Pos

SALAKAN, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Pawai Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah (tahun 2026 Masehi). Kegiatan syiar Islam yang diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat ini dilepas secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bertempat di Taman Kota Salakan, Selasa (16/6/2026).

​Dalam sambutan resminya, atas nama Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Bupati Rusli Moidady menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta seluruh peserta pawai yang telah berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan peringatan hari besar Islam ini.

​Bupati menegaskan bahwa momentum pergantian tahun baru Hijriyah tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pergantian tanggal di kalender semata. Lebih dari itu, momentum ini harus dijadikan sarana evaluasi (muhasabah) dan introspeksi diri atas perjalanan hidup yang telah dilalui.

Beliau mengingatkan kembali esensi peristiwa Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah yang sarat akan nilai perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, persatuan, dan optimisme dalam membangun peradaban yang lebih baik.

​”Semangat hijrah hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga sebagai perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik; dari kemalasan menuju produktivitas, dari perpecahan menuju persatuan, dari ketertinggalan menuju kemajuan, serta dari perilaku yang kurang baik menuju akhlak yang lebih mulia,” tegas Bupati Rusli Moidady.

​Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pawai Akbar ini merupakan wujud nyata dari syiar Islam sekaligus sarana strategis untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan kebangsaan), dan Ukhuwah Insaniyah (persaudaraan sesama manusia) di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, nilai-nilai Islam yang damai, penuh kebersamaan, dan toleran diharapkan senantiasa mewarnai kehidupan bermasyarakat.

​Beliau menaruh harapan besar agar momentum 1 Muharram 1448 Hijriyah ini menjadi energi baru bagi seluruh masyarakat Banggai Kepulauan untuk terus bergerak maju membangun daerah. Bupati mengajak masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung penuh berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Banggai Kepulauan yang maju, sejahtera, religius, dan berdaya saing.

​Kepada seluruh peserta pawai, Kepala Daerah berpesan agar mengikuti kegiatan dengan tertib, menjaga keamanan dan kebersihan, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi, sehingga pawai ini dapat menjadi sarana edukasi dan dakwah yang membawa pesan-pesan kebaikan bagi seluruh masyarakat.

​Acara pelepasan Pawai Akbar ini ditandai dengan pernyataan resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan: “Bismillahirrahmanirrahim, serta memohon ridha dan perlindungan Allah SWT, Pawai Akbar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah Kabupaten Banggai Kepulauan secara resmi saya lepas dan nyatakan dimulai.”

Finish Pawai bertempat di Masjid Al-Mubarak Desa Baka dan diakhiri dengan harapan doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh daerah. (IKP-KOMINFO)

SALAKAN, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar acara resmi untuk menyambut kembali kepulangan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang telah selesai berjuang pada ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Sigi. Acara penjemputan ini berlangsung khidmat bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Senin (15/6/2026).

​Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kembali dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah, panitia, pelatih, pembina, serta official. Beliau menegaskan bahwa prestasi yang diraih merupakan buah dari proses panjang, ikhtiar sungguh-sungguh, doa yang tidak putus, serta kerja konsisten.

​Perjuangan kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan pada MTQ ke-XXXI kali ini membuahkan hasil yang sangat menggembirakan. Banggai Kepulauan sukses menembus Peringkat Juara Umum Ke-6 dari 13 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah dengan total membawa pulang 22 gelar juara.

​Rincian perolehan gelar juara yang berhasil diraih adalah sebagai berikut:

  • 3 Gelar Juara I
  • 3 Gelar Juara II
  • 4 Gelar Juara III
  • 12 Gelar Juara Harapan I sampai dengan Juara Harapan III

​”Capaian ini merupakan prestasi yang patut kita banggakan bersama dan menjadi bukti bahwa putra-putri terbaik Banggai Kepulauan memiliki kemampuan dan kualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi,” ujar Rusli Moidady.

​Meski sempat menghadapi kendala terkait akomodasi pada awal kedatangan di Kabupaten Sigi, Bupati memuji keteguhan seluruh tim yang tetap solid, kompak, dan saling mendukung. Semangat juang yang tidak surut tersebut dinilai tidak lepas dari kepemimpinan para pimpinan kafilah yang mampu mengayomi dan memotivasi seluruh anggota.

​Selain itu, Bupati secara khusus memberikan penghargaan kepada para pelatih lokal Kabupaten Banggai Kepulauan. Dedikasi dan kompetensi mereka membuktikan bahwa daerah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas yang mampu menghasilkan prestasi tanpa harus selalu bergantung pada pelatih luar daerah.

