Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Siraman Rohani dan Tauziah bersama Keluarga Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Banggai Kepulauan (Bangkep) bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Selasa, (28/02/2023).

Dalam kegiatan tersebut mengundang Penceramah Nasional Ustadz Dony Amir Sagaf dalam mengisi tauziah dan dihadiri Pj. Bupati Bangkep, Unsur Forkopimda, Sekda, Ketua TP-PKK, Kepala Kemenag Kab. Bangkep, Staf Ahli dan Asisten, Wakapolres Bangkep, para Kepala OPD, para Camat, pejabat ASN lingkup Bangkep, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan serta masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Ihsan Basir, SH.,LL.M menyampaikan ucapan terima kasih atas siraman rohani dan tauziah yang disampaikan oleh Ustadz Dony Amir Sagaf, semoga dengan tauziah yang disampaikan para ASN dan kita semua senantiasa dapat menerapkan ilmu agama pada keseharian sekaligus sebagai sarana menjalin silaturahmi antara seluruh jajaran di lingkup Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati juga mengharapkan dengan kegiatan siraman rohani dan tauziah ini dapat mengedepankan sikap mental yang berintegrasi, etos kerja yang tinggi dan semangat gotong royong atau kerja sama yang baik dalam membangun Kabupaten Banggai Kepulauan agar lebih maju.

Selain itu, dalam tauziah Ustadz Dony Amir Sagaf menyampaikan kepada kita semua agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, apapun yang terjadi jangan kita terlalu berharap kepada manusia, berharaplah kepada Allah SWT maka hidup kita akan jauh lebih baik.

Beliau juga mendoakan kita semua, tak lama lagi kita sudah memasuki bulan suci ramadan, semoga kita selalu diberikan kesehatan, umur panjang agar dapat memperbanyak kebaikan di bulan puasa dan semoga keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT semakin bertumbuh sehingga dalam melaksanakan tugas dan kerja kita bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan sebagai pelayanan masyarakat.

Setelah membawakan siraman rohani dan tauziah, diadakan diskusi dan tanya jawab, tentunya antusias para peserta sangat tinggi saat di berikan waktu untuk bertanya. Kegiatan juga dilaksanakan secara live streaming berjalan dengan aman dan lancar. (IKP-KOMINFO)

Bulagi Selatan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan dilaksanakan di Bulagi Selatan Kab. Banggai Kepulauan (Bangkep) dalam rangka membahas Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2024, Selasa, (28/02/2023).

Musrenbang bertempat di BPU Kecamatan Bulagi Selatan Kab. Banggai Kepulauan dan dihadiri Sekda Bangkep Rusli Moidady, ST.,MT mewakili Bupati, Kepala Bappeda dan Litbang Moh. Aris Susanto, SE.,ME, Asisten Bupati, Kaban Kesbangpol Muchsin HS. Yasano, S.Ag, Kadis Perikanan Tomi Luasusun S.Sos, Kadis Pariwisata Edison Moligai S.Sos, Sekdis PUPR, Kapolsek Bulagi, Danramil Bulagi, Camat Bulagi Selatan, Kepala Puskesmas Lolantang, Kepala Desa Se Kec- Bulagi Selatan, Ketua BPD se- Kec. Bulagi Selatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Camat Bulagi Selatan Yetchon Bilalu dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana kita pahami bersama pelaksanaan musrenbang tingkat Kecamatan ini merupakan amanat Undang – Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan peraturan Permendagri Nomor : 86 tahun 2017.

Musrembang merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai dan permasalahan yang di hadapi di wilayahnya.

“Adapun tujuan musrenbang Kecamatan adalah untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan daerah terutama yang menjadi kegiatan prioritas,” ujarnya.

Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Moh. Aris Susanto SE.,ME dalam sambutannya menyampaikan Prioritas kami di 2024 adalah Infrastruktur jalan, di rencanakan sebelum pelantikan Bupati Definitif jalan di Bangkep sudah bagus.

“Ketika jalan belum jadi di tahun ini tapi tahun 2024 harus sudah selesai di perbaiki, mohon doa bapak ibu semoga dalam 2 tahun ini dapat diselesaikan jalan yang ada di keliling Bangkep,” ucapnya.

