Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 27 November 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dengan kriteria terkonfirmasi POSITIF covid-19 terdistribusi di wilayah Kec. Tinangkung 1 orang dan Kec. Bulagi 1 orang berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratorium Covid-19 dengan menggunakan metode Real Time-PCR oleh UPT. Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah di Palu tertanggal 26 November 2020.

2. Pada hari ini terlapor 1 orang dengan kriteria probable Covid-19 asal wilayah Kec. Tinangkung

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 46.530 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Liang, Banggaikep.go id – Pemerintah Desa (Pemdes) Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 7 dan 8 untuk 145 Kepala Keluarga (KK).

Penyaluran tersebut dilaksanakan di gedung posyandu Desa Liang Kec. Liang Kab. BanggaiKep, Senin, (23/11/2020).

Bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa disalurkan dengan tujuan agar dapat membantu perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, Penyaluran BLT-DD tahap tujuh dan delapan disalurkan langsung oleh Kepala Desa Liang Arwan kepada masyarakat liang.

“Masyarakat harus tahu mengatur uang yang diterima dan gunakan sebaik mungkin untuk keperluan masing-masing,” ucap Arwan dalam sambutannya.

Disamping itu, Arwan juga mengingatkan agar masyarakat liang selalu patuhi aturan Perbup no. 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 dan selalu lakukan 4M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan. (AkriKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 23 November 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 asal wilayah Kec. Liang dan Kec. Buko berdasarkan hasil pemantauan selama masa isolasi dan dinyatakan dengan Surat Keterangan Pemeriksaan oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Saleati dan Puskesmas Tataba dengan nomor surat masing-masing : 445/1441/UPTD Kes-LG/2020 dan Nomor: 440/1115/UPTD PKM-TTB tertanggal 23 November 2020.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 45.407 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat sore, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 22 November 2020 jam 12.00 wita, sbb:

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 45.155 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin,, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 20 November 2020 jam untuk 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif.

2. Pada hari ini terlapor orang dengan kriteria suspek covid-19 berjumlah 3 orang asal wilayah Kec. Tinangkung 2 orang dan Kec. Bulagi Selatan 1 orang dan orang dengan kriteria probable covid-19 dilaporkan berjumlah 1 orang asal wilayah Kec. Tinangkung Utara.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 44.618 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 8 (Delapan) yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum Kantor Camat Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Kamis, (19/11/2020).

Penyaluran BST yang dilakukan oleh petugas PT. Pos Indonesia cabang Salakan dengan nilai Rp. 300.000 untuk per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan jumlah alokasi 252 KPM.

Salah satu keluarga penerima bantuan saat ditemui dalam kegiatan tersebut Ibu Lince mengatakan, “Bersyukur kepada pemerintah yang telah membantu meringankan beban masyarakat, biarpun hanya tiga ratus ribu.”

“Penyaluran BST tahap 8 hari ini, saya sangat terbantu meringankan keperluan saya dan keluarga,” kata Lince.

Hal ini juga menjadi evaluasi tim Satgas Penanganan Covid-19 dimana harus memperhatikan beberapa faktor seperti mekanisme pembayaran dan penerapan protokol kesehatan serta korrdinasi dengan Pemerintah.

Selanjutnya, dalam kegiatan penyaluran BST di desa Liang Kec. Liang sejauh ini tidak ada kendala dalam pembayaran Bantuan Sosial Tunai. (AkriKominfo)

Tompudau, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Tompudau Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rembuk Stunting yang bertempat di Balai Desa Tompudau, Kamis, (19/11/2020).

Hadir dalam giat tersebut Tenaga Ahli Bid. Infrastruktur Bapak Yamin, Kepala Desa Tompudau Kamran Lahundo, Ketua BPD Jen Labana, Ahli Gizi Puskesmas Tinangkung dan kader ksehatan yang hadir.

Dalam sambutan Kepala Desa Tompudau Kamran Lahundo mengatakan bahwa, “Hari ini kita berkumpul dengan maksud dan tujuan untuk melaksanakan rembuk stunting, rembuk stunting ini kehidupan 1000 hari pertama untuk generasi muda kita.”