​Menutup sambutannya, Bupati berpesan agar prestasi ini tidak membuat kafilah cepat puas diri, melainkan menjadi pijakan dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an di Kabupaten Banggai Kepulauan demi menghadapi ajang MTQ yang akan datang. Beliau berharap keberhasilan ini membawa keberkahan bagi daerah serta semakin menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. (IKP-KOMINFO)

Mansamat, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) bersama Tim Penggerak PKK melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026, Senin (15/6/2016).

Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Desa Mansamat dalam menyambut peringatan Hari Keluarga Nasional ke 33 tahun 2026 yaitu Launching Pelayanan KB serentak dan Dashat di BPU Desa Mansamat, DASHAT (Dalur Sehat Atasi Stunting) di Desa Paisumosoni dan Penyuluhan Pencegahan Kekerasan pada Anak di SDN Inpres Kampung Baru Kec. Tinangkung Selatan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Sebagaimana diketahui, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan menentukan kemajuan bangsa.

Dalam sambutan Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.,M.A.P disampaikan bahwa peringatan Harganas tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak serta program Dapur Sehat Atasi Stunting.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara nasional dan serentak di berbagai daerah, termasuk di wilayah Sulawesi Tengah, sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kontrasepsi yang aman dan berkualitas.

Melalui pelayanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi dan akses layanan yang memadai untuk merencanakan kehidupan keluarga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Perencanaan keluarga dinilai sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mempersiapkan generasi yang berkualitas di masa depan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum Harganas juga menjadi sarana untuk mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Halima Rusli Moidady dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai moral, karakter, dan kasih sayang. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dalam peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 ini, diusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir” saatnya Ayah hadir dampingi anak-anak selama 15 menit tanpa gadget, menekankan pentingnya peran aktif ayah dalam keluarga, khususnya dalam pengasuhan, kesehatan reproduksi, serta perencanaan keluarga. Keterlibatan ayah dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keluarga yang harmonis.

Selain itu, perhatian juga difokuskan pada upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting, di mana keluarga diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan pemenuhan gizi anak, menjaga sanitasi lingkungan, serta menerapkan pola asuh yang tepat.

Tim Penggerak PKK sebagai mitra pemerintah terus berkomitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK, yang meliputi peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, kesehatan, hingga ketahanan mental dan spiritual masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta kader untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera.

Ketua TP PKK juga menyampaikan tips sederhana namun bermakna yang disebut dengan “ASI”, yaitu singkatan dari Al-Qur’an, Sholat, serta Infak & Sedekah. Melalui pesan ini, beliau mengajak para peserta untuk senantiasa memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, menjaga ibadah sholat, serta gemar berbagi melalui infak dan sedekah diyakini dapat membawa keberkahan dalam kehidupan dan keluarga.

Peringatan Hari Keluarga Nasional diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya saing. Sebab, keluarga yang berkualitas akan melahirkan generasi unggul yang menjadi pilar utama pembangunan bangsa. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka bagian dari rangkaian memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga menyelenggarakan talkshow bertajuk “Perempuan Cerdas Digital” yang dilaksanakan di Gedung Aula Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan, Rabu (10/6).

Kegiatan ini mengusung semangat “Kunci Keluarga Bahagia, Indonesia Sejahtera” sebagai bagian dari upaya mendorong peran strategis perempuan dalam membangun keluarga berkualitas di era digital.

Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan, Ny. Anita Serfi Kambey, dalam sambutannya menegaskan pentingnya literasi digital bagi perempuan, khususnya para ibu, dalam membimbing anak dan menjaga ketahanan keluarga dari dampak negatif teknologi.

“Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan keluarga yang cerdas digital, mampu memanfaatkan teknologi secara bijak serta melindungi anggota keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yang kompeten, yaitu: Dra. Jeane B. Rorimpandey (Wakil Ketua GOW Banggai Kepulauan), Suryati, S.Th.I., M.Psi (Konselor Keluarga) dalam paparannya menyampaikan bahwa Skill yang penting bagi wanita di era digital dalam mendukung ketahanan keluarga adalah :
1.Membangun kesadaran 2. Mengokohkan keteladanan 3. Melakukan blok konten negatif dan memfilter konten 4. Memahami kebersamaan dan 5. Literasi digital.

Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Banggai Kepulauan Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD., M.Si bertindak sebagai pemantik dalam kegiatan talkshow tersebut.

