Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady di dampingi Wakil Ketua 1 DPRD Rusdin Sinaling melakukan audiensi bersama jajaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia bertempat di Gedung Radius Prawiro Lantai 9, Kementerian Keuangan, Jakarta, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Jumat (13/3/2026).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Askolani selaku Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Adriyanto selalu Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah dan Sandy Firdaus Direktur Dana Transfer Umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan sejumlah hal penting terkait kondisi keuangan daerah, khususnya mengenai konsultasi kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) serta konsultasi terkait dana tunda salur anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang hingga saat ini belum ditransfer ke Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati Banggai Kepulauan berharap melalui pertemuan ini dapat diperoleh kejelasan serta solusi atas persoalan tersebut, mengingat dana transfer dari pemerintah pusat sangat penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan menyampaikan akan menindaklanjuti dan melakukan penelaahan terhadap usulan serta kondisi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Audiensi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan Republik Indonesia, guna memastikan kelancaran penyaluran dana transfer daerah yang sangat berperan dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri audiensi bersama sejumlah Bupati dari berbagai daerah di Indonesia dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan secara langsung kondisi lapangan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk capaian yang telah diraih serta berbagai kebutuhan konkret dalam pengembangan sektor pertanian di daerah.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan pertanian terintegrasi yang menggabungkan berbagai sektor, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, peternakan hingga agrowisata.

“Harapan kami tumbuh bersama untuk pertanian, wisata, dan hilirisasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Bupati Rusli Moidady dalam audiensi tersebut.

Selain itu, Bupati Rusli juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Banggai Kepulauan. Beberapa di antaranya yakni pengembangan budidaya padi, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pengembangan komoditas kelapa yang memiliki potensi besar di wilayah Banggai Kepulauan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa berbagai usulan dari daerah akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis bersama jajaran Kementerian Pertanian.

Ia juga mengimbau para kepala daerah untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar program-program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

“Kami akan menindaklanjuti usulan daerah melalui koordinasi teknis. Pemerintah daerah juga diharapkan terus berkomunikasi aktif agar program yang dijalankan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” tegas Menteri Pertanian.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Pandaluk, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Perkemahan Wirakarya Gugus Depan Gerakan Pramuka digelar di Bumi Perkemahan Gua Susundeng, Desa Pandaluk Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (12/3/2026)

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh SMK Kristen Bukit Sinai Bulagi Utara dan diikuti para anggota Pramuka dari berbagai gugus depan.

Sambutan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan disampaikan oleh Kaka Kamabiran Destaman Dala S.Sos, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Komisi III, pengurus Kwartir Cabang, para pembina dan andalan Pramuka, panitia pelaksana, serta seluruh peserta perkemahan.

Dalam sambutannya, Destaman menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan perkemahan wirakarya dapat terselenggara dengan baik.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Perkemahan Wirakarya tahun ini mengusung tema “Jelajah Alam, Bangun Karakter, dan Lestarikan Lingkungan.” Tema tersebut, kata dia, memiliki makna penting bagi generasi muda untuk lebih mengenal alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, adik-adik Pramuka diajak lebih dekat dengan alam, belajar memahami lingkungan sekitar, sekaligus membangun karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Subtema kegiatan juga menekankan pentingnya mengenal dan menghargai kondisi alam sambil membangun karakter kepemimpinan yang kuat. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk generasi muda.

Destaman mengatakan Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang efektif karena melatih kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.

Ia berharap kegiatan perkemahan tersebut dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan Komisi III, Hur Carlos Pouwanu, turut menyampaikan pandangannya mengenai potensi pariwisata daerah.

Ia mengatakan Banggai Kepulauan memiliki wilayah yang luas dengan banyak potensi wisata alam yang dapat dikembangkan. Karena itu, pemerintah daerah bersama DPRD terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurut Hur Carlos, promosi destinasi wisata perlu dilakukan secara terpadu. Destinasi unggulan harus dipromosikan bersamaan dengan lokasi wisata lain agar wisatawan tertarik menjelajah lebih banyak tempat di Banggai Kepulauan.

Ia juga menilai pengembangan sektor pariwisata akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai daya tarik utama wisata daerah.

“Wisatawan, terutama turis asing, umumnya lebih menyukai destinasi yang masih alami dan belum banyak mengalami perubahan,” ujar dia.

Karena itu, Hur Carlos mengajak masyarakat, pemerintah desa, serta kelompok sadar wisata untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam sambil mengembangkan potensi pariwisata daerah.

Ia berharap upaya tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan di Pelabuhan 3B Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK, Anggota DPRD Banggai Kepulauan, TNI/Polri, Plt. Kadis Ketapang, Camat Tinangkung, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pangan lainnya.

Menurutnya, stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini pemerintah berupaya menghadirkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, BUMN/BUMD, distributor, serta pelaku usaha pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah,” ujar Wakil Bupati.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik serta tetap menjaga ketertiban saat berbelanja agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan Gerakan Pangan Murah. (Decky-KOMDIGI)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady S.T., M.T, AIFO meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kalumbatan di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Pembangunan kawasan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik kawasan, tetapi juga pada peningkatan kualitas permukiman dan fasilitas pendukung bagi nelayan.

“Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menciptakan lingkungan pemukiman nelayan yang lebih layak, tertata, dan produktif, sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.

Menurut Bupati, masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Banggai Kepulauan. Karena itu, pembangunan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup nelayan, baik dari sisi hunian maupun akses terhadap kegiatan ekonomi.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang tepat waktu serta memperhatikan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat Desa Kalumbatan untuk ikut berperan aktif menjaga dan merawat fasilitas yang akan dibangun di kawasan tersebut. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kalumbatan secara resmi saya nyatakan dimulai,” ujarnya.

Acara peletakan batu pertama itu turut dihadiri Unsur Forkompinda, Camat Totikum Selatan, Camat Totikum, Camat Liang, Kepala Desa beserta perangkat desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta warga Desa Kalumbatan dan undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, memimpin kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kalumbatan di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Selasa (10/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, perwakilan Kejaksaan Negeri Banggai Laut, perwakilan Perwira Penghubung 1308 Banggai Kepulauan, anggota DPRD Banggai Kepulauan, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan, kepala perangkat daerah terkait, Camat Totikum Selatan, serta Kepala Desa Kalumbatan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di wilayah
tersebut.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat, meningkatkan kualitas pemukiman nelayan, serta menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan produktif.

“Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup nelayan, baik dari sisi hunian, fasilitas pendukung, maupun akses terhadap kegiatan ekonomi,” ujar Bupati.

Ia juga berharap pembangunan kampung nelayan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, serta memperhatikan kualitas pekerjaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Bupati turut mengajak masyarakat Desa Kalumbatan untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang akan dibangun agar dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat, Selasa (10/03/2026).

Acara ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi kebutuhan selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan. Momentum ini juga menjadi waktu yang tepat bagi seluruh umat untuk meningkatkan keimanan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Banggai Kepulauan yang secara konsisten menjalankan amanah umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

“Melalui pengelolaan tersebut, BAZNAS mampu menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bantuan sembako yang disalurkan pada bulan penuh berkah ini,” ucap Bupati.

Kegiatan pendistribusian sembako ini juga dinilai sebagai wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai program BAZNAS yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan sosial, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat.

Selain itu, kata Rusli masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, dan seluruh pihak yang memiliki kemampuan, diimbau untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, zakat yang disalurkan diyakini akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Bulan suci Ramadhan pun diharapkan menjadi momentum untuk memperbanyak amal ibadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah.

Adapun Paket Sembako untuk para Mustahiq pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H sebagai berikut, bahan pokok yang di distribusikan berupa Beras 5 tinggal, Gula pasir 1 ton, Minuman soda 1040 liter (Fanta, Coca-Cola dan Sprite), Kopi Kapal Api 520 bungkus, Teh celup 520 kotak, Susu Kaleng 520 kaleng, Bumbu penyedap 520 renteng (masako). Jumlah harga dan dana lainnya Rp. 165.000.000.

Sumber Dana, ASN Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan, Pegawai BUMN dan BUMD dan Zakat/Infaq perorangan.

Penerima terdiri dari 7 Kecamatan yakni, Kecamatan Tinangkung diantaranya Kelurahan Salakan 53 paket, Desa Baka 56 paket dan Desa Bongganan 56 paket. Kecamatan Totikum Selatan Desa Tobungku 60 paket, Kecamatan Bulagi Desa Kambal 65 paket, Kecamatan Bulagi Utara Desa Bakalinga 65 paket, Kecamatan Bulagi Selatan Desa Suit 45 paket, Kecamatan Buko Selatan Desa Lelang 60 paket dan Kecamatan Buko Desa Lalengan 60 peket.

Jumlah seluruhnya bantuan paket sembako untuk para Mustahiq berjumlah 620 paket. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan sambutannya dalam kegiatan penyaluran paket Ramadhan oleh BAZNAS yang dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, serta masyarakat penerima bantuan.m, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag H. Sofyan Arsad, S. Pd. I. M. Si menjelaskan bahwa Indonesia dikenal sebagai salah satu negara paling dermawan di dunia. Berdasarkan hasil survei global, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara paling dermawan selama tiga tahun berturut-turut.

Hal itu diukur dari tiga indikator utama, yaitu kebiasaan masyarakat menolong orang lain meskipun tidak saling mengenal, tingginya partisipasi dalam kegiatan kerelawanan, serta kemudahan masyarakat dalam memberikan donasi.

Menurutnya, semangat berbagi masyarakat Indonesia terlihat dari berbagai gerakan sosial seperti program Jumat sedekah hingga penggalangan dana kemanusiaan. Bahkan dalam salah satu aksi donasi untuk Palestina yang diprakarsai oleh Ustaz Adi Hidayat, dalam waktu enam hari berhasil terkumpul dana hingga Rp30 miliar.

Meski demikian, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap oknum yang menyalahgunakan kepercayaan publik dalam pengelolaan donasi. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Kepala KUA juga menyoroti bahwa masyarakat Indonesia umumnya lebih patuh dalam menunaikan zakat fitrah, namun masih kurang optimal dalam menunaikan jenis zakat lainnya. Padahal dalam Al-Qur’an, perintah zakat sering kali disebutkan bersamaan dengan perintah salat sebagai salah satu pilar utama dalam ajaran Islam.

Ia berharap ke depan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat semakin meningkat melalui edukasi dan literasi yang berkelanjutan. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat juga perlu terus diperkuat melalui transparansi dalam pengelolaan dana umat.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan rencana pelaksanaan program sosial bertajuk “THR Harapan Ramadhan”, yang akan menyalurkan bantuan kepada para penyapu jalan dan petugas pengangkut sampah.

Program tersebut didanai dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang secara sukarela menyisihkan sebagian dari Tunjangan Hari Raya (THR) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan budaya berbagi di tengah masyarakat dapat terus terjaga, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian keterangan Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024 mengenai penyesuaian bentuk badan hukum Perseroan Terbatas Trikora Salakan menjadi Perseroan Daerah Trikora Salakan yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (9/3/2026).

Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, pimpinan dan anggota DPRD, kepala dinas dan badan lingkup Pemerintah Daerah, para kepala bagian, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan satu rancangan peraturan daerah, yakni Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penyesuaian Bentuk Badan Hukum Perseroan Terbatas Trikora Salakan menjadi Perseroan Daerah Trikora Salakan.

Bupati menjelaskan bahwa BUMD merupakan salah satu unsur penting dalam perekonomian daerah yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Seiring dengan perkembangan hukum dan kebutuhan daerah, bentuk badan hukum BUMD perlu disesuaikan menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah,” ujar Bupati dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya Pemerintah Daerah telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024 tentang penyesuaian bentuk badan hukum Perseroan Terbatas Trikora Salakan menjadi Perseroan Daerah Trikora Salakan. Namun, untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi ekonomi daerah serta memperkuat landasan hukum operasional perusahaan, maka perlu dilakukan perubahan terhadap perda tersebut.

Perubahan yang diusulkan dalam Raperda ini antara lain menetapkan nama perusahaan menjadi PT Trikora Bangkep Sejahtera (Perseroda), serta mengatur besaran modal dasar dan modal yang disetor sebagai landasan pengelolaan perusahaan daerah secara lebih profesional.

Melalui perubahan regulasi tersebut, diharapkan dapat memberikan kepastian hukum terhadap keberadaan perusahaan daerah sekaligus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menutup keterangannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara eksekutif dan legislatif.

Ia berharap rancangan peraturan daerah tersebut dapat segera dibahas secara bersama dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan sosialisasi pelaksanaan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran dan Penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya data yang akurat dalam penyelenggaraan program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Wakil Bupati, Kepala BPS, Kadis Sosial, Sekban Bappeda, Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD Lingkup Pemda serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, menyampaikan bahwa data merupakan salah satu instrumen penting dalam proses perencanaan pembangunan. Tanpa data yang akurat dan mutakhir, kebijakan yang diambil pemerintah berpotensi tidak tepat sasaran.

Melalui Peraturan Menteri Sosial tersebut, pemerintah menghadirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) sebagai upaya menyatukan berbagai data sosial ekonomi masyarakat yang selama ini tersebar di berbagai sumber.

Dengan adanya DTSN, diharapkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah memiliki acuan yang sama dalam merumuskan serta melaksanakan berbagai program sosial secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemutakhiran data ini juga dinilai sebagai pekerjaan penting yang membutuhkan keterlibatan dan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, hingga para pendamping sosial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, para peserta diharapkan dapat memahami secara menyeluruh mengenai kebijakan, mekanisme pemutakhiran data, serta tata cara penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dalam mendukung pelaksanaan program-program sosial di daerah.

Selain itu, seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendataan diimbau untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan berkomitmen. Hal ini penting agar data yang dihimpun benar-benar menggambarkan kondisi riil masyarakat di lapangan sehingga setiap program bantuan dan intervensi pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dengan data yang akurat dan terintegrasi, pemerintah berharap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan angka kemiskinan, serta penguatan perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan sosialisasi, khususnya para kepala desa yang hadir untuk mendapatkan pemahaman lebih detail mengenai proses pendataan.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat memahami mekanisme pengumpulan data sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang telah ditetapkan. Mengingat data memiliki peran yang sangat penting dalam perumusan kebijakan serta berbagai program pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Bupati.

Pemerintah daerah juga menekankan bahwa kualitas data yang baik akan sangat berpengaruh terhadap formulasi kebijakan dan program pembangunan, sehingga diperlukan kerja sama dan komitmen semua pihak dalam memastikan proses pendataan berjalan dengan baik. (Decky-KOMDIGI)