Lalong, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka kegiatan Ajang Talenta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) bertempat di Desa Lalong Kecamatan Tinangkung Utara, Kamis (22/5/2025).

Pembukaan kegiatan secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan Suripto Nurdin, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai ajang untuk menumbuhkan semangat kompetisi positif di kalangan pelajar.

“Ajang ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga sarana untuk mengembangkan bakat, potensi, serta karakter siswa dalam bidang olahraga dan seni budaya,” ujar Suripto.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Daerah, di antaranya:
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bagian Humas dan Protokol, Bhabinkamtibmas Tinangkung Utara, Sekretaris Camat Tinangkung Utara, Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Desa Lalong
Para peserta O2SN dan FLS2N tingkat SD dan SMP.

Acara berlangsung meriah dengan diwarnai penampilan seni dari para siswa serta semangat kebersamaan yang tinggi dari seluruh peserta.

Ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang aktualisasi bagi siswa untuk berprestasi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, dan cinta budaya lokal.

Sumber: Prokopim Banggai Kepulauan

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Peridagkopukm Kabupaten Banggai Kepulauan mencatat kondisi harga bahan pokok di Pasar Salakan pada Kamis, 22 Mei 2025 dalam keadaan stabil tanpa adanya fluktuasi harga signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Berdasarkan laporan resmi yang telah disetujui oleh pejabat terkait, sebanyak 46 komoditas bahan pokok dipantau, mencakup kebutuhan pangan utama seperti beras, cabai, bawang, daging, ikan, sayuran, hingga produk olahan dan susu. Dari keseluruhan komoditas tersebut, tidak terdapat perubahan harga, menandakan kestabilan pasar dalam beberapa hari terakhir.

Komoditas pokok seperti beras Cap Superwin dan Cap Santana (medium) dijual dengan harga Rp13.750/kg, sementara beras premium Cap Cinta Nur berada pada Rp15.000/kg. Harga cabai cenderung tinggi namun tetap stabil, dengan cabai merah keriting mencapai Rp80.000/kg dan cabai rawit hijau menyentuh Rp75.000/kg.

Sementara itu, harga bawang merah bertahan di angka Rp55.000/kg dan bawang putih (baik Honan maupun Kating) masing-masing Rp60.000/kg. Komoditas minyak goreng juga tidak menunjukkan perubahan, dengan Minyakita Rp17.000/liter dan minyak goreng kemasan premium Rp21.000/liter.

Untuk komoditas hewani, harga daging ayam ras karkas masih berada di kisaran Rp35.672/kg, sedangkan telur ayam ras tercatat Rp30.933/kg. Daging sapi paha belakang tetap menjadi yang termahal di kategori ini dengan harga Rp150.000/kg. Namun demikian, beberapa jenis daging seperti daging sapi paha depan, daging kerbau beku, dan daging sapi impor beku dilaporkan tidak tersedia di pasar.

Di sektor perikanan, ikan bandeng dijual Rp50.000/kg, ikan kembung Rp25.000/kg, dan ikan teri menempati posisi komoditas dengan harga tertinggi yakni Rp120.000/kg. Sebaliknya, harga terendah ditemukan pada ketimun sedang, hanya Rp3.125/kg.

Kepala Dinas Perdagangan yang diwakili oleh Rikman Amolwan Lawidu, S.Sos. menyampaikan bahwa laporan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan rutin guna memastikan stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen. “Kami akan terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi secara transparan kepada masyarakat agar tidak terjadi spekulasi harga,” ungkapnya.

Meski harga stabil, ketersediaan beberapa barang pokok seperti gula pasir kemasan dan daging impor masih menjadi perhatian. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mencari solusi atas kelangkaan ini agar tidak berdampak pada kebutuhan masyarakat ke depan.

Sumber: Dinas Perindagkopukm Banggai Kepulauan

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan , Koperasi dan UKM Kabupaten Banggai Kepulauan kembali merilis laporan harga harian untuk komoditas bahan pokok dan penting di Pasar Salakan, Provinsi Sulawesi Tengah. Pemantauan dilakukan secara langsung di lapangan dan telah diverifikasi oleh tim teknis yang ditunjuk, Kamis (22/5/2025).

