Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, mengukuhkan jajaran Direksi Perseroan Daerah (Perseroda) PT Bangkep Sejahtera dalam sebuah acara yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan. Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat peran perusahaan daerah sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Rabu (3/6/2026).

Dalam pengukuhan itu, Bupati menetapkan Bayu Lelono Ajie, S.Kom sebagai Direktur Utama PT Bangkep Sejahtera, Yulius Galli Maurero, S.Pt sebagai Direktur Operasional PT Trikora Bangkep Sejahtera (Perseroda), serta Suardy A. Esa, S.E sebagai Direktur Keuangan dan Umum Perseroda.

Rusli Moidady menegaskan bahwa jabatan yang diemban para direksi bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Perseroda PT Bangkep Sejahtera menjadi perusahaan daerah yang sehat, maju, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Rusli dalam sambutannya.

Menurut dia, Perseroda PT Bangkep Sejahtera memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengelolaan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Banggai Kepulauan. Keberadaan perusahaan daerah juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Karena itu, Rusli meminta jajaran direksi yang baru untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan berdasarkan keunggulan lokal daerah.

“Sektor perikanan, pariwisata, perdagangan, jasa, dan sektor strategis lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Direksi harus mampu menangkap peluang tersebut dan mengelolanya secara profesional sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujarnya.

Selain fokus pada pengembangan usaha, Bupati juga menyoroti pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, hingga pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan perusahaan daerah dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

Rusli turut meminta dewan komisaris dan dewan pengawas untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna memastikan setiap kebijakan dan langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan daerah tidak semata-mata diukur dari besarnya keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan Perseroda tidak hanya diukur dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lapangan kerja, memberdayakan potensi lokal, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Bupati berharap pengukuhan direksi baru menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran Perseroda PT Bangkep Sejahtera dalam mewujudkan perusahaan daerah yang mandiri, inovatif, profesional, dan berdaya saing, sehingga mampu menjadi salah satu pilar penting pembangunan ekonomi Kabupaten Banggai Kepulauan.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri Ketua DPRD, para asisten dan staf ahli Sekretariat Daerah Banggai Kepulauan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Ekonomi, Kepala Bagian Protokol, Kepala bagian perangkat daerah terkait, jajaran Perseroda PT Bangkep Sejahtera, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Sosom, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar pertemuan dengan keluarga almarhum Ananda Azriel di rumah duka yang berlokasi di Desa Sosom, Kecamatan Bulagi pada pukul 19:00 WIB hingga selesai. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan sebagai bentuk kepedulian dan empati pemerintah daerah terhadap keluarga yang tengah berduka, Selasa (2/6/2026).

Selain Bupati, kegiatan itu turut dihadiri Direktur Utama RS Trikora Salakan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan, Pelaksana Tugas Camat Bulagi, Kepala Desa Sosom, serta masyarakat dan keluarga korban. Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan mengikuti pertemuan melalui sambungan video call.

Dalam suasana yang penuh haru dan kekeluargaan, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya Ananda Azriel. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan dukungan moral sekaligus mendengarkan langsung aspirasi, masukan, dan harapan dari keluarga korban maupun masyarakat terkait peristiwa yang terjadi.

“Kehadiran pemerintah daerah di tengah keluarga yang berduka merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kami turut merasakan kehilangan yang dialami keluarga dan berharap mereka diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, pihak Dinas Kesehatan dan manajemen RS Trikora Salakan juga memberikan penjelasan terkait berbagai hal yang menjadi perhatian masyarakat. Dialog berlangsung secara terbuka dan kondusif, dengan keluarga korban menyampaikan sejumlah harapan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Keluarga almarhum Azriel menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat di tengah suasana duka. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril sejak awal hingga berlangsungnya pertemuan tersebut.

Pertemuan berlangsung dengan tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ungkapan belasungkawa kepada almarhum Ananda Azriel.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap komunikasi yang terjalin antara pemerintah, keluarga korban, dan masyarakat dapat memperkuat rasa kebersamaan serta menjadi bagian dari upaya mencari solusi dan perbaikan pelayanan ke depan. (Roy-KOMINFO)