Jakarta, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam hal ini Pj. Bupati Ihsan Basir, SH,.LL.M, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan serta Kepala Bidang Prasarana, Sarana, Utilitas Umum dan Sertifikasi mengadakan koordinasi dan konsultasi bersama Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM serta Staf Ahli Bidang Lingkungan dan Tata Ruang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta.

Pertemuan dilakukan di Ruang Rapat Lt. 12, Gedung Ibnu Sutowo (Gedung Migas), Jl. HR. Rasuna Said Kav. B-5, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Jakarta, Jumat, (20/01/2023).

Dari koordinasi dan konsultasi yang dilaksanakan mendapatkan hasil sebagai berikut, akan dilakukan Percepatan pembangunan SPBU program BBM satu harga di Banggai Kepulauan, perlunya penambangan alokasi kuota BBM, dikarenakan Kab. Banggai Kepulauan masih kekurangan 100 KL biosolar dan 400 KL pertalite dalam sebulan. Belum termasuk hitungan penggunaan BBM oleh nelayan.

Menurut data yang disampaikan, Kabupaten Banggai Kepulauan masih kekurangan minyak tanah, sehingga masyarakat masih banyak yang menggunakan kayu sebagai bahan bakar, Pemkab Bangkep mengupayakan konversi bahan bakar ke LPG 3 Kg sebagai bahan bakar masyarakat serta perlu adanya penguatan agen di Kab. Banggai Kepulauan sebagai upaya pemenuhan kekurangan kuota bahan bakar di Banggai Kepulauan. (Prokopim-BANGKEP)

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Kebakaran yang terjadi Kompleks gunung Klabat di Kelurahan Baru, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah menghanguskan 5 rumah dan menyebabkan satu korban meninggal dunia seorang ibu 53 Tahun, kejadian kebakaran ini pada Rabu 18 Januari 2023 sekitaran pukul 17.35 Wita.

Menurut Feliks Go yang merupakan juga salah satu korban yang menempati rumah milik Nelli Go (orang tua red), mengatakan bahwa sekitaran pukul 17.30 mendengar teriakan seorang ibu yang berteriak ya “Allah” tiba tiba terlihat gumpalan asap dan disertai ledakan, Feliks bersama Mas penjual tahu berupaya menyemprotkan air untuk memadamkan api tapi apa daya api semakin membesar.

Karena kondisi rumah sumber api mayoritas konstruksi dari kayu dan dipicu juga ledakan yang diduga dari jergen bensin menyebabkan api cepat merambat kebeberapa rumah yang kebetulan berimpitan.

Ke lima rumah yang terbakar itu antara lain; rumah milik Ko’ Alim, dua rumah petak milik Alwi Majid yang tercatat sebagai ASN di Dinas Pariwisata, rumah milik Darso, yang merupakan guru di SMAN 1 Luwuk, kemudian rumah milik Nelli Go yang ditempati Feliks Go yang merupakan anggota DPRD Bangkep.

Sementara itu, korban meninggal dunia seorang bernama Suhaida (53) yang terjebak dikamar mandi.

Sekitar pukul 18.00 mobil pemadam kebakaran juga tiba di lokasi, namun kewalahan menghadapi api yang sudah membesar, untuk menjinakkan si jago merah yang mengamuk. Pihak Polres Banggai menggerakkan Mobil water cannon dan pihak PMI menggerakkan mobil tangki PMI, hingga sejumlah mobil tangki air lainnya juga turun ke lokasi membantu proses pemadaman api.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wita, dari amukan si jago merah yang menyebabkan 5 rumah diperkirakan kerugian berkisar 1,5 Milar,” jelas Feliks Go yang juga merupakan salah satu anggota DPRD Kab. Bangkep. (JAR-KOMINFO)