Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati hari Pahlawan Nasional yang ke-76 di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Rabu, (10/11/2021).

Pelaksanaan upacara ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Upacara bendera dimulai pada pukul 08:00 Wita dan diikuti oleh Unsur Forkopimda Bangkep seluruh jajaran pejabat Pemda Bangkep, ASN dan gabungan TNI-POLRI.

Upacara dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Bupati Eka Silawati Sipatu, A.MK., S.Pd., M.Kes sebagai inspektur upacara.

Peringatan hari Pahlawan tahun 2021 dengan tema “Pahlawanku Inspirasiku” kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah rela mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua.

Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna.

Inspektur upacara menyampaikan amanat dari Menteri Sosial RI  Dr. (H.C.) Ir. Tri Risma Harini, M. T pada upacara bendera memperingati hari pahlawan tahun 2021 yang intinya apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka.

“Kalau dulu mereka berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia,” ucap Eka.

Lanjutnya, Hari Pahlawan Tahun 2021 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan saling menghargai satu sama lain dan mengisi kemerdekaan dengan halhal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dengan bersamasama menjadi Pahlawan Masa kini yang dapat dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.  

“Semangat dan nilainilai kepahlawanan dapat sebagai inspirasi di dalam setiap langkah kehidupan kita,” tambahnya.

Setiap tahun pada tanggal 10 November, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Pahlawan. Hari Pahlawan perlu diperingati karena pada tanggal tersebut rakyat dengan penuh semangat bersatu padu mengusir penjajah yang berniat menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

“Selamat Hari Pahlawan Tahun 2021. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatanNya kepada bangsa Indonesia,” tutup Eka. (TrisKominfo)

Malanggong, BanggaiKep.go.id – Guna mencapai target vaksinasi di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan terlebih khusus di wilayah Kecamatan Buko, Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama dengan tim teknis Puskesmas Tataba Kecamatan Buko terus bersinergi bersama melaksanakan pelayanan vaksinasi ke desa-desa melalui kegiatan vaksin mobile.

Satgas Covid-19 Kecamatan Buko dan Puskesmas Tataba melakukan pelayanan vaksinasi mobile sebanyak 144 orang di Desa Malanggong Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (4/11/2021).

Kegiatan ini diawali dengan pengarahan dari Pemerintah Desa Malanggong yang disampaikan oleh Sekdes Malanggong dilanjutkan dengan pengarahan dari Camat Buko dan Kepala Puskesmas Tataba.

Camat Buko Winarto, ST sebelum pelaksanaan vaksinasi memberikan beberapa pengarahan sekaligus mensosialisasikan Edaran Bupati Banggai Kepulauan Nomor 140/1. 151/Dinkes Tahun 2021 Tentang Percepatan vaksinasi dalam penanggulangan Covid-19 di Kab. Banggai Kepulauan serta penegasan sangsi-sangsi administrasi yang bagi masyarakat yang belum divaksin untuk dihentikan sementara pelayanan administrasi dan jaminan sosial lainnya.

“Bukan saja hanya bagi masyarakat biasa tetapi bagi ASN, PNS, THL, Honorer serta aparat dan perangkat Desa akan dihentikan sementara pembayaran insentif dan berbagai tunjangan lainnya jika belum divaksin sebagaimana tertuang dalam surat edaran tersebut,” ucap Winarto.

Winarto juga menegaskan bahwa kita hanya menjalankan tugas dan tanggungjawab serta perintah dari atasan dalam upaya melindungi masyarakat Banggai Kepulauan dari Covid-19.

Kapus Tataba Sianti, A.Md.Kep mengatakan bahwa sampai saat ini sudah 1.800 orang yang divaksin di wilayah Kecamatan Buko dan semuanya sampai saat ini masih dalam keadaan yang sehat dan baik-baik saja.

“Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita hoax atau bohong baik dari mulut ke mulut maupun melalui medsos, jika setelah vaksin ada rekasi seperti demam dan lain-lain hubungi tenaga kesehatan,” ucap Sianti.

Disamping itu, dr. Maria Patty pun mengatakan bahwa vaksin yang digunakan sudah melewati beberapa tahapan uji klinis dalam rangka mengetahui layak tidak untuk digunakan atau dipakai sebagai vaksin dalam upaya meningkatkan kekebalan tubuh terhadap Covid-19.

