Tunggaling, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) apresiasi kunjungan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah ke salah satu Desa lokasi fokus (lokus) yakni Desa Tunggaling Kecamatan Peling Tengah, Jumat, (17/6/2022).

Kunjungan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah dalam rangka pelaksanaan penilaian kinerja aksi konvergensi penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021/2022.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd.,M.Kes mengatakan “Saya mengapresiasi kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah melakukan koordinasi, pembinaan dan monitoring evaluasi terhadap pelaksanaan delapan aksi konvergensi.”

“Bekerja dengan semangat, kompak dan bersinergi, berkolaborasi dengan komitmen tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Banggai Kepulauan,” lanjutnya.

Komitmen Pemda Bangkep dalam menurunkan angka stunting terbukti nyata melalui berbagai macam kebijakan dan program yang telah dilaksanakan, mendorong seluruh OPD untuk mendukung program tersebut.

Dalam kunjungannya, Tim Panelis Provinsi meninjau langsung Puskemas Patukuki guna melihat program dan kegiatan yang terkait dengan stunting. Kemudian lanjut ke desa Tunggaling untuk kegiatan pembukaan sekaligus berkunjung ke posyandu yang terintegrasi dengan PAUD dan Bina Keluarga Balita (BKB).

“Saya berharap agar penilaian kinerja ini dapat memberikan gambaran umpan balik dan pembelajaran upaya konvergensi intervensi stunting dan memotivasi untuk meningkatkan kinerja melalui inovasi-inovasi terbaik,” harap Eka. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Dalam kegiatan pembukaan rapat penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi penurunan di Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2021/2022 yang dilaksanakan di Auditorium Bappeda dan Litbang pada Kamis, 16 Juni 2022 melibatkan Tim Panelis Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebanyak 7 (tujuh) orang Tim Panelis hadir dalam rangka menilai apa saja kinerja yang dilakukan Kabupaten Banggai Kepulauan dalam upaya penanganan penurunan stunting. Tim Penilai terdiri dari Ketua Tim dan anggotanya dari Dinas Kesehatan dan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah.

Wawancara Tim Jurnalis Pemda Diskominfo dengan Ketua Tim Panelis Provinsi Hasjman Syamsul pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa “Pelaksanaan penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan, kami dari panelis provinsi saya rasa sudah cukup maksimal sesuai kemampuan yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Ia melihat keterlibatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah nampak kegiatannya semua dan juga beberapa kegiatan yang disusun untuk perencanaan ke depan.

“Dan aksi konvergensi penurunan stunting di Banggai Kepulauan menurut saya dalam proses analisis situasinya sudah menggunakan data-data yang dibutuhkan, saran saya perlu ditambah lagi untuk memperkaya dalam analisis situasi sebagai dasar untuk melakukan perencanaan aksi-aksi seterusnya sampai aksi delapan,” ucap Hasjman.

Lanjutnya, “Yang pernah dibuat mungkin perlu dievaluasi lagi sebagai bahan perencanaan untuk tahun yang akan datang.”

Ketua Tim Panelis juga menambahkan bahwa pihak swasta juga perlu dilibatkan dalam pelaksanaan upaya penurunan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan serta masalah pernikahan anak yang cukup tinggi.

“Masalah pernikahan anak di Kabupaten Banggai kepulauan cukup tinggi artinya itu belum disentuh, mungkin teman-teman di Banggai Kepulauan perlu menggali lagi program ini, bagaimana memasyarakatkan untuk mencegah pernikahan dini dengan edukasi tentang kesehatan reproduksi anak agar mereka jangan melakukan pernikahan lebih awal/pernikahan dini karena sangat beresiko melahirkan anak stunting dan kepada diri sendiri kemungkinan akan putus sekolah,” jelasnya.

“Saya rasa di Banggai Kepulauan perlu ditingkatkan lagi masalah manajemennya dalam pengelolaan dan peran sektor swasta itu perlu. Kami belum melihat peran sektor swasta di Banggai Kepulauan dalam ikut aktif berperan dalam mencegah stunting,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk mencegah stunting bukan persoalan instan perlu waktu dan kerja keras dan betul-betul ada keterlibatan beberapa OPD.

“Cegah stunting ada konvergensi dalam artian semua orang ada peran sesuai dengan perannya dia, jadi bukan pekerjaannya orang kesehatan saja, karena persoalan terjadinya stunting dipengaruhi oleh faktor langsung dan tidak langsung itu dikenal dengan spesifik dan sensitif di kaji lagi itu penyebab stunting di Banggai Kepulauan,” terang Hasjman.

“Kita harus tahu apa sih penyebab stunting, intervensinya juga lebih jelas, lebih gampang dan mungkin lebih efisien ke depan dalam melakukan itu, jadi intervensi stunting di setiap wilayah itu akan berbeda-beda berdasarkan dengan masalah penyebab stunting di wilayah itu,” tutur Ketua Tim Panelis. (Elsi-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Rapat Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Eka Silawati Sipatu, AMK, S.Pd.,M.Kes, Kamis, (16/6/2022).

Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda dan Litbang dan di hadir Asisten I Setda, Staf Ahli Bupati, Ketua TP-PKK Bangkep dan anggotanya, Para Tim Panelis Prov. Sulteng, Kepala Bappeda dan Litbang, Kepala OPD terkait, Mewakili Dinkes dan Dinas PMD Banggai Laut serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang diwakili Asisten III Setda Eka Silawati Sipatu, mengucapkan selamat datang kepada ketua tim penilai bersama rombongan di Kabupaten Banggai Kepulauan.

“Semoga bapak/ibu selama berada di Daerah kami mendapat kesan yang baik dan merasa nyaman dan aman sehingga dapat melaksanakan kegiatan penilaian dengan baik dan lancar,” ucap Eka.

“Saya juga mengapresiasi kepada tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan yang telah melakukan koordinasi, pembinaan dan monitoring evaluasi terhadap pelaksanaan delapan aksi konvergensi dan sudah bekerja dengan semangat, kompak dan bersinergi, berkolaborasi dengan komitmen yang tinggi,” jelas Eka.

Penilaian kinerja penurunan stunting adalah suatu proses atau kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

”Saya berharap agar penilaian kinerja ini dapat memberikan gambaran umpan balik dan pembelajaran upaya konvergensi intervensi stunting dan dapat memotivasi kita untuk meningkatkan kinerja melalui inovasi-inovasi terbaik,”harapnya.

Pemda Bangkep berharap masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan khususnya Desa Tunggaling (Desa Lokus) agar dalam upaya mencapai target penurunan angka stunting yang dilakukan bersama dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan. (Decky-KOMINFO)