Pos

Lalengan, BanggaiKep.go.id – Setelah selama 13 tahun melewati proses pembangunannya, gedung Gereja Jemaat GPIBK Maranatha Mata Klasis Buko Tengah Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) akhirnya dapat diresmikan oleh Camat Buko pada Senin, 12 September 2022.

Kehadiran Camat Buko Winarto, ST dan Ketua Sinode GPIBK Pdt. Anasir Suayong, M.Th disambut secara adat yang dilanjutkan dengan pengalungan bunga kepada Ketua Sinode GPIBK dan Camat Buko.

Dalam sambutannya, Camat Buko Winarto, ST mengajak kepada para pelayan dan warga jemaat GPIBK Maranatha Mata Desa Lalengan untuk menjadikan gedung gereja yang dibangun dengan megah ini sebagai bukan saja hanya sebagai tempat untuk membangun persekutuan, kesaksian dan pelayanan dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi biarlah juga gedung gereja ini sebagai tempat di mana umat dapat membangun rasa persaudaraan dan kekeluargaan serta saling peduli satu dengan yang lain.

Winarto pun mengucapkan banyak terima kasih kepada para pelayan Gereja baik dari Sinode, Klasis dan Jemaat yang sudah boleh membantu pemerintah dalam hal pembinaan masyarakat dalam bidang kerohanian serta berupaya menyediakan fasilitas peribadatan.

Di akhir sambutannya Camat Buko juga mengucapkan banyak selamat bagi segenap Jemaat GPIBK Maranatha Mata yang dalam perjuangan dan upaya serta pengorbanan baik tenaga dan materi, sehingga gedung gereja sebagai sarana penunjang peribadatan umat sudah boleh terselesaikan dan dapat diresmikan untuk digunakan sebagai tempat umat berkumpul memuliakan Sang pencipta.

Setelah sambutan sebagai tanda gedung gereja Jemaat GPIBK Maranatha Mata diresmikan dan ditahbiskan Ketua Sinode GPIBK bersama Camat Buko melakukan penandatanganan prasasti secara bersama-sama.

Kegiatan peresmian gedung gereja Jemaat GPIBK Maranatha Mata dihadiri juga oleh Anggota DPRD Kab. Bangkep Feliks Go, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banggai Kepulauan Ferdy Salamat, Kapolsek Buko IPDA Rahim Hasan, Danramil 1308-13 Buko yang diwakili oleh Babinsa, Kepala Desa Lalengan serta para pendeta, penatua dan warga jemaat. (JAR-KOMINFO)

Batangono, BanggaiKep.go.id – Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Karmel Batangono Kecamatan Buko diresmikan oleh Majelis Pusat GPdi, peresmian gedung gereja GPdi Jemaat Karmel Batangono dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Desember 2021.

Peresmian Gedung Gereja GPdI Jemaat Karmel Batangono diawali dengan prosesi diluar gedung gereja dengan pengalungan bunga bagi Majelis Pusat dan Majelis Daerah GPdi serta Pemerintah Kecamatan Buko.

Sesudah itu dilanjutkan dengan doa dan pembacaan firman Tuhan kemudian sebagai tanda gedung gereja Jemaat GPdI Karmel Batangono pembukaan selubung papan nama gereja dan pengguntingan pita oleh Majelis Pusat GPdI.

Dalam pemberitaan firman Tuhan yang disampaikan oleh Majelis Pusat GPdI, Pdt. Dr. Hendrik Suanga, M.Th mengajak kepada umat/jemaat untuk menggunakan gedung gereja pada fungsinya sebagai tempat yang Kudus untuk datang berdoa dan bergumul pada Tuhan Allah sebagai sang pencipta.

“Dengan membangun tempat yang khusus yang diperintahkan Tuhan berarti kita mengundang Tuhan hadir,” kata Pdt. Dr. Hendrik Suanga.

Sambutan Camat Buko yang dibacakan oleh Apria Mombilia, SE, Kasie Pemerintah Kantor Camat Buko menekankan untuk menjadikan sarana peribadatan ini menjadi tempat untuk membangun iman jemaat serta membangun keluarga jemaat moral dan etika yang baik serta taat pada norma keagamaan, dan norma hukum maupun norma sosial yang berlaku.

“Selaku Pemerintah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas peran dan tanggung jawab dari pimpinan umat dan jemaat yang sudah boleh membangun gedung gereja ini sebagai wada pembinaan iman bagi warga jemaat,” ucap Apria.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GPdI Karmel Batangono, Esrim Elim Weling saat menyampaikan laporan panitia mengatakan bahwa kami sudah dua kali meresmikan gedung gereja yang pertama 28 April 2010 tapi tidak bertahan lama ambruk disebabkan bencana alam tanah longsor.

“Akhirnya pada 11 Maret 2011 kami melakukan peletaka batu permata pembangunan gedung gereja ini dan syukur kepada Tuhan gedung gereja ini sudah boleh diresmikan hari ini, dengan biaya yang kami gunakan berkisar 300 juta,” ucap Elim yang juga merupakan Anggota DPRD Bangkep.

“Atas nama panitia dan jemaat GPdI Karmel Batangono mengucapkan banyak terima kasih kepada anak-anak Tuhan yang sudah boleh membantu pembangunan gedung gereja ini,” lanjut Elim.

“Serta pemerintah desa yang juga sudah memberi kontribusi untuk pembangunan bahkan teristimewa pak gembala Pdt. Yusuf Tadirerung bersama ibu gembala yang begitu antusias dan bersemangat mendorong kami untuk terus bekerja untuk membangun rumah Tuhan ini,” tambah Elim.

Peresmian Gedung Gereja GPdI Karmel Batangono dihadiri juga oleh Majelis Daerah GPdi Sulteng, Pdt. R.D Sumuan, S.Th, Ketua Majelis Wilayah GPdI Buko, Pdt. Roni Ompi, S.Th, Kepala Desa Batangono, Herpin Montolitus, dan para hamba-hamba Tuhan. (AmosKominfo)