Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Rabu, 19 Februari 2020, Dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Penangungjawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), Jhoin F. Karamaoy saat dikonfirmasi via hand phone menjelaskan bahwa “Kegiatan Pos Pembinaan Terpadu untuk PTM adalah upaya pencehan yang menjadi prioritas kami adalah penyakit Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, Jantung dan kangker”.

“Kegiatan yang kami lakukan adalah mensosialisasikan pola hidup sehat dengan mengkomsumsi makanan yang mengandung gizi yang seimbang serta menghentikan pola hidup dengan asap rokok dan miras karena itu juga menjadi pemicu penyakit tidak menular”, ujar Jhoin.

Lanjut Jhoin, “Untuk Posbindu PTM di Desa Lukpanenteng ini kami melakukan pengecekan/pemeriksaan pada masyarakat baik yang ada di Lukpanenteng maupun sub desa Poganda, kami bersyukur kegiatan ini berjalan dengan baik karena peran serta masyarakat dan Pemdes Lukpanenteng”, ujar Mantri Jhoin. (JARKominfo)

Tatandeng, BanggaiKep.go.id – Kamis, 20 Februari 2020, Dampak musim kemarau yang sudah memasuki 4 bulan menambah piluh para petani tanaman kacang yang ada di Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini para petani kacang tanah Desa Tatendeng memasuki masa panen, tapi yang tampak dalam raut wajah para petani bukanlah kegembiraan karena panen telah tiba tetapi kesedihan akibat tanaman kacang mereka hampir saja gagal panen akibat kemarau yang sudah hampir 4 bulan terakhir ini.

Anel salah satu petani kacang saat dijumpai dikebunnya memaparkan bahwa mereka merugi disebabkan musim kemarau hampir gagal panen, walau pun tidak gagal panen tapi hasil panen menurun drastis dari biasanya, karena buah kacang banyak yang kempis ada yang besar buahnya tapi berulat.

Anel juga menabahkan “Tahun ini kami merugi karena semua serba disewa, seperti pembukaan lahan, pembakaran dan pembersihan, penanaman saja seliter benih kacang yang akan ditanam diupahi 20 ribu rupiah jadi kalau hasil panen tidak maksimal tentunya kami rugi besar”, ujar Anel.

Untuk itu Anel sangat berharap untuk musim tanam selanjutnya Pemerintah dapat membantu kami para petani seperti penyediaan bibit dan pupuk dan juga modal kerja. (JARKominfo)

Minanga, BanggaiKep.go.id – Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Pusat Kesehatan Masyarakat adalah upaya Pemerintah dalam mencegah penyakit tidak menular.

Masyarakat Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut dengan baik kehadiran tenaga medis Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Sabang Kec. Bulagi Utara di desa mereka (Minanga), masyarakat Minanga dengan antusias berbondong-bondong menuju tempat pelaksanaan Pembinaan Posbindu PTM guna melakukan pemeriksaan kesehatan di Balai Pertemuan Desa Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, 20 Februari 2020.

Jhoin F. Karamoy salah satu mantri di PKM Sabang memaparkan “Program ini merupakan usaha dan upaya dari Pemerintah dibidang kesehatan dalam rangka mencegah serta terus mengsosialisasikan kepada masyarakat tentang penyakit tidak menular namun dapat berdampak buruk untuk kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian”.

Adapun penyakit yang paling prioritas adalah Diabetes Melitus (DM) yang kita kenal penyakit gula, Hipertensi, Kangker dan penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (PJPD) serta penyakit lainnya.

“Upaya kami dari pihak kesehatan adalah terus mengkampanyekan, mensosialisasi kepada masyarakat bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit tidak menular namun dapat menyebabkan kematian dini, untuk itu kami sangat mengharapkan masyarakat dapat menggontrol pola makan yang baik dan benar, serta hindari asap rokok dan minuman keras karena polah hidup perokok dan peminum miras mudah terserang penyakit hipertensi, dan jantung”, ujar Jhoin. (JARKominfo)

Salakan, BanggaKep.go.id – Launching aplikasi versi 10,0 dan pelatihan pengimputan pada sistem elektronik monitoring evaluasi pengendalian pelaporan pembangunan(e – Monep +) digelar di ruang rapat umum kantor Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (19/02/2020).

Pertemuan ini dibuka oleh Asisten I Bupati Dra. Jeane B. Rorimpandey dan dihadiri oleh Staf Ahli dan Asisten, seluruh pimpinan dan admin OPD se – Kab. BanggaiKep serta Kepala Bagian Pembangunan Setda.

Dalam pertemuan ini, Jeane B. Rorimpandey mewakili Plt. Bupati mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas tersosialisasinya lounching monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan e-monep versi 10.0.

Pada penyampaian Jeane mengharapkan agar selalu meningkatkan evaluasi dan mempercepat proses pelaporan realisasi anggaran tahun 2020 dan pelatihan dapat diikuti dengan baik serta kepada pimpinan OPD agar selalu memberikan perhatian kepada admin Entry dan pengimputan realisasi anggaran dengan meningkatkan disiplin agar bisa menghasilkan laporan sesuai dengan realisasi yang ada.

“Pelaporan realisasi anggaran dari aplikasi berbasis Web akan memberikan kemudahan dalam setiap OPD dalam memantau, mengevaluasi dan membuat laporan sesuai realisasi fisik dengan baik”, ujar Jeane.

Disamping itu, Samsuddin, S.Pd.,MM selaku Kepala Bagian Pembangunan menginformasikan bahwa laporan evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran APBD Kabupaten / kota se – Sulawesi Tengah tahun 2019, BanggaiKep berada di peringkat ke – 6.

“Dalam penerapannya Aplikasi e – monep + ini merupakan kerja sama antara pemerintah daerah Kab. Banggai Kepulauan bersama Provinsi Gorontalo”, kata Samsuddin.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan serta Evaluasi kinerja perangkat daerah dan upaya mendorong penyerapan anggaran yang mewujudkan program berkualitas dan kepala daerah akan lebih mudah mengontrol setiap program yang berlangsung.

Aplikasi e – Monep+ adalah aplikasi internal pemerintah daerah yang merupakan sistem format monitoring, evaluasi dan pelaporan realisasi anggaran bagi OPD berbasis Elektronik.

Sehingga diharapkan agar team pengendali pada bagian administrasi pembangunan Setda akan senantiasa selalu melakukan pendampingan kepada Admin Entry OPD dan keakurasian input sekaligus peningkatan SDM yang berkualitas. (ViktorKominfo)