Jakarta, BanggaiKep go.id — Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (14/1/ 2026).

Audiensi tersebut berlangsung bersama Gubernur Sulawesi Tengah dan membahas sejumlah materi strategis terkait perencanaan pembangunan daerah, sinkronisasi program pusat dan daerah, serta dukungan kebijakan nasional terhadap percepatan pembangunan di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya Banggai Kepulauan dan Parigi Moutong.

Dari Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, pertemuan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati, didampingi Sekretaris Daerah. Turut hadir pula jajaran perangkat daerah, antara lain Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perikanan, serta Dinas Pariwisata.

Selain pejabat utama tersebut, audiensi juga diikuti oleh sejumlah staf pendamping, termasuk unsur Protokol, Sekretaris Pribadi (Sespri), serta Ajudan dan ADC pimpinan guna mendukung kelancaran jalannya pertemuan.

Dalam audiensi itu, pemerintah daerah menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan yang dinilai strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan sektor unggulan daerah, serta pemerataan pembangunan antarwilayah. Pemerintah pusat melalui Bappenas menegaskan pentingnya keselarasan perencanaan daerah dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Desa Nasional Tahun 2026 dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan sepak bola Desa Ambelang, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten III Administrasi Umum Setda, para kepala OPD, para camat, kepala desa, ketua BPD, lembaga adat, pendamping desa, serta masyarakat dari berbagai wilayah.

Acara dimulai dengan laporan Ketua Panitia Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tommy B. Luasusun, SH.,M.A.P yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan kegiatan, termasuk pelaksanaan jalan sehat dan bakti sosial sebagai bagian dari semarak peringatan Hardesnas. Desa Sebagai Fondasi Kemajuan Nasional

Dalam sambutan tertulis Bupati disampaikan Asisten III Tommy Boy Luasusun, SH.,M.A.P menegaskan bahwa pelaksanaan Hari Desa Nasional merupakan bentuk pengakuan negara atas peran vital desa dalam kedaulatan bangsa.

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024, desa bukan lagi dipandang sekadar objek pembangunan, tetapi telah menjadi fondasi utama kemajuan Indonesia.

“Desa harus menjadi garda terdepan untuk Indonesia mandiri dan berdaya saing,” ujar Tommy.

Pada momen ini, Bupati juga menyampaikan tiga poin strategis dalam mempercepat transformasi desa:
1. Pemberdayaan Pemuda Desa
Bupati mendorong lahirnya generasi muda pelopor desa dengan memanfaatkan digitalisasi dan teknologi tepat guna. Menurutnya, pemuda harus menjadi motor penggerak ekonomi desa di era modern.

2. Kemandirian Ekonomi Desa
Beliau meminta agar potensi lokal dioptimalkan melalui BUMDes, baik sektor pertanian maupun pariwisata, sehingga menjadi sumber pendapatan yang mampu mensejahterakan masyarakat secara langsung.

3. Transparansi dan Gotong Royong
Pembangunan desa disebut harus berjalan dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta melibatkan partisipasi masyarakat. Hal ini menjadi kunci terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih.

Momentum Menuju Indonesia Emas 2045
Tommy mengajak seluruh unsur pemerintah desa untuk menjadikan peringatan Hardesnas 2026 sebagai titik balik percepatan transformasi desa menuju Indonesia Emas 2045.

“Membangun desa adalah membangun masa depan bangsa. Mari kita terus berkolaborasi demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Asisten III menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat desa yang telah bekerja keras di garda terdepan serta berharap Allah SWT selalu memberikan petunjuk dan perlindungan bagi seluruh masyarakat.

Tema Hardesnas 2026: “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”
Ketua Panitia menjelaskan bahwa peringatan tahun ini membawa pesan bahwa desa adalah pilar pembangunan nasional. Melalui momentum tersebut, desa diharapkan mampu menunjukkan kapasitas sebagai pelopor inovasi dan kemandirian ekonomi.

Panitia juga menyampaikan harapan agar kegiatan yang telah dilaksanakan dapat mempererat silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong antar warga.

Acara ditutup dengan doa dan ungkapan permohonan maaf dari panitia apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Peringatan Hardesnas 2026 diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan desa yang lebih bersinar, mandiri, dan sejahtera.
“Desa maju, Indonesia kuat!” ujar Ketua Panitia menutup laporannya. (IKP-KOMINFO)