“Dan bukan hanya satu dua kali uji klinis yang dilakukan tetapi berkali-kali, seperti dulu yang divaksin hanya untuk usia 17 tahun keatas, tidak bisa untuk ibu hamil dan menyusui, tetapi setalah dilakukan beberapa kali uji klinis sekarang vaksin bisa untuk anak usia 12 tahun keatas, ibu menyusui, ibu hamil 14 Minggu keatas serta mereka yang menderita penyakit-penyakit kronis lainnya yang dapat divaksin,” jelas dr. Maria.

“Jadi masyarakat jangan takut dan khwatir ketika melewati tahap Pemerintah dari meja pertama sampai keempat sampaikan yang benar dan akurat riwayat penyakit dan lain sebagainya yang ditanyakan oleh tenaga medis,” lanjut dr. Maria.

“Karena dari tahapan pemeriksaan ini akan ditentukan layak tidak kita untuk divaksin, dan jika ada reaksi dampak dari vaksin jangan takut dan panik langsung hubungi tenaga kesehatan di Desa,” tambah dr. Maria. (AmosKominfo)

Leme-leme Bungin, BanggaiKep.go.id – Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama Puskesmas Tataba terus bersinergi bersama dalam memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Buko, guna mencapai target untuk membentuk kekebalan komunitas.

Satgas Covid-19 Kecamatan Buko bersama dengan Tim Vaksinator Puskesmas Tataba melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Desa Leme-leme Bungin Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu, (3/11/2021).

Dalam pelayanan vaksinasi mobile di Desa Leme-leme Bungin sebayak 88 orang menerima pelayanan vaksin.

Kegiatan vaksinasi mobile di Desa Leme-leme Bungin dihadiri oleh Camat Winarto, ST, Kepala Puskesmas Tataba, Sianti, A.Md.Kep, PJ. Kades Leme-leme Bungin Hamlan Paepa, S.SIP anggota Polsek Buko dan Koramil 1308-13 Buko bersama Tim Vaksinator Puskesmas Tataba. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selain memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Banggai Kepulauan, berbagai upaya terus dikembangkan untuk melayani masyarakat di Banggai Kepulauan (Bangkep).

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkep lakukan visitasi izin operasional agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Banggai Kepulauan, Selasa, (2/11/2021).

Kegiatan visitasi izin operasional UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dihadiri oleh Tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Unit Transfusi Darah Sulawesi Tengah serta didampingi Ketua PMI sekaligus Kadis Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH, Wakil Ketua PMI yang membidangi Yankesmas dan UTD Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dan Sekretaris PMI.

Ketua PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH menuturkan, visitasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan UDD PMI Bangkep sebagai persyaratan memperoleh izin dari PMI Pusat.

Menurutnya, Persiapan uji kelayakan sudah dipenuhi, gedung unit transfusi darah yang representatif, kelengkapan alat laborataorium yang memadai sesuai standar UDD dan personil yang sesuai latar belakang pendidikan yang dibutuhkan serta tersertifikasi setelah mengikuti pelatihan di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pusat.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penyediaan darah transfusi yang aman dan berkualitas,” ucap dr. Abdi.

Lanjutnya, “Keamanan darah menjadi prioritas melalui skrining darah yang sangat ketat dgn alat laboratorium yang presisi tinggi. Ini untuk mencegah penularan penyakit melalui darah yang sangat berbahaya terutama HIV, hepatitis B dan hepatitis C,” jelas dr. Abdi.

Menurut Ketua Tim visitasi, persiapan dan perencanaan untuk mengelola darah transfusi di UDD PMI Bangkep sangat baik dan sangat layak.

Disamping itu, tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng mengapresiasi visitasi ini, sebab rencana yang sudah matang dilakukan UDD PMI di Banggai Kepulauan.

Tampak dalam visitasi, selain seluruh tim yang hadir melakukan pengecekan berkas dan melihat langsung peralatan dan layanan donor darah UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala UDD PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan juga memaparkan perkembangan UDD PMI Bangkep dari masa kemasa, termasuk kelembagaan, perencanaan, manajemen, capaian dan yang lainnya dipaparkan kepada seluruh Tim visitasi. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – 22 Kabupaten Banggai Kepulauan dilaksanakan pagi ini di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan pukul 09.00 WITA dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, Rabu, (03/11/2021).

