Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep) Ihsan Basir, SH.,LL.M Berikan Arahan Dalam Persiapan Jelang HUT Kabupaten Banggai Kepulauan Ke-23 Tahun 2022, Selasa, (20/09/2022).

Dalam arahannya Pj. Bupati berharap semoga di hari ulang tahun Kabupaten Banggai Kepulauan kali ini bisa mengajak Banggai Bersaudara untuk dapat bergerak bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini.

“Semoga di hari ulang tahun ini, kita bisa bergerak bersama Banggai Bersaudara (Banggai Kepulauan, Banggai, dan Banggai Laut) yang selama ini bersaing dan saya berpikir sudah saatnya kita untuk bergerak bersama-sama,’ucap Bupati.

Lanjutnya, “Soal sumber daya yang kita punya, siapa saja yang melakukan dan apa yang dilakukan oleh OPD-OPD untuk siap dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Banggai Kepulauan, muda-mudahan ini akan menjadi momentum paling baik untuk mengajak dua saudara kita di Banggai dan Banggai Laut,” harapnya.

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan di hadiri Sekda, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, Kepala Kesbangpol, para Kepala OPD serta undangan lainnya. (Decky-KOMINFO)

Selengkapnya Laporan Pengawasan Pengendalian Inflasi Daerah tanggal 20 September 2022 Kabupaten Banggai Kepulauan dapat di unduh dibawah ini,

Laporan 20 September 2022

Mengenal apa itu Stunting, Stunting adalah kondisi ketika tinggi badan anak lebih pendek daripada standar usianya akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang. Kondisi ini bisa disebabkan oleh malnutrisi yang dialami ibu saat hamil atau anak pada masa pertumbuhannya.

Postur tubuh anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, hormonal, dan asupan nutrisi. Oleh karena itu, ada anak yang berperawakan pendek karena orang tuanya juga berpostur tubuh pendek.

Akan tetapi, stunting berbeda dengan perawakan pendek. Anak dengan stunting pasti memiliki tubuh yang pendek, tetapi anak dengan perawakan pendek belum tentu mengalami stunting.

Penyebab utama stunting adalah malnutrisi dalam jangka panjang (kronis). Kekurangan asupan gizi ini bisa terjadi sejak bayi masih di dalam kandungan karena ibu tidak mencukupi kebutuhuan nutrisi selama kehamilan.

Selain itu, anak yang kebutuhan nutrisinya tidak terpenuhi selama masa tumbuh kembangnya juga bisa mengalami stunting.

Stunting bisa dicegah dengan menghindari faktor-faktor yang dapat meningkatkan risikonya. Upaya yang bisa dilakukan antara lain: Memenuhi asupan gizi yang cukup sebelum merencanakan kehamilan dan selama kehamilan, Mencukupi asupan gizi, terutama selama 1000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak pembuahan sel telur hingga anak berusia 2 tahun, Memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan dan Memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap.

Berikut Laporan Publikasi Stunting pada Bulan Februari sampai dengan Agustus Tahun 2022 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dapat di unduh sebagai berikut, PUBLIKASI STUNTING FEB-AGUS 2022