Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menerima kunjungan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode 2 Tahun 2022 dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Banggai Kepulauan, (26/6/2022).

Sebanyak 29 Mahasiswa KKN-PPM yang rencananya akan disebar di tiga Desa Kecamatan Bulagi Utara, dengan rincian sebaran 10 orang di Desa Lukpanenteng, 10 orang di Desa Puganda dan 9 orang di Desa Ombuli.

Mewakili Bupati, Asisten III Bidang Administrasi Umum Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd., M.Kes menerima secara langsung rombongan Mahasiswa KKN-PPM yang didampingi oleh Hendrie Adji Kusworo di Rujab Bupati Bangkep.

Eka Silawati mengatakan Pemerintah Daerah dan masyarakat Banggai Kepulauan menerima dengan senang hati atas kedatangan mahasiswa KKN-PPM.

“Kami harap adik-adik mahasiswa dapat membiasakan diri dengan masyarakat yang ada di sini, dan juga agar bisa menambah wawasan buat masyarakat yang ada di lokasi tujuan KKN,” ucap Eka.

Disamping itu, Edison Moligay, S.Sos., MPH selaku Kepala Dinas Pariwisata juga berharap kepada mahasiswa KKN agar dapat mengembangkan dan mempromosikan pariwisata yang ada di desa tujuan KKN, terutama lokasi Wisata Paisupok yang menjadi primadona dan unggulan di Kabupaten Banggai Kepulauan. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah (Pemda) resmi melepas sebanyak 8 jamaah calon haji 1443 Hijriah Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022, Rabu, (22/6/2022).

Sebanyak 8 jamaah calon haji yang terdiri dari 4 pria dan 4 wanita tersebar di 4 Kecamatan yakni 3 orang di Kecamatan Tinangkung, 2 orang di Kecamatan Tinangkung Selatan,  2 orang di Kecamatan Totikum dan 1 orang di Kecamatan Tinangkung Utara.

Berikut nama-nama jamaah calon haji Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 :

  1. Wahida Rustam Yusuf asal Kecamatan Tinangkung
  2. Akhmad Yani Yusuf asal Kecamatan Tinangkung
  3. Sulaiman Jusuf Tanasa asal Kecamatan Tinangkung
  4. Djufri Muhammad Nurung asal Kecamatan Tinangkung Selatan
  5. Irani Laiyai Lahida asal Kecamatan Tinangkung Selatan
  6. Baela Lamuru Lamansi asal Kecamatan Totikum
  7. Juarni Djabar Maluna asal Kecamatan Totikum
  8. Surianti Tiam Stibis asal Kecamatan Tinangkung Utara

Plh. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Rusli Moidady, ST.,MT dalam sambutannya mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji kepada jamaah calon haji Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan kepada bapak/ibu sekalian selama menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur dan pulang dengan selamat,” ujar Rusli Moidady.

Plh. Bupati juga mengatakan bahwa para calon haji hendaknya dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri yaitu ibadah secara total, bukan hanya ibadah yang melibatkan fisik semata seperti tawaf dan sa’i tetapi juga ibadah batin yaitu wukuf di arafa.

“Selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, saya berharap bapak/ibu jamaah calon haji dapat menunaikan ibadah sebaik-baiknya di tanah suci makkah,” ucap Bupati.

Rusli Moidady juga berpesan kepada jamaah calon haji Kab. Bangkep agar dapat melaksanakan ibadah secara tertib dan lancar, menjaga kesehatan dan juga selalu menaati pembimbing ibadah selama di tanah suci makkah.

Selain itu, Ia juga berharap para jamaah calon haji mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi sosial di makkah maupun madinah, demi meminimalisir kemungkinan terjadi permasalahan dan hambatan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Pelepasan dilakukan di Masjid Nurhidayah Pemda Bangkep dan dihadiri Unsur Forkopimda Bangkep, Ketua TP-PKK Bangkep, Staf Ahli dan Asisten, Para Kepala OPD, Kepala Kemenag Bangkep, Para Ustad, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan peserta jamaah calon haji. (Elsi-KOMINFO)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-76, Polsek Buko laksanakan Bhakti Kesehatan dengan melakukan kegiatan razia vaksinasi Covid-19 yang di pimpin Kapolsek Buko IPDA. Rahim Hasan.