Talkshow dilaksanakan mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh Pengurus Organisasi Wanita, DWP DP3AP2KB, DWP Inspektorat dan DWP Diskominfo serta peserta lainnya, baik secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari imbauan resmi Dinas P3AP2KB kepada seluruh organisasi wanita di Kabupaten Banggai Kepulauan untuk berperan aktif dalam menyukseskan peringatan Harganas melalui penguatan 8 Fungsi Keluarga.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman tentang literasi digital dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan keluarga yang kuat, perempuan berdaya, melek digital, serta mendukung Indonesia yang lebih sejahtera.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua GOW Kabupaten Banggai Kepulauan dengan harapan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan masing-masing. (IKP-KOMINFO)

Sigi, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Sigi menggelar Pembukaan Pameran dan Pasar Rakyat dalam rangka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Arena Utama MTQ, Taman Likuifaksi Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Sabtu, (6/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan MTQ XXXI yang mengusung tema “Membangun Generasi Cinta Al-Qur’an dan Memperkuat Harmoni dalam Keberagaman Sulteng Nambaso.”

Salah satu agenda utama dalam pelaksanaan MTQ tahun ini adalah penyelenggaraan Pameran MTQ yang melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Dekranasda dari 13 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Pameran ini menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan daerah sekaligus mendukung pemberdayaan para perajin dan pelaku UMKM lokal.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, antara lain Sekretaris Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah yang mewakili Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah untuk membacakan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan.

Selain itu, hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sigi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi beserta jajaran se-Provinsi Sulawesi Tengah, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sigi, Camat Sigi Biromaru dan kecamatan sekitar, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Sigi Biromaru.

Usai acara pembukaan, Sekretaris Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah bersama para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota melakukan kunjungan ke seluruh stan pameran.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai produk unggulan yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, tenun tradisional, produk kriya, hingga aneka kuliner khas daerah hasil karya para perajin dan pelaku UMKM lokal.

Melalui penyelenggaraan pameran ini diharapkan produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, mampu meningkatkan daya saing UMKM, serta menjadi sarana mempererat kerja sama dan persatuan antar daerah di Provinsi Sulawesi Tengah dalam semangat MTQ yang menjunjung nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan. Sumber: Admin PKK Bangkep (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar rapat pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, yang telah disampaikan pada 26 Mei di Palu.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Kepala BPKAD, Bappeda, Inspektorat, camat, kepala puskesmas, serta unsur perangkat daerah lainnya, Kamis (4/6/2026).

Inspektur Inspektorat Banggai Kepulauan, Dra. Jeane Rorimpandey, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan BPK RI menghasilkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang dinilai sebagai capaian penting pemerintah daerah. Namun demikian, masih terdapat sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah.

“Opini WTP ini merupakan komitmen bersama seluruh OPD. Namun masih terdapat 13 rekomendasi yang harus menjadi perhatian serius kita semua,” ujar Jeane.

Beberapa temuan utama yang disoroti antara lain kelebihan pembayaran tunjangan pegawai akibat tidak mutakhirnya data kepegawaian, belanja barang dan jasa yang tidak sesuai ketentuan seperti perjalanan dinas, honorarium, serta belanja listrik yang berulang menjadi temuan. Selain itu, terdapat pula temuan pada belanja hibah, pengadaan barang, hingga pekerjaan infrastruktur yang mengalami kelebihan pembayaran.

Jeane menegaskan perlunya pembaruan data kepegawaian secara berkala, termasuk rekonsiliasi data setiap enam bulan antara BKPSDM, OPD, dan pengelola gaji di BPKAD. Ia juga menyoroti pentingnya ketertiban administrasi perjalanan dinas dan penguatan dasar hukum dalam pembayaran honorarium agar tidak kembali menjadi temuan berulang.

“Beberapa temuan ini bersifat berulang setiap tahun. Ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terus terjadi,” tegasnya.

Selain itu, Inspektorat juga menyoroti pengelolaan aset daerah yang masih lemah, termasuk barang milik daerah yang tidak jelas keberadaannya, belum tertibnya pencatatan, serta aset yang masih dikuasai namun tidak tercatat secara administrasi.

Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T.,M.T.,AIFO dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas capaian opini WTP tersebut, namun menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diikuti dengan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK secara optimal.

“Meraih WTP itu sulit, tetapi mempertahankannya jauh lebih sulit. Kita hanya memiliki waktu 60 hari untuk menyelesaikan tindak lanjut ini dengan target minimal 80 persen,” tegas Bupati.

Ia juga meminta seluruh OPD membentuk tim percepatan tindak lanjut dan melakukan evaluasi berkala. Menurutnya, beberapa temuan bersifat berulang sehingga diperlukan perubahan pola kerja dan penguatan disiplin administrasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah menambahkan bahwa tindak lanjut akan dilakukan melalui jadwal terstruktur mulai 15 Juni, dengan mekanisme evaluasi bertahap hingga pemanggilan OPD yang progresnya rendah.

