Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (22/12/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, selaku inspektur upacara dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah, serta para undangan lainnya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Serfi Kambey membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember bukan sekadar seremoni tahunan maupun perayaan “Mother’s Day” sebagaimana dipahami di beberapa negara, melainkan bentuk penghargaan mendalam terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan Indonesia dalam merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

“Hari Ibu merupakan refleksi sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, dan kebebasan untuk bergerak bersama laki-laki membangun bangsa,” ujar Menteri PPPA dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wabup.

Menteri PPPA juga mengulas sejarah Hari Ibu yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada tahun 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut menjadi tonggak lahirnya gerakan perempuan secara nasional, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959. Sejak saat itu, Hari Ibu menjadi pengingat bahwa perempuan adalah bagian strategis dan tak terpisahkan dari pembangunan nasional.

Pada peringatan tahun 2025 ini, Kementerian PPPA mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menegaskan bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, melainkan motor utama perubahan. Di tengah berbagai tantangan seperti beban ganda, stigma, keterbatasan akses, dan kekerasan berbasis gender, perempuan Indonesia terus menunjukkan ketangguhan, kreativitas, serta daya juang yang luar biasa.

Selain itu, Menteri PPPA menyampaikan bahwa perempuan Indonesia hadir dan berkontribusi di berbagai sektor kehidupan, mulai dari keluarga, ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, hingga pemerintahan, politik, seni, olahraga, dan teknologi. “Kemajuan bangsa tidak pernah terpisah dari kemajuan perempuan,” tegasnya.

Lebih lanjut, peringatan Hari Ibu ke-97 juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi bagi seluruh perempuan Indonesia tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, profesi, maupun wilayah. Suara perempuan, menurut Menteri PPPA, harus didengar dan dijadikan dasar dalam penyusunan kebijakan publik, strategi pembangunan, serta arah masa depan bangsa.

Dalam konteks kebijakan nasional, penyelenggaraan Hari Ibu ke-97 sejalan dengan agenda pembangunan nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.

Pemerintah, lanjut Menteri PPPA, terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan melalui Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT), implementasi CEDAW, serta pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan, guna memastikan perempuan Indonesia terlindungi, bebas dari kekerasan dan diskriminasi, serta memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang.

Mengakhiri amanatnya, Menteri PPPA mengajak seluruh elemen bangsa—pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, media, dan masyarakat luas—untuk memperkuat kolaborasi dan komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Terima kasih kepada seluruh perempuan Indonesia atas kekuatan, kasih sayang, daya juang, serta karya nyata yang telah mewarnai perjalanan bangsa. Perempuan berdaya, anak terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Menteri PPPA. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima bantuan hibah satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui kerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan. Kendaraan tersebut telah tiba di Salakan Selasa, 16 Desember 2025 dan siap memperkuat layanan penanggulangan kebakaran di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan, Harry Saputra Nursin, S.S.T.P., M.A.P., AIFO, menyampaikan bahwa kendaraan Damkar yang diterima memiliki kapasitas tangki air sebesar 6.000 liter dan merupakan dukungan strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta respons cepat terhadap kejadian kebakaran.

“Bantuan hibah ini sangat mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan penanggulangan kebakaran, khususnya di wilayah kepulauan,” ujar Harry.

Ia menjelaskan, kendaraan Damkar tersebut secara administratif telah diserahkan pada November 2025 dan diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfy Kambey, di Jakarta, namun secara fisik baru tiba di Banggai Kepulauan setelah melalui proses pengiriman.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Banggai Kepulauan menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota di Indonesia yang menerima hibah kendaraan Damkar dari Pemerintah Korea Selatan. Tiga daerah lainnya yaitu Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kota Bima.

“Kabupaten Banggai Kepulauan dapat menjadi penerima hibah berkat komunikasi dan koordinasi intens Pemerintah Daerah dengan Kementerian Dalam Negeri, sehingga dapat diprioritaskan dari ratusan daerah pengusul,” tambahnya.

Kendaraan Damkar tersebut tiba di Salakan bersama operator khusus untuk memberikan pendampingan dan pelatihan teknis kepada personel pemadam kebakaran Kabupaten Banggai Kepulauan terkait pengoperasian dan pemeliharaan armada.

Dengan bertambahnya armada pemadam kebakaran ini, diharapkan kapasitas dan kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penanggulangan kebakaran semakin optimal, guna memberikan perlindungan dan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. (IKP KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey hadiri kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banggai Kepulauan yang digelar Rabu, (10/12/2025).