Selain itu, Polsek Buko juga bekerjasama dengan Petugas Vaksinator Puskesmas Tataba Kecamatan Buko dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang bertempat di rumah jabatan Camat Buko, Jumat, (17/6/2022).

(Dok. JAR-KOMINFO BanggaiKep.go.id)

Dalam kegiatan bakti kesehatan, Polsek Buko bersama Tim Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Tataba memberikan pelayanan Vaksinasi bagi masyarakat baik pelayanan vaksin tahap pertama dan kedua serta vaksin tahap ketiga atau Booster.

(Dok. JAR-KOMINFO BanggaiKep.go.i)

Kapolsek Buko IPDA. Rahim Hasan, mengatakan bahwa kegiatan razia vaksinasi Covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi merupakan bentuk Polri mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju.

“Untuk itu kami berharap masyarakat harus terus dapat mematuhi anjuran pemerintah dan bagi masyarakat yang layak untuk divaksin dan belum menerima tahap pertama, kedua maupun yang ketiga (Boster) agar segra melakukan vaksinasi agar terbentuknya kekebalan tubuh,” tutup Kapolsek Buko.

(Dok. JAR-KOMINFO banggaikep.go.id)

Turut hadiri dalam kegiatan Camat Buko Winarto, S.T, Anggota Polsek Buko dan Kepala Puskesmas Tataba Sianti, A.Md.Kep serta tim Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Tataba. (JAR-KOMINFO)

Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) apresiasi kunjungan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah ke salah satu Desa lokasi fokus (lokus) yakni Desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah, Jumat, (17/6/2022).

Kunjungan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka pelaksanaan penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021/2022.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd.,M.Kes mengatakan “Saya mengapresiasi kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah melakukan koordinasi, pembinaan dan monitoring evaluasi terhadap pelaksanaan delapan aksi konvergensi.”

“Bekerja dengan semangat, kompak dan bersinergi, berkolaborasi dengan komitmen tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Banggai Kepulauan,” lanjutnya.

Komitmen Pemda Bangkep dalam menurunkan angka stunting terbukti nyata melalui berbagai macam kebijakan dan program yang telah dilaksanakan, mendorong seluruh OPD untuk mendukung program tersebut.

Dalam kunjungannya, Tim Panelis Provinsi meninjau langsung Puskemas Patukuki guna melihat program dan kegiatan yang terkait dengan stunting. Kemudian lanjut ke desa Tunggaling untuk kegiatan pembukaan sekaligus berkunjung ke posyandu yang terintegrasi dengan PAUD dan Bina Keluarga Balita (BKB).

“Saya berharap agar penilaian kinerja ini dapat memberikan gambaran umpan balik dan pembelajaran upaya konvergensi intervensi stunting dan memotivasi untuk meningkatkan kinerja melalui inovasi-inovasi terbaik,” harap Eka. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan pembukaan rapat penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021/2022 yang dilaksanakan di Auditorium Bappeda dan Litbang pada Kamis, 16 Juni 2022 melibatkan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebanyak 7 (tujuh) orang Tim Panelis hadir dalam rangka menilai apa saja kinerja yang dilakukan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya penanganan penurunan stunting. Tim Penilai terdiri dari Ketua Tim dan anggotanya dari Dinas Kesehatan dan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Wawancara Tim Jurnalis Pemda Diskominfo dengan Ketua Tim Panelis Provinsi Hasjman Syamsul pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa “Pelaksanaan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, kami dari panelis provinsi saya rasa sudah cukup maksimal sesuai kemampuan yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Ia melihat keterlibatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah nampak kegiatannya semua dan juga beberapa kegiatan yang disusun untuk perencanaan ke depan.

