Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id – Perayaan HUT Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) yang Ke-22 Tahun, dilaksanakan di Jemaat GPIBK Imanuel Leme-leme Kecamatan Buko diwarnai kearifan lokal, Kamis, (3/2/2022).

Puncak kegiatan HUT ke-22 Sinode GPIBK yakni Ibadah Syukur dituntun dengan sebuah liturgi (Tata ibadah jalannya Ibadah) dengan menggunakan bahasa daerah Banggai mulai dari awal ibadah sampai akhir ibadah, yang dilayani oleh MPH Sinode GPIBK pemimpin Liturgi dalam bahasa Banggai Pdt. Hanok SK. Maasi, S.Th selaku Wakil Ketua I dan pemberita Firman Tuhan dalam bahasa Banggai oleh Sekretaris Sinode GPIBK, Pdt. Beni Mombilia, S.Th.

Bahkan dalam unsur jalannya ibadah diisi dengan beberapa tarian daerah Suku Sea-sea yakni Baya, Ridan/Toluni dan Balatindak sebagai rasa ungkapan syukur kepada Tuhan Allah sang pencipta yang diiringi dengan alat musik tradisional yakni Batong.

Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th mengatakan bahwa GPIBK adalah gereja yang hadir ditengah dunia yang moderen tetapi tidak melupakan nilai-nilai budaya yang ada di Banggai Tano Monondok, karena ini merupakan kekayaan serta potensi dari daerah yang kita cintai.

“GPIBK dipercayakan oleh Tuhan untuk hadir bersaksi dan melayani, kearifan lokal daerah kita jangan sampai tidak kembangkan kepada generasi penerus kita, sebab beberapa kali saya mengikuti Sidang-Sidang Gereja Tingkat Nasional pasti setiap gereja menampilkan kebudayaan dan ciri khas dari daerah mereka,” ucap Pdt. Anasir Suayong. (JAR-KOMINFO)

Leme-leme Darat, BanggaiKep.go.id – Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) gelar peringatan hari ulang tahun ke-22, yang dilaksanakan di Jemaat GPIBK Imanuel Leme-leme Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kegiatan HUT ke-22 Sinode GPIBK dilaksanakan selama dua hari yang diawali dengan seminar dan acara puncak ibadah syukur HUT Ke-22 Sinode GPIBK dilaksanakan pada hari Kamis, 3 Februari 2022.

Ketua Sinode GPIBK Pdt Anasir Suayong, M.Th dalam sambutannya menyampaikan beberapa permohonan kepada Pemda Banggai Kepulauan sehubungan dengan ketersediaannya lahan Kantor Sinode GPIBK di Ibu Kota Salakan serta status tanah tempat berdirinya Gedung Gereja GPIBK Imanuel Salakan yang oleh pemimpin terdahulu menjanjikan akan dihibahkan ke gereja.

Serta beberapa hal sehubungan dengan peningkatan perekonomian masyarakat Kab. Bangkep untuk dapat melihat potensi yang ada sehingga mendatangkan investor yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Banggai Kepulauan yang juga didalamnya ada warga gereja yang berprofesi sebagai petani, nelayan dan lain sebagainya agar perekonomian masyarakat Bangkep semakin baik dan meningkat.

Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Salim J. Tanasa, SE, MM dalam sambutannya mengajak kepada seluruh Pelayanan Tuhan dan warga GPIBK senantiasa tidak saja memaknai sebagai sebuah perayaan tetapi juga dapat terus berkarya untuk memajukan Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK).

“Sehingga jemaat dapat meningkatkan program pelayanan, persekutuan dan kesaksian sehingga program pelayanan di tahun 2022 dapat berjalan dengan baik dan maksimal serta menggapai kesuksesan,” ucap Wabup.

Salim J. Tanasa juga mengajak kepada segenap umat kristiani yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk terus dapat menjaga rasa persaudaraan dan sangat kebersamaan dengan terus hidup bersahabat dengan semua orang, agar terciptanya situasi yang kondusif, aman dan damai yang berdampak positif bagi pembangunan dan pengembangan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Diakhir sambutannya, Wabup ajak segenap pelayanan dan jemaat untuk terus memanjatkan doa kepada Tuhan Allah untuk Kabupaten Banggai Kepulauan agar lebih baik lagi dan dapat melewati berbagai tantangan yang ada guna mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bangkep yang ada di Pulau Peling Banggai Tano Monondok.

Turut hadir dalam kegiatan ini Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Kondrad D. Galala, MM Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Abderiana Loto, Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Muksin Yasano dan Kepala Desa Leme-leme Darat Welly Siako, SH serta para undangan lainnya. (JAR-KOMINFO)