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Banggai Kepulauan oleh Ketua DPRD Banggai Kepulauan Rusdin Sinaling dilanjutkan dengan laporan komandan upacara oleh Firmansah L. Sahal dari Dinas Perumahan dan pemukiman, lambang daerah Banggai Kepulauan memasuki lapangan upacara yang dibawah oleh anggota Pol PP, Pengibaran bendera merah putih oleh petugas upacara dan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara.

Selanjutnya, pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang diikuti oleh seluruh peserta upacara dan pembacaan teks UUD 1945 oleh petugas upacara.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam mengatakan bahwa, “Atas nama pemeritah provinsi Sulawesi Tengah, saya mengucapkan Dirgahayu, Selamat Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan yang ke 22 tahun 2021.”

“Semoga pembangunan di Banggai Kepulauan semakin maju dan merata, masyarakatnya makmur dan sejahtera serta memiliki kemandirian dan kreativitas untuk mengolahkembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki secara berkelanjutan,” tambah Bupati Banggai Kepulauan.

“Kita patut bersyukur bahwa dalam kurun waktu lebih dari dua dekade melakukan pembangunan, kini dapat dilihat kemajuan-kemajuan yang nampak di Banggai Kepulauan meskipun terlihat pula sejumlah celah kekurangan yang menjadi PR pembangunan, yang perlu segera diatasi dengan upaya-upaya percepatan dan kerjasama dari segnap unsur yang ada.l,” lanjutnya.

“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pemangku amanah pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan atas kinerjanya dalam memajukan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di bumi Trikora,” kata Bupati.

“Semoga momentum Hari Ulang Tahun ke 22 ini dapat menjadi inspirasi dalam membangun Banggai Kepulauan dengan dilandasi persatuan dan kebersamaan, serta akhlak dan nilai-nilai tradisi, budaya lokal, warisan para leluhur yang diangkat dalam tema HUT “POMENGGON NOA, PO KANGGI LIMA BANGUNE KOLIPU BANGGAI KEPULAUAN” YANG yang berarti “BERSATU HATI BERGANDENG TANGAN MEMBANGUN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN,” tutupnya.

Upacara berakhir dengan tepuk tangan meriah dari para peserta upacara dikarenakan Inspektur Upacara yaitu Bupati Banggai Kepulauan sendiri turun dari mimbar untuk menyapa komandan upacara dilapangan.

Setelah upacara usai, dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng oleh Bupati yang didampingi oleh Wakil Bupati, Sekertaris Daerah dan Ketua DPRD bersama istrinya masing-masing di Gedung Kantor Bupati Banggai Kepulauan.

Hadir dalam upacara peringatan HUT Banggai Kepualauan ke 22 Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan, Wakil Bupati Banggai Laut Ablit Hi Ilyas, Asisten Bupati Banggai, Seluruh pejabat daerah Banggai Kepulauan yang terlihat memakai pakaian adat nusantara serta peserta upacara yang terdiri dari ASN OPD Banggai Kepulauan. (TrisKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya dan bersinergi dalam pencegahan dan pengendalian serta penanganan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Kadis Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH saat diwawancarai saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Dusun Ebenheizer (31/10/2021) mengatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 bertumpu pada 3 pilar utama.

“Yakni penerapan protokol kesehatan 3M yang disiplin dan masif, pelaksanaan 3T yang menyeluruh serta percepatan vaksinasi dalam upaya meningkatkan kekebalan komunitas,” ucap dr. Abdi.

Menurutnya, vaksinasi adalah pilar yang sangat penting dan harus kita tuntaskan, tujuannya untuk pertahanan.

“Sebab apabila sudah 70% masyarakat yang menerima vaksin sudah membentuk kekebalan kelompok dan dapat melindungi masyarakat yang lain yang tidak divaksin karena sakit dan tidak dapat divaksin, sehingga 70% masyarakat yang sudah menerima vaksin adalah pahlawan bagi mereka yang tidak dapat menerima vaksin,” jelas dr. Abdi.