“Jadi salah satu prioritas jalan Momotan – Osan, untuk itu kita harus rintis dulu jalur – jalur jalan yang baik. Selanjutnya mengenai air bersih di Bulagi dan Bulagi Selatan akan di bangun dari sumber mata air menurut Menteri PUPR RI,” kata Aris.

Dalam sambutan Bupati Bangkep yang dibacakan Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT menyampaikan puji syukur hari ini dapat berkumpul bersama-sama untuk menyatukan tekat, pikiran dan langkah-langkah kita untuk meningkatkan pembangunan Daerah di Kab. Bangkep dan sekaligus untuk meningkatkan kerja sama yang lebih efektif dalam pembangunan Kab. Bangkep.

“Berdasarkan data statistik pada tahun 2021 tercatat laju peetumbuhan ekonomi Kab. Bangkep sebesar 5, 07 %, walaupun pada tahun 2020 sempat mengalami pelambatan akibat pandemi virus covid 19 sehingga kita terus optimis pada tahun-tahun mendatang pertumbuhan ekonomi dapat terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Tingkat kemiskinan Kab. Bangkep secara umum terus menurun setiap tahunnya, dimana tahun 2020 sebesar 14,04 % menurun di tahun 2021 sebesar 13, 72 % dan tahun 2022 menjadi 13 ,04 %.

Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPD Kab. Bangkep tahun 2023 – 2026 dengan isu-isu strategis yang masih harus segera di selesaikan yaitu, Infrastruktur kawasan Ibukota belum optimal, Masih tingginya angka kemiskinan Ekstrim, Infrastruktur jalan belum memadai, Belum memadainya kualitas SDM khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan Aparatur Sipil Negara petani dan nelayan, Produktivitas dan produksi sektor pertanian/Perikanan belum memadai, Masih tingginya angka Stunting dan Penyelenggaraan Pemilu Legislatif, Pilpres dan Pemilukada.

Selanjutnya, Sekda menyampaikan bahwa di tahun 2024 Pemerintah Kab. Banggai Kepulauan mengangkat Tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah” dengan Prioritas sebagai berikut, Optimalisasi Infrastruktur jalan dan penataan kawasan ibukota terpadu, Peningkatan kualitas SDM Pendidikan yang merata, Percepatan penurunan Kemiskinan Ekstrim melalui optimalisasi potensi lokal, Percepatan Intervensi penurunan Stunting dan Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilukada yang berkualitas.

Dari hasil Musrembang Tingkat Kecamatan di Bulagi Selatan, skala Prioritas Rencana Kerja Daerah meliputi tiga bidang diantaranya, yang pertama Bidang Fisik Prasarana sebagai berikut:
▪︎ Desa Aasan Nggolobiton : Rehabilitasi Jembatan
▪︎ Desa Babang : Perbaikan Rumah tidak layak huni
▪︎ Desa Balalon : Pembangunan jalan lingkungan
▪︎ Desa Bonepuso : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Labotakandi : Rehabilitasi Jalan
▪︎ Desa Lemelu : Pembangunan jalan
▪︎ Desa Lolantang : Pembangunan spam jaringan perpipaan kawasan pedesaan
▪︎ Desa Mangais : Pembangunan Lapangan Volly
▪︎ Desa Momotan : Pembangunan jalan lingkungan perumahan.

Yang kedua Bidang Ekonomi Kerakyatan yaitu sebagai berikut:
▪︎ Desa Tatarandang : Pengadaan bibit ternak
▪︎ Desa Toi – Toi : Pengadaan alat tangkap sero
▪︎ Desa Unu : Pembangunan embung pertanian
▪︎ Desa Sabelak : Pengadaan Perahu Piber
▪︎ Desa Lemelu : Pengadaan bibit ternak sapi
▪︎ Desa Babang : Pengadaan alat tangkap ikan
▪︎ Desa Momotan : Pembangunan kandang ternak
▪︎ Desa Lolantang : Pengadaan mesin Katinting dan alat Asesorisnya.
▪︎ Desa Balalon : Pengadaan Mesin Kantinting dan Asesorisnya
▪︎ Desa Bonepuso : Pengadaan Pupuk Pestisida
▪︎ Desa Palbatu II : Pengadaan Kandang sapi
▪︎ Desa Mangais : Pengadaan bibit Sapi
▪︎ Desa Pipilogot : Pengadaan Pupuk Pestisida
▪︎ Desa Boluni : Pengadaan alat tangkap nelayan
▪︎ Desa Pandaluk : Bimtek Pengembangan Desa Wisata bagi kelompok sadar wisata
▪︎ Desa Palabatu I : Pengadaan Perahu piber
▪︎ Desa Labotakandi : Pengadaan Bibit ternak sapi
▪︎ Desa Osan : Pengadaan Kandang ternak.

