Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya penegakkan Perda, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Banggai Kepulauan melakukan penertiban reklame di sejumlah titik yang ada di wilayah ibu Kota Salakan pada Rabu (7/7/2022) Kasat Pol-PP BanggKep, Hengky Dilengan, S.STP, M.Si memerintahkan jajarannya untuk melakukan penertiban reklam dan iklan yang sudah melewati masa tayang dan tanpa ijin.

Kepala Seksi  Penerapan Perda Satuan Pol-PP Bangkep Adi Stiven Maukar, S.Sos saat dihubungi media BanggaiKep.go.id menjelaskan  bahwa  penertiban reklame/iklan di wilayah ibu kota Salakan setelah ada koordinasi dan persetujuan dengan Badan Pendapatan Daerah Kab. Bangkep dalam hal ini Kabid Pendapatan Noprin Samadake, SE dalam melakukan penertiban reklame/iklan yang sudah habis masa tayang dan ijin pemasangan reklame.

Kegiatan penertiban reklame/iklan yang selesai masa tayang dan tidak berizin dipimpin oleh Kabid Penegakkan Perda Olha S. Haurisa, SE., M.A.P bersama Kasi Penegakkan Perda Adi Stiven Maukar,S.Sos, Kasi Hubungan Lembaga Sofyan Kepung, SH, Kabid Tibum, Karmein Moidady, S.TTP,MH dan Kasi OPS serta Pengendalian Sat Pol-PP, Munawir,S.IP.

“Kegiatan penertiban reklame yang tidak berizin dan selesai masa tayang berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan,” tutur Adi Maukar. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, Pemda Banggai Kepulauan (Bangkep) gelar Rapat Persiapan yang di pimpin oleh Plh. Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.

Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri Asisten III Setda, Wakapolres Bangkep, Kepala Kemenag, Ketua MUI dan undangan yang hadir, Rabu, (6/7/2022).

Dalam sambutan Plh. Bupati terkait dengan pelaksanaan Idul Adha ini, Beliau mengatakan tentu kita Pemerintah Daerah bersama dengan toko-toko agama, toko masyarakat untuk dapat menyatukan persepsi atau pandangan kita dan pikiran kita agar pertemuan hari ini mendapat berkah dan ridho dari Allah SWT.

“Terkait dengan waktu sesuai dengan ketetapan yang kami terima bahwa pelaksanaan sholat Id itu jatuh pada hari minggu tanggal 10 Juli 2022 dan lokasi utama sholat Id akan di laksanakan di mesjid masing-masing,” ujar Rusli.

Plh. Bupati mengharapkan agar masyarakat dapat bahu-membahu dalam menyukseskan kegiatan ini, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lebih baik dan sesuai apa yang diharapkan.

Selanjutnya, Rusli Moidady juga berharap untuk menjaga kenyamanan para jamaah serta masyarakat nantinya, butuh koordinasi dengan petugas yang berwenang dalam mengatur jalannya Hari Raya Idul Adha. (Decky-KOMINFO)

Ombuli, Banggaikep.go.id – Dalam upaya mencegah Penyakit Tidak Menular dan meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan balita, Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular), Imunisasi bayi dan balita dengan melibatkan mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Puskesmas Sabang melaksanakan kegiatan Posbindu PTM dan Imunisasi bayi dan balita bertempat di Desa Ombuli Kecamatan Bulagi Utara pada Rabu, (6/7/2022).

Nurmayanti, A.Md.Kep selaku penanggungjawab program Posbindu PTM menjelaskan bahwa “Yang menjadi konsentrasi pelayanan dalam program Posbindu PTM yakni penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus atau kita kenal penyakit gula, Hipertensi atau Darah tinggi, penyakit jantung,” ujarnya.

“Memang penyakit yang saya sebutkan tadi jika tidak dicegah sedini mungkin dapat mengakibatkan stroke bahkan kematian, untuk itu kami selaku penanggungjawab program ini sangat mengharapkan masyarakat dapat selalu memeriksakan dirinya dipusat pelayanan kesehatan terdekat guna mencegahnya,” kata Nurhayati.

Penanggungjawab program Imunisasi Puskesmas Sabang Herjon Laslanut, Amd.kep mengatakan imunisasi bagi bayi dan balita bertujuan agar mendapatkan imunitas atau kekebalan  secara individu dan pembasmian sesuatu penyakit.

Kepala Puskesmas Sabang Jhoin Ferdy Karamoy, SKM saat diwawancarai mengatakan “Kita perlu melakukan pencegahan sedini mungkin penyakit yang tidak menular seperti Jantung, Tekanan Darah Tinggi, Diabetes, Kolesterol dan Asam Urat karena kalau ini tidak terkontrol dapat menyebabkan stroke dan bisa saja berujung pada kematian,” kata Jhoin.

“Demikian juga dengan imunisasi bagi bayi dan balita, tujuan imunisasi adalah untuk memberikan kekebalan tubuh atau membentuk imunitas tubuh, dalam arti Imunisasi untuk melindungi seseorang dari suatu penyakit,” tutur Jhoin.

Menurutnya Proses ini dilakukan dengan cara memberi vaksin yang merangsang agar sistem kekebalan tubuh kebal terhadap penyakit tersebut.

“Setelah kita diimunisasi, tubuh kita menjadi lebih kebal dan mampu melawan suatu penyakit ketika kita melakukan kontak dengan penyakit tersebut,” jelas Jhoin.

Untuk itu selaku penanggungjawab pelaksanaan kegiatan kesehatan bagi masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bulagi Utara, Jhoin berharap agar masyarakat dapat memperhatikan hal ini, karena kesehatan itu penting.

“Kalau kita sehat dan anggota keluarga kita sehat kita dapat beraktivitas dengan normal tanpa hambatan, tapi jika sakit pasti aktivitas kita juga akan terganggu, lakukan pemeriksaan kesehatan sebelum penyakit kita lebih para (kronis) dan bagi orang tua perhatikan pemberian imunisasi bagi buah hati anda agar imunisasinya lengkap,” terang Jhoin  (JAR-KOMINFO)