Kautu, BanggaiKep.go.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Moh. Faisal Mang bersama tim rombongan gelar Safari Ramadan di Masjid Al Huda Desa Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, (30/3/2023).

Kegiatan kunjungannya dalam rangka Safari Ramadan 1444 H di Kabupaten Banggai Kepulauan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membagi dua tim.

Tim pertama di Masjid Al Huda Desa Kautu dan Tim dua di Masjid Nurul Huda Desa Mansamat B Kecamatan Tinangkung Selatan, dan kegiatan dilakukan secara bersamaan.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Asisten I Bid. Pemerintahan dan Kesra mengatakan pada saat pandemi covid-19, kegiatan Safari Ramadan ini tidak dapat dilakukan. Namun, di tahun ini pada Bulan Ramadan Pemprov Sulteng sangat bersyukur bisa kembali menggelar Safari Ramadan 1444 H di 13 Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kegiatan Safari Ramadan ini memiliki tujuan utama agar dapat meningkatkan hubungan dengan masyarakat di kabupaten/kota, rasa saling sayang menyayangi, menghargai guna terciptanya hubungan baik dalam masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, Faisal Mang juga mengajak kepada semua agar jadikan bulan suci Ramadan ini untuk mengumpulkan amal ibadah sebanyak-banyaknya yang pada akhirnya insyaallah akan menjadikan kita sebagai umat yang dapat ampunan Allah SWT serta dibebaskan dari api neraka.

Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT mewakili Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Banggai Kepulauan karena tidak sempat hadir mendampingi rombongan Safari Ramadan.

“Salam hormat dan permohonan maaf dari Bupati Banggai Kepulauan yang sedianya beliau yang hadir mendampingi rombongan Safari Ramadan di Desa Kautu di Masjid Al Huda, namun pada saat ini beliau sedang perjalanan dinas menghadiri undangan penting,” ujar Sekda.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan dan masyarakat terkhusus jamaah Masjid Al Huda Desa Kautu mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur atau yang mewakili beserta rombongan di Banggai Kepulauan,” ucap Sekda.

Sekda juga berharap semoga kehadiran rombongan Safari Ramadan Provinsi Sulawesi Tengah di Desa Kautu ini senantiasa mendapatkan perlindungan dan petunjuk dari Allah SWT  dan memberikan dampak terhadap keimanan dan ketaqwaan kepada kita semuanya.

Dalam kesempatan ini, Pemprov Sulteng menghadirkan Ustadz Dr. H. Gasim Yamani, M.Ag yang menyampaikan hikmah Ramadan.

Tim Safari Ramadan juga menyerahkan sejumlah bingkisan kepada imam dan takmir Masjid Al Huda Desa Kautu. (IKP-KOMINFO)

Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (RLPPD) Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2022.

Selengkapnya bisa diunduh link dibawah :

Ringkasan LPPD 2022

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj. Bupati Banggai Kepulauan, Sekretaris Daerah Rusli Moidady, ST.,MT membuka kegiatan Audit Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan bertempat di Gedung KNPI Salakan, Rabu, (29/3/2023).

Kegiatan di hadiri oleh Tim Pakar (Dokter Anak), Wakil Ketua TP PKK Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Bappeda dan Litbang, Perwakilan DP3A Prov. Sulteng, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Kab. Banggai Kepulauan, Anggota TPPS Kabupaten, Camat Tinangkung, para Kepala Puskesmas serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan oleh Sekda mengatakan atas nama pribadi dan selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini.

“Guna untuk mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran, mengetahui penyebab resiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa, menganalisis faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita serta memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus di lakukan,” ucapnya.

Menurut Sekda, audit kasus stunting tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan ini bukan hanya menjadi tugas dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) saja, tetapi juga menjadi tugas dari stakeholder yang ada, serta upaya dalam pencegahan dan penurunan angka stunting tidak dapat di lakukan hanya oleh  sektor kesehatan, melainkan dengan melibatkan lintas sektor keluarga itu sendiri.

“Saya berharap evaluasi kita terhadap kasus stunting ini juga dapat menjadi bahan untuk pelaksanaan kegiatan berikutnya. karena masalah stunting dan anak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari penyusunan sehingga dapat memastikan pelaksanaan audit kasus stunting berjalan sesuai dengan tujuan pedoman dan target waktu yang telah ditentukan,” jelas Sekda.

Percepatan penurunan stunting dilakukan secara berkesinambungan sehingga intervensi atau pencegahan dapat segera dilakukan agar kasus tidak semakin memburuk atau penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa. sehingga kasus tidak  berulang di suatu wilayah.

Melalui diskusi ini, Bupati berharap agar seluruh komponen yang tergabung dalam struktur tim audit kasus stunting yang sudah dibentuk dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya masing-masing serta dapat bersinergi dalam melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di wilayah  masing-masing.