“Dan aksi konvergensi penurunan stunting di Banggai Kepulauan menurut saya dalam proses analisis situasinya sudah menggunakan data-data yang dibutuhkan, saran saya perlu ditambah lagi untuk memperkaya dalam analisis situasi sebagai dasar untuk melakukan perencanaan aksi-aksi seterusnya sampai aksi delapan,” ucap Hasjman.

Lanjutnya, “Yang pernah dibuat mungkin perlu dievaluasi lagi sebagai bahan perencanaan untuk tahun yang akan datang.”

Ketua Tim Panelis juga menambahkan bahwa pihak swasta juga perlu dilibatkan dalam pelaksanaan upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan serta masalah pernikahan anak yang cukup tinggi.

“Masalah pernikahan anak di Kabupaten Banggai kepulauan cukup tinggi artinya itu belum disentuh, mungkin teman-teman di Banggai Kepulauan perlu menggali lagi program ini, bagaimana memasyarakatkan untuk mencegah pernikahan dini dengan edukasi tentang kesehatan reproduksi anak agar mereka jangan melakukan pernikahan lebih awal/pernikahan dini karena sangat beresiko melahirkan anak stunting dan kepada diri sendiri kemungkinan akan putus sekolah,” jelasnya.

“Saya rasa di Banggai Kepulauan perlu ditingkatkan lagi masalah manajemennya dalam pengelolaan dan peran sektor swasta itu perlu. Kami belum melihat peran sektor swasta di Banggai Kepulauan dalam ikut aktif berperan dalam mencegah stunting,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mencegah stunting bukan persoalan instan perlu waktu dan kerja keras dan betul-betul ada keterlibatan beberapa OPD.

“Cegah stunting ada konvergensi dalam artian semua orang ada peran sesuai dengan perannya dia, jadi bukan pekerjaannya orang kesehatan saja, karena persoalan terjadinya stunting dipengaruhi oleh faktor langsung dan tidak langsung itu dikenal dengan spesifik dan sensitif di kaji lagi itu penyebab stunting di Banggai Kepulauan,” terang Hasjman.

“Kita harus tahu apa sih penyebab stunting, intervensinya juga lebih jelas, lebih gampang dan mungkin lebih efisien ke depan dalam melakukan itu, jadi intervensi stunting di setiap wilayah itu akan berbeda-beda berdasarkan dengan masalah penyebab stunting di wilayah itu,” tutur Ketua Tim Panelis. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd.,M.Kes, Kamis, (16/6/2022).

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang dan di hadir Asisten I Setda, Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Bangkep dan anggotanya, Para Tim Panelis Prov. Sulteng, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala OPD terkait, Mewakili Dinkes dan Dinas PMD Banggai Laut serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Asisten III Setda Eka Silawati Sipatu, mengucapkan selamat datang kepada ketua tim penilai bersama rombongan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Semoga bapak/ibu selama berada di Daerah kami mendapat kesan yang baik dan merasa nyaman dan aman sehingga dapat melaksanakan kegiatan penilaian dengan baik dan lancar,” ucap Eka.

“Saya juga mengapresiasi kepada tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah melakukan koordinasi, pembinaan dan monitoring evaluasi terhadap pelaksanaan delapan aksi konvergensi dan sudah bekerja dengan semangat, kompak dan bersinergi, berkolaborasi dengan komitmen yang tinggi,” jelas Eka.

Penilaian kinerja penurunan stunting adalah suatu proses atau kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

”Saya berharap agar penilaian kinerja ini dapat memberikan gambaran umpan balik dan pembelajaran upaya konvergensi intervensi stunting dan dapat memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja melalui inovasi-inovasi terbaik,”harapnya.

