Pos

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam Lakukan Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Lahan Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) USO BAKTI untuk tahun pembangunan 2021.

Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banggai Kepulauan Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dalam penandatanganan perjanjian pinjam pakai lahan pembangunan BTS dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kemenkominfo) yang bertempat di Shangri-La Hotel Jakarta, Senin, (13/12/2021).

“Sesuai arahan Menteri Komunikasi dan Informatika RI bahwa pembangunan BTS ini, selain tentunya dilakukan secara akseleratif namun kita juga diharapkan dapat menjaga terkait dengan akuntabilitas,” ucap Danny Januar Ismawan selaku Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah dalam sambutannya.

Dasar pelaksanaan penandatanganan acara perjanjian pinjam pakai lahan ini, berdasarkan Kemendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang pengelolaan barang milik daerah dengan pokok kerjasama Pemerintah Daerah menyediakan lahan dan juga menangguhkan PBB objek selama perjanjian, dari BAKTI Kemenkominfo menyediakan layanan telekomunikasi seluler.

“Hingga saat ini, total penyelesaian administrasi pinjam pakai lahan telah diselesaikan sebanyak 2816 site,” tutur Danny Januar.

Perlu diketahui bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan tercatat Peringkat Pertama dalam menyelesaikan Dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebanyak 57 Site/Desa Se-wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam kepengurusan IMB, pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyelesaian Dokumen IMB tersebut adalah Dinas Kominfo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Peling serta Kepala dan masyarakat Desa. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) H. Rais D. Adam menyerahkan secara langsung Trophy Program Kampung Iklim (Proklim) Utama dan Sertifikat Proklim serta Piagam Proklim Madya Kabupaten Banggai Kepulauan kepada Empat Kepala Desa, Kamis, (02/12/2021).

Empat Kepala Desa yaitu Kepala Desa Leme-Leme Darat memperoleh Trophy Proklim Utama dan Sertifikat Proklim Utama, Kepala Desa Balayon memperoleh Sertifikat Proklim Utama, Kepala Desa Boyomoute memperoleh Piagam Proklim Madya dan Kepala Desa Patukuki memperoleh Piagam Proklim Madya.

Kegiatan penyerahan tersebut bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangkep, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan undangan yang hadir.

Bupati Rais Adam menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan ini karena sebagaimana kita ketahui bersama peningkatan kosentari gas rumah kaca (GRK) seperti karbodiaksida (CO2), metana (CH4), dan N2O, yang di hasilkan dari beragam aktifitas manusia menyebabkan bertambahnya radiasi sinar matahari yang tertangkap di admosfer dan berdampak pada kenaikan suhu bumi sehingga terjadi pemanasan global.

Oleh karena itu, untuk menjaga dan menjamin keberlanjut upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim maka perlu di lakukan penguatan kelembagaan masyatrakat, dukungan kebijakan terkait perubahan iklim, meningkatkan partisipasi masyarakat, meningkatkan kapasitas masyarakat, dukungan sumberdaya eksternal, pengembangan kegiatan, pengelolaan data aksi, dan manfaat terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Semoga dengan program ini dapat menumbuhkan gerakan Nasional Proklim berbasis masyarakat yang bersifat aplikatif, adaptif dan berkelanjutan.

Dalam sambutan Bupati mengucapkan terimakasih kepada tiga desa yang mendapatkan sertifikat Program Kampung Iklim (Proklim).

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada beberapa desa yang mendapatkan sertifikat program kampung iklim,” ucap Bupati.

“Saya berharap agar penerimaan penghargaan proklim ini semakin memberikan motivasi bekerja dan meningkatkan capaian yang telah di raih serta selalu menjaga dan melestarikan lingkungan hidup sehingga tidak tercemar dengan terjadinya perubahan iklim,” tutup Bupati Rais. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Laporan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas Pembahasan/Penelitian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2022 telah disepakati bersama dan telah dinyatakan selesai.

Rapat yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Kab. Bangkep dihadiri oleh Bupati, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Para Asisten, Para Kepala Badan, Dinas, Bagian, Satuan Kerja Daerah Lingkup Pemkab Bangkep, Selasa, (30/11/2021).

