Salakan, BanggaiKep.go.id – Pada tanggal 4 Juni 2025, harga bahan pokok di Pasar Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah, tercatat relatif stabil dibandingkan dengan hari sebelumnya. Data yang dipantau dan disetujui oleh Rikman Amolwan Lawdiu ini menunjukkan bahwa sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan.
Beberapa komoditas utama seperti beras medium merek Superwin dan Santana tetap berada di harga Rp13.750 per kilogram, sementara beras premium merek Cinta Nur bertahan di Rp15.000 per kilogram. Harga cabai juga stabil, dengan cabai merah keriting di Rp80.000/kg, cabai merah besar Rp60.000/kg, cabai rawit merah dan hijau masing-masing Rp70.000/kg.
Namun, terdapat penurunan harga pada bawang merah yang turun dari Rp55.000 menjadi Rp50.000 per kilogram. Sedangkan gula pasir curah dan minyak goreng kemasan premium masing-masing bertahan di Rp20.000/kg dan Rp21.000/liter.
Harga daging ayam ras karkas dan telur ayam ras juga tidak berubah, masing-masing Rp40.952/kg dan Rp32.000/kg. Daging sapi paha belakang tetap di harga Rp150.000/kg, sementara daging sapi paha depan dan daging kerbau impor beku tidak tersedia atau tidak tercatat harganya pada hari tersebut.
Untuk ikan segar, harga ikan bandeng Rp50.000/kg, ikan kembung Rp25.000/kg, ikan tongkol Rp35.000/kg, dan ikan teri Rp120.000/kg. Harga mie instan stabil di Rp3.500 per bungkus.
Komoditas sayur dan buah lokal juga relatif stabil, dengan tomat mengalami kenaikan kecil dari Rp12.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, sementara kentang, sawi hijau, kangkung, ketimun, dan kacang panjang tetap pada harga sebelumnya.
Secara keseluruhan, pasar Salakan menunjukkan kestabilan harga bahan pokok yang menjadi indikator penting bagi ketahanan pangan dan daya beli masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan pada awal Juni 2025. (IKP-KOMINFO)