Untuk itu dalam mencapai target vaksinasi, dr. Abdi Gunawan mengatakan tidak dapat hanya dikerjakan sendiri-sendiri atau hanya beberapa kelompok saja.

“Tetapi ibarat bagaikan perang semesta yang melibatkan semua pihak dan komponen yang ada baik organisasi pemerintah, organisasi kemasyarakatan untuk bersinergi bersama-sama dalam upaya mencapai target vaksinasi sebanyak-banyaknya guna membentuk kekebalan kelompok,” ujar Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan. (AmosKominfo)

Ebenheizer, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya percepatan pelayanan vaksinasi Covid-19 diwilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banggai Kepulauan serta Satgas Covid-19 Kecamatan Buko dan Tim Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Tataba melaksanakan pelayanan vaksinasi Covid-19 di Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kecamatan Buko Kab. Bangkep pada hari ini Minggu, (31/10/2021).

Kadis Kesehatan Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH yang juga Ketua PMI Kab. Bangkep saat diwawancarai mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini dalam upaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam upaya mendorong percepatan vaksinasi di Sulawesi Tengah.

“Karena pencapaian vaksinasi sangat rendah dan juga di Banggai Kepulauan pencapaian vaksinasi sangat rendah di Sulawesi Tengah,” ucap dr. Abdi Gunawan.

“Untuk itu dalam upaya mencapai vaksinasi yang masif atau sebanyak-banyaknya tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri diperlukan peran serta semua pihak, seperti yang kita lakukan di Dusun Ebenheizer ini, dimana ada peran dari Pemerintah Kecamatan Buko, Puskesmas Tataba, organisasi kemasyarakatan seperti Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan,” jelas dr. Abdi Gunawan.

dr. Abdi juga menuturkan, “Menurut analisa para ahli akan ada pandemi Covid-19 gelombang ketiga yang diperkirakan akan muncul diakhir tahun atau awal tahun.”

Menurutnya, apabila itu terjadi yang sangat rawan adalah daerah yang vaksinasinya sangat rendah, itu ada di Banggai Kepulauan.

“Untuk itu kami terus berupaya meningkatkan pelayanan vaksinasi dalam upaya menciptakan kekebalan komunitas,” tutup Kadis Kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan Vaksin di Dusun Ebenheizer Desa Batangono, Wakil Ketua PMI Bidang Kesos dan UDD Ratnasari N. Turungku, SKM., MPH, Bendahara PMI Kalsum Pulian dan Anggota PMI serta relawan vaksinasi PMI, Camat Buko Winarto, ST, Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep dan tim Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Tataba serta anggota Polsek Buko dan Koramil Buko dan Kepala Desa Batangono.

Dalam pelayanan vaksinasi Covid-19 di Dusun Ebenheizer Desa Batangono Kecamatan Buko sebanyak 64 orang yang menerima vaksin Covid-19 dosis pertama yang terdiri atas masyarakat umum 47 orang, Ibu hamil 4 orang, pelajar 8 orang, pelayan publik 3 orang dan guru 2 orang serta 51 orang yang mendapatkan obat cacing. (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kecamatan Bulagi Utara Kab. Banggai Kepulauan mengadakan kegiatan Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2021 bertempat di BPU  Kecamatan Bulagi Utara, Rabu, (27/10/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti surat dari Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka pemutahiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tahun 2021.

Kegiatan tersebut diikuti oleh lurah dan kepala desa di wilayah Kecamatan Bulagi Utara. Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber yaitu Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan beserta tim.

Kegiatan pemutakhiran DTKS sangat penting sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi warga miskin dan orang tidak mampu serta untuk mendukung program-program penanggulangan kemiskinan.

Data yang diusulkan dalam DTKS merupakan hasil dari Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel) tentang penentuan dan penetapan warga yang dinilai layak diusulkan ke DTKS. Hasil Musdes atau Muskel tersebut dituangkan dalam Berita Acara Hasil Forum Musyawarah.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai Kepulauan, Paisal Pahil Muhammad menyampaikan bahwa kegiatan pemutakhiran DTKS perlu dilakukan dikarenakan data bersifat dinamis (berubah-ubah) dan data tersebut menjadi acuan program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan melalui bantuan sosial sehingga diharapkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Disamping itu, Camat Bulagi Utara, Nonce Yaalis, SH mengatakan bahwa untuk pemutahiran  DTKS Kecamatan Bulagi Utara sudah berjalan dengan baik, tapi masih ada beberapa desa yang perlu diperbaiki karena masih terdapat Aparat Desa yang masuk serta masyarakat yang sudah layak hidupnya dan yang pindah domisili masih terkafer.

