Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Penyelenggara Hari Besar Gerejawi (PHBG) menggelar Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025, bertempat di Aula Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan, Selasa (30/12/2025).

Perayaan Natal Oikumene tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi iman, kasih, dan pembentukan karakter generasi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST, MT, AIFO bersama istri, Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Sekretaris Daerah Moh. Aris Susanto, SE, ME bersama istri, unsur Forkopimda yang diwakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, para camat, pimpinan OPD, tokoh agama, pendeta, serta jemaat dan tamu undangan. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan sekitar 220 orang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadah Natal Oikumene bagi umat Kristiani yang berlangsung dari pukul 18.30 hingga 20.20 WITA. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan santap malam bersama yang didahului doa oleh Pdt. Romy Egetan, S.Th.

Ketua Umum PHBG Kabupaten Banggai Kepulauan, Edison E. Moligay, S.Sos., M.A.P, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya perayaan Natal Oikumene dengan baik, tertib, dan penuh kebersamaan.

Sambutan Ketua FKUB Kabupaten Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Harson Misilan, S.Th, menekankan bahwa tema Natal tahun ini mengajak setiap keluarga untuk kembali menyadari pentingnya keluarga sebagai pusat pendidikan kasih dan pembentukan karakter. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang tangguh.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I., M.Si, menyampaikan bahwa perayaan Natal Oikumene merupakan wujud nyata kebersamaan lintas unsur, baik ASN, TNI, Polri, maupun masyarakat. Ia menilai tema Natal 2025 sangat relevan dengan kondisi sosial dan ekonomi saat ini, sehingga nilai-nilai Natal diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya perayaan Natal Oikumene yang penuh sukacita. Ia menegaskan bahwa Natal Oikumene bukan hanya perayaan iman, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati juga mengapresiasi PHBG dan seluruh panitia atas kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia mengajak umat Kristiani untuk terus menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan puji-pujian, pengumuman pemenang lomba kategori anak dan dewasa, serta penyerahan bantuan pembangunan gereja sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Pemerintah Daerah terhadap kehidupan keagamaan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (22/12/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, selaku inspektur upacara dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah, serta para undangan lainnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Serfi Kambey membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember bukan sekadar seremoni tahunan maupun perayaan “Mother’s Day” sebagaimana dipahami di beberapa negara, melainkan bentuk penghargaan mendalam terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan Indonesia dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

“Hari Ibu merupakan refleksi sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bergerak bersama laki-laki membangun bangsa,” ujar Menteri PPPA dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wabup.

Menteri PPPA juga mengulas sejarah Hari Ibu yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menjadi tonggak lahirnya gerakan perempuan secara nasional, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak saat itu, Hari Ibu menjadi pengingat bahwa perempuan adalah bagian strategis dan tak terpisahkan dari pembangunan nasional.

Pada peringatan tahun 2025 ini, Kementerian PPPA mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan motor utama perubahan. Di tengah berbagai tantangan seperti beban ganda, stigma, keterbatasan akses, dan kekerasan berbasis gender, perempuan Indonesia terus menunjukkan ketangguhan, kreativitas, serta daya juang yang luar biasa.

Selain itu, Menteri PPPA menyampaikan bahwa perempuan Indonesia hadir dan berkontribusi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, hingga pemerintahan, politik, seni, olahraga, dan teknologi. “Kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, peringatan Hari Ibu ke-97 juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, profesi, maupun wilayah. Suara perempuan, menurut Menteri PPPA, harus didengar dan dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan publik, strategi pembangunan, serta arah masa depan bangsa.

Dalam konteks kebijakan nasional, penyelenggaraan Hari Ibu ke-97 sejalan dengan agenda pembangunan nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Pemerintah, lanjut Menteri PPPA, terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan melalui Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), implementasi CEDAW, serta pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan, guna memastikan perempuan Indonesia terlindungi, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.

Mengakhiri amanatnya, Menteri PPPA mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, media, dan masyarakat luas—untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Terima kasih kepada seluruh perempuan Indonesia atas kekuatan, kasih sayang, daya juang, serta karya nyata yang telah mewarnai perjalanan bangsa. Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Menteri PPPA. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI. Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Kecamatan Tinangkung dan dihadiri sekitar 100 peserta serta undangan dari unsur pemerintah, penyelenggara pemilu, dan kader partai, Sabtu (20/12/2025).

Musda VI Golkar Banggai Kepulauan menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi kinerja organisasi sekaligus konsolidasi internal dalam rangka menyusun program kerja dan kepengurusan partai untuk periode 2025–2030. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto, perwakilan Kapolres Banggai Kepulauan Kompol Mikun, serta perwakilan DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai Kepulauan, Suhardiman Sabakino, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kekompakan kader. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan evaluasi diri agar Partai Golkar semakin dipercaya masyarakat di masa mendatang.

“Melalui Musda ini, kita berharap seluruh agenda Partai Golkar di Kabupaten Banggai Kepulauan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan penuh rasa kekeluargaan. Konsolidasi dan kesolidan kader menjadi kunci pengabdian kita kepada masyarakat,” kata Suhardiman.

Sambutan Wakil Bupati Serfi Kambey menegaskan bahwa Musda merupakan forum demokratis yang sangat penting dalam kehidupan partai politik. Melalui Musda, partai diharapkan mampu merumuskan arah kebijakan dan kepemimpinan yang responsif terhadap tantangan pembangunan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan senantiasa membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan seluruh partai politik, termasuk Partai Golkar, demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” ujar Serfi.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pemenangan Wilayah IV, H. Natsir Gobran, menyebut Musda VI sebagai momentum krusial untuk memperkuat strategi dan solidaritas partai hingga ke tingkat akar rumput. Ia berharap Musda dapat melahirkan kepengurusan yang kompeten dan solid dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

“Musda ini bukan sekadar rutinitas organisasi, tetapi forum tertinggi di tingkat daerah untuk memperkuat konsolidasi dan menyusun kepemimpinan yang mampu membawa Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Natsir Gobran.

Musda VI Partai Golkar Kabupaten Banggai Kepulauan diharapkan berlangsung secara demokratis dan menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat, sekaligus menghasilkan keputusan strategis bagi penguatan peran partai dalam pembangunan daerah. (Roy-KOMDIGI)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST.,MT., AIFO melakukan audiensi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Kamis (18/12/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor BRIN itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi riset dan inovasi berbasis kebutuhan daerah.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi. Dalam pertemuan itu, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mendorong pemanfaatan riset dan inovasi sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Sri Nuryanti. Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, hadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan (Bappeda dan Litbang), Dr. Ariyono Orab, serta Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda dan Litbang, Kamrin Jama, S.IP., MA.

Pertemuan ini membahas peluang sinergi antara BRIN dan Pemerintah Daerah, khususnya dalam penguatan kapasitas riset daerah, pendampingan inovasi, serta pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Banggai Kepulauan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap audiensi tersebut dapat menjadi pintu masuk kerja sama konkret dengan BRIN, terutama dalam mendorong lahirnya kebijakan berbasis data dan riset yang relevan dengan karakteristik wilayah kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Aparat keamanan bersama pemerintah daerah di wilayah Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut) mematangkan strategi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Tinombala 2025. Kegiatan ini digelar di Aula Endra Dharma Laksana Polres Banggai Kepulauan, sebagai upaya menyatukan langkah lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum akhir tahun, Kamis (18/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, unsur TNI-Polri, DPRD, OPD terkait, serta jajaran Polres dan Polsek dari dua kabupaten. Bupati Banggai Kepulauan diwakili Asisten I Iswan Saleh, sementara Pemerintah Kabupaten Banggai Laut diwakili Sekretaris Daerah Ruslan Tolani.

Kapolres Banggai Kepulauan yang diwakili Kabag Ops Kompol Maikum Dimejo menjelaskan bahwa Operasi Lilin Tinombala 2025 akan berlangsung mulai 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sesuai arahan Mabes Polri. Fokus pengamanan diarahkan pada pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan yang melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi pendukung lainnya.

“Pengamanan difokuskan pada pelabuhan, arus keluar-masuk penumpang kapal, pasar, tempat ibadah, serta pusat keramaian masyarakat,” kata Maikum.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga agar pengamanan berjalan efektif dan responsif.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyatakan komitmen penuh dalam mendukung operasi tersebut. Asisten I Iswan Saleh menyampaikan bahwa Pemda siap membantu pengisian pos pengamanan, khususnya di gereja-gereja dan pos pelayanan melalui dukungan personel Satpol PP.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya Polri dan TNI dalam menjaga keamanan daerah selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut. Sekda Ruslan Tolani menekankan pentingnya pemantapan koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan optimal. Ia juga menyatakan kesiapan Pemda Banggai Laut untuk selalu bersinergi dengan TNI, Polri, dan OPD terkait dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Dalam rapat tersebut, paparan intelijen Polres Banggai Kepulauan menyoroti pemetaan gereja di dua kabupaten, jadwal ibadah, potensi gangguan keamanan, kewaspadaan terhadap bencana alam, serta potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan menyatakan kesiapan mendukung pelayanan kesehatan dengan menyiagakan posko kesehatan di puskesmas, rumah sakit, serta lokasi wisata untuk memastikan keselamatan masyarakat selama libur akhir tahun.

Dari unsur TNI, Pj Pabung sekaligus Danramil 1308-10/Salakan menegaskan dukungan penuh Kodim 1308/LB terhadap Operasi Lilin Tinombala 2025. Ia menekankan pentingnya penertiban keselamatan transportasi laut, termasuk kewajiban penggunaan rompi keselamatan di kapal penyeberangan, serta pengawasan ketat terhadap arus penumpang yang meningkat tajam di wilayah Salakan.

“Kondisi kecil jangan dibiarkan berkembang menjadi besar. Semua harus ditangani sejak awal dengan koordinasi yang baik,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menjadi penegasan komitmen bersama seluruh unsur lintas sektoral di Banggai Kepulauan dan Banggai Laut untuk menciptakan suasana Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka pengamanan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Banggai Kepulauan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Tinombala 2025 bertempat di Aula Endra Dharma Laksana Polres Banggai Kepulauan, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili Asisten I Iswan Saleh, S.Sos, Bupati Banggai Laut yang diwakili Sekda Balut Drs. Ruslan Tolani, Kapolres Banggai Kepulauan yang diwakili Kabag Ops Kompol Maikum Dimejo, S.H., M.H, unsur TNI, DPRD, Jasa Raharja, pimpinan OPD Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, para Kapolsek, serta pejabat utama Polres.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kapolres Banggai Kepulauan yang disampaikan oleh Kabag Ops. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Operasi Lilin Tinombala 2025 akan dilaksanakan secara serentak mulai 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, sesuai dengan arahan Mabes Polri.

Pengamanan akan difokuskan pada pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu, yang melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait. Sasaran pengamanan meliputi pelabuhan, kapal penyeberangan, pasar, gereja, serta pusat aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Asisten I mewakili Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Operasi Lilin Tinombala. Pemda Banggai Kepulauan siap membantu pengamanan dengan menurunkan personel Satpol PP untuk mengisi pos pengamanan di gereja dan pos pelayanan.

Arahan juga disampaikan oleh Sekda Banggai Laut yang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Laut untuk bersinergi bersama TNI dan Polri dalam menjaga keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia menekankan pentingnya pemantapan koordinasi lintas sektor demi kelancaran pengamanan.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan paparan Kasat Intel Polres Banggai Kepulauan yang diwakili, terkait pendataan gereja di Kabupaten Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, potensi kerawanan bencana alam, kewaspadaan terhadap kenaikan harga bahan pokok, serta penekanan disiplin dalam pelaksanaan tugas di pos pengamanan.

Selanjutnya, laporan dan arahan disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan, Kasi Ops Satpol PP, serta Pj. Pabung Banggai Kepulauan/Danramil 1308-10 Salakan.

Dalam arahannya, Danramil menekankan pentingnya keselamatan transportasi laut, penggunaan rompi keselamatan di kapal penyeberangan, pengaturan arus penumpang, serta kesiapan sarana pendukung seperti ketersediaan air bersih, khususnya di wilayah rawan kekeringan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima bantuan hibah satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan. Kendaraan tersebut telah tiba di Salakan Selasa, 16 Desember 2025 dan siap memperkuat layanan penanggulangan kebakaran di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.S.T.P., M.A.P., AIFO, menyampaikan bahwa kendaraan Damkar yang diterima memiliki kapasitas tangki air sebesar 6.000 liter dan merupakan dukungan strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta respons cepat terhadap kejadian kebakaran.

“Bantuan hibah ini sangat mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan penanggulangan kebakaran, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar Harry.

Ia menjelaskan, kendaraan Damkar tersebut secara administratif telah diserahkan pada November 2025 dan diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfy Kambey, di Jakarta, namun secara fisik baru tiba di Banggai Kepulauan setelah melalui proses pengiriman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota di Indonesia yang menerima hibah kendaraan Damkar dari Pemerintah Korea Selatan. Tiga daerah lainnya yaitu Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kota Bima.

“Kabupaten Banggai Kepulauan dapat menjadi penerima hibah berkat komunikasi dan koordinasi intens Pemerintah Daerah dengan Kementerian Dalam Negeri, sehingga dapat diprioritaskan dari ratusan daerah pengusul,” tambahnya.

Kendaraan Damkar tersebut tiba di Salakan bersama operator khusus untuk memberikan pendampingan dan pelatihan teknis kepada personel pemadam kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan terkait pengoperasian dan pemeliharaan armada.

Dengan bertambahnya armada pemadam kebakaran ini, diharapkan kapasitas dan kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penanggulangan kebakaran semakin optimal, guna memberikan perlindungan dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. (IKP KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan kembali menegaskan komitmennya terhadap perlindungan ekosistem laut melalui kegiatan pelepasan penyu hijau (Chelonia mydas) ke habitat alaminya. Sebanyak tiga ekor penyu hijau dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat dan sarat kepedulian lingkungan, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Perwakilan Polres Banggai Kepulauan, Perwira Penghubung Kodim 1308/Luwuk Banggai, Komandan Pos TNI AL Banggai Kepulauan, serta sejumlah instansi teknis dan lembaga konservasi.

Hadir pula Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan dan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Banggai Laut, Kepala PSDKP Wilayah Kerja Banggai Kepulauan Banggai Laut, Sekdis Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perikanan, perwakilan BKSDA, Yayasan Burung Indonesia, Salanggar Indonesia, pemerhati lingkungan, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah Mohammad Aris Susanto, S.E., M.E, disampaikan bahwa penyu hijau merupakan satwa laut yang dilindungi dan kini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari perburuan ilegal, kerusakan habitat, hingga pencemaran laut. Karena itu, pelepasan penyu hijau dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga kelestarian laut dan keanekaragaman hayati.

“Pelepasan tiga ekor penyu hijau ini menjadi simbol harapan. Dengan kepedulian, kerja sama, dan kesadaran bersama, kita dapat memberikan kesempatan hidup yang lebih baik bagi satwa laut sekaligus menjaga keseimbangan alam yang menopang kehidupan manusia,” ujar Sekda.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan akan terus mendukung upaya konservasi melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan BKSDA, masyarakat pesisir, lembaga pendidikan, serta komunitas pecinta lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan, mulai dari tidak membuang sampah ke laut hingga melaporkan aktivitas yang mengancam satwa dilindungi.

Pelepasan penyu hijau tersebut merupakan tindak lanjut dari pengungkapan kasus perdagangan satwa laut dilindungi oleh Kepolisian Sektor Bulagi. Kasat Polairud Polres Banggai Kepulauan, Iptu Rahim Hasan, menjelaskan bahwa pengungkapan dilakukan saat patroli rutin pada Sabtu malam, 29 November 2025, sekitar pukul 21.00 WITA.

