Kindandal, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka mengevaluasi program pelayanan dan realisasi anggaran tahun pelayanan 2021 serta mengumpuli tugas dan panggilan gereja yang akan dituangkan melalui program kerja dan pelayanan tahun 2022, Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) mengelar Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII tahun 2021 di Jemaat Viadolorosa Kindandal Klasis Liang, Kecamatan Liang, Kamis, (11/11/2021).

Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII Sinode GPIBK dilaksanakan mulai tanggal 10-12 November 2021.

Ibadah Pembukaan Sidang Tahunan Majelis Sinode GPIBK dipimpin oleh Pdt. Andreas Sangande, S.Th dalam Khotbahnya beliau menekankan bahwa tujuan dilaksanakan sidang guna menjawab panggilan gereja untuk terus bersaksi, bersekutu dan melayani serta dalam sidang gereja ini tujuan kita adalah mencari kehendak Allah.

Ketua Sinode GPIBK, Pdt. Anasir Suayong, M.Th dalam sambutannya mengatakan “Oleh karena perubahan sistem dilingkup pelayanan Sinode GPIBK maka tahun ini Sinode GPIBK menggelar dua kali Sidang Tahunan Majelis Sinode.”

“Bulan Februari dilaksanakan di Bukit Sinai Tatarandang Klasis Paisumatano Kecamatan Bulagi Selatan dan Bulan November ini kita bersidang di Kindandal,” tambah Pdt. Anasir Suayong.

Pdt. Anasir Suayong mengharapkan agar persidangan ini dapat menjawab tugas dan panggilan gereja dan menjawab kebutuhan pelayanan bagi warga Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan yang tersebar di Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.

Anasir juga mengajak para pelayan GPIBK untuk berperan aktif bersama dengan pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan mendukung program pemerintah sehubungan dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan, Ir. Kondrad D. Galala, MM yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan sekaligus membacakan sambutan Bupati Banggai Kepulauan, mengajak kepada para pelayan GPIBK dan warga jemaat untuk tetap setia dalam menjalani tugas dan panggilan pelayanan agar persekutuan jemaat terus bertumbuh dan berkembang.

“Sebab keberhasilan pelayanan gereja bukan saja hanya terletak pada  terealisasinya program pelayanan, tetapi seberapa tangguh pelayanan itu dalam menjalankan tugas dan panggilannya ditengah tantangan dan pergumulan pelayanan,” ucap Kondrad.

Sesudah membacakan sambutan Bupati Banggai Kepulauan, Ir. Kondrad Galala MM, atas nama Bupati Banggai Kepulauan meresmikan Sidang Tahunan Majelis Sinode Ke XXII, dilanjutkan dengan penyamatan tanda peserta sebagai tanda kegiatan ini resmi dibuka. (AmosKominfo)

Alakasing, BanggaiKep.go.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Patukuki, Camat Peling Tengah, PMI Kab. Bangkep, TP-PKK Peling Tengah dan Ikatan Komunitas Khitan (IKLAN) melaksanakan beragam kegiatan bakti sosial diantaranya, Vaksinasi Masal, Pelayanan KB, Sunatan Masal dan Pemeriksaan Golongan Darah dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-57, Sabtu, (13/11/2021).

Kegiatan dalam memperingati HKN ke-57 ini dilaksanakan di Desa Alakasing Kecamatan Peling Tengah Kab. Bangkep, dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dan dihadiri Unsur Forkopimda Bangkep, Kepala OPD Kab. Bangkep, serta masyarakat.

Hari Kesehatan Nasional ke-57 yang jatuh pada tanggal 12 November 2021 dengan mengusung tema “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku”, tujuannya adalah sebagai momentum penyatuan tekad dan semangat memperjuangkan ketahanan kesehatan Indonesia, sekaligus sebagai pengingat, edukasi serta menumbuhkan partisipasi masyarakat agar berperan aktif dalam upaya kesehatan, dengan menguatkan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dan meningkatkan target cakupan vaksinasi Covid-19.

dr. Abdi Gunawan, MPH selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bangkep mengajak kepada masyarakat agar terlibat aktif dalam meningkatkan capaian target vaksinasi covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Karena selama ini, Pemerintah sedang berupaya melakukan penanganan dan pemutusan mata rantai covid-19,” ucap dr. Abdi.

Disamping itu, Bupati Bangkep H. Rais D. Adam juga menuturkan, “Semoga dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi, capaian program vaksinasi dapat tercapai sesuai harapan.”

Capaian vaksinasi dalam kegiatan vaksinasi masal sebanyak 409 dosis, Sunat Masal sebanyak 69 orang dan pemerikasaan golongan darah sebanyak 357 orang serta pelayanan KB IUD 5 orang dan Implan sebanyak 12 orang. (ElsiKominfo)