Pemda Bangkep berharap masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan khususnya Desa Tunggaling (Desa Lokus) agar dalam upaya mencapai target penurunan angka stunting yang dilakukan bersama dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. (Decky-KOMINFO)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa se-Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sebagaimana yang diamanatkan Perpres 104 Tahun 2021 yang menekankan bahwa Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) dianggarkan sebesar paling sedikit minimal 40% dari pagu dana desa yang diterima setiap desanya pada tahun 2022.

Dan juga sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 190 Tahun 2021 memperkuat terkait kriteria calon penerima dan besaran alokasi bantuan langsung tunai dana desa yang wajib dianggarkan oleh Pemerintah Desa setiap bulannya.

Camat Bulagi Nani Orab, S.Pd, SH., M.Si saat diwawancara pada Rabu, (15/6/2022) mengatakan dalam setiap menghadiri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di wilayah kerjanya di Kecamatan Bulagi Kabupaten Banggai Kepulauan, terus mengingat kepada penerima manfaat BLT-DD agar dapat mengelola bantuan yang disalurkan dengan baik dan bertanggung jawab.

Berharap masyarakat dapat membelanjakan uang BLT-DD untuk kebutuhan yang mendasar atau pokok seperti makanan dan lain-lain.

Nani Orab juga mengatakan jika memungkinkan, uang BLT-DD dapat digunakan sebagai modal untuk buat usaha rumah tangga seperti membuat kue, aneka kripik apa dari pisang dan umbi-umbian.

“Saya rasa dana yang diterima selama triwulan jumlahnya cukup untuk modal usaha rumah tangga karena perbulan 300 ribu maka setiap terima triwulan 900 ribu cukuplah untuk modal awal, ini saya rasa lebih bermanfaat dan dapat membantu perekonomian keluarga,” terang Camat Bulagi. (JAR-KOMINFO)

Montop, BanggaiKep.go.id – Pengikisan daerah pesisir pantai (Abrasi) diruas jalan Montop-Bakalinga semakin para bahkan berdampak akan putusnya ruas jalan tersebut dibeberapa titik.

Dari pengamatan jurnalis Pemda Banggai Kepulauan pada Rabu, (16/6/2022) saat melintas di ruas jalan Montop Bakalinga yang perlu diperhatikan secara serius bukan saja perbaikan ataupun peningkatan ruas jalan tersebut tetapi masalah abrasi pantai yang sudah semakin parah, disebabkan oleh jebolnya tanggul dan penambangan pasir yang dilakukan oleh masyarakat tanpa memperhatikan dampak yang akan terjadi.

Akibat abrasi pantai di ruas jalan Montop Bakalinga menyebabkan beberapa titik jalan nyaris putus apabila tidak segera diperhatikan dan diperbaiki.

Yang sangat parah berada di ruas jalan Desa Montop menuju Desa Bolubung dan Mandok bahkan sudah berapa titik jalan sudah hilang sebagian (runtuh).

Salah satu masyarakat yang enggan namanya diberitakan, saat melintas di ruas jalan mengatakan “Jalan ini kalau tidak segera diperbaiki pasti akan habis semuanya karena air laut sudah sampai kebagian jalan, apa lagi kalau memasuki musim angin Utara pasti akan lebih parah lagi ini jalan,” ujarnya.

Menurut beberapa masyarakat, ini terjadi karena tidak ada lagi tumbuhan pesisir pantai yang dapat menahan gelombang laut serta adanya penambangan pasir yang tidak memperhatikan dampaknya ke depan, masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera memperhatikan ini sebelum semakin parah. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Bupati, Banggai Kepulauan, Asisten Administrasi Umum Setda Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd.,M.Kes buka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Taman Keaneka Ragaman Hayati (KEHATI) Kokolomboi sebagai Upaya Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Karst Banggai Kepulauan, Rabu, (15/6/2022).