“Sehingga masih dilakukan perbaikan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh Dinsos Kabupaten Banggai Kepulauan pada tanggal 29 November 2021,” jelas Camat Bulagi Utara. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) menjalani gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

ANBK bertujuan untuk penjaringan mutu sekolah dalam mendidik anak selama mengikuti proses pembelajaran.

Selain itu juga, untuk melatih pola pikir anak menjadi lebih kritis ketika menyelesaikan suatu permasalahan.

Dengan mata pelajaran yang dikerjakan matematika dan bahasa Indonesia untuk mengetahui kemampuan anak secara numerik dan literasi.

Gladi ANBK diikuti siswa Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Banggai Kepulauan, sedangkan rencananya, ANBK sendiri akan digelar pada bulan November mendatang.

Salah satu guru SD Negeri Ebenheizer, Muh. Ardi, S.Pd mengatakan pola sebelumnya, anak hanya diajarkan untuk menghafal dan menyebutkan materi pada suatu mata pelajaran.

“Sekarang anak dilatih untuk bisa menjabarkan suatu tema dan menyampaikan argumennya,” tuturnya saat mendampingi anak didiknya mengikuti gladi ANBK, di SD Negeri 1 Paisubatu Kecamatan Buko pada hari Selasa, (26/10/2021) karena keterbatasan fasilitas pendukung di SD Negeri Ebenheizer.

“ANBK tentu berdampak positif bagi anak didik di masa depan, anak akan menjadi pribadi yang lebih matang dalam menghadapi kehidupan, tutup Muh. Ardi yang juga merupakan guru pengerak,” ucap Muh. Ardi.(AmosKominfo)

Lumbi-Lumbia, BanggaiKep.go.id – Dalam memantapkan persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat sekolah dasar (SD) yang bakal digelar pada bulan November mendatang diawali dengan pelaksanaan gladi ANBK dengan tujuan agar siswa semakin siap menghadapi ANBK nanti.

Dalam mengikuti kegiatan gladi ANBK, Siswa SDN Labotakandi Kecamatan Bulagi Selatan karena keterbatasan fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK siswa SD Negeri Labotakandi harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM ke SMK Negeri 1 Buko Selatan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK yang akan digelar bulan November 2021.

Kepsek SDN Labotakandi, Aprince Popatoon, S.Pd, saat diwawancarai pada (26/10/2021) mengatakan untuk mengikuti gladi ANBK dan ujian ANBK nantinya kami harus bolak balik ke SMK 1 Buko Selatan dikarenakan ketidak tersedia fasilitas pendukung pelaksanaan ANBK.

“Tapi bagi kami bukan menjadi penghalang untuk tidak menyukseskan pelaksanaan ANBK,  meski dalam segala keterbatasan kami sekolah yang ada di dataran Osan apa yang menjadi agenda nasional dalam bidang pendidikan tetap kami usahakan untuk mengikutinya,” jelas Aprince.

“Meskipun harus menempuh jarak kurang lebih 36 KM dari Desa Labotakandi ke Desa Lumbi-Lumbia Kec. Buko Selatan, harus melewati jalan yang rusak total,” tambahnya.

Lanjutnya, “Bahkan ada anak didik kami yang baru kali ini naik mobil jadi mabuk kendaraan, kami sebagai tenaga pendidik harus mampu berusaha agar Siswa-siswi kami mengikuti ujian ANBK,” ucap Kepsek SDN Labotakandi.

“Tentunya harapan kami kedepan kiranya dapat disiapkan fasilitas pendukung pelaksanaan seperti komputer dan jaringan internet, supaya ketika ada program nasional di bidang pendidikan yang menggunakan fasilitas itu kami sudah dapat melaksanakan secara mandiri, tanpa menempuh perjalanan yang cukup jauh,” tutup Aprice Popatoon penuh harap. (AmosKominfo)