Kapolsek Bulagi bersama anggota menghentikan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Trans Peling, Desa Peling Seasa, Kecamatan Bulagi. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga ekor penyu hidup yang disimpan dalam karung putih dan diangkut menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi.

Pelaku diketahui bernama HL alias Iton (36), nelayan asal Desa Ombuli, Kecamatan Bulagi Utara. Polisi menyatakan pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen atau izin kepemilikan satwa dilindungi tersebut. Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa tiga ekor penyu dengan bobot masing-masing sekitar 66 kilogram, 9,7 kilogram, dan 8,4 kilogram, satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul, serta dua karung putih.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satpolairud Polres Banggai Kepulauan dan telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Pelaku terancam dijerat Pasal 40A ayat (1) huruf d juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp100 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai Kepulauan, Dr. Ir. Ferdi, menegaskan bahwa perlindungan satwa laut dilindungi kini memiliki landasan hukum yang semakin kuat dengan sanksi pidana yang jauh lebih berat dibandingkan regulasi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Ferdi saat memberikan sambutan pada kegiatan pelepasan satwa laut dilindungi di wilayah perairan Banggai Kepulauan.

Ferdi menjelaskan bahwa pemerintah telah memperbarui regulasi konservasi sumber daya alam melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 sebagai perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Dalam undang-undang yang lama, sanksi terhadap pelanggaran masih tergolong ringan. Namun dalam regulasi terbaru, ancaman hukuman dapat mencapai pidana penjara hingga 15 tahun dan denda maksimal Rp3 miliar,” kata Ferdi.

Ferdi menekankan bahwa wilayah perairan pesisir dan kepulauan Banggai merupakan habitat penting bagi berbagai jenis satwa laut yang dilindungi, khususnya penyu. Ia menjelaskan bahwa secara global terdapat enam jenis penyu yang dikenal sebagai satwa migrasi lintas samudra dan menjadi milik dunia, bukan hanya satu negara atau wilayah tertentu.

“Penyu ini berkeliling seluruh samudra di dunia dan akan kembali ke tempat asalnya untuk bertelur. Siklus hidupnya sangat panjang, bahkan bisa mencapai ratusan tahun,” ujarnya.

Menurut Ferdi, tingkat kelangsungan hidup penyu sangat rendah. Dari sekitar 200 hingga 300 butir telur yang diletakkan di pantai, biasanya hanya satu ekor yang mampu tumbuh hingga dewasa dan kembali ke pantai asalnya untuk bertelur.

“Itulah sebabnya satwa ini harus mendapat perlindungan serius. Jika tidak dijaga, populasinya akan semakin terancam punah,” kata dia.

Ferdi juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan telah memperkuat perlindungan melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perikanan Daerah, yang salah satu substansinya mengatur perlindungan satwa laut dilindungi di perairan Banggai Kepulauan.

Ia berharap kegiatan pelepasan satwa laut tersebut dapat menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan melindungi satwa yang dilindungi agar tetap lestari dan mampu menjaga keseimbangan ekosistem perairan kita,” ujar Ferdi sebelum mengakhiri sambutannya.

Sekretaris Daerah secara resmi melepas tiga ekor penyu hijau kembali ke laut. Pelepasan tersebut menjadi penanda komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya alam pesisir Banggai Kepulauan demi keberlanjutan lingkungan dan generasi mendatang. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady ST.,MT., AIFO memimpin langsung kegiatan pengambilan sumpah/janji Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun Anggaran 2024, sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PNS serta SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2025, Selasa, (16/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli dan asisten Sekretariat Daerah, para kepala perangkat daerah, serta para penerima SK PNS dan PPPK Paruh Waktu.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS, serta kepada PPPK Paruh Waktu yang menerima SK pengangkatan. Ia menegaskan bahwa pengangkatan tersebut bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, hukum, dan sosial.

“Sumpah dan janji yang diucapkan hari ini merupakan komitmen untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945, serta bekerja dengan penuh integritas dan profesionalisme,” kata Bupati.

Bupati juga menekankan peran aparatur sipil negara sebagai pelayan masyarakat. ASN, menurut dia, harus mampu menjadi teladan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan regulasi, tuntutan pelayanan publik yang cepat dan transparan, hingga perkembangan teknologi informasi. Karena itu, ASN dituntut untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi.

Kepada PPPK Paruh Waktu Tahun Anggaran 2025, Bupati berharap meskipun bersifat paruh waktu, kontribusi yang diberikan tetap optimal dalam mendukung kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Dedikasi, etos kerja, dan loyalitas tetap menjadi kunci agar kehadiran saudara-saudari memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap seluruh ASN yang menerima SK dan mengucapkan sumpah/janji dapat menjadi bagian dari birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani, serta mampu mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Forkopimda Kabupaten Banggai Kepulauan digelar di Ruang Kerja Bupati, fokus membahas kesiapan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan yang dipimpin Bupati Rusli Moidady, ST, MT, AIFO, berlangsung lancar hingga pukul 12.00 WITA, Selasa (16/12/2025).

Rapat dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda dan OPD, termasuk Wakil Ketua DPRD H. Sabalino, S.Ag, Kajari Banggai Laut Adnan Hamzah, SH, MH, perwakilan Pabung Bangkep Serda Harsono R. Bangunan, Wakil Kepala KPN Luwuk Banggai Widodo Hariawan, SH, MH, perwakilan Kapolres Bangkep Kompol Maikun D, SH, MH, Sekda Muhammad Aris Susanto, SE, ME, serta Kadis PUPR Asrin T. Moidady, ST, MT, Kadis Pertanian Sumiyati Manapo, SP, Kadis Pariwisata dr. James Pinontoan; Kepala BPBD Sarfin Kafiter, S.Stp dan lainnya.

Bupati membuka rapat dengan puji syukur dan apresiasi kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya arahan bersama untuk pengamanan Nataru. Perwakilan Polres Bangkep melalui Kabagops meminta dukungan personel TNI, Pol-PP, dan dinas terkait untuk pos pengamanan di pelabuhan, pasar, serta pengamanan ibadah di gereja-gereja.

Perwakilan Danramil 1308-10/Salakan menawarkan bantuan penuh kepada Polres dan Pemda, serta sarankan pembentukan panitia keselamatan di wisata Paisupok yang ramai pengunjung saat Nataru. Ia juga ingatkan pengecekan kapal penyeberangan Salakan-3B-Tobing Banggai Laut, termasuk kelayakan dan baju keselamatan. Kabid Dishub Sasbudin Nurdin, SH, MH, menyatakan siap inspeksi kapal di lapangan dan tunggu arahan mudik gratis dari gubernur/bupati.

Kadis PUPR Asrin T. Moidady mengakui sebagian jalan Salakan-Paisupok belum optimal dan menanti anggaran. Sekretaris Pol-PP dan Damkar Martomi Panggili, SH, MH, janjikan personel untuk pengamanan pos dan gereja, serta patroli kios miras bersama TNI-Polri. Kadis Pertanian Sumiyati Manapo soroti kenaikan sembako di pasar, sarankan pengawasan pedagang agar tidak memberatkan masyarakat.

Kajari Adnan Hamzah menyampaikan komitmen pengamanan pos dan gereja seperti tahun lalu, meski ada agenda di Banggai Laut. Wakil Kepala KPN Widodo Hariawan, yang akan pindah ke Flores tahun depan, prihatin dengan marak kasus asusila di Banggai Kepulauan.

Wakil Ketua DPRD H. Sabalino sampaikan keluhan warga Bulagi soal pemadaman listrik dan krisis air saat ibadah Natal, minta koordinasi dengan PLN.

Rapat ditutup dengan suasana tertib, aman, dan penuh komitmen kolaborasi antar instansi untuk Nataru yang kondusif. (IKP-KOMINFO)