Dalam sambutan Bupati H. Rais D. Adam mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Bangkep yang telah melakukan pembahasan sehingga dalam waktu yang relatif singkat, sudah dapat diselesaikan.

“Pembahasan rancangan APBD tahun anggaran 2022 berjalan dengan baik sebagaimana harapan kami dalam sambutan pengantar nota keuangan APBD tahun anggaran 2022 sebelumnya,” ucap Bupati.

Dengan selesainya pembahasan APBD T.A 2022, selanjutnya akan segera disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tengah untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah, sesuai Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan terimakasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Bangkep dan kepada seluruh OPD yang secara aktif mengikuti proses pembahasan rancangan APBD T.A 2022 sehingga dapat terselesaikan dengan baik.

“Harapan kami agar dimasa-masa yang akan datang, sinergitas ini terus dipertahankan guna mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” harap Bupati.

Lanjutnya, “Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan rahmat dan petunjuk-Nya kepada kita semua dalam pengabdian guna mewujudkan roda pemerintahan yang transparan, bermartabat, bersih dan berwibawa dalam mempererat pembangunan di Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai ini,” tutup Bupati. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 dan Hari Ulang Tahun PGRI Ke-76 di halaman Kantor Bupati Bangkep, Kamis, (25/11/2021).

Dalam upacara, Sekretaris Daerah Bangkep Rusli Moidady, ST.,MT selaku inspektur upacara yang membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun ini mengusung tema “ Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Dalam sambutan tertulis Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim yang dibacakan oleh Sekda Bangkep mengatakan hari ini 25 November 2021 kita kembali mengenang sejarah 76 tahun lalu ketika para guru di seluruh tanah air yang tergabung dalam puluhan organisasi guru yang berbeda paham dan golongan dengan semangat dan niat mulia bersepakat melebur menjadi satu wadah organisasi yaitu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

“Saya berharap seluruh insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi, saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk,” ucapnya.

Mendikbudristek juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa agar menjadi Indonesia yang tangguh dan Negeri ini semakin maju mengejar ketertinggalan di masa pandemi covid-19.

“Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan bapak dan ibu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak kita tidak terhenti,” kata Nadiem dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Bangkep di Peringatan Hari Guru.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan sungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak-hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatan profesionalisme, peningkatan kesejahteraan guru.

Mendikbudristek juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga bagi bapak dan ibu guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta, sekali lagi terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia.

Upacara di hadiri oleh Wakapolres Bangkep, Ketua dan Anggota Tim Penggerak PKK Bangkep, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Pabung 1308/LB, Kemenag, Ibu Bhayangkari serta peserta upacara. (DeckyKominfo)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Mengingat masih tingginya angka stunting khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Banggai Kepulauan melaksanakan Edukasi pengasuhan 1000 HPK serta Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting.

Selain kegiatan edukasi pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) bagi ibu dan keluarga serta pemahaman Kespro dan stunting bagi remaja sebagai calon pengantin diberikan sarana penunjang berupa sarana media Bina Keluarga Balita (BKB) KIT Eliminasi Masalah Anak Stunting (EMAS) dan sarana media KIT siap nikah guna menunjang pelaksanaan kegiatan tersebut dalam percepatan penurunan angka stunting.

Dalam sambutan Bupati Bangkep H. Rais D. Adam berharap melalui Posyandu terintegrasi dengan wadah BKB dapat memberikan edukasi dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku hidup bersih dan sehat.

Untuk meningkatkan kualitas hidup dalam rangka cegah stunting, Bupati juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Saya berharap bantuan berupa sarana media Bina Keluarga Balita KIT Eliminasi Masalah Anak Stunting dan KIT siap nikah dapat dimanfaatkan dengan baik dan dipelihara agar dapat membantu tugas-tugas kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja,” ucap Bupati.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2021 di desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kab. Bangkep, Kadis DP3AP2KB, Kadis Kominfo, Kepala Bapeda, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Peling Tengah, Anggota TP-PKK Kabupaten Bangkep dan Kecamatan Peling Tengah serta Masyarakat Desa Tunggaling. (ElsiKominfo)

Alakasing, BanggaiKep.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Patukuki, Camat Peling Tengah, PMI Kab. Bangkep, TP-PKK Peling Tengah dan Ikatan Komunitas Khitan (IKLAN) melaksanakan beragam kegiatan bakti sosial diantaranya, Vaksinasi Masal, Pelayanan KB, Sunatan Masal dan Pemeriksaan Golongan Darah dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-57, Sabtu, (13/11/2021).