Kegiatan dilaksanakan di Tanah Merah Cafe (TMC) dan dihadiri Asisten II Setda, Staf Ahli Bupati, Kadis Kehutanan Prov. Sulteng, Kadis DLH, Kepala Bappeda, Kadis Dikbud, Kadis Pariwisata dan undangan yang hadir.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten Setda Eka Silawati Sipatu, menyatakan sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas dilaksanakannya kegiatan ini karena sebagaimana kita ketahui bersama berdasarkan hasil penelitian bahwa di lihat dari sudut pandang sumber daya lingkungan hayati Kabupaten Banggai Kepulauan mempunyai keanekaragaman ekosistem.

“Beberapa floara dan fauna yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki potensi penting bagi Daerah antara lain sebagai penjaga keseimbangan ekosistem sumber pangan alternatif, potensi wisata dan sebagai indentitas wilayah,” ujar Eka.

Untuk itu, penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Taman Kehati Kokolomboi Kabupaten Banggai Kepulauan di perlukan untuk mewujudkan visi misi dan target pengelolaan hayati yang telah di rumuskan pada tahun 2018-2022 dan tahun 2022-2027.

“Saya berharap dukungan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dalam kegiatan ini sehingga apa yang di menjadi harapan kami baik dari Pemerintah dan masyarakat untuk pelestarian lingkungan hidup khususnya pada Taman Kehati Kokolomboi bisa berjalan dan terlaksana sesuai dengan harapa,” terang Eka.

Selanjutnya Eka juga menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi saat ini agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga materi yang akan di presentasikan dapat diterima dengan baik dan melakukan tindak lanjut dari hasil sosialisasi tersebut.

Lanjutnya, “Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak baik Pemerintah Desa maupun masyarakat serta para pemerhati lingkungan hidup atas dukungannya, semoga apa yang kita harapkan bersama demi kemajuan Daerah ini bisa berjalan dengan baik,” harap Eka. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 yang memuat atas perubahan Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2010 tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan maka ditindaklanjuti di daerah dengan mensinergikan kebijakan Pusat dan daerah dengan melibatkan Pemerintah Pusat dalam hal ini BAPPENAS RI dalam rapat Koordinasi Kemiskinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Rapat koordinasi yang digelar Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai Kepulauan bertempat di Ruang kerja Kepala Bappeda, Selasa, (14/6/2022).

Rapat di pimpin langsung oleh Muh. Aris Susanto, SE., ME selaku Kepala Bappeda dan dihadiri Kepala OPD Lingkup Pemda, Camat Bulagi Selatan, serta undangan lainnya serta disaksikan secara virtual oleh Bappenas RI.


Dalam sambutan Bupati Banggai Kepulauan yang di bacakan Kepala Bappeda Muh. Aris Susanto, SE., ME menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan menjadi berita secara Nasional dan Daerah.

“Dalam rencana pembangunan daerah RPD Tahun 2023- 2026 Kabupaten Banggai Kepulauan bahwa tingkat kemiskinan pada Tahun 2023 ditargetkan turun 10,43% dari kondisi awal di Tahun 2021 yaitu sebesar 13,72% dengan demikian angka kemiskinan Kabupaten Banggai Kepulauan dapat disimpulkan harus ada upaya-upaya dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan,” ucap Aris.


Kepala Bappeda juga mengatakan secara kontekstual masalah kemiskinan di daerah di bentuk oleh kombinasi karakteristik wilayah komunitas dan rumah tangga sehingga perlu menyebarkan strategi dasar penanggulangan kemiskinan ke dalam konteks penyelesaian masalah lokal.

“Untuk itu rapat koordinasi ini sangat penting dilakukan agar secara bersama-sama kita dapat membicarakan pelaksanaan berbagai program pembangunan secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banggai Kepulauan dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” ujarnya.

“Untuk mendorong terwujudnya koordinasi pengendalian program pengendalian kemiskinan sehingga diharapkan Banggai Kepulauan dapat menekan turunnya angka kemiskinan,” ucap Aris. (Roy-KOMINFO)