“Saya berharap pertemuan ini semakin meningkatkan pemahaman tentang alur dan mekanisme pelaksanaan audit kasus stunting, sehingga dapat memperoleh gambaran tentang sasaran audit yang telah di laksanakan serta dapat menyusun rekomendasi intervensi spesifik dan sensitive terhadap masing-masing sasaran audit yang telah di laksanakan di Kabupaten Banggai Kepulauan,” terangnya. (Roy-KOMINFO)

Peraturan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan nomor 10 Tahun 2022 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023.

Silahkan unduh link Perda no 10 tahun 2022 dibawah :

konsederan perda 2023

Berikut ringkasan APBD yang diklasifikasi menurut kelompok dan jenis pendapatan, belanja dan pembiayaan tahun 2023, silahkan unduh link dibawah :

Lampiran 1

Salakan, BanggaiKep.go.id – Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) menjadi Perpustakaan Daerah terbaik dalam pembimbingan penyelenggaraan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tahun 2022.

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah pada kegiatan Rakornis Bidang Perpustakaan dan Bidang Kearsipan Tingkat Propinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Tahun 2023 yang diselenggarakan di Conference Estrella Hotel Kelurahan Tanjung Tuwis Kecamatam Luwuk Selatan. Selasa, (14/3/2023).

Rakornis dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesra Rohani Mastura mewakili Gubernur Sulteng, Beliau membacakan sambutan Gubernur Provinsi Sulteng H. Rusdy Mastura yang menekankan kepada seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota agar fokus pada komitmen penyelarasan program Nasional dari PERPUSNAS RI dan ANRI yaitu Peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

Selain itu, mereka menyampaikan hasil penilaian beberapa kategori kegiatan pada tahun 2022 yang sangat diapresiasi oleh Gubernur, disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah antara lain, Perpustakaan daerah terbaik dalam pembimbingan penyelenggaraan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yaitu Perpusda Banggai Kepulauan.

Perpustakaan Desa penerima manfaat program TPBIS terbaik dalam Sistem Informasi Management (SIM) yaitu Perpusdes Madani Alakasing Kecamatan Peling Tengah, Perpusdes Boyom Boyomoute Kec. Liang, Perpusdes Telinting Sambiut Kec. Totikum, Perpusdes Dina Ponding-Ponding Kec. Tinangkung Utara dan Perpusdes Pomenggon Noa Belubung Kec. Bulagi Utara.

Kemudian, Perpustakaan Replikasi Mandiri antara lain, Perpusdes Windu Luksagu Kec. Tinangkung Utara dan Perpusdes Sinar Kasih Mandok Kec. Bulagi utara

Hal yang luar biasa untuk Kabupaten Banggai Kepulauan agar berkelanjutan program tersebut sebagai penyedia informasi dan edukasi masyarakat.

Selanjutnya, Bidang Kearsipan perihal Audit eksternal Kearsipan Pemda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai Kepulauan menempati urutan ke II se-Provinsi Sulteng.

Satu hal yang tidak kalah penting yakni keharusan semua jenis perpustakaan wajib pengusulan Akreditasi, pada tahun 2023 ada 5 lembaga yang mengajukan akreditasi antara lain, Perpusda Sigi nilai akreditasi B, Perpusda Banggai Kepulauan nilai akreditasi B, Perpusda Banggai Laut nilai akreditasi C, Perpus UPT Untad nilai akreditas B dan Perpus sekolah SMPN I Sigi akreditas B.

Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M pada pertemuannya bersama Kepala Dispusip Kab. Bangkep Ramlin M. Hamid, S.Pd.SD.,MAP yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Dra. Abderiana Lotto, MM, Senin,(27/3/2023) memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan kedua bidang pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Banggai, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M buka Kegiatan Workshop dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas dan Rumah Sakit Tingkat Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) di Ruang Maleo, Hotel Estrella Luwuk Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu, (19/3/2023).

Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan, Kepala BPKAD Kab. Banggai Kepulauan, Kepala BAPPEDA Kab. Banggai Kepualauan, Kepala Bagian Hukum Kab. Banggai Kepulauan serta peserta workshop.

Dalam laporan Panitia penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa Puskesmas dan Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan yang merupakan ujung tombak dalam pembangunan kesehatan perlu mendapatkan dukungan dalam hal akses dan penguatan kualitas pelayanan. Penguatan kualitas pelayanan dilakukan melalui pemenuhan sarana, prasarana, alat kesehatan dan sumber daya yang memadai.

Selain itu, dalam upaya percepatan pemenuhan sarana, prasarana, alat kesehatan dan sumber daya manusia, dapