Salakan.banggaikep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta Pengesahan Tiga Perda untuk menjadi perda. Sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Arkam Supu, S.Th.I.,MH,  sidang paripurna dihadiri Wakil Bupati, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan perangkat Daerah, kepala badan serta unsur pejabat lingkup Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, Rabu (26/11/2026).

Poto: Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady Saat Menyampaikan Nota Keuangan Apbd 2026 Dan Pengesahan Tiga Perda Di Sidang Paripurna DPRD Banggai Kepulauan

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, menyampaikan bahwa penyusunan APBD 2026 diarahkan untuk menjaga konsistensi pembangunan daerah sekaligus memastikan keselarasan dengan prioritas pembangunan nasional dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Perencanaan APBD ini berpedoman pada RPJPD Banggai Kepulauan 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029.

Tema dan Arah Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 mengusung tema:
Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian, Perikanan, dan Pariwisata yang Berkelanjutan.” Tema tersebut dijabarkan ke dalam empat prioritas pembangunan daerah, yaitu:

  1. Pemerataan penyediaan infrastruktur dasar jalan, air bersih, dan kelistrikan untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
  2. Percepatan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
  3. Peningkatan produksi dan daya saing sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata guna memperkuat ekonomi kerakyatan.
  4. Peningkatan inovasi dan tata kelola pemerintahan yang berwibawa berbasis nilai religius dan budaya lokal.

Bupati Banggai Kepulauan menyebut bahwa prioritas tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target kinerja utama daerah tahun 2026, meliputi: PDRB per kapita Rp 5,87 juta, Tingkat kemiskinan 6,5 – 7,5 persen, Tingkat pengangguran terbuka 4,44 – 4,96 persen, Gini Rasio  Sebesar  0,377- 0,380 Point, Pertumbuhan ekonomi 5,8 – 6,3 persen, Indeks Modal Manusia 0,57, Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca 37,14 persen, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Daerah 76,67.

Gambar: Grafik Target Kinerja Utama Daerah Banggai Kepulauan Tahun 2026.

Menurut Bupati, target-target tersebut menjadi orientasi Pembangunan Daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial serta ekonomi secara berkelanjutan. Sementara Postur ringkasan APBD 2026, Bupati menyampaikan bahwa pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 877,467 miliar, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 66,084 miliar, Pendapatan Transfer Rp 811,382 miliar. Sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 876,527 miliar, yang mencakup Belanja operasi Rp 685,989 miliar, Belanja modal Rp 43,726 miliar, Belanja tidak terduga Rp 3 miliar, Belanja transfer Rp 143,812 miliar.

Gambar: Grafik Pendapatan Daerah APBD 2026

Selain itu, dialokasikan penerimaan pembiayaan Rp 4,9 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 5,84 miliar untuk penyertaan modal kepada Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tengah dan Perumda Air Minum.

Sidang paripurna juga menghasilkan persetujuan bersama tiga Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, yaitu:

  1. Perda Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah;
  2. Perda Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum di Daerah;
  3. Perda Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Bank Sulteng dan Perumda Air Minum Paisu Molino Tahun 2025–2029.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), yang dinilai telah bekerja intensif selama proses pembahasan hingga fasilitasi bersama Biro Hukum Provinsi Sulawesi Tengah.

hasil penyampaian Nota Keuangan Apbd 2026 Dan Pengesahan Tiga Perda dalam sidang paripurna DPRD, membuka ruang tanggapan, dan seluruh Fraksi DPRD Banggai Kepulauan diantaranya Fraksi Kebangkitan, Keadilan dan Solidaritas, Nasdem, PDIP, Golkar Bintang Persatuan, Gerakan Nurani Rakyat, dan Demokrat menyatakan menerima nota keuangan dan persetujuan tiga Raperda, meski ada sejumlah catatan yang diminta ditindaklanjuti, dan hasil selanjutnya, akan dibahas bersama Tim-Banggar dan TAPD sebelum disahkan menjadi Perda APBD. (Roy- KOMDIGI)

Makassar, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berpartisipasi dalam Penandatanganan Serentak Dokumen Pinjam Pakai Lahan Base Transceiver Station (BTS) BAKTI serta Rapat Koordinasi Layanan Infrastruktur BAKTI Tahun 2025 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (26/11/225).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi daerah-daerah 3T, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam memperkuat akses layanan telekomunikasi dan percepatan pembangunan infrastruktur digital untuk mendukung layanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt. Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTI-MP) BAKTI Yulis Widyo Marfiah menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur digital dapat berfungsi optimal.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan daerah, termasuk Banggai Kepulauan, yang terus membantu koordinasi lapangan. Tantangan konektivitas di wilayah 3T tidak mudah, namun kerja sama daerah menjadi kunci percepatan,” ujar Yulis.

Beliau juga menekankan bahwa selain pembangunan BTS, peningkatan kapasitas SDM daerah seperti ASN, UMKM, nelayan, hingga dunia pendidikan perlu terus didorong.

Pada sesi penandatanganan Pinjam Pakai Lahan BTS BAKTI, Kabupaten Banggai Kepulauan masuk dalam Batch I yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku di dampingi Sekretaris Dinas Kornelis Bisala turut hadir bersama perwakilan tujuh kabupaten lainnya yaitu: Halmahera Timur, Lamandau, Berau, Mamberamo Tengah, Maybrat, Biak Numfor, Baru Selatan dan Banggai Kepulauan.

Dengan ditandatanganinya dokumen ini, Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung operasional dan keberlanjutan pembangunan BTS BAKTI di wilayahnya.

Keberadaan BTS tersebut diharapkan, memperluas jangkauan internet di desa-desa yang belum terlayani, memperkuat layanan pemerintahan berbasis digital (SPBE), menunjang kegiatan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui akses informasi yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyambut baik peluang penguatan SDM melalui pelatihan digital yang ditawarkan BAKTI, baik bagi ASN maupun pelaku UMKM dan masyarakat desa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Batch II oleh 10 kabupaten lainnya dan ditutup dengan sesi dokumentasi. Partisipasi Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menandai komitmen daerah dalam mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi dan percepatan transformasi digital menuju pelayanan publik yang lebih modern dan inklusif. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidik kembali ditegaskan melalui pelaksanaan Workshop Pendidikan bertema “Guru Hebat Indonesia Kuat” yang resmi dibuka pada Rabu, (26/11/2025).

Kegiatan bertempat di penginapan Bharata Salakan dan di hadiri Bupati Banggai Kepulauan, Ketua IGI Bangkep, Kadis Dikbud atau yang Mewakili, Korwas Dikbud, Pengawas Pai serta anggota IGI.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa guru merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia. Melalui guru yang hebat, akan lahir generasi cerdas, kreatif, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Workshop ini ditegaskan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk memajukan pendidikan di Banggai Kepulauan. Tema “Guru Hebat Indonesia Kuat” dinilai sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern yang diwarnai perkembangan teknologi dan kompetisi global. Guru dituntut menguasai teknologi digital, strategi pembelajaran inovatif, serta pendekatan berbasis karakter dan budaya lokal.

“Kegiatan workshop diharapkan mampu melahirkan pendidik yang inspiratif, adaptif, dan inovatif demi mewujudkan generasi Banggai Kepulauan yang cerdas, unggul, dan berdaya saing,” kata Rusli.

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Workshop Pendidikan Guru Hebat Indonesia Kuat dinyatakan resmi dibuka. Acara diharapkan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan sambutan penuh motivasi pada kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT IGI Bangkep ke-16, Rabu (26/11/2025).

Dalam sambutannya Ketua IGI Muh. Haeril Lumuan mengatakan semoga kegiatan ini menjadi tanda bahwa guru yang terus maju adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar, selalu memperbaiki kekurangan, dan terus merasa perlu meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada anak-anak didik.

“Kepada para guru, khususnya anggota IGI, kami melihat bahwa guru adalah aset penting bagi kemajuan Banggai Kepulauan. Sekali lagi terima kasih Pak Bupati, karena perhatian dan dukungan Bupati kepada guru-guru sangat luar biasa,” ujarnya.

Lanjutnya, kemarin kita sudah merayakan Hari Guru Nasional. Kita bergembira, teman-teman pengurus bergembira. Tetapi ke depan, kita harus bergandengan tangan dengan saudara-saudara kita untuk memajukan pendidikan. Walaupun “batik” kita berbeda, namun tujuan kita harus sama: mencerdaskan dan membentuk murid-murid menjadi manusia yang baik.

Kepada seluruh anggota IGI, meskipun jumlah kita belum banyak, kami bangga karena kalian militan. Jangan melihat jumlahnya, tapi lihat kontribusi dan kinerjanya.

“Bagi para kepala sekolah dan PLT, tetaplah bijak memimpin, dalam menyelesaikan masalah, dan berdiskusi dengan baik. Pemimpin itu harus menjadi problem solver, bukan pencipta masalah,” ungkapnya. (Decky-KOMDIGI)