yang ketiga Bidang Sosial Budaya:
▪︎ Desa Boluni : Penambahan ruang kelas baru SD
▪︎ Desa Unu : Rehabilitasi sedang berat Perpustakaan SD
▪︎ Desa Mangais : Pelatihan kader pembuatan PMT
▪︎ Desa Palabatu I : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas SD
▪︎ Desa Lolantang : Penyediaan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Pipilogot : Penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Toi – Toi : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas
▪︎ Desa Suit : Penyediaan rumah tinggal layak huni bagi masyarakat miskin
▪︎ Desa Balalon : Rehabilitasi sedang berat ruang Guru SD
▪︎ Desa Pandaluk : Penyediaan Rumah tinggal layak huni
▪︎ Desa Bonepuso : Pembangunan Ruang kelas baru SD
▪︎ Desa Palabatu II : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas
▪︎ Desa Osan : Penyediaan Pendidikan dan tenaga kependidikan bagi satuan pendidikan SMP.

Sumber: DUMP, (IKP-KOMINFO)

Depok, BanggaiKep.go.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kembali kawal Transformasi Digital di 16 Pemerintah Daerah dengan Layanan Sertifikat Elektronik (BSrE) diantaranya yaitu Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).

Hal itu, ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Kerja sama antara 16 Pemerintah Daerah dengan BSSN tentang pemanfaatan sertifikat elektronik yang dilaksanakan di Aula Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati – BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa, (28/02/2023).

16 (enam belas) Pemerintah Daerah yaitu Pemkab Banggai, Pemkot Baubau, Pemkab Barito Utara, Pemkab Kaimana, Pemkab Pasaman, Pemkab Labuhanbatu Selatan, Pemkab Sampang, Pemkab Banggai Kepulauan, Pemkab Lampung Selatan, Pemkab Pidie Jaya, Pemkab Kebumen, Pemkab Tojo Una Una, Pemkab Sorong, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkot Bima dan Pemkot Ternate.

“Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada seluruh Pejabat Pemerintah Daerah yang hadir dan mendatangani PKS pada pagi hari ini dalam upaya mendukung transformasi digital di Indonesia serta kepercayaan menggunakan tanda tangan elektronik dari Balai Sertifikasi Elektronik BSSN,” ucap Plt. Sekretaris Utama BSSN, Y.B. Susilo Wibowo, SE.,MM dalam sambutannya.

“16 Pemerintah Daerah hari ini hadir merupakan Pemerintah Daerah yang telah memenuhi syarat, telah menyetujui dokumen kerja sama termasuk diantaranya adalah beberapa Pemda yang memperpanjang perjanjian kerja sama,” lanjutnya.

Amanat Presiden dalam Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuntut pengelolaan dokumen administrasi dan pelayanan publik secara elektronik yang prima. Pentingnya dokumen elektronik tersebut, harus didukung oleh Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi untuk mengantisipasi pemalsuan dan terjaminnya keutuhan dokumen elektronik tersebut.

Tanda tangan elektronik yang tersertifikasi merupakan tanda tangan yang dikeluarkan oleh Penyelenggara Sertifikat Elektronik, salah satunya dalam hal ini adalah Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE), yang berada di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Y.B Susilo Wibowo berharap kerja sama penggunaan layanan Tanda Tangan Elektronik yang bergabung dalam layanan Sertifikat Elektronik ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh jajaran Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan tugas pokok dan fungsinya.

Terhitung sampai tanggal 28 Februari 2023, BSSN telah menjalin kerja sama penggunaan sertifikat elektronik BSrE dengan lebih dari 550 (lima ratus lima puluh) instansi di Indonesia yang meliputi Lembaga Tinggi Negara, Kementerian dan Instansi Pusat maupun Daerah, Pengadilan, dengan jumlah hit penggunaan tanda tangan elektronik mencapai 800 ribu per harinya.