“Adapun harapan kami selaku pemerintah desa ketika hari ini terlaksana kita sebagai pemangku kekuasaan baik teman-teman BPD dan aparat desa, tidak ada salahnya kalau nanti kita akan memberikan atau kita anggarkan rencana kerja pemerintah desa dan itu harapan yang harus kami penuhi,” ucap Kamran.

Menurut Kades, Kami akan berusaha untuk stunting ini karena di sana ada kehidupan baru bagi generasi muda dan kita akan memberikan asupan gizi yang baik.

Selanjutnya Tenaga Ahli Bid. Infrastruktur Bapak Yamin juga mengatakan terkait dengan rembuk stunting ini kita bisa melihat bahwa bangsa yang kuat itu dari generasi yang sehat.

Menurut Yamin, Pemerintah melakukan konvergensi kita secara bersama-sama untuk menyelesaikan stunting ini, tetapi dengan penanganan ini yang kita laksanakan secara konfergen itu dari tahun-ketahun akan menurun penderita stunting.

“Saya berharap bahwa desa benar-benar serius untuk menangani stunting ini, dan kedepannya kita pikirkan bersama beri sentuhan inovasi dalam penanganan stunting,” harap Yamin.

“Saya juga mengharapkan dalam rembuk stunting ini kita jangan melihat anggarannya, tetapi kegiatan apa yang kita laksanakan sehingga akan bisa di pertimbangkan dan akan di danai pada tahun 2021,” tambah Yamin. (DeckyKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 17 November 2020 jam untuk 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

2. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 43.979 orang.

3. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

4. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

5. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat malam, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 14 November 2020 jam 12.00 wita, sbb :

1. Pada hari ini terlapor 2 orang dinyatakan SEMBUH dari covid-19 asal wilayah Kec. Totikum berdasarkan hasil pemantauan selama masa isolasi dan dinyatakan dengan Surat Keterangan Pemeriksaan oleh UPT Dinas Kesehatan Puskesmas Totikum Nomor : 843.1/2246/Pusk.Tot tertanggal 12 November 2020 dan Nomor 843.1/2255/Pusk.Tot tertanggal 13 November 2020.

2. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan orang dengan kriteria terkonfirmasi positif, suspek dan probable Covid-19.

3. Pelaku perjalanan yang telah selesai Masa Pemantauan sebanyak 42.960 orang.

4. Mengamati dan menganalisa perkembangan situasi Covid-19 secara Nasional, Provinsi dan terkhusus daerah Kab. Banggai Kepulauan maka Pemerintah Daerah mengharapkan agar setiap masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan di setiap aktifitasnya sesuai dengan anjuran Pemerintah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Bupati No. 23 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dimana setiap orang wajib melaksanakan 4 M yakni Memakai masker, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan.

5. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kecamatan/Desa yang telah terbentuk agar dapat mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten.

6. Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” SATUKAN TEKAD MENUJU INDONESIA SEHAT💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Liang, BanggaiKep.go.id – Pelayanan Puskesmas Saleati Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep) kembali dibuka setelah sempat ditutup selama dua hari.

Puskemas tersebut ditutup sejak tanggal 9 sampai dengan 10 November 2020. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penyebaran virus corona di Kabupaten BanggaiKep khususnya di Kecamatan Liang.

Kepala Puskesmas (Kapus) Wiro Lepong, saat dikonfirmasi oleh Jurnalis Diskominfo Pemda BanggaiKep via WhatsApp membenarkan hal tersebut.

Wiro menyampaikan, puskesmas tersebut ditutup karena beberapa tenaga medisnya reaktif saat di rapid tes.

“Dengan begitu, para medis yang reaktif rapid test sudah melakukan karantina mandiri, seperti yang telah dianjurkan. Itu alasan mengapa puskesmas Saleati ditutup selama dua hari,” ungkapnya.

“Karena alasan pelayanan, di tanggal 11 November puskesmas tersebut kembali dibuka, namun pelayanannya diminimalisir hanya enam orang yakni empat orang dari Puskesmas Patukuki dan dua dari Puskesmas Mansamat. Dengan ketentuan hanya rawat jalan, bukan rawat inap,” jelas Kapus.

Kapus berharap penyebaran pandemi Covid-19 ini cepat teratasi, sehingga pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut segera kembali normal seperti semula. (TrisKominfo)