Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati. Asisten I Sekretariat Daerah, Rachman Hasan, ST., M.Si membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia di hadapan aparatur sipil negara (ASN) serta siswa-siswi di Salakan, Sabtu (2/5/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan. Dalam amanatnya, Menteri menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata.

Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan tahun ini diikuti para pemangku kepentingan pendidikan di seluruh Indonesia, mulai dari guru, tenaga kependidikan, pelajar, hingga masyarakat luas.

Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya memanusiakan manusia. Ia mengingatkan kembali nilai-nilai dasar pendidikan nasional yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, melalui konsep asah, asih, dan asuh.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan bertanggung jawab,” demikian kutipan amanat tersebut.

Menteri juga menegaskan bahwa arah pembangunan pendidikan saat ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto, yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia maju, makmur, dan bermartabat.

Dalam pidatonya, dipaparkan lima kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan. Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Hingga 2025, lebih dari 16 ribu satuan pendidikan telah direvitalisasi dan ratusan ribu sekolah mulai memanfaatkan perangkat pembelajaran digital.

Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa, pelatihan kompetensi, hingga penyaluran tunjangan secara langsung setiap bulan.

Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Berbagai program seperti kebiasaan positif siswa, kegiatan pramuka, serta pembelajaran berbasis pengalaman terus didorong.

Keempat, peningkatan mutu pembelajaran melalui penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Pemerintah juga menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi capaian pendidikan.

Kelima, perluasan akses pendidikan melalui skema fleksibel seperti sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh, hingga pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Menteri menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi lintas sektor. Pendidikan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

“Tanpa dukungan semua pihak, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi formalitas. Dibutuhkan pola pikir maju, mental kuat, dan komitmen yang lurus untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

Menutup sambutan, Menteri mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan nasional.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua demi Indonesia yang lebih cerdas dan bermartabat.” (Roy-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id — Dalam upaya memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady melaksanakan koordinasi dengan Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mina Bahari II, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Bupati Banggai Kepulauan diterima langsung oleh Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperjuangkan berbagai program perlindungan serta pemberdayaan bagi para nelayan, khususnya dalam peningkatan kapasitas, bantuan sarana penangkapan ikan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir.

Dalam koordinasi tersebut, Bupati menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi para nelayan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk tantangan dalam peningkatan produktivitas hasil tangkapan, akses terhadap bantuan pemerintah, serta perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat.

Bupati juga menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah, sehingga perhatian serius terhadap kesejahteraan nelayan menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah.

“Nelayan merupakan ujung tombak ekonomi pesisir. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program perlindungan dan pemberdayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Bupati.

Sementara itu, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Bapak Mahrus, S.St.Pi., M.Si., menyambut baik kunjungan dan koordinasi tersebut. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk terus mendukung daerah-daerah kepulauan seperti Banggai Kepulauan dalam memperkuat sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mewujudkan nelayan yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)

Surabaya, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam upaya mempercepat transformasi digital pemerintahan. Penandatanganan berlangsung di ruang pertemuan ITS dan dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, Rabu (29/4/2026).

Rusli menegaskan, digitalisasi kini menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. “Transformasi digital adalah keharusan. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Kerja sama ini difokuskan pada penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dokumen tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pemerintahan yang terintegrasi dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Rusli, selama ini pengembangan teknologi informasi di lingkungan perangkat daerah masih berjalan parsial dan belum terintegrasi. Melalui kolaborasi dengan ITS, pemerintah daerah ingin memastikan adanya keselarasan kebijakan serta integrasi sistem agar tidak terjadi tumpang tindih aplikasi maupun pemborosan anggaran.

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam investasi teknologi informasi. Dengan peta rencana yang matang, belanja daerah di sektor digital diharapkan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada masyarakat.

Pihak ITS diwakili antara lain oleh Agus Muhamad Hatta, Beny Cahyono, dan Tony Dwi Susanto. Kehadiran tim akademisi ini dinilai strategis dalam membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan serta tantangan pengembangan SPBE, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik infrastruktur digital yang berbeda.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmad Labou, serta Kepala Bidang Aplikasi Informasi, Persandian, dan Statistik, Dani Mania.

Rusli menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendukung penuh penyusunan dokumen tersebut dengan menyediakan data yang akurat dan berkolaborasi aktif bersama tim ITS.

Ia menegaskan, dokumen SPBE tidak boleh sekadar menjadi arsip, melainkan harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan digital daerah.