Berdasarkan data per 22 Mei 2025, tercatat bahwa harga sejumlah komoditas strategis mengalami stabilitas, tanpa perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Beberapa komoditas yang mengalami harga tetap di antaranya, Beras Cap Superwin dan Santana (Medium) tetap di harga Rp13.750/kg
Cabai Merah Keriting: Rp80.000/kg, Bawang Merah: Rp55.000/kg, Telur Ayam Ras: Rp30.933/kg, Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp21.000/liter dan Daging Sapi Paha Belakang: Rp150.000/kg.

Namun, terdapat juga beberapa komoditas yang belum tersedia atau tidak tercatat harganya, seperti Gula Pasir Kemasan, Daging Sapi Paha Depan, serta beberapa jenis daging impor beku.

Komoditas laut seperti ikan kembung dan ikan tongkol juga menunjukkan harga yang stabil di Rp25.000/kg dan Rp35.000/kg masing-masing. Sementara itu, sayuran seperti tomat dan kangkung juga tidak mengalami perubahan, masing-masing di harga Rp10.000/kg dan Rp7.000/kg.

Secara umum, stabilitas harga ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung ketahanan pangan di daerah.

Sumber: Hasil pantauan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kab. Banggai Kepulauan

Palu, Banggaikep.go.id edisi 22 Mei 2025 — Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, bersama rombongan menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih dan sosialisasi program MBG yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Kamis (22/5/2025)

Rombongan dari Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Edison E. Moligay, S.Sos., M.AP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muhamad Aris Susanto, SE., ME., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes, SP., MP., serta 51 Kepala Desa, 53 Ketua BPD, dan 10 Camat dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Menteri Desa PDTT RI, Yandri Susanto dalam sambutannya menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih adalah amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia sebagai strategi nasional untuk membangun kemandirian ekonomi desa. Ia menegaskan bahwa dana negara harus dikelola oleh masyarakat desa sendiri melalui koperasi, bukan hanya dikuasai segelintir orang.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan nasional membangun kekuatan ekonomi rakyat dari akar rumput,” tegas Yandri.

Yandri juga menginstruksikan agar seluruh desa di Sulawesi Tengah segera membentuk koperasi ini sebelum akhir Mei 2025, dengan proses legalisasi melalui akta notaris yang dibiayai Dana Desa sebesar Rp 2,5 juta. Ia menambahkan, koperasi yang telah terbentuk harus segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan legalitas penuh.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyoroti perlunya koperasi dalam memperkuat perekonomian desa, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyampaikan bahwa nelayan lokal saat ini masih kalah saing dan butuh dukungan koperasi agar bisa bangkit secara berdaulat.

“Desa harus menjadi motor pembangunan Sulawesi Tengah yang kuat dan sejahtera. Kita butuh koperasi sebagai alat kedaulatan ekonomi rakyat,” ujar Anwar.

Peluncuran Gerakan Koperasi Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Sementara itu, pemerintah menargetkan seluruh koperasi sudah terbentuk dan terdaftar sebelum Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.

Poto Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey

Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey dalam keterangannya menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan provinsi yang begitu besar terhadap penguatan ekonomi desa. Ini bukan sekadar slogan pembangunan dari desa, oleh desa, dan untuk desa — tetapi sebuah tekad nyata yang kini diwujudkan. Kami berkomitmen mendorong tumbuhnya koperasi-koperasi unggul yang profesional dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi.

Poto Kepala Dinas PMD Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE.,ME

Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 12 desa di Banggai Kepulauan yang menyelesaikan musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menargetkan seluruh desa akan menyelesaikan pembentukan koperasi pada 30 Mei 2025, dan pendaftaran di notaris rampung pada akhir Juni 2025.

Kehadiran rombongan Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional pemberdayaan desa serta kesiapan menghadirkan koperasi sebagai garda terdepan ekonomi kerakyatan di pelosok negeri. (IKP Medi-KOMINFO)