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, organisasi perempuan, serta seluruh pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran DWP yang selama 26 tahun telah berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Menurutnya, DWP bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam mendukung tugas pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya perempuan di Banggai Kepulauan.

“Tema HUT DWP tahun ini sejalan dengan semangat peningkatan kualitas perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. DWP telah menjadi pilar penting bagi kemajuan masyarakat kita,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan organisasi perempuan yang solid, kreatif, dan adaptif. Karena itu, ia mendorong seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, dan berbagai program pemberdayaan perempuan.

“Mari kita wujudkan perempuan Banggai Kepulauan yang berdaya, cerdas, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam setiap aspek pembangunan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati menyoroti beberapa agenda prioritas yang perlu terus diperkuat, seperti peningkatan kualitas pendidikan keluarga, percepatan penurunan stunting, penguatan ekonomi kreatif perempuan, serta keterlibatan aktif organisasi wanita dalam menjaga ketahanan sosial dan budaya daerah.
Pemerintah daerah, berkomitmen mendukung setiap program Dharma Wanita Persatuan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah, penyediaan ruang kegiatan, hingga fasilitasi program pemberdayaan perempuan dan keluarga.

“Kami berharap kerja sama ini terus terjalin erat demi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan yang kita cintai,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutan, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota DWP seraya berharap organisasi ini semakin maju dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Decky-KOMDIGI)

PALU, BanggaiKep.go.id — Sosialisasi Penilaian Mandiri dan Coaching bersama Tim Evaluasi Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (8/12/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, Koordinator Pengawas P3A BPKP Sulteng, Inspektur Daerah, Kepala Bappeda, Inspektur Pembantu Wilayah I, serta peserta dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi merupakan komitmen bersama pemerintah daerah untuk mencapai target maturitas level 3 pada tahun 2026.

Ia menekankan bahwa Penilaian Mandiri Maturitas SPIP bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi mencerminkan kesiapan organisasi dalam menerapkan sistem pengendalian intern yang efektif serta pengelolaan risiko yang terstruktur.

“SPIP Terintegrasi harus menjadi budaya kerja, bukan hanya dokumen. Keterpaduan antara manajemen risiko, kinerja, budaya integritas, dan pengawasan intern adalah kunci untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, kegiatan sosialisasi dan coaching ini bertujuan memastikan seluruh bukti dukung, data, dan implementasi SPIP pada unit kerja telah memenuhi ketentuan dan standar yang berlaku. Kehadiran Tim Evaluasi diharapkan dapat memberikan pendampingan, arahan teknis, serta klarifikasi terhadap aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki oleh OPD.

Bupati juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti proses evaluasi dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan responsif terhadap masukan demi peningkatan kualitas tata kelola. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum pembelajaran dan penguatan kapasitas aparatur dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan SPIP Terintegrasi yang semakin matang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus berbenah menuju tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas, sejalan dengan target maturitas SPIP Tahun 2026. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Dalam rangka melaksanakan Reformasi Birokrasi dan memperkuat rentang kerja menuju Pemilu 2029, Bawaslu Kabupaten Banggai Kepulauan terus mengoptimalkan peningkatan sumber daya manusia secara internal. Upaya ini menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan jajaran dalam menghadapi tahapan pemilu yang semakin kompleks, Rabu (3/12/2025).

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan program RDK (Rapat Dalam Kantor) yang berfokus pada penguatan kapasitas staf. Program ini bertujuan menciptakan SDM yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan kepemiluan di tahun 2029.

Pada kegiatan RDK hari ini, Bawaslu Bangkep menghadirkan materi khusus terkait peran kehumasan dalam lembaga publik. Penguatan ini dinilai penting karena humas memiliki peran sentral dalam membangun citra, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan informasi kelembagaan tersampaikan dengan baik.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Bawaslu Bangkep menghadirkan narasumber dari Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan melalui Dinas KomDigi Bangkep M. Yamin Talib .