“Semoga dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini, seluruh layanan Sertifikat Elektronik, tidak hanya Tanda Tangan Elektronik, dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen, sesuai dengan ruang lingkup kerja sama oleh setiap pihak sehingga pemenuhan aspek keamanan sistem elektronik dapat terlaksana dengan baik,” ujar Y.B Susilo Wobowo.

“Kami berharap agar layanan sertifikat elektronik ini menjadi titik awal kerja sama lainnya dengan BSSN dalam rangka peningkatan keamanan sistem elektronik serta kompetensi pegawai dalam keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Daerah untuk menjamin sistem elektronik yang prima dan aman,” tutup Plt. Sekretaris Utama BSSN.

Turut hadir dalam kegiatan Kepala BSrE, Bupati dan Walikota, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Kominfo mitra Perjanjian Kerja Sama, serta Pejabat di lingkungan BSSN. (IKP-KOMINFO)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan yang dilaksanakan di Kecamatan Bulagi dengan tujuan untuk membahas prioritas Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2024, Senin, (27/02/2023).

Kegiatan bertempat di Balai Pertemuan Umum Kecamatan Bulagi dan dihadiri Pj. Bupati Bangkep, Kepala Bappeda dan Litbang, Asisten dan Staf Ahli Setda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kaban Kesbangpol, Danramil Bulagi, Camat Bulagi, Kepala Desa Se Kec. Bulagi, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda.

Dalam sambutan Camat Bulagi Nani Orab menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pj. Bupati Bangkep bersama rombongan yang telah hadir dalam rangka Musrenbang di Kecamatan Bulagi.

“Kami menyampaikan bahwa beberapa minggu yang lalu kami sudah melaksanakan Pra Musrembang, olehnya itu masing-masing kelompok yang menjadi prioritas akan di sampaikan,” ucapnya.

Disamping itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kab. Bangkep Moh. Aris Susanto, SE.,ME dalam sambutannya mengatakan dengan berlakunya Undang – Undang Nomor 6 tahun 2005 Tentang Pemerintahan Daerah maka kewenangan daerah menjalankan tugas-tugas Pemerintahan, Pembangunan kemasyarakatan menjadi semakin besar dan penting.

“Peranan pembangunan di tingkat Desa diharapkan mampu menumbuhkan partisipasi masyarakat untuk menampung aspirasi semua pihak merupakan bagian dari langkah perencanaan, planning pembangunan dari bawah untuk mendapatkan masukkan menyempurnakan kerja Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati Kab. Bangkep Ihsan Basir, SH. LL.M mengajak kepada saudara (i) semua dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk memgintegrasikan mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan Daerah Kab. Bangkep.

“Berdasarkan data statistik pada tahun 2021 tercatat laju pertumbuhan ekonomi Kab. Bangkep sebesar 5,07 % walaupun pada tahun 2020 sempat mengalami pelambatan akibat pandemi virus covid 19, sehingga kita terus optimis pada tahun-tahun mendatang pertumbuhan ekonomi dapat terus kita tingkatkan,” jelas Bupati.

Lanjutnya, Tingkat Kemiskinan Kabupaten Banggai Kepulauan secara umum terus menurun setiap tahunnya dimana tahun 2020 sebesar 14, 04 %, menurun di tahun 2021 sebesar 13, 72 % dan tahun 2022 menjadi 13, 44 %.

“Pertemuan hari ini sangat penting untuk merancang langkah menyusun program dan kegiatan lebih Inovatif yang saudara-saudari telah input kedalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) berdasarkan dengan prioritas daerah untuk tahun 2023,” ucapnya.

Bupati juga menyampaikan, Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPD Kab. Bangkep tahun 2023 – 2026 dengan isu-isu strategis yang masih harus segera di selesaikan adalah infrastruktur kawasan Ibukota belum optimal, masih tingginya angka kemiskinan ekstrim, infrastruktur jalan belum memadai, belum memadai kualitas SDM khususnya bidang Pendidikan, Kesehatan Aparatur Sipil Negara, petani dan nelayan, produktivitas dan produksi sektor pertanian/perikanan belum memadai dan masih tingginya angka stunting.

Selanjutnya, di tahun 2024 Pemerintah Kab. Bangkep mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah” dengan prioritas pembangunan adalah Optimalisasi Infrastruktur jalan dan penataan kawasan ibukota terpadu, Peningkatan kualitas SDM pendidikan yang merata, Percepatan penurunan kemiskinan ekstrim melalui optimalisasi potensi lokal, Percepatan intervensi penurunan stunting dan Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilukada yang bekualitas.

