Meeting) Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh para gubernur serta bupati/wali kota se-Indonesia.

Rapat koordinasi virtual tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Pemerintah daerah setempat hadir melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten I, Rahman Hasan, ST, M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polres Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., Asisten Sekretariat Kabupaten Banggai Kepulauan Tommy Boy Luasusun, S.H., M.A.P., Kepala Dinas Pertanian Jibran Malotes, S.P., M.P., serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ketersediaan, pasokan, serta harga pangan, sekaligus memastikan keamanan dan mutu pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan, telah diterbitkan Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Satgas ini melibatkan unsur lintas kementerian/lembaga, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah.

Rapat virtual tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, selaku Ketua Pengarah Satgas Tingkat Pusat, Komjen Pol. Drs. Syahar Diantono, M.Si.

Dalam arahannya, Ketua Pengarah Satgas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengawasan distribusi pangan, penindakan terhadap pelanggaran harga, serta pengendalian mutu pangan, khususnya dalam menghadapi dinamika ekonomi dan kebutuhan masyarakat di tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan tugas Satgas di tingkat daerah, sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan dan melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan konsumen. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berperan aktif dalam pelaksanaan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan ini terselenggara dalam rangka pencapaian program pembangunan pertanian nasional Tahun 2025.

Sambutan diawali oleh Menteri Pertanian Amran Sulaeman, dan dilanjutkan sambutan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diikuti secara luring oleh jajaran pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta para kepala Desa.

Pemkab Bangkep mengikuti kegiatan tersebut melalui zoom meeting dan dilaksanakan di dua titik Kantor Dinas Pertanian yang di hadiri Asisten Setda, Wakapolres dan anggota, Kadis Pertanian, Kabid ketahanan pangan, Danramil Salakan dan anggota, para Kabid dn staf lingkungan dinas pertanian.

Pelaksanaan di Banggai Kepulauan mengacu pada surat resmi Kementerian Pertanian bernomor 001/KJF/Katimker-I/2026 tanggal 6 Januari 2026 yang ditujukan kepada Pemerintah Daerah, dalam hal ini: Kepala Dinas Pertanian Kab. Banggai Kepulauan, Camat Tinangkung
Danramil 1308-10 Salakan, Kapolsek Tinangkung, Lurah Salakan dan 14 Kepala Desa se-Kecamatan Tinangkung.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan serta memastikan kesejahteraan petani di seluruh pelosok negeri.

Presiden menyerukan agar daerah mempercepat peningkatan produksi pertanian dan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan swasembada pangan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut baik arahan tersebut dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi dengan penyuluh pertanian, perangkat kecamatan, dan para kepala desa.

Melalui pertemuan ini, Pemkab Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam:
meningkatkan produktivitas pertanian lokal,
memperluas pendampingan kepada petani,
mendorong penerapan teknologi pertanian,
serta memastikan program pembangunan pertanian nasional berjalan baik hingga tingkat desa.

Koordinator Penyuluh Kabupaten, Husin Sugala, SP, yang turut memimpin pelaksanaan di daerah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur pemerintah kecamatan dan desa. Ia berharap semangat yang disampaikan Presiden dapat menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung petani Banggai Kepulauan.

Dengan mengikuti kegiatan nasional ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan bahwa sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama sebagai pilar ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Laporan Harian Harga Sembako di Pasar Salakan pada Jumat, 26 September 2025.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (Pasar Salakan – 26_09_2025)

Laporan Harian Harga Sembako di Pasar Salakan pada Jumat 19 September 2025.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

Laporan Harga Harian (Pasar Salakan – 19_09_2025)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintahan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Serta Pengendalian Inflasi Daerah. Gerakan Pangan Murah ini melibatkan Perum Bulog Luwuk, Koprasi Pangan Sejahtera Banggai Kepulauan dan Toko Moala Salakan, Rabu (16/07/2025).

Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Rakyat 3B Kota Salakan dan dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan staf, serta masyarakat.

Dalam sambutan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes mengatakan Gerakan Pangan Murah ini adalah bagian dari program nasional yang diluncurkan oleh Pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, sehat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

“Adapun harapan Kepala Dinas Ketahanan Pangan menyampaikan harapan agar program ini dapat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Kadis.

Jibran Malotes juga berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat. “Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan dalam membeli bahan pangan pokok,” katanya.

Harapan ke Depan dengan diluncurkannya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan program ini dapat menjadi contoh yang sukses dan diikuti oleh kecamatan lainnya. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal dan mengembangkan program ini agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Masyarakat.

Gerakan Pangan Murah adalah langkah awal untuk mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik di Indonesia. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pangan yang sehat dan terjangkau.

Kegiatan ini disambut antusias oleh Masyarakat, warga memadati Lokasi tersebut untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam pasar murah yang diadakan sebagai bagian dari acara tersebut.

“Ini sangat membantu kami terutama di tengah harga pangan yang terus menerus naik,” kata seorang Masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. (Decky-KOMDIGI)