Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 10 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Laporan harian harga sembako di pasar Salakan pada 9 Juli 2026.
Selengkapnya dapat mengunduh link:
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) pada aset yang dikelola oleh Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan pada pukul 09.30 WITA, Jumat (3/7/2026).
Penandatanganan ini mewakili komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Bupati Banggai Kepulauan dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto, yang secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, serta staf terkait yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa aset daerah yang dibangun melalui anggaran pemerintah harus dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam pelaksanaan kerja sama.
“Kerja sama ini bukan sekadar hubungan administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan aset daerah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, sehingga tujuan dari perjanjian kerja sama dapat tercapai secara maksimal.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta harapan agar sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Saiyong, BanggaiKep.go.id – Program Pelatihan Vokasi Nasional Tailor Made Training (TMT) Tahun 2026 resmi ditutup dalam sebuah kegiatan yang berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.30 WITA hingga selesai, bertempat di LLK Mondopulian, Desa Saiyong.
Kegiatan penutupan tersebut dilaksanakan atas nama Bupati Banggai Kepulauan yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Tommy Luasusun. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai Kepulauan, para instruktur dan narasumber, serta seluruh peserta pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan pelatihan. Program Tailor Made Training dinilai sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta memiliki keterampilan yang relevan, kompetitif, dan siap memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri,” ujar Tommy Luasusun saat membacakan sambutan.
Pelatihan ini mencakup berbagai kejuruan, antara lain Junior Make Up Artist, pengolahan roti dan kue, serta penjahitan pakaian dengan mesin. Ketiga bidang tersebut dinilai memiliki peluang besar dalam mendukung perkembangan industri kreatif serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk dan jasa berkualitas.

Selain itu, para peserta juga diingatkan bahwa keberhasilan menyelesaikan pelatihan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas diri, serta membangun kemandirian ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan, guna menciptakan tenaga kerja yang produktif, profesional, dan berdaya saing.
Mengakhiri kegiatan, secara resmi Program Pelatihan Tailor Made Training Tahun 2026 dinyatakan ditutup, dengan harapan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masa depan peserta serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi melepas peserta kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti ajang tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.
Kegiatan pelepasan berlangsung pada Jumat (03/07/2026) pukul 09.00 WITA, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Banggai Kepulauan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta para peserta kontingen O2SN dari jenjang SD dan SMP.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada para peserta yang telah terpilih mewakili daerah setelah melalui proses seleksi dan pembinaan.
Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam O2SN bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berdaya saing.
“Anak-anakku yang saya banggakan, bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, serta patuhi arahan pelatih dan ofisial. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa para peserta membawa nama baik daerah, sehingga diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta menjaga kekompakan tim. Selain itu, ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para pelatih dan pendamping atas dedikasi mereka dalam membina atlet muda.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati secara resmi melepas kontingen O2SN Kabupaten Banggai Kepulauan menuju tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dengan harapan dapat meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama daerah.
“Semoga seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan, serta mampu membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tutupnya. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kaban Bappeda, Kadis Kesehatan, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, kepala perangkat daerah, Kepala DP3AP2KB beserta jajaran, para camat, kepala puskesmas se-Kabupaten Banggai Kepulauan, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Banggai Kepulauan, tenaga ahli pemberdayaan masyarakat, koordinator kecamatan, serta para peserta sosialisasi.
Dalam sambutannya, Serfi Kambey mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program percepatan penurunan stunting selama Semester I Tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan melalui Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING).
“Gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu keluarga yang berisiko stunting melalui pendampingan, pemenuhan gizi, edukasi, serta dukungan dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, stunting masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, hingga kualitas generasi mendatang. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor.
Serfi memaparkan, prevalensi stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan tercatat sebesar 30,6 persen pada 2021, meningkat menjadi 32,6 persen pada 2022, kemudian berhasil ditekan menjadi 27,7 persen pada 2023. Namun pada 2024 kembali mengalami kenaikan menjadi 28,4 persen.
“Data ini menunjukkan bahwa upaya yang kita lakukan telah memberikan hasil, tetapi belum mampu menjaga tren penurunan secara berkelanjutan. Karena itu, evaluasi hari ini harus menjadi bahan perbaikan untuk langkah-langkah ke depan,” katanya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya cakupan penimbangan balita (D/S) pada Triwulan I Tahun 2026 yang dinilai dapat memengaruhi kualitas pemantauan pertumbuhan anak sekaligus akurasi data sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperoleh capaian membanggakan karena menjadi satu dari tiga kabupaten di Sulawesi Tengah yang berhasil menuntaskan 100 persen pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.
“Capaian ini membuktikan koordinasi lintas sektor telah berjalan baik. Tantangan kita selanjutnya adalah memastikan seluruh aksi tersebut benar-benar berdampak terhadap peningkatan status gizi masyarakat dan penurunan prevalensi stunting,” ujar Serfi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, Posyandu tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi juga pusat edukasi keluarga mengenai gizi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI, skrining ibu hamil berisiko tinggi, pemberian vitamin A, hingga pendampingan melalui kunjungan rumah.
Ia mengajak seluruh kepala desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk terus menghidupkan kembali fungsi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar di tingkat desa dan kelurahan.
Serfi juga mengingatkan bahwa keberhasilan percepatan penurunan stunting memerlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, TP PKK, pemerintah desa, hingga BKKBN bersama Tim Pendamping Keluarga memiliki peran strategis dalam memberikan intervensi yang tepat kepada keluarga berisiko stunting.
Menurutnya, strategi ke depan harus diarahkan pada penguatan layanan Posyandu, peningkatan pendampingan keluarga berisiko, penguatan surveilans gizi, pemberdayaan masyarakat, optimalisasi konvergensi lintas sektor, serta pemanfaatan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan, dengan memberikan perhatian kepada remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga anak pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai masa yang sangat menentukan kualitas generasi masa depan.
Sebagai Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan, Serfi mengajak seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi.
“Jangan biarkan satu pun anak kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal hanya karena kurangnya perhatian dan kepedulian kita,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Serfi berharap kegiatan sosialisasi GENTING dan evaluasi TP3S mampu menghasilkan rekomendasi serta langkah-langkah konkret yang semakin memperkuat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Wakil Bupati Serfi Kambey kemudian secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (GENTING) dan Evaluasi TP3S Semester I Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026. (Roy-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto secara resmi menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (25/6/2026).
Dalam sambutannya, Sekda mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan penghormatan kepada pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD, serta seluruh undangan yang hadir.
Sekda menjelaskan bahwa penyampaian Raperda ini merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan keuangan daerah yang wajib dilakukan pemerintah daerah sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
Pertanggungjawaban APBD sendiri merupakan laporan keuangan tahunan pemerintah daerah yang telah diaudit dan disampaikan kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan menjadi peraturan daerah.