Diakhir kegiatan disimpulkan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan Bulagi Skala Prioritas Rencana Kerja Pemerintah Daerah terbagi tiga bidang, Yang pertama Bidang Fisik Prasarana terdiri dari :
▪︎ Desa Tolo : Pembangunan jalan
▪︎ Desa Boloy : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Bulagi II : Perbaikan Rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh
▪︎ Desa Montomisan : Perbaikan rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh
▪︎ Kel. Bulagi I : Rehabilitasi jalan
▪︎ Dea Sosom : Pembangunan spam jaringan Perpipaan dan kawasan pedesaan
▪︎ Desa Toolon : Pembangunan Pustu
▪︎ Desa Meselesek : Pembangunan jalan jalur 2 Oluno – Seasa
▪︎ Desa Komba² : Rehabilitasi jalan dalam desa
▪︎ Desa Sumondung : Rehabilitasi jalan
▪︎ Desa Oluno : Pembangunan jalan jalur 2 Oluno – Seasa
▪︎ Desa Kambal : Pembangunan sarana prasarana dan Utilitas SD
▪︎ Desa Alul : Perbaikan rumah tidak layak huni di dalam kawasan kumuh.
▪︎ Desa Lalanday : Pembangunan Dermaga Wisata
▪︎ Desa Peling Seasa : Pembangunan jalan lingkungan perumahan
▪︎ Desa Kayubet : Pembangunan jalan

Yang kedua Bidang Ekonomi Kerakyatan terdiri dari :
▪︎ Kel. Bulagi I : Pembangunan Kandang ternak
▪︎ Desa Meselesek, Boloy, Lalanday, Sumondung, Kel Bulagi I : Pengadaan Ternak sapi
▪︎ Desa Bulagi II : Pengadaan Karamba jaringan apung
▪︎ Desa Lalanday : Pengadaan Sapras budidaya rumput laut
▪︎ Desa Toolon, Kel Bulagi I, Boloy, Peling seasa, : Pengadaan alat tangkap nelayan
▪︎ Desa Oluno, Bulagi I, Tolo, Kambal : Pengadaan Bibit rumput laut
▪︎ Desa Komba-komba, Bulagi I : Pengadaan bibit tanamam hortikultura
▪︎ Desa Montomisan, Bulagi I : Pengadaan tanaman padi sawah, kacang tanah dan ubi banggai.

Yang ketiga Bidang Sosial Budaya :
▪︎ Desa Kambal : Pembangunan sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Tolo : Rehabilitasi sedang berat sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Lalanday : Pembangunan sarana prasarana Utilitas SD
▪︎ Desa Montomisan : Pembangunan Pagar Sekolah SD
▪︎ Desa Toolon : Pembangunam Pustu
▪︎ Desa Sosom : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Alul : Pembangunan Pustu
▪︎ Kel Bulagi I : Pembangunan Tribun Sepak bola
▪︎ Bulagi I : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Boloy : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Meselesek : Lanjutan Pembangunan Lapangan Sepak bola
▪︎ Desa Oluno : Pengadaan peralatan olahraga sepak bola
▪︎ Desa Sumondung : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Peling Seasa : Pembangunan Rutilahu
▪︎ Desa Komba-komba : Pembangunan Pustu
Desa Kaubet : Pembangunan Ruang Kelas SD.

Sumber: DUMP (IKP-KOMINFO)

Bangpanga, BanggaiKep.go.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc kunjungi Desa Lokasi Fokus (Lokus) Stunting di Desa Bangpanga Kecamatan Tinangkung Utara, Jumat, (24/02/2023).

Dalam kunjungannya, Ketua TP PKK di damping Ketua-ketua Pokja PKK Kabupaten dan disambut baik oleh pengurus PKK Kecamatan dan Desa setempat.

Kunjungan Ketua TP PKK ke desa lokus stunting dengan tujuan untuk bertemu secara langsung anak-anak yang stunting serta memberikan arahan terkait pola asuh anak.

Selain itu, sebanyak 18 anak stunting mendapatkan paket sembako dari Ketua TP PKK dengan harapan bantuan yang diberikan dapat meringankan ekonomi mereka.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK menyampaikan bahwa pola asuh anak yaitu bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing serta mendukung perkembangan fisik anak.