Kehadiran narasumber eksternal ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana strategi humas yang efektif dapat menunjang misi lembaga. Ketua Bawaslu Banggai Kepulauan, Muslim Abd. Muin menjelaskan bahwa salah satu misi utama Bawaslu adalah menjadi lembaga pengawas pemilu yang terpercaya di mata publik. Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh elemen organisasi harus dikerahkan secara maksimal, termasuk optimalisasi fungsi kehumasan dalam membangun komunikasi yang kuat, terbuka, dan berkelanjutan dengan masyarakat. Kepercayaan publik lahir dari transparansi informasi dan komunikasi yang baik. Humas menjadi jembatan penting antara Bawaslu dan masyarakat luas.  ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH) Bawaslu Banggai Kepulauan  Jainudin Laruhami,  menambahkan bahwa integrasi antara pengawasan pemilu dengan komunikasi publik merupakan kunci penting dalam memperkuat proses pengawasan ke depan. Menurutnya, strategi humas tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sehingga tercipta pemilu yang berintegritas. Peran humas sangat penting untuk memastikan misi Bawaslu sebagai lembaga yang terpercaya dapat diwujudkan. Melalui kegiatan hari ini, kita berharap mendapatkan penguatan, masukan, dan pemahaman yang lebih baik untuk memperkokoh kelembagaan Bawaslu Banggai Kepulauan ke depan, Pengawasan yang kuat lahir dari sinergi antara Bawaslu dan publik. tegasnya.

kegiatan di akhiri dengan penandatangan MoU antara Bawaslu Banggai Kepulauan dan  Perisai Demokrasi Bangsa  Akan pengawasan partisipatif, serta Mendorong transparansi dan integritas pemilu  Banggai Kepulauan di masa depan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan output yang konkret bagi peningkatan kualitas internal Bawaslu Bangkep, serta menjadi langkah nyata dalam persiapan menghadapi Pemilu 2029. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan desa yang inklusif melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan pendampingan pembentukan DRPPA yang digelar di Salakan, Selasa (2/12/2025).

Acara yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) itu dihadiri berbagai unsur, mulai dari perwakilan organisasi perempuan, tokoh agama dan masyarakat, kepala desa dan lurah, hingga Forum Anak tingkat kabupaten dan desa.

Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Halimah Hamid, S.Sos  menyebut DRPPA sebagai langkah strategis mewujudkan pembangunan desa yang aman, sehat, dan setara bagi perempuan dan anak. Program ini, kata dia, tidak boleh berhenti pada tataran administratif.

“Pemerintah daerah memiliki komitmen kuat membangun lingkungan yang melindungi dan memberdayakan perempuan serta memastikan anak-anak tumbuh aman, sehat, dan bahagia,” ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan DRPPA menuntut kerja bersama seluruh elemen desa. Ada tiga prioritas yang disebut harus segera dikerjakan pemerintah desa yaitu Penyusunan rencana aksi sesuai kebutuhan dan karakteristik desa, Penguatan kapasitas kader dan lembaga desa dalam pencegahan kekerasan serta peningkatan partisipasi perempuan di ruang publik dan Pembentukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi masyarakat, dunia usaha, dan media.

Pemerintah daerah akan mendukung implementasi DRPPA melalui kebijakan, pendampingan teknis, dan dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Halima juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor di tingkat desa dan kabupaten.
“Kita ingin memastikan bahwa mulai tahun 2025 dan seterusnya, setiap perempuan merasa aman dan dihargai, dan setiap anak memiliki masa depan cerah di desa tempat mereka dibesarkan,” ujarnya.

Ia optimistis Banggai Kepulauan mampu menjadi contoh kabupaten yang berhasil membangun desa inklusif melalui kerja bersama pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, Marthina Juman, S.Ag dalam laporannya menyampaikan bahwa implementasi DRPPA erat kaitannya dengan pembangunan sumber daya manusia sejak dari desa.

Dengan jumlah penduduk mencapai 138 ribu jiwa, serta proporsi anak sebesar 29,13 persen (BPS 2024), Banggai Kepulauan dinilai memiliki modal sosial yang kuat untuk mendorong kebijakan perlindungan perempuan dan anak yang lebih progresif.

Marthina menjelaskan bahwa DRPPA merupakan model desa yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam tata kelola pembangunan desa.

Program ini sekaligus menjawab lima arahan Presiden terkait pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, pencegahan kekerasan dan perkawinan anak, serta penurunan pekerja anak.

“Sosialisasi ini diharapkan memberi pemahaman menyeluruh tentang indikator DRPPA, pembentukan tim pengelola, dan penyiapan SK kepala desa sebagai dasar pelaksanaan,” kata Marthina.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan daerah telah memberi ruang untuk memperkuat pelaksanaan DRPPA melalui sejumlah regulasi, seperti Perda tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Perbup Nomor 24 Tahun 2004 tentang Pengarusutamaan Gender, dan Perbup Nomor 40 Tahun 2023 tentang Peningkatan Kualitas Keluarga.