Dalam pemaparannya, Aris Susanto merinci realisasi APBD Tahun Anggaran 2025, di antaranya:
Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp820,89 miliar atau 94,78% dari target.
Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp58,53 miliar atau 81,76%.
Pendapatan transfer terealisasi Rp762,26 miliar atau 95,95%.
Belanja daerah mencapai Rp857,72 miliar atau 93,93% dari anggaran.
Sementara itu, komponen belanja terdiri dari belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga. Selain itu, terdapat transfer daerah serta pembiayaan yang mencakup penerimaan dan pengeluaran pembiayaan.
Pada akhir tahun anggaran 2025, tercatat defisit anggaran sebesar Rp36,82 miliar, serta Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp10,12 miliar.
Sekda juga menyampaikan bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2025 telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Hal ini menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan secara baik dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.

Dalam Raperda tersebut turut dilampirkan laporan keuangan yang terdiri dari: Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan. Komponen ini merupakan bagian penting dalam pertanggungjawaban APBD sebagai bentuk transparansi kepada publik dan DPRD.
Sekda berharap Raperda ini dapat segera dibahas bersama DPRD untuk memperoleh persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Ia menegaskan bahwa penetapan tersebut akan memberikan manfaat besar dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan.
Menutup sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak serta berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjalin demi kemajuan daerah.
“Semoga apa yang telah dilaksanakan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan,” tutup Sekda. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi menyelenggarakan kegiatan penjemputan jamaah haji tahun 2026 dalam suasana penuh haru, syukur, dan kebahagiaan di Masjid Nur Hidayah Pemda, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh masyarakat dalam menyambut kepulangan para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dengan selamat.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan diwakili Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji yang dijalani para jamaah. Ia juga mengungkapkan kebahagiaan atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus mengucapkan selamat datang kembali di tanah air dan kampung halaman tercinta.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh,” ujar Sekda.
Lebih lanjut disampaikan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keikhlasan, kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, serta pengorbanan. Nilai-nilai luhur tersebut diharapkan dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pemerintah daerah juga berharap para jamaah haji dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius, persatuan, dan gotong royong.