Selain itu, Ketua TP PKK Banggai Kepulauan Wahyuningsih juga lebih menekankan dalam upaya penurunan stunting yaitu, Pola Asuh Anak  yang tepat, pemberian MPASI yang maksimal, mengobati penyakit anak yang dialami dan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Untuk mempercepat upaya penurunan stunting diharapkan peran aktif masyarakat terutama ibu balita agar membawa anaknya ke posyandu setiap bulan,” katanya.

Diketahui, pola asuh anak memberi pengaruh besar pada karakter dan perilaku balita di kemudian hari dan merupakan tanggungjawab orang tua sebab, orang tua merupakan guru pertama untuk anak dalam mempelajari beberapa hal. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M lakukan pertemuan bersama Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (23/02/2023).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati membahas beberapa hal antara lain, menyangkut Kebijakan dalam hal peningkatan tunjangan kedudukan anggota BPD, Ketersediaan Sarana Prasarana BPD terutama pada Gedung Kantor BPD ,Meubel Eur, dll.

Kemudian, Ketersediaan Operasional BPD, Perlunya pelaksanaan BIMTEK bagi BPD untuk pelaksanaan TUFOKSI BPD dan Fasilitasi BPD dalam melaksanakan Rapat oleh Pemerintah Desa.

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Permendagri No.110/2016, Tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mempunyai fungsi, membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa, dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

Bupati berharap seluruh BPD yang ada di Desa-desa di Kabupaten Banggai Kepulauan tetap mengawasi kinerja Kepala Desa secara baik. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Ihsan Basir, SH.,LL.M bersama Ketua TP PKK Kabupaten Banggai Kepulauan Dr. Wahyuningsih, SE.,M.Sc gelar silaturahmi dengan makan bersama anak-anak buruh pelabuhan Salakan bertempat di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (23/02/2023).

Silaturahmi yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan saling berbagi kepada sesama apalagi kepada anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kesempatan ini, Bupati yang didamping Ibu Ketua TP PKK memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bertanya serta menyampaikan harapan mereka.

Disaat diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan, mereka meminta agar dapat dibuatkan lapangan futsal di Desa Bongganan Kecamatan Tinangkung karena kebanyakan mereka adalah warga masyarakat Desa Bongganan.

Selain itu, mereka juga punya kesibukan lain yang lebih produktif disela-sela waktu luang, mempunyai tempat bermain selain menjadi buruh di pelabuhan.

Kurang lebih sebanyak 45 orang anak yang sempat hadir dan mereka disambut dengan baik sehingga acara silaturahmi berjalan dengan aman dan lancar. (IKP-KOMINFO)

Desa lokasi fokus penurunan stunting Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2022 dan 2023.

Tabel Balita Stunting di Kab. Banggai Kepulauan tahun 2021-2022

Jumlah Balita Stunting per Desa Kab. Banggai Kepulauan pengukuran bulan Agustus 2022

Selengkapnya dapat di unduh link dibawah :

DESA LOKASI FOKUS PENURUNAN STUNTING

Luwuk, BanggaiKep.go.id – Digelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) di Hotel Santika Luwuk Kab. Banggai, Selasa, (21/02/2023).

Dalam rapat tersebut turut dihadiri Pj. Bupati Bangkep Ihsan Basir, SH.,LL.M, Ketua II DPRD Bangkep, Eko Wahyudi, ST, Kapolres diwakili Kabagren AKP. Yuswanto, SH, Dandim 1308/LB diwakili Pasipers Mayor Inf. Abdul Azis, Kajari Balut diwakili D. Edwar, SH, Kaban Kesbangpol Muchsin HS. Yasano, S.Ag beserta 3 Staf Kesbangpol.

Adapun agenda rapat Forkopimda sebagai berikut, membahas mengenai masalah transportasi kapal cepat rute Luwuk-Salakan akan dikoordinasikan dimana kendalanya subsidi BBM tidak cukup.

Tahun depan akan diutamakan infrastruktur, sedapat mungkin pokoir-pokir dapat disatukan untuk kemajuan daerah, kemudian di evaluasi kembali pasar rakyat yang sudah ada lalu untuk dikembangkan lagi, akan diadakan dilokasi perkantoran.

