Salakan. banggaikep.go.id  — Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Muhamad Aris Susanto, mewakili Bupati Banggai Kepulauan menghadiri Kegiatan Badan Gizi Nasional (BGN),  Pelatihan Penjamah Makanan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Aula Bappeda Banggai Kepulauan, Sabtu (29/11/2025).

Pelatihan diikuti 400 peserta dari delapan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berasal dari Kecamatan Totikum, Totikum Selatan, Salakan (dua SPPG), Tinangkung Selatan, Liang, Buko, dan Buko Selatan. Setiap SPPG mengirimkan 50 penjamah makanan didampingi satu ahli gizi sebagai pembina teknis.

Kegiatan turut dihadiri Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional, Ranto, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, Yudhi Riandy P. K. Lamarauna, fasilitator dan pelatih, Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan, Dinas Lingkungan Hidup, BPJS Ketenagakerjaan Banggai Kepulauan, Persatuan Ahli Gizi Sulawesi Tengah, serta seluruh peserta pelatihan.

Poto: Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Muhamad Aris Susanto, SE.,ME

Dalam sambutannya, Aris Susanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kepercayaan menjadikan Banggai Kepulauan sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan. Pelatihan ini adalah investasi krusial bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia kita, khususnya dalam menjaga mutu dan higienitas makanan di fasilitas pelayanan gizi,” ujar Aris.

Aris menekankan bahwa pemenuhan gizi masyarakat tidak dapat dilepaskan dari aspek keamanan proses pengolahan makanan. Ia berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu membawa perubahan standar kerja layanan gizi di lapangan. dikesempatan yang sama, Aris juga menyampaikan dukungan Pemerintah Daerah terhadap program-program pemerintah pusat, termasuk Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga ketahanan pangan. Menurutnya, program-program tersebut selaras dengan Asta Cita Presiden, visi misi Gubernur Sulawesi Tengah melalui Sembilan Berani, serta visi misi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Delapan Berkah. Keterhubungan visi pembangunan nasional hingga daerah, kata Aris, menjadi landasan Pemerintah Daerah untuk mendukung seluruh agenda tersebut secara penuh.” tegasnya.

Aris juga berharap pelatihan ini dapat melahirkan tenaga penjamah makanan yang profesional dan memberikan kontribusi nyata pada peningkatan status gizi di Provinsi Sulawesi Tengah.

Poto: Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional, Ranto.

Dalam sesi arahan, sebelumnya Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah 3 Badan Gizi Nasional, Ranto, menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas pelayanan gizi di Provinsi Sulawesi Tengah. Pemenuhan gizi bukan hanya soal ketersediaan bahan pangan, tetapi bagaimana makanan itu dikelola dan disajikan dengan aman dan higienis,”  program Pemenuhan Gizi Nasional perhari ini, secara nasional telah melayani sebanyak 43.7‎40.000 orang. jelasnya. Ranto

“Jumlah itu melebihi lebih jumlah penduduk singapura dan New Zealand sebagaimana disampaikan kepala BGN Ranto juga menyebut, secara nasional jumlah SPPG sebanyak 16.000, termasuk Provinsi Sulawesi Tengah yang berjumlah 277 SPPG. 11 dari potensi 13 di antaranya, berada di Kabupaten Banggai Kepulauan
Sehingga, tercatat penerima manfaat mencapai 25.434 atau 85 persen dari 75 persen SPPG di Bangkep. ia juga menekankan pelaksanaan pelatihan yang dilaksanakan, membutuhkan seorang penjamah makanan yang penuh ketelitian, kedisiplinan, dan kesadaran tinggi karena setiap makanan yang disajikan memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah mendukung penyelenggaraan pelatihan Penjamah Makanan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi, di Banggai Kepulauan. Kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menjadi kunci keberhasilan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat,” ujarnya

Pelatihan Penjamah Makanan SPPG oleh Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi tenaga pelayanan gizi di Banggai Kepulauan dan memperkuat upaya pemerintah dalam menekan permasalahan gizi di Provinsi Sulawesi Tengah. (Roy – IKP.KOMINFO)

 

Banggai Kepulauan, BanggaiKep.go.id— Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mencanangkan Program Swasembada Pangan melalui Penanaman Padi Gogo dan Jagung sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan dan melibatkan Kantor Pertanahan (Kantah) Banggai Kepulauan.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Frandy Anggryawan, hadir mewakili Kantah Bangkep sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi penataan dan pemanfaatan lahan bagi pengembangan komoditas pertanian daerah.

Program swasembada pangan ini bertujuan meningkatkan produktivitas padi gogo dan jagung, dua komoditas yang dinilai cocok dengan karakteristik lahan kering di Banggai Kepulauan.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, serta kelompok tani, diharapkan program ini dapat memperkuat ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berharap produksi pangan lokal dapat terus meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Admin ATR/BPN Bangkep)

Seasa, BanggaiKep.go.id — Jemaat GPIBK Getsemani Seasa menggelar acara besar dan penuh sukacita dengan dilaksanakannya Pentahbisan Pastori yang dirangkaikan dengan Perayaan HUT Pentahbisan Gereja yang ke-11. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah sekaligus wujud nyata pertumbuhan iman jemaat dalam kehidupan ber gereja, Kamis (27/11/2025).

Dalam sambutannya pimpinan jemaat Getsemani Seasa Pdt. Yanson Pidalia menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena pembangunan pastori dapat diselesaikan berkat dukungan jemaat, pemerintah, dan para donatur yang tergerak dalam pelayanan Tuhan.

“Tempat ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi mezbah tempat kita memuliakan nama Tuhan melalui pelayanan, ibadah, dan persekutuan,” ungkapnya.

Pentahbisan pastori dilakukan dalam tata ibadah khusus yang dipimpin oleh para pelayan Klasis Bulagi. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, menandai resmi digunakannya pastori sebagai tempat tinggal dan pusat pelayanan gembala jemaat di GPIBK Getsemani Seasa.

Selain pentahbisan pastori, acara dirangkaikan dengan Perayaan HUT Pentahbisan Gereja ke-11. Dalam refleksinya, jemaat diajak mengingat perjalanan pelayanan sejak gereja ini didirikan hingga mampu bertumbuh dan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar.

Perayaan ini menjadi momentum memperbarui komitmen pelayanan serta memperkuat kesatuan jemaat dalam kasih Tuhan.

Pada kesempatan yang sama, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pekerjaan pembangunan, dukungan moril dan materil, serta kehadiran seluruh undangan. Panitia juga memohon maaf apabila dalam pelaksanaan acara terdapat kekurangan. (Decky-KOMDIGI)

Seasa, BanggaiKep.go.id — Jemaat GPIBK Getsemani Seasa menggelar ibadah peresmian dan pentahbisan pastori baru dalam suasana penuh syukur dan sukacita iman. Peresmian ini menandai bertambahnya sarana pelayanan gereja yang diharapkan semakin memperkuat pertumbuhan rohani jemaat di Kecamatan Bulagi, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan di hadiri, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, MPH Sinode GPIBK, MPH Klasis Bulagi, Sekdes Desa Peling Seasa, Tokoh agama, tokoh masyarakat, Panitia Peresmian Pastori GPIBK Jemaat Getsemani Seasa, Para undangan serta seluruh jemaat yang hadir dan diberkati Tuhan.

Dalam sambutan Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menyampaikan pastori baru ini merupakan wujud nyata dari kebersamaan, kerja keras, serta komitmen seluruh jemaat dan para donatur dalam mendukung pelayanan gereja.

Fasilitas pastori bukan hanya bangunan fisik, tetapi merupakan rumah yang akan menjadi sentral pelayanan, tempat tinggal bagi hamba Tuhan, sekaligus ruang untuk menumbuhkan relasi yang lebih dekat antara pendeta, jemaat, dan masyarakat.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam pembangunan ini. Semoga pastori ini menjadi tempat yang membawa damai, memperkuat pelayanan, serta memperteguh kesaksian iman di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk bermitra dengan semua lembaga keagamaan, termasuk gereja, dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, harmonis, dan sejahtera.

“Kami percaya bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat. Gereja memiliki peran penting dalam membina karakter, menanamkan nilai kasih, toleransi, dan persaudaraan, sehingga masyarakat kita semakin kuat dan bersatu,” kata Serfi.

Wabup juga mengatakan kepada para hamba Tuhan yang akan menempati pastori ini, kami berdoa kiranya Tuhan memberikan kekuatan, kesehatan, dan hikmat dalam menjalankan tugas pelayanan. Semoga rumah ini menjadi tempat beristirahat, berdoa, dan mendapatkan inspirasi untuk melayani jemaat dan masyarakat dengan penuh kasih.

“Marilah kita menjaga dan merawat apa yang telah Tuhan percayakan ini. Semoga segala pelayanan yang lahir dari tempat ini menjadi berkat bagi Jemaat GPIBK Getsemani Seasa dan seluruh masyarakat,” tutur Wabup. (Decky-KOMDIGI)

Salakan. Banggaikep.go.id  — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di Banggai Kepulauan berlangsung selama tiga hari menuai sorotan utama pada penguatan peran guru dalam pembangunan pendidikan Daerah. Dalam setiap kesempatan, para pimpinan Daerah hingga pengurus besar organisasi guru menekankan pentingnya inovasi pembelajaran, kolaborasi lintas sektor, dan pemerataan akses pendidikan.

Isu-isu pendidikan yang selama ini menjadi tantangan juga mendapat perhatian, antara lain masih adanya kasus hukum yang dialami guru saat menjalankan tugas, belum meratanya kesejahteraan profesi, serta ancaman terhadap soliditas organisasi profesi. Para peserta sepakat bahwa peningkatan mutu pendidikan harus berjalan seiring dengan perlindungan dan penguatan profesi guru. Pemerintah Daerah menilai seluruh pesan dan seruan pada momentum peringatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Banggai Kepulauan melalui program “8 Berkah Pemerintah Daerah.” Dengan Fokus utama ialah Berkah Cerdas, yakni upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan berkualitas dan akses belajar yang merata.

Poto: Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, sedang menadatangani komitmen Bersama, kepengurusan PGRI dari 12 wilayah di kabupaten Banggai Kepulauan

Tiga hari lalu, Puncak peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN   pada tanggal 25 November  2025  digelar di lapangan Desa Ponding-Ponding. Hadir Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, yang sekaligus menadatangani komitmen Bersama, kepengurusan PGRI dari 12 wilayah di kabupaten Banggai Kepulauan, Agenda ini mengubah perayaan menjadi ruang strategis konsolidasi kekuatan Pendidikan Daerah.

Ketua PGRI Banggai Kepulauan, Aswandi A. Basi, S.Pd, dalam pernyataannya, menegaskan penuh bahwa PGRI berdiri sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan 8 Berkah yakni Berkah Sejahtera, Berkah Cerdas, Berkah Sehat, Berkah Infrastruktur, Berkah Bermartabat, Berkah Berintegritas, Berkah Membangun, dan Berkah Berdering. Namun dari seluruh agenda besar tersebut, perhatian utama tetap tertuju pada Berkah Cerdas. “PGRI berkomitmen penuh mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses belajar di seluruh wilayah Banggai Kepulauan,” ujar Aswandi. Ia menyebut momentum tiga hari peringatan ini sebagai “gerakan konsolidasi pendidikan daerah, bukan sekadar seremoni tahunan.” ucapnya

Poto: Ketua PGRI Banggai Kepulauan Aswandi A. Basi, S.Pd

“Momentum HUT dan Hari Guru Nasional ini menjadi ruang memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan PGRI dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, ungkap sang ketua PGRI Banggai Kepulauan, iapun manambahkan bahwa program prioritas PGRI dalam Pembangunan Banggai Kepulauan dengan menetapkan empat program prioritas yakni Pertama Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui program pelatihan dan pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Kedua. Kesejahteraan anggota melalui Program bantuan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi anggota PGRI. Ketiga. Pengembangan Organisasi melalui penguatan struktur organisasi, tata kelola manajemen organisasi dan keuangan melalui koordinasi antar cabang PGRI. Kempat Kerjasama Institusional melalui kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan stakeholder.

Selain dari program prioritas PGRI Banggai Kepulaua juga merencanakan program lanjutan pada bulan Desember 2025. yakni melaksanakan kegiatan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah. Program ini searah dengan instruksi Ibunda Guru Kabupaten Banggai Kepulauan, Halima Umar Hamid, Program tersebut ditujukan sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan peserta didik sekaligus upaya menjaga keamanan lingkungan belajar. Ucap Aswandi

Rangkaian kegiatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Banggai Kepulauan mencerminkan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Organisasi Guru dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Para pemangku kepentingan berharap kerja sama ini dapat berlanjut dan memberi dampak signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah. (IKP-KOMINFO  BKP)

Salakan.banggaikep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta Pengesahan Tiga Perda untuk menjadi perda. Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Arkam Supu, S.Th.I.,MH,  sidang paripurna dihadiri Wakil Bupati, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan perangkat Daerah, kepala badan serta unsur pejabat lingkup Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, Rabu (26/11/2026).

Poto: Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady Saat Menyampaikan Nota Keuangan Apbd 2026 Dan Pengesahan Tiga Perda Di Sidang Paripurna DPRD Banggai Kepulauan

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, menyampaikan bahwa penyusunan APBD 2026 diarahkan untuk menjaga konsistensi pembangunan daerah sekaligus memastikan keselarasan dengan prioritas pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Perencanaan APBD ini berpedoman pada RPJPD Banggai Kepulauan 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029.

Tema dan Arah Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 mengusung tema:
Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata yang Berkelanjutan.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat prioritas pembangunan daerah, yaitu:

  1. Pemerataan penyediaan infrastruktur dasar jalan, air bersih, dan kelistrikan untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
  2. Percepatan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
  3. Peningkatan produksi dan daya saing sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata guna memperkuat ekonomi kerakyatan.
  4. Peningkatan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang berwibawa berbasis nilai religius dan budaya lokal.

Bupati Banggai Kepulauan menyebut bahwa prioritas tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target kinerja utama daerah tahun 2026, meliputi: PDRB per kapita Rp 5,87 juta, Tingkat kemiskinan 6,5 – 7,5 persen, Tingkat pengangguran terbuka 4,44 – 4,96 persen, Gini Rasio  Sebesar  0,377- 0,380 Point, Pertumbuhan ekonomi 5,8 – 6,3 persen, Indeks Modal Manusia 0,57, Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca 37,14 persen, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Daerah 76,67.

Gambar: Grafik Target Kinerja Utama Daerah Banggai Kepulauan Tahun 2026.

Menurut Bupati, target-target tersebut menjadi orientasi Pembangunan Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial serta ekonomi secara berkelanjutan. Sementara Postur ringkasan APBD 2026, Bupati menyampaikan bahwa pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 877,467 miliar, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 66,084 miliar, Pendapatan Transfer Rp 811,382 miliar. Sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 876,527 miliar, yang mencakup Belanja operasi Rp 685,989 miliar, Belanja modal Rp 43,726 miliar, Belanja tidak terduga Rp 3 miliar, Belanja transfer Rp 143,812 miliar.

Gambar: Grafik Pendapatan Daerah APBD 2026

Selain itu, dialokasikan penerimaan pembiayaan Rp 4,9 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 5,84 miliar untuk penyertaan modal kepada Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah dan Perumda Air Minum.

Sidang paripurna juga menghasilkan persetujuan bersama tiga Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, yaitu:

  1. Perda Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah;
  2. Perda Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum di Daerah;
  3. Perda Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Bank Sulteng dan Perumda Air Minum Paisu Molino Tahun 2025–2029.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), yang dinilai telah bekerja intensif selama proses pembahasan hingga fasilitasi bersama Biro Hukum Provinsi Sulawesi Tengah.

hasil penyampaian Nota Keuangan Apbd 2026 Dan Pengesahan Tiga Perda dalam sidang paripurna DPRD, membuka ruang tanggapan, dan seluruh Fraksi DPRD Banggai Kepulauan diantaranya Fraksi Kebangkitan, Keadilan dan Solidaritas, Nasdem, PDIP, Golkar Bintang Persatuan, Gerakan Nurani Rakyat, dan Demokrat menyatakan menerima nota keuangan dan persetujuan tiga Raperda, meski ada sejumlah catatan yang diminta ditindaklanjuti, dan hasil selanjutnya, akan dibahas bersama Tim-Banggar dan TAPD sebelum disahkan menjadi Perda APBD. (Roy- KOMDIGI)

Makassar, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berpartisipasi dalam Penandatanganan Serentak Dokumen Pinjam Pakai Lahan Base Transceiver Station (BTS) BAKTI serta Rapat Koordinasi Layanan Infrastruktur BAKTI Tahun 2025 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (26/11/225).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi daerah-daerah 3T, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam memperkuat akses layanan telekomunikasi dan percepatan pembangunan infrastruktur digital untuk mendukung layanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt. Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTI-MP) BAKTI Yulis Widyo Marfiah menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur digital dapat berfungsi optimal.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan daerah, termasuk Banggai Kepulauan, yang terus membantu koordinasi lapangan. Tantangan konektivitas di wilayah 3T tidak mudah, namun kerja sama daerah menjadi kunci percepatan,” ujar Yulis.

Beliau juga menekankan bahwa selain pembangunan BTS, peningkatan kapasitas SDM daerah seperti ASN, UMKM, nelayan, hingga dunia pendidikan perlu terus didorong.

Pada sesi penandatanganan Pinjam Pakai Lahan BTS BAKTI, Kabupaten Banggai Kepulauan masuk dalam Batch I yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku di dampingi Sekretaris Dinas Kornelis Bisala turut hadir bersama perwakilan tujuh kabupaten lainnya yaitu: Halmahera Timur, Lamandau, Berau, Mamberamo Tengah, Maybrat, Biak Numfor, Baru Selatan dan Banggai Kepulauan.

Dengan ditandatanganinya dokumen ini, Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung operasional dan keberlanjutan pembangunan BTS BAKTI di wilayahnya.

Keberadaan BTS tersebut diharapkan, memperluas jangkauan internet di desa-desa yang belum terlayani, memperkuat layanan pemerintahan berbasis digital (SPBE), menunjang kegiatan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui akses informasi yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyambut baik peluang penguatan SDM melalui pelatihan digital yang ditawarkan BAKTI, baik bagi ASN maupun pelaku UMKM dan masyarakat desa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Batch II oleh 10 kabupaten lainnya dan ditutup dengan sesi dokumentasi. Partisipasi Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menandai komitmen daerah dalam mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi dan percepatan transformasi digital menuju pelayanan publik yang lebih modern dan inklusif. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Workshop Pendidikan bertema “Guru Hebat Indonesia Kuat” yang resmi dibuka pada Rabu, (26/11/2025).

Kegiatan bertempat di penginapan Bharata Salakan dan di hadiri Bupati Banggai Kepulauan, Ketua IGI Bangkep, Kadis Dikbud atau yang Mewakili, Korwas Dikbud, Pengawas Pai serta anggota IGI.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa guru merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia. Melalui guru yang hebat, akan lahir generasi cerdas, kreatif, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Workshop ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memajukan pendidikan di Banggai Kepulauan. Tema “Guru Hebat Indonesia Kuat” dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern yang diwarnai perkembangan teknologi dan kompetisi global. Guru dituntut menguasai teknologi digital, strategi pembelajaran inovatif, serta pendekatan berbasis karakter dan budaya lokal.

“Kegiatan workshop diharapkan mampu melahirkan pendidik yang inspiratif, adaptif, dan inovatif demi mewujudkan generasi Banggai Kepulauan yang cerdas, unggul, dan berdaya saing,” kata Rusli.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Workshop Pendidikan Guru Hebat Indonesia Kuat dinyatakan resmi dibuka. Acara diharapkan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan sambutan penuh motivasi pada kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT IGI Bangkep ke-16, Rabu (26/11/2025).

Dalam sambutannya Ketua IGI Muh. Haeril Lumuan mengatakan semoga kegiatan ini menjadi tanda bahwa guru yang terus maju adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar, selalu memperbaiki kekurangan, dan terus merasa perlu meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada anak-anak didik.

“Kepada para guru, khususnya anggota IGI, kami melihat bahwa guru adalah aset penting bagi kemajuan Banggai Kepulauan. Sekali lagi terima kasih Pak Bupati, karena perhatian dan dukungan Bupati kepada guru-guru sangat luar biasa,” ujarnya.

Lanjutnya, kemarin kita sudah merayakan Hari Guru Nasional. Kita bergembira, teman-teman pengurus bergembira. Tetapi ke depan, kita harus bergandengan tangan dengan saudara-saudara kita untuk memajukan pendidikan. Walaupun “batik” kita berbeda, namun tujuan kita harus sama: mencerdaskan dan membentuk murid-murid menjadi manusia yang baik.

Kepada seluruh anggota IGI, meskipun jumlah kita belum banyak, kami bangga karena kalian militan. Jangan melihat jumlahnya, tapi lihat kontribusi dan kinerjanya.

“Bagi para kepala sekolah dan PLT, tetaplah bijak memimpin, dalam menyelesaikan masalah, dan berdiskusi dengan baik. Pemimpin itu harus menjadi problem solver, bukan pencipta masalah,” ungkapnya. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun ini berlangsung penuh makna dan kekhidmatan. Ikatan Guru Indonesia (IGI) Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Doa Bersama dan Tausiyah Refleksi Peran Guru dalam Mewujudkan Generasi Berkah Banggai Kepulauan sebagai bentuk syukur dan perenungan atas pengabdian para pendidik, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan bertempat di Pendopo Rujab Bupati dan dibuka langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya penghargaan terhadap profesi guru sebagai pilar utama dunia pendidikan. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menunjukkan keberpihakan kepada seluruh guru melalui peningkatan kualitas, kesejahteraan, dan kesempatan pengembangan kompetensi.

Tausiyah disampaikan oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd., M.Si, dalam tausiahnya menekankan penting guru terus belajar untuk memantaskan perannya sebagai pembawa obor bagi semua murid, sebagai seorang Nabi Kecil seorang guru harus terus meminimalisir kesalahan dalam menjalankan profesi mulianya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aris Susanto, SE., ME, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Djamaludin Ahmad, S.Sos., M.Si, Ketua Kerukunan Umat Beragama, Ketua Daerah IGI Banggai Kepulauan, serta para pengurus dan peserta dari berbagai kecamatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memajukan pendidikan di daerah.

Suasana acara berlangsung khidmat, penuh rasa syukur, dan sarat motivasi, memperkuat semangat para guru dalam mengemban amanah membentuk generasi masa depan yang berkarakter dan berakhlak. Melalui kegiatan ini, IGI Banggai Kepulauan berharap peringatan Hari Guru Nasional tidak hanya menjadi seremonial, tetapi momentum memperbarui tekad untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak bangsa.

Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan guru guru Banggai Kepulauan dalm melaksanakan tugasnya, yang dipimpin oleh Bapak Safrin Dayanun, S.Ag MM. (Decky-KOMDIGI)