Pada kesempatan tersebut, Aris Susanto turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap persiapan, pemberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga proses pemulangan ke daerah.
Kegiatan penjemputan jamaah haji sendiri merupakan bagian penting dalam rangkaian pelayanan haji di Indonesia, yang umumnya dilakukan pemerintah daerah bersama instansi terkait sebagai bentuk penghormatan dan pelayanan kepada jamaah yang kembali dari Tanah Suci.
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar kebahagiaan serta keberkahan senantiasa menyertai seluruh jamaah haji beserta keluarga, serta membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)
Jakarta, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam rangka melakukan koordinasi strategis terkait pengembangan sektor transportasi di daerah, khususnya Pelabuhan Salakan yang saat ini tengah dalam proses pembangunan, Rabu (24/6/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan terkait kesiapan operasional pelabuhan, termasuk penentuan rute pelayaran serta jenis kapal yang akan melayani Pelabuhan Salakan ke depan.
Hal ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kementerian Perhubungan yakni Kasubdit Angkutan Tidak Dalam Trayek, Utomo Harmawan, A.TD, MT dan Kasubdit Angkutan Dalam Trayek, Irly Saritini Permata, ST, M.Sc, diperoleh kabar menggembirakan bahwa usulan trayek untuk tahun 2027 telah terakomodir. Pelabuhan Salakan direncanakan akan masuk dalam trayek R-6 sebagai salah satu pelabuhan singgah.

Adapun rute pelayaran yang direncanakan meliputi: Gorontalo – Salakan – Banggai – Samuya – Palabisahaya – Dofa – Sanana – Namlea (PP). Kapal yang direncanakan melayani trayek tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 83, yang merupakan bagian dari armada kapal perintis dalam program tol laut untuk mendukung konektivitas wilayah kepulauan.
Keberadaan kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara 83 selama ini memang berperan penting dalam melayani daerah-daerah terpencil dan meningkatkan akses distribusi logistik serta mobilitas masyarakat antarwilayah.

Selain koordinasi terkait pelabuhan, dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perhubungan Banggai Kepulauan Din L. Lamasada dan Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTSP Baharudin I. Saudia S.Pd.,M.Pd juga menyerahkan proposal bantuan bus sekolah kepada Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan transportasi bagi pelajar di Banggai Kepulauan, khususnya dalam menunjang akses pendidikan yang aman dan layak.
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terus berkomitmen untuk memperkuat infrastruktur transportasi darat dan laut sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan terakomodirnya Pelabuhan Salakan dalam trayek nasional, diharapkan ke depan konektivitas wilayah semakin meningkat, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (IKP-KOMINFO)
Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat olahraga generasi muda melalui ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Banggai Kepulauan, Rachman Hasan, ST., M.Si, saat mewakili Bupati Banggai Kepulauan pada acara penutupan Gala Siswa Indonesia Tahun 2026 tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Rachman Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan kegiatan, mulai dari panitia penyelenggara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemuda dan Olahraga, para guru, pelatih, wasit, hingga seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, aman, tertib, dan sukses,” ujarnya.
Menurutnya, Gala Siswa Indonesia bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola antar pelajar, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Ia menilai pelaksanaan GSI tahun ini telah memperlihatkan potensi besar yang dimiliki para siswa dari berbagai sekolah di Banggai Kepulauan. Talenta dan semangat juang yang ditunjukkan peserta menjadi bukti bahwa daerah tersebut memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Melalui kegiatan ini kita menyaksikan kemampuan dan talenta luar biasa dari para siswa. Ini menunjukkan bahwa Banggai Kepulauan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah,” katanya.
Pada kesempatan itu, Rachman Hasan juga memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, ia berpesan agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman selama kompetisi sebagai bekal untuk berkembang di masa mendatang.
“Kemenangan sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu belajar, berkembang, dan terus berusaha menjadi lebih baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap GSI dapat menjadi wadah pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda Banggai Kepulauan sehingga mampu melahirkan atlet yang sehat, tangguh, berprestasi, dan berkarakter.
Kepada tim yang akan mewakili Kabupaten Banggai Kepulauan pada ajang Gala Siswa Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Rachman Hasan berpesan agar mempersiapkan diri secara maksimal, menjaga kesehatan, meningkatkan intensitas latihan, serta menjaga nama baik daerah.
Ia berharap semangat kebersamaan, persatuan, dan kecintaan terhadap olahraga terus tumbuh di kalangan generasi muda. Menurutnya, Gala Siswa Indonesia harus terus menjadi sarana pencarian bibit-bibit atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Banggai Kepulauan di berbagai ajang olahraga.
“Semoga melalui GSI ini lahir atlet-atlet berbakat yang dapat membawa prestasi bagi Kabupaten Banggai Kepulauan di masa mendatang,” pungkasnya. (Roy-KOMINFO)