Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-75, Mabes Polri mengintruksikan agar jajaran Kepolisian dapat menopang dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19 sebagaimana yang dicanangkan oleh pemerintah, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan terciptanya herd immunity dimasyarakat.

Kapolres Banggai Kepulauan (BanggaiKep) AKBP. Reja A. Simanjuntak, SIK, MH meneruskan instruksi Kapolri dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara di tahun 2021 di wilayah hukum Polres Banggai Kepulauan agar semua Polsek yang meliputi dua kabupaten yakni Banggai Kepulauan dan Banggai Laut dapat menyukseskan dan melaksanakan instruksi Kapolri sehubungan dengan percepatan vaksinasi Covid-19.

Menyikapi instruksi Kapolri yang diteruskan oleh Kapolres Banggai Kepulauan, Kapolsek Buko langsung mengumpulkan anggota Polsek Buko untuk bersinergi bersama guna menyukseskan program vaksinasi Covid-19 dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan herd immunity atau kekebalan kelompok dimasyarakat.

Kapolsek Buko, IPTU. Marthen Tangkelangi, SH saat dijumpai di Mapolsek Buko menyampaikan “Kegiatan Vaksinasi massal dilaksanakan secara serentak se-Indonesia pada hari ini Sabtu, 26 Juni 2021 sehubungan dengan memperingati HUT Bhayangkara.”

“Adapun kegiatan yang kami laksanakan sehubungan dengan mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi yakni dengan melakukan sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat di desa-desa di wilayah hukum Polsek Buko yang meliputi Kecamatan Buko dan Buko Selatan,” ucap Marthen.

“Sehingga pada hari ini dengan ketersedian vaksin sebanyak 12 vial sebanyak 122 orang baik kelompok pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum sudah selesai menerima vaksin Covid-19 dosis pertama yang dilayani oleh Puskesmas Tataba Kecamatan Buko dan RS. Pratama Bilabanggai Lumbi-Lumbia Kecamatan Buko Selatan,” jelas IPTU. Marthen.

Disamping itu, Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep sangat berterima kasih kepada jajaran Polri terutama Polsek Buko yang sudah membantu dan mendorong serta mengajak masyarakat untuk divaksinasi.

“Bukan hanya kali ini saja, tapi sejak dimulainya pelaksanaan vaksinasi anggota Polsek Buko sudah berperan aktif sehingga pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Tataba dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucap Sianti. (AmosKominfo/Satgas Penanganan Covid-19 BanggaiKep Bidang Komunikasi Publik)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Ma’mun Amir buka secara resmi Seminar Otonomi Daerah Lingkup Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dengan tema “Dampak Penyederhanaan Birokrasi Terhadap Kemudahan Investasi Dan Percepatan Pembangunan Daerah”, Sabtu, (26/6/2021).

Dalam Sambutannya Ma’mun menyampaikan, “Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyambut baik dan mengapresiasi seminar, yang menurut saya sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan semangat untuk menerapkan praktek-praktek otonomi daerah dan berbirokrasi yang amanah guna mempercepat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bumi Trikora, Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang baru, kami telah menetapkan Visi Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju yang kemudian dijabarkan dalam 9 Misi,” ucap Ma’mun.

Wagub juga menyebutkan sembilan misi tersebut diantaranya, Meningkatkan kualitas manusia Provinsi Sulawesi Tengah melalui reformasi sistem pendidikan dan kesehatan dasar, Mewujudkan reformasi birokrasi, supremasi hukum dan penegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia (HAM), Mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penguatan kelembagaan, Mewujudkan peningkatan pembangunan infrasktuktur daerah.

Kemudian, Menjalankan pembangunan masyarakat dan wilayah yang merata dan berkeadilan, Menjaga harmonisasi manusia dan alam, antar sesama manusia sebagai wujud pembangunan berkelanjutan, Melakukan sinergitas kerja sama pembangunan antar daerah bertetangga sekawasan maupun di dalam Provinsi Sulawesi Tengah dan di luar Provinsi bertetangga.

Selanjutnya, Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi informasi yang terintegrasi dan dijalankan secara sistematis dan digital dan Mendorong pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) agar terjadi percepatan desentralisasi pelayanan dan peningkatan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sektor unggulan daerah.

Disamping itu, Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam sambutannya menyampaikan, “Pada kesempatan ini, perkenankan lah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kunjungan Bapak Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Dirjen KKP Kementrian Kelautan Dan Perikanan, Koordinator Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten se- Indonesia, di Kabupaten Banggai Kepulauan.”

“Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki laut cukup luas yakni 6.671,32 KM², panjang garis pantai kurang lebih 982,18 KM², dengan wilayah laut yang luas tersebut, tentu mengandung potensi sumberdaya perairan yang cukup besar, namun selama ini belum terkelola secara optimal,” jelas Bupati.

Bupati juga memaparkan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi besar di bidang perikanan khususnya penangkapan ikan dan budidaya berdasarkan data produksi Tahun 2019, Produksi Perikanan Tangkap sebesar 11.826,6 Ton, Produksi Perikanan Budidaya sebesar 380,9 Ton, dan Produksi Budidaya Laut sebesar 675.078,22 Ton.

Selanjutnya, Bupati Rais juga menyampaikan, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang tinggi dan diperkaya dengan keanekaragaman hayati yang besar dan lengkap sehingga menjadikan daerah ini memiliki keunggulan komperatif disektor ekonomi kemaritiman yang meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, budidaya biota laut, industri bioteknologi kelautan dan wisata bahari.

“Di sub sektor perikanan tangkap hasil laut yang berupa pelagis besar (Tuna Mata Besa, Cakalang, Tengiri dll,) pelagis kecil (Ikan Teri, Balanak, Selar Kuning dll,) Ikan Demersal (Lolosi Biru, Kuwe Bawal Hitam/Putih, Kakap Putih/Merah) Ikan Karang (Cumi-cumi, Gurita, Kerapu Sunu) dan hasil perikanan lainnya adalah sumber utama penghidupan masyarakat pesisir pulau dan telah menjadi persepsi umum yang berkembang dalam perekonomian masyarakat di Banggai Kepulauan,” ucap Bupati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Bupati BanggaiKep dan dihadiri oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Dr. Akmal Malik, M. Si, Koordinator Penasehat Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Prof. Dr. Ir. Rokhim Dahuri, MS, Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten se-Indonesia Lukman Said S.Pd, Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan serta undangan lainnya. (RoyKominfo)