Kegiatan yang berlangsung di Posyandu Salakan itu diikuti 42 peserta dari unsur pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, media, dan organisasi perempuan. (Roy-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Perayaan Pra-Natal Pelayan-Pelayan se-Klasis Salakan berlangsung penuh sukacita dan kekhidmatan di Jemaat Imanuel Salakan. Kegiatan yang menghimpun para pendeta, penatua, diaken, serta seluruh unsur pelayanan dari berbagai jemaat di Klasis Salakan ini menjadi momentum penguatan spiritual dan kebersamaan menjelang Perayaan Natal 2025, Senin (01/12/2025).

Kegiatan diawali dengan ibadah Pra-Natal yang dipimpin oleh pelayan firman dari Klasis Salakan. Suasana ibadah berlangsung hangat, penuh pujian, doa, serta perenungan akan makna kelahiran Kristus sebagai sumber damai, pengharapan, dan sukacita bagi dunia.

Dalam membacakan sambutannya Asisten II Setda Banggai Kepulauan, Edison Moligay, S.Sos., mengatakan perayaan Pra-Natal bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum iman untuk kembali merenungkan makna kelahiran Sang Juruselamat yang membawa damai, pengharapan, dan sukacita bagi dunia.

Bagi para pelayan Tuhan, momen ini sekaligus menjadi pengingat akan panggilan pelayanan yang harus diwujudkan dengan kasih, kerendahan hati, dan keteladanan sebagaimana Kristus telah memberikan teladan bagi kita.

Pra-Natal adalah waktu untuk menyiapkan hati dalam menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Melalui ibadah dan persekutuan seperti ini, kita diajak untuk kembali menghayati kasih Allah yang menghadirkan damai sejahtera bagi seluruh umat manusia.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelayan Tuhan se-Klasis Salakan yang selama ini telah menjadi mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, beriman, dan bermartabat. Peran gereja sangat besar dalam pembinaan moral, etika, dan spiritualitas umat, yang berdampak langsung pada stabilitas sosial dan pembangunan daerah,”ucapnya.

Selain itu, kata Edison, Momentum Pra-Natal juga mengingatkan kami di pemerintahan untuk melayani masyarakat dengan tulus, jujur, dan penuh kasih, sebagaimana Kristus datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani. Semangat kasih dan kerendahan hati inilah yang terus kami upayakan hadir dalam tugas-tugas pemerintah daerah.

Dalam suasana menjelang Natal ini, Edison juga mengajak semua untuk: Meneguhkan komitmen pelayanan yang tulus dan penuh kasih, Menjaga persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk, Menjadi pembawa damai di keluarga, gereja, dan lingkungan masing-masing dan Mendukung program-program pembangunan daerah demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

“Pada kesempatan ini saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terus menjaga keharmonisan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Natal mengajarkan kepada kita nilai persaudaraan, saling menghargai, dan bekerja sama meskipun kita berbeda-beda,” katanya.

Kiranya Perayaan Pra-Natal ini menjadi momen untuk mempererat persatuan antar warga, memperkuat solidaritas sosial, dan mendorong kita berpartisipasi dalam pembangunan daerah baik secara fisik, sosial, maupun spiritual.

Memasuki akhir tahun, Ia juga mengajak untuk melihat kembali perjalanan kita sepanjang tahun ini. Ada banyak tantangan yang kita hadapi, tetapi ada pula begitu banyak berkat yang Tuhan nyatakan bagi keluarga dan daerah kita.

Ke depan, kami berharap Kabupaten Banggai Kepulauan semakin maju, sejahtera, aman, dan diberkati. Harapan ini hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara pemerintah, tokoh agama, lembaga masyarakat, dan seluruh warga.

“Saya menyampaikan Selamat menjalankan Perayaan Pra-Natal dan selamat menyongsong Natal 2025 dengan penuh sukacita.
Kiranya damai dan kasih Tuhan senantiasa menyertai setiap keluarga kita. Terima kasih kepada seluruh panitia dan jemaat yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” tuturnya.

Kegiatan di hadiri MPH Klasis Salakan beserta seluruh BIPRA, MPH Jemaat Imanuel Salakan, Para Pendeta di Klasis Salakan, Para Penatua dan Diaken se-Klasis Salakan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menggelar upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Korpri ke-54 Tahun 2025 di Lapangan Kantor Bupati Banggai Kepulauan, yang diikuti oleh seluruh ASN dari berbagai perangkat daerah, Senin (1/12/2025).

Tahun ini, peringatan HUT Korpri mengusung tema “Korpri Bertransformasi, ASN Berintegritas untuk Indonesia Maju”, sebagai komitmen memperkuat profesionalitas birokrasi di daerah.

Upacara dipimpin lansung oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, dalam membacakan sambutan Dewan Pengurus Korpri Nasional PROF. DR. ZUDAN ARIF FAKRULLOH.,SH.,MH, Bupati mengatakan kita bersyukur hari ini, kita bersama-sama memperingati hari ulang tahun ke-54 korpri, untuk itu atas nama organisasi korpri, dan pribadi, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-54 kepada seluruh anggota korpri di manapun saudara-saudara bertugas.

“Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dharma bakti, dedikasi, dan loyalitas yang telah saudara tunjukkan selama lebih dari setengah abad dalam menjalankan tugas negara. saudara telah bekerja keras untuk melayani dengan sepenuh jiwa, profesional dan bekerja untuk kemaslahatan masyarakat, kejayaan Bangsa, serta kemajuan Negara,” ucapnya.

Tema peringatan HUT Korpri ke-54 tahun ini Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju. Tema ini mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan mandiri dalam pengabdian, menjadi kekuatan moral dan profesional, menjadikan korpri sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan, dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota korpri.

Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian serta perjuangan korpri bagi negeri ini memiliki arti yang sangat mendalam. dalam setiap langkah dan karya, korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air.

“Oleh karena itu, kesejahteraan para anggota korpri harus menjadi perhatian utama. pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat mengganggu netralitas. kemandirian dan netralitas korpri harus senantiasa dijaga, karena kedua hal inilah yang menjadi dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa,” katanya.

Lanjutnya, Kita semua patut berbangga, karena di mana pun tugas negara memanggil, dari sabang sampai merauke, dari miangas hingga pulau rote, anggota korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak pernah lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat. Semoga semangat pengabdian ini terus menyala di setiap insan korpri, demi indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan sejahtera.

Kemudian, sebagai Ketua Umum Korpri, beliau menegaskan bahwa korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, yang harus terus diperkuat sebagai penggerak profesionalisme dan integritas aparatur negara. korpri memiliki peran penting dalam memastikan asn menjalankan tugasnya sebagai desainer kebijakan, pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, serta perekat dan pemersatu bangsa dan tidak boleh dilupakan saat ini anggota korpri adalah penggerak utama birokrasi untuk mengimplementasikan rp 3.600 triliun apbn dan rp. 1.300 triliun apbd agar bisa efektif dan efisien.

“Saya minta seluruh anggota korpri yang menjalankan apbn dan apbd ini benar-benar focus untuk mewujudkan asta cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” harapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ia mengajak seluruh anggota Korpri dimanapun berada untuk mengambil sikap korpri siaga. “Mari kita jadikan momentum hari peringatan ke-54 tahun korpri sebagai bentuk apel kesiapsiagaan korpri untuk menutup tahun 2025 dan mengawali tahun 2026. selanjutnya, saya mengajak seluruh anggota korpri yang berjumlah 5,5 juta asn untuk terus siap siaga. delapan tekad kesiapsiagaan korpri mari kita laksanakan dengan penuh kekompakan dan soliditas : 1. Perkuat persatuan dan soliditas korps, 2. Tegakkan netralitas dan integritas, 3. Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi, 4. Tanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, 5. Seluruh asn untuk siaga bencana. mari bersama-sama kita tumbuhkan empati untuk saling membantu. saya minta semua asn bahu-membahu untuk membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di aceh, sumatera utara, sumatera barat dan di daerah lain yang membutuhkan, 6. Peningkatan pendapatan negara dan daerah harus menjadi fokus dari seluruh ASN, 7. Korpri mengawal reformasi birokrasi agar bisa menuntaskan penyelesaian masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8%, mendorong pendapatan negara dan daerah, mencegah kebocoran anggaran, 8. Jaga nama baik korpri dan asn. jadikan setiap langkah dan karya sebagai wujud pengabdian terbaik kepada bangsa,” paparnya.

“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tulus, korpri akan terus menjadi kekuatan moral, sosial, dan birokrasi yang meneguhkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berkeadilan. dari semangat itulah tumbuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas kenegaraan. korpri harus senantiasa hadir sebagai penggerak pelayanan publik yang andal, wadah persatuan asn di seluruh indonesia, serta pilar penting dalam perjalanan menuju indonesia yang maju dan bermartabat,” ungkapnya.

“Akhirnya, saya mengajak seluruh anggota korpri untuk terus berinovasi, memperkuat pengabdian, serta bekerja sepenuh hati untuk kemajuan Bangsa dan Negara. Pengabdian saudara senantiasa dinantikan oleh masyarakat. Semoga allah subhanahu wa taala, tuhan yang maha esa, senantiasa melimpahkan rahmat, petunjuk, dan kekuatan kepada kita semua, khusunya korpri dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai pelayanan masyarakat dan Abdi Negara,” tutupnya. (Decky-KOMDIGI)

Makassar, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan turut berpartisipasi dalam Penandatanganan Serentak Dokumen Pinjam Pakai Lahan Base Transceiver Station (BTS) BAKTI serta Rapat Koordinasi Layanan Infrastruktur BAKTI Tahun 2025 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (26/11/225).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi daerah-daerah 3T, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam memperkuat akses layanan telekomunikasi dan percepatan pembangunan infrastruktur digital untuk mendukung layanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt. Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi untuk Masyarakat dan Pemerintah (LTI-MP) BAKTI Yulis Widyo Marfiah menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan infrastruktur digital dapat berfungsi optimal.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan daerah, termasuk Banggai Kepulauan, yang terus membantu koordinasi lapangan. Tantangan konektivitas di wilayah 3T tidak mudah, namun kerja sama daerah menjadi kunci percepatan,” ujar Yulis.

Beliau juga menekankan bahwa selain pembangunan BTS, peningkatan kapasitas SDM daerah seperti ASN, UMKM, nelayan, hingga dunia pendidikan perlu terus didorong.

Pada sesi penandatanganan Pinjam Pakai Lahan BTS BAKTI, Kabupaten Banggai Kepulauan masuk dalam Batch I yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ratnasari N. Turungku di dampingi Sekretaris Dinas Kornelis Bisala turut hadir bersama perwakilan tujuh kabupaten lainnya yaitu: Halmahera Timur, Lamandau, Berau, Mamberamo Tengah, Maybrat, Biak Numfor, Baru Selatan dan Banggai Kepulauan.

Dengan ditandatanganinya dokumen ini, Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendukung operasional dan keberlanjutan pembangunan BTS BAKTI di wilayahnya.

Keberadaan BTS tersebut diharapkan, memperluas jangkauan internet di desa-desa yang belum terlayani, memperkuat layanan pemerintahan berbasis digital (SPBE), menunjang kegiatan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat melalui akses informasi yang lebih baik.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan juga menyambut baik peluang penguatan SDM melalui pelatihan digital yang ditawarkan BAKTI, baik bagi ASN maupun pelaku UMKM dan masyarakat desa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Batch II oleh 10 kabupaten lainnya dan ditutup dengan sesi dokumentasi. Partisipasi Banggai Kepulauan dalam kegiatan ini menandai komitmen daerah dalam mewujudkan pemerataan layanan telekomunikasi dan percepatan transformasi digital menuju pelayanan publik yang lebih modern dan inklusif. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan sambutan penuh motivasi pada kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT IGI Bangkep ke-16, Rabu (26/11/2025).

Dalam sambutannya Ketua IGI Muh. Haeril Lumuan mengatakan semoga kegiatan ini menjadi tanda bahwa guru yang terus maju adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar, selalu memperbaiki kekurangan, dan terus merasa perlu meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada anak-anak didik.

“Kepada para guru, khususnya anggota IGI, kami melihat bahwa guru adalah aset penting bagi kemajuan Banggai Kepulauan. Sekali lagi terima kasih Pak Bupati, karena perhatian dan dukungan Bupati kepada guru-guru sangat luar biasa,” ujarnya.

Lanjutnya, kemarin kita sudah merayakan Hari Guru Nasional. Kita bergembira, teman-teman pengurus bergembira. Tetapi ke depan, kita harus bergandengan tangan dengan saudara-saudara kita untuk memajukan pendidikan. Walaupun “batik” kita berbeda, namun tujuan kita harus sama: mencerdaskan dan membentuk murid-murid menjadi manusia yang baik.

Kepada seluruh anggota IGI, meskipun jumlah kita belum banyak, kami bangga karena kalian militan. Jangan melihat jumlahnya, tapi lihat kontribusi dan kinerjanya.

“Bagi para kepala sekolah dan PLT, tetaplah bijak memimpin, dalam menyelesaikan masalah, dan berdiskusi dengan baik. Pemimpin itu harus menjadi problem solver, bukan pencipta masalah,” ungkapnya. (Decky-KOMDIGI)