“Dokumen ini harus menjadi acuan bersama, bukan hanya tersimpan di lemari, tetapi benar-benar diimplementasikan,” kata Rusli.Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan ITS menjadi langkah awal bagi Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital. (Roy-KOMINFO)

Banggai Laut, BanggaiKep.go.id — Dalam rangka memperkuat sinergitas antar pemerintah daerah dalam pengelolaan aset daerah serta optimalisasi pengembalian kerugian daerah oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah bertugas di Kabupaten Banggai Laut, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan koordinasi dan konsultasi bersama Pemerintah Kabupaten Banggai Laut, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Banggai Laut, serta Inspektur Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun koordinasi lintas daerah, khususnya terkait pengelolaan aset daerah yang masih memiliki keterkaitan administratif maupun tanggung jawab keuangan oleh ASN yang sebelumnya bertugas di wilayah Kabupaten Banggai Laut.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pemerintah daerah menekankan pentingnya penataan aset secara tertib, transparan, dan akuntabel guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain itu, upaya optimalisasi pengembalian kerugian daerah menjadi perhatian utama sebagai bentuk penegakan disiplin administrasi dan tanggung jawab ASN terhadap keuangan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan Aris Susanto menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pengelolaan aset berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan administrasi yang masih tertunda.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Laut Saiful U. Usuria menyambut baik langkah koordinatif tersebut dan berharap sinergi antar daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam penyelesaian persoalan yang menyangkut aset daerah dan pengembalian kerugian keuangan daerah.

Melalui pertemuan ini, diharapkan tercipta solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam penyelesaian berbagai persoalan aset daerah, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Muh. Aris Susanto, S.E.M.E membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri pada upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional dinilai tidak akan tercapai secara optimal.

Dalam pidato tersebut, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dengan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil, serta penguatan kemandirian fiskal daerah. Selain itu, kolaborasi antar daerah dan fokus pada pelayanan dasar juga menjadi sorotan utama pemerintah.

Sekda Muh. Aris Susanto saat membacakan sambutan itu juga menekankan pentingnya stabilitas dan ketahanan daerah di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim, ketahanan pangan, dan dinamika ekonomi.

“Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga mitra aktif dalam merancang kebijakan yang relevan dengan potensi lokal,” demikian salah satu poin penting dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah pusat mengingatkan agar seluruh daerah tetap mengedepankan prinsip efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan Hari Otonomi Daerah. Kegiatan diminta dilakukan secara sederhana, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Arkan Supu. Hadir pula sejumlah unsur Forkopimda dan pejabat daerah, di antaranya Kabar Ops Polres Bangkep Maikun, Pabung 1308/LB Baharudin, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Banggai Laut Edisman.

Selain itu, tampak Asisten I Setda Banggai Kepulauan Rahman Hasan, Asisten III Tommy Boy Luasusun, Staf Ahli Abdi Gunawan dan Muchsin HS Yasano, para kepala perangkat daerah, serta pejabat eselon III di lingkungan Setda Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Sosialisasi Kartu Tanda Anggota (KTA) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) dan program Tuntas Baca Qur’an (TBQ) yang dirangkaikan dengan silaturahim guru Pendidikan Agama Islam dan guru Pendidikan Agama Kristen se-Kabupaten Banggai Kepulauan berlangsung khidmat, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan bertempat di Ruang Auditorium Bappeda dan Litbang Banggai Kepulauan dan dihadiri oleh Wakil Wakil Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Dinsos, para kepala perangkat daerah, Ketua AGPAII beserta jajaran pengurus, narasumber, panitia, serta para guru agama Islam dan Kristen dari seluruh wilayah Banggai Kepulauan.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis, khususnya dalam menghadapi perkembangan era digital saat ini.

Sosialisasi KTA AGPAII berbasis digital dinilai sebagai langkah penting dalam pemutakhiran data keanggotaan, sekaligus upaya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, dan konektivitas antar anggota dalam satu wadah organisasi.

“Digitalisasi KTA bukan sekadar tertib administrasi, tetapi juga memperkuat identitas profesional guru pendidikan agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan,” ujar Rusli.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa program TBQ (Tuntas Baca Qur’an) disebut sebagai langkah konkret dalam memastikan generasi muda memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Hal ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta spiritualitas peserta didik.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahim antara guru Pendidikan Agama Islam dan guru Pendidikan Agama Kristen. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Ini adalah contoh nyata bagaimana kita membangun harmoni di tengah keberagaman. Banggai Kepulauan harus terus menjadi daerah yang rukun, damai, dan saling menghargai,” tambah Bupati.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Guru dinilai sebagai ujung tombak dalam mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga semangat pengabdian dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Kegiatan Sosialisasi KTA AGPAII dan program TBQ serta silaturahim guru agama secara resmi dibuka dengan harapan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di daerah tersebut. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Peringatan Hari Kartini Ke-147, Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady resmi melantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Banggai Kepulauan masa bakti 2026–2030, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang dan dihadiri oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama, Kepala BPS, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan berbagai organisasi wanita.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus GOW yang baru dilantik. Ditekankan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar, namun diyakini dapat dijalankan dengan baik melalui semangat kebersamaan, dedikasi, dan komitmen yang tinggi.

Momentum pelantikan ini dinilai semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, yang menjadi simbol perjuangan perempuan dalam memperjuangkan kesetaraan, pendidikan, dan peran strategis dalam pembangunan. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dan diwujudkan dalam karya nyata oleh perempuan di daerah.

“Gabungan Organisasi Wanita (GOW) memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pemberdayaan perempuan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,” ucap Bupati.

Oleh karena itu, GOW diharapkan menjadi wadah yang solid, inklusif, serta mampu menyatukan berbagai organisasi wanita untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Selain itu kata Rusli, perempuan saat ini dipandang bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan sebagai penggerak utama dalam berbagai sektor kehidupan. Para pengurus GOW diharapkan terus berinovasi, meningkatkan kapasitas, dan aktif mengambil bagian dalam program-program strategis daerah, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan bersinergi dengan GOW, agar organisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Kegiatan pelantikan secara resmi dibuka dengan harapan agar seluruh pengurus dapat menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab, serta senantiasa mendapatkan bimbingan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Rusli. (Decky-KOMDIGI)

Parigi Moutong, BanggaiKep.go.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perwakilan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam ajang Aduka Promosi Investasi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Duta Promosi Investasi Putra Bangkep berhasil meraih Juara 2 dan masuk dalam jajaran Top 2 Finalis tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (10/4/2026).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Banggai Kepulauan mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat provinsi, khususnya dalam mempromosikan potensi investasi daerah.

Ajang Aduka Promosi Investasi sendiri merupakan wadah bagi para duta muda untuk menampilkan kemampuan komunikasi, wawasan, serta inovasi dalam memperkenalkan peluang investasi di daerah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkontribusi dalam memajukan daerah, khususnya dalam sektor promosi investasi.

“Selamat kepada Duta Promosi Investasi Putra Bangkep yang telah mengharumkan nama daerah. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya dan membawa Banggai Kepulauan semakin dikenal luas,” demikian disampaikan dalam ucapan apresiasi.

Dengan capaian ini, Banggai Kepulauan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai daerah yang memiliki potensi besar dan sumber daya manusia yang unggul di tingkat Sulawesi Tengah. (Decky-KOMINFO)

Parigi Moutong, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey menghadiri kegiatan malam ramah tamah dalam rangka DUTA Promosi Investasi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang digelar di Gedung Graha Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi investasi daerah yang bertujuan memperkuat sinergi antar pemerintah daerah, pelaku usaha, serta para pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, khususnya di sektor unggulan seperti pariwisata, perikanan, dan pertanian. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menarik minat investor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Malam ramah tamah ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar daerah sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah, perwakilan instansi pemerintah, pelaku usaha, serta undangan lainnya dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan investor, sehingga mampu mendorong realisasi investasi yang berdampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah. (Decky-KOMINFO)

Labangun, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Lomba Desa tingkat kabupaten tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Labangun, Kecamatan Buko Selatan, Jumat (10/04/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan, Ketua TP PKK Banggai Kepulauan, Camat Buko Selatan, perwakilan Babinsa Buko Selatan, Kapolsek Buko Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), para kepala desa se-Kecamatan Buko Selatan, anggota BPD, serta masyarakat Desa Labangun.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, seraya mengajak untuk saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Lebih lanjut, Bupati memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan membawa manfaat bagi pembangunan desa.

Dijelaskan, pelaksanaan Lomba Desa bertujuan untuk memetakan dan menentukan desa dengan kinerja terbaik yang dapat dijadikan sebagai percontohan (labsite) dalam rangka percepatan pemerataan pembangunan serta mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah desa dalam menjalankan tugas di bidang pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta untuk mengetahui capaian desa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat selama satu tahun terakhir.

Lomba Desa tahun 2026 mengangkat tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, yang menekankan pentingnya kemandirian, inovasi, serta peran desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Bupati juga menekankan bahwa pembangunan desa tahun 2026 harus berpedoman pada Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang fokus penggunaan Dana Desa, yang mencakup delapan program prioritas, di antaranya penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan ekonomi desa melalui koperasi, hingga pembangunan infrastruktur dan digitalisasi desa.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh elemen desa, mulai dari kepala desa, BPD, hingga masyarakat, terus memperkuat sinergi dan kolaborasi demi mendorong kemajuan dan kemandirian desa.

Kegiatan Lomba Desa tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Bupati dengan harapan mampu melahirkan desa-desa unggulan yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing. (Decky-KOMDIGI)