“Target kita adalah minimal 80 persen tindak lanjut dalam 60 hari. Bahkan kita dorong bisa lebih dari itu,” ujarnya.

Rapat tersebut juga menyoroti penguatan pengelolaan aset daerah, penertiban piutang PBB-P2, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah desa dan perangkat daerah terkait pendapatan daerah.

Kegiatan diakhiri dengan penegasan bahwa seluruh rekomendasi BPK harus segera ditindaklanjuti secara terukur, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Bupati Rusli Moidady secara resmi melepas keberangkatan Kafilah Banggai Kepulauan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026, Kamis (4/6/2026).

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, Ketua LPTQ, para kepala perangkat daerah, pelatih, pembina, official, pendamping, serta seluruh peserta kafilah.

Dalam sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena seluruh peserta dan tamu undangan dapat menghadiri acara pelepasan dalam keadaan sehat dan penuh semangat untuk mengemban amanah mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pelatih, official, dan peserta yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan juga merupakan sarana syiar Islam yang bertujuan meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, para peserta yang tergabung dalam kafilah tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga mengemban tugas sebagai duta syiar Islam yang akan memperkenalkan karakter masyarakat Banggai Kepulauan yang religius dan berakhlak mulia.

Bupati berpesan kepada seluruh anggota kafilah agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, percaya diri, serta menjaga kekompakan dan sportivitas. Ia berharap para peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik yang telah diasah selama masa pembinaan dan pelatihan.

“Jadikan setiap penampilan sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Prestasi memang menjadi harapan kita bersama, namun yang lebih penting adalah menunjukkan akhlak yang baik, menjaga nama baik daerah, serta menjalin ukhuwah Islamiyah dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Tengah,” pesannya.

Kepada para pembina dan official, Bupati juga meminta agar terus memberikan pendampingan, motivasi, dan perhatian kepada seluruh peserta sehingga mereka dapat tampil maksimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan pada berbagai cabang MTQ, seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan cabang-cabang lainnya.

“Semoga upaya yang kita lakukan bersama dapat melahirkan generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Banggai Kepulauan secara resmi melepas keberangkatan kafilah dengan mengucapkan, “Dengan memohon ridha Allah SWT, Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi saya lepas.”

Pelepasan kafilah tersebut menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap para peserta yang akan berjuang membawa nama harum Kabupaten Banggai Kepulauan di ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Diharapkan para peserta mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (Decky-KOMINFO)

SDN Inpres Tinangkung, BanggaiKep.go.id – Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muchsin H.S. Yasano, S.Ag, mewakili Bupati Banggai Kepulauan membuka secara resmi Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tinangkung Selatan Masa Bakti 2025–2030, Rabu, (3/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri pengurus PGRI Kabupaten Banggai Kepulauan, unsur Forkopimcam Tinangkung Selatan, Koordinator Wilayah Pendidikan, para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru dari berbagai jenjang pendidikan itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan PGRI lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Muchsin Yasano menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan terhadap dedikasi para guru yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sumber daya manusia di daerah.

“Konferensi ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun rencana strategis demi kemajuan pendidikan di daerah kita. Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri dalam mencerdaskan generasi penerus Banggai Kepulauan,” ujarnya.

Menurut Muchsin, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi, digitalisasi, serta dinamika perubahan kurikulum nasional. Karena itu, PGRI dituntut untuk terus beradaptasi dan memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mampu menjawab kebutuhan anggotanya.

Ia menegaskan bahwa PGRI harus menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan solutif, sekaligus bertransformasi menjadi penggerak literasi digital bagi para pendidik. Dengan demikian, guru-guru di Banggai Kepulauan dapat lebih siap mencetak generasi yang memiliki kemampuan teknologi dan daya saing global.

“PGRI tidak hanya fokus pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Muchsin juga menitipkan sejumlah harapan kepada peserta konferensi, di antaranya memilih pengurus yang amanah dan memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan organisasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta memprioritaskan program peningkatan mutu dan profesionalisme guru.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan daerah.
“Bersama-sama kita wujudkan pendidikan Banggai Kepulauan yang lebih bermutu, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Muchsin Yasano secara resmi membuka Konferensi Cabang PGRI Kecamatan Tinangkung Selatan Masa Bakti 2025–2030. Forum tersebut diharapkan menghasilkan kepengurusan baru yang solid serta program-program strategis yang mampu memperkuat peran guru dalam pembangunan pendidikan di Banggai Kepulauan.

Turut hadir Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Kab Banggai Kepulauan, Babinsa Tinangkung Selatan, Korwil Kecamatan Tinangkung Selatan Bersama Pengurus Sekolah, Ketua Pengurus Kecamatan PGRI Cabang Tinangkung Selatan Beserta Seluruh Pengurus, Seluruh Kepala Sekolah Se-Kecamatan Tinangkung Selatan, Beserta Peserta Konferensi. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara purna tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Sofyan Arsyad, S.Pd.I., M.Si., yang digelar di Kantor Kementerian Agama Banggai Kepulauan, Selasa, (2/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, S.T., M.T., AIFO, jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, pimpinan instansi vertikal, Ketua MUI Bangkep, Ketua Baznas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, serta keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi serta pengabdian H. Sofyan Arsyad selama memimpin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan. Menurutnya, Sofyan telah memberikan kontribusi besar dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, dan mendukung berbagai program pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan, saya menyampaikan apresiasi yang tulus atas kontribusi dan pengabdian Bapak H. Sofyan Arsyad dalam membangun kehidupan keagamaan, memperkuat kerukunan umat beragama, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah,” kata Rusli.

Bupati menilai selama menjabat, Sofyan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, membina kerukunan antar umat beragama, serta membangun sinergi yang harmonis antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah.

Menurut Rusli, masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan fase baru yang menandai keberhasilan seseorang dalam menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap nilai-nilai integritas, profesionalisme, keteladanan, dan semangat pelayanan yang diwariskan Sofyan dapat terus dilanjutkan oleh seluruh jajaran Kementerian Agama.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga H. Sofyan Arsyad yang selama ini memberikan dukungan dalam setiap langkah pengabdiannya. “Keberhasilan seorang pemimpin tidak terlepas dari doa, pengorbanan, dan dukungan keluarga yang selalu menyertai,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan perpisahannya, H. Sofyan Arsyad mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru setelah menuntaskan masa pengabdian sebagai aparatur sipil negara. Ia menyebut purna tugas bukanlah perpisahan, melainkan perpindahan peran dalam perjalanan kehidupan.

“Hari ini adalah hari yang spesial bagi saya dan keluarga. Saya tidak merasa berpisah, tetapi hanya berpindah peran dalam panggung kehidupan. Jabatan hanyalah amanah dan titipan, tetapi kejujuran serta kebaikan adalah warisan yang akan terus dikenang,” ujar Sofyan.

Selama memimpin Kantor Kementerian Agama, Sofyan mengaku lebih mengedepankan keteladanan dibandingkan pendekatan yang bersifat instruktif. Ia percaya disiplin yang lahir dari kesadaran akan lebih kuat daripada disiplin yang muncul karena tekanan.

“Saya selalu percaya bahwa disiplin yang lahir dari kesadaran jauh lebih kuat daripada disiplin yang lahir dari tekanan. Karena itu saya berusaha memimpin dengan memberi contoh,” katanya.

Sofyan juga menegaskan bahwa keberhasilan yang diraihnya selama bertugas merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Banggai Kepulauan.

“Saya bukan Superman. Saya hanya berusaha membangun super tim. Kalau hari ini ada apresiasi kepada saya, itu karena saya bekerja bersama orang-orang hebat,” ujarnya.

Menjelang akhir sambutannya, Sofyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugas dan pengabdiannya. Ia juga memohon maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan amanah sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan.

Acara purna tugas tersebut berlangsung penuh haru. Sejumlah tamu tampak meneteskan air mata saat memberikan ucapan selamat dan penghormatan kepada Sofyan Arsyad yang telah mengakhiri masa baktinya setelah bertahun-tahun mengabdi dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan kerukunan umat beragama di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Perpisahan menjadi berat bukan karena lamanya kebersamaan, tetapi karena indahnya kebersamaan yang pernah kita bangun bersama. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan kita semua senantiasa diberi kekuatan untuk terus berbuat baik,” tutupnya. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, S.T.M.T, AIFO membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar Senin, 1 Juni 2026.

 

Dalam sambutan tersebut, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh bangsa untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Bupati Rusli Moidady.

Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pancasila disebut menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai sebagai instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia untuk menjembatani perbedaan serta menghentikan berbagai konflik yang terjadi.

Indonesia juga dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian global melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.

Selain menyoroti peran Indonesia di tingkat internasional, sambutan tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Kepala BPIP.

Kepada para menteri dan kepala daerah, termasuk seluruh penyelenggara pemerintahan di berbagai tingkatan, disampaikan pesan agar setiap kebijakan publik selalu berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada kelompok yang paling rentan.

Pemerintah juga diingatkan untuk terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup sambutannya, Kepala BPIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,”

Kegiatan bertempat di halaman kantor bupati di hadir Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Pabung 1308 L/B, serta undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)