Palu, Banggaikep.go.id edisi 22 Mei 2025 — Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, bersama rombongan menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Koperasi Merah Putih dan sosialisasi program MBG yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Gelora Bumi Kaktus (GBK), Palu, Kamis (22/5/2025)

Rombongan dari Kabupaten Banggai Kepulauan terdiri dari Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Edison E. Moligay, S.Sos., M.AP, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muhamad Aris Susanto, SE., ME., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jibran Malotes, SP., MP., serta 51 Kepala Desa, 53 Ketua BPD, dan 10 Camat dari seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.
Menteri Desa PDTT RI, Yandri Susanto dalam sambutannya menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih adalah amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia sebagai strategi nasional untuk membangun kemandirian ekonomi desa. Ia menegaskan bahwa dana negara harus dikelola oleh masyarakat desa sendiri melalui koperasi, bukan hanya dikuasai segelintir orang.
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan nasional membangun kekuatan ekonomi rakyat dari akar rumput,” tegas Yandri.
Yandri juga menginstruksikan agar seluruh desa di Sulawesi Tengah segera membentuk koperasi ini sebelum akhir Mei 2025, dengan proses legalisasi melalui akta notaris yang dibiayai Dana Desa sebesar Rp 2,5 juta. Ia menambahkan, koperasi yang telah terbentuk harus segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM untuk mendapatkan legalitas penuh.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyoroti perlunya koperasi dalam memperkuat perekonomian desa, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Ia menyampaikan bahwa nelayan lokal saat ini masih kalah saing dan butuh dukungan koperasi agar bisa bangkit secara berdaulat.
“Desa harus menjadi motor pembangunan Sulawesi Tengah yang kuat dan sejahtera. Kita butuh koperasi sebagai alat kedaulatan ekonomi rakyat,” ujar Anwar.
Peluncuran Gerakan Koperasi Merah Putih secara nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan pada 28 Oktober 2025, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Sementara itu, pemerintah menargetkan seluruh koperasi sudah terbentuk dan terdaftar sebelum Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.

Poto Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey
Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey dalam keterangannya menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan provinsi yang begitu besar terhadap penguatan ekonomi desa. Ini bukan sekadar slogan pembangunan dari desa, oleh desa, dan untuk desa — tetapi sebuah tekad nyata yang kini diwujudkan. Kami berkomitmen mendorong tumbuhnya koperasi-koperasi unggul yang profesional dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Serfi.

Poto Kepala Dinas PMD Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE.,ME
Sementara Kepala Dinas PMD Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada 12 desa di Banggai Kepulauan yang menyelesaikan musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Ia menargetkan seluruh desa akan menyelesaikan pembentukan koperasi pada 30 Mei 2025, dan pendaftaran di notaris rampung pada akhir Juni 2025.
Kehadiran rombongan Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung agenda nasional pemberdayaan desa serta kesiapan menghadirkan koperasi sebagai garda terdepan ekonomi kerakyatan di pelosok negeri. (IKP Medi-KOMINFO)