Selanjutnya, memperbaiki Desa Bongganan (Kamping Pelangi) untuk desa wisata dan meningkatkan infrastruktur jalan/ kantong produksi agar meningkatkan perekonomian masyarakat.

Itulah beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat Forkopimda, semoga apa yang diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan lancar demi kemajuan daerah Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Ponding-ponding, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Ihsan Basir, SH.,LL.M buka secara resmi kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (MUSRENBANG) RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2023 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2024 di gedung BPU Desa Ponding-ponding Kecamatan Tinangkung Utara, Senin, (20/02/2023).

Pj. Bupati Bangkep dalam sambutannya menyampaikan alasan dilaksanakannya musrenbang ini yaitu untuk meningkatkan pembangunan daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan dan sekaligus meningkatkan kerjasama yang lebih efektif dalam membangun Banggai Kepulauan.

“Pada kesempatan ini saya mengajak saudara-saudari semua, dengan segala pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk mengintegrasikan, mendialogkan pikiran dan pandangan masing-masing, guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan,” ucap Bupati.

Menurutnya, pertemuan hari ini sangatlah penting untuk merancang langkah, menyusun program dan kegiatan lebih inovatif yang di input ke aplikasi Sitem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) berdasarkan dengan prioritas daerah untuk tahun 2023.

Pj. Bupati Ihsan Basir menyebutkan ada tujuh poin penting dalam isu-isu strategis yang masih harus segera diselesaikan pada tahun 2023 ini.

“Tahun 2023 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPD Kabupaten Banggai Kepulauan tahun 2023-2026 dengan isu-isu strategis yang masih harus segera diselesaikan yaitu infrastruktur kawasan Ibu kota belum optimal, masih tingginya angka kemiskinan ekstrim, infrastruktur jalan belum memadai, belum memadainya kualitas SDM khususnya bidang pendidikan, kesehatan, aparatur sipil negara, petani dan nelayan, produktifitas dan produksi sektor pertanian/perikanan belum memadai, masih tingginya angka stunting dan penyelenggaraan pemilu legislatif, pilpres dan pemilukada,” jelasnya.

Selanjutnya, ditahun 2024 Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan mengangkat tema “Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur yang Mendukung Daya Saing Daerah” dengan prioritas pembangunan yaitu, Optimalisasi infrastruktur jalan dan penataan kawasan ibukota terpadu, peningkatan kualitas SDM pendidikan yang merata, percepatan penurunan kemiskinan ekstrim melalui optimalisasi potensi lokal, percepatan intervensi penurunan stunting dan pelaksanaan pemilu legilatif, pilpres dan pemilukada yang berkualitas.

“Kita berharap kesejateraan masyarakat terus dapat kita tingkatkan, tingkat kemiskinan dapat terus kita turunkan, SDM di Banggai Kepulauan menjadi lebih produktif untuk mewujudkan Banggai Kepulauan yang berdaya saing,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa APBD terbatas sehingga tidak semua dapat dibiayai dari APBD Kab. Banggai Kepulauan.

“Peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah harus ditingkatkan dan dimaksimalkan, lakukan sinergitas serta koordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat sehingga mendapatkan dukungan APBN dan APBD Provinsi Sulawesi Tengah.” ujar Bupati Ihsan Basir.

“Begitu pula pembangunan di pedesaan kita harus sama-sama melakukan kontrol dengan Dana Desa dan ADD sehingga apa yang dilakukan Pemerintah Desa tidak bermasalah dan sejalan dengan tujuan dan sasaran pembangunan Kabupaten,” tambah Bupati.

“Kedepan kita akan lebih fokus untuk menyiapkan infrastruktur pada peningkatan produktifitas pertanian, perikanan, peningkatan kunjungan dan pengembangan destinasi wisata, penyediaan air bersih serta yang paling penting adalah penurunan angka stunting dengan tetap menjamin terlaksananya prioritas urusan wajib pelayanan dasar,” terang Bupati.

Turut hadir, Wakil Ketua DPRD Bangkep, Unsur Forkopimda, Staf Ahli dan Asisten Lingkup Setda Bangkep, Kepala Bappeda dan Litbang, beberapa Kepala OPD, Camat Tinangkung Utara, Kepala Desa beserta Perangkat Desa se-Kec. Tinangkung Utara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan undangan lainnya. (IKP-KOMINFO)