Kegiatan dalam memperingati HKN ke-57 ini dilaksanakan di Desa Alakasing Kecamatan Peling Tengah Kab. Bangkep, dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Unsur Forkopimda Bangkep, Kepala OPD Kab. Bangkep, serta masyarakat.

Hari Kesehatan Nasional ke-57 yang jatuh pada tanggal 12 November 2021 dengan mengusung tema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”, tujuannya adalah sebagai momentum penyatuan tekad dan semangat memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia, sekaligus sebagai pengingat, edukasi serta menumbuhkan partisipasi masyarakat agar berperan aktif dalam upaya kesehatan, dengan menguatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dan meningkatkan target cakupan vaksinasi Covid-19.

dr. Abdi Gunawan, MPH selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bangkep mengajak kepada masyarakat agar terlibat aktif dalam meningkatkan capaian target vaksinasi covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Karena selama ini, Pemerintah sedang berupaya melakukan penanganan dan pemutusan mata rantai covid-19,” ucap dr. Abdi.

Disamping itu, Bupati Bangkep H. Rais D. Adam juga menuturkan, “Semoga dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi, capaian program vaksinasi dapat tercapai sesuai harapan.”

Capaian vaksinasi dalam kegiatan vaksinasi masal sebanyak 409 dosis, Sunat Masal sebanyak 69 orang dan pemerikasaan golongan darah sebanyak 357 orang serta pelayanan KB IUD 5 orang dan Implan sebanyak 12 orang. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selain memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Banggai Kepulauan, berbagai upaya terus dikembangkan untuk melayani masyarakat di Banggai Kepulauan (Bangkep).

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkep lakukan visitasi izin operasional agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Banggai Kepulauan, Selasa, (2/11/2021).

Kegiatan visitasi izin operasional UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dihadiri oleh Tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Unit Transfusi Darah Sulawesi Tengah serta didampingi Ketua PMI sekaligus Kadis Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH, Wakil Ketua PMI yang membidangi Yankesmas dan UTD Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dan Sekretaris PMI.

Ketua PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH menuturkan, visitasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan UDD PMI Bangkep sebagai persyaratan memperoleh izin dari PMI Pusat.

Menurutnya, Persiapan uji kelayakan sudah dipenuhi, gedung unit transfusi darah yang representatif, kelengkapan alat laborataorium yang memadai sesuai standar UDD dan personil yang sesuai latar belakang pendidikan yang dibutuhkan serta tersertifikasi setelah mengikuti pelatihan di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pusat.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penyediaan darah transfusi yang aman dan berkualitas,” ucap dr. Abdi.

Lanjutnya, “Keamanan darah menjadi prioritas melalui skrining darah yang sangat ketat dgn alat laboratorium yang presisi tinggi. Ini untuk mencegah penularan penyakit melalui darah yang sangat berbahaya terutama HIV, hepatitis B dan hepatitis C,” jelas dr. Abdi.

Menurut Ketua Tim visitasi, persiapan dan perencanaan untuk mengelola darah transfusi di UDD PMI Bangkep sangat baik dan sangat layak.

Disamping itu, tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng mengapresiasi visitasi ini, sebab rencana yang sudah matang dilakukan UDD PMI di Banggai Kepulauan.

Tampak dalam visitasi, selain seluruh tim yang hadir melakukan pengecekan berkas dan melihat langsung peralatan dan layanan donor darah UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala UDD PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan juga memaparkan perkembangan UDD PMI Bangkep dari masa kemasa, termasuk kelembagaan, perencanaan, manajemen, capaian dan yang lainnya dipaparkan kepada seluruh Tim visitasi. (ElsiKominfo)

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 03 November 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

II. Pada hari ini terlapor 4 kasus yang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19 tersebar di wilayah :
1. Kecamatan Bulagi Utara 1 kasus di Desa Bangunemo berdasarkan Surat Keterangan UPTD Kesehatan Puskesmas Sabang
2. Kecamatan Tinangkung 3 kasus tersebar di Desa Baka 1 kasus, di Desa Bongganan 1 kasus, dan di Desa Tompudau 1 kasus berdasarkan Surat Keterangan UPTD Kesehatan Puskesmas Salakan

III. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 4 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 1 Kasus
2. Kec.Tinangkung 1 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 0 kasus
4. Kec. Totikum 0 kasus
5. Kec. Buko 0 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 0 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 0 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 0 kasus
10. Kec. Bulagi 2 kasus
11. Kec. Peling Tengah 0 kasus
12. Kec. Liang 0 kasus

IV. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. dengan perpanjangan leveling PPKM kita, level 3, sesuai Inmendagri 56, Thn 2021, tetap waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitas keseharian, sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, wajib melaksanakan 5 M :

1. Memakai masker
2. Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir,
3. Menjaga Jarak,
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobitas

V. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan.

VI. Percepatan vaksinasi, untuk pencegahan lebih efektif, dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Semoga berkah segalah upaya dan niatan baik kita semua, Untuk keluar dari Pandemi Covid -19 Amiin 🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber : JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 02 November 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

II. Pada hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19.

III. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 8 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 2 Kasus
2. Kec.Tinangkung 4 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 0 kasus
4. Kec. Totikum 0 kasus
5. Kec. Buko 0 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 0 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 0 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 0 kasus
10. Kec. Bulagi 2 kasus
11. Kec. Peling Tengah 0 kasus
12. Kec. Liang 0 kasus

IV. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. dengan perpanjangan leveling PPKM kita, level 3, sesuai Inmendagri 56, Thn 2021, tetap waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitas keseharian, sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, wajib melaksanakan 5 M :

1. Memakai masker
2. Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir,
3. Menjaga Jarak,
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobitas

V. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan.

VI. Percepatan vaksinasi, untuk pencegahan lebih efektif, dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Semoga berkah segalah upaya dan niatan baik kita semua, Untuk keluar dari Pandemi Covid -19 Amiin 🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber: JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu dan Selamat sore, Bapak/Ibu yang kami Hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan Update, 31 Oktober 2021 Jam 16.00 wita, Sbb :

I. Pada Hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

II. Pada hari ini terlapor tidak ada kasus yang dinyatakan SEMBUH dari Covid-19.

III. Kasus AKTIF yang saat ini dalam pemantauan berjumlah 9 kasus tersebar di wilayah :
1. Kec. Bulagi Utara 2 Kasus
2. Kec.Tinangkung 4 kasus
3. Kec. Tinangkung Utara 0 kasus
4. Kec. Totikum 0 kasus
5. Kec. Buko 0 kasus
6. Kec. Totikum Selatan 1 kasus
7. Kec. Buko selatan 0 kasus
8. Kec. Tinangkung Selatan 0 kasus
9. Kec. Bulagi Selatan 0 kasus
10. Kec. Bulagi 2 kasus
11. Kec. Peling Tengah 0 kasus
12. Kec. Liang 0 kasus

IV. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. dengan perpanjangan leveling PPKM kita, level 3, sesuai Inmendagri 54, Thn 2021, tetap waspada, tetap menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitas keseharian, sesuai dengan Anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, wajib melaksanakan 5 M :

1. Memakai masker
2. Mencuci Tangan pakai Sabun pada Air yang mengalir,
3. Menjaga Jarak,
4. Menghindari kerumunan
5. Mengurangi mobitas

V. Mengoptimalkan Posko-Posko PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro) yang ada di wilayah Desa dan Kelurahan.

VI. Percepatan vaksinasi, untuk pencegahan lebih efektif, dengan melibatkan semua elemen masyarakat. Semoga berkah segalah upaya dan niatan baik kita semua, Untuk keluar dari Pandemi Covid -19 Amiin 🙏

“Bangkep Bersatu Lawan Covid-19”

SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT
BANGKEP SEHAT
BANGKEP KUAT

SALAM SEHAT🙏🙏🙏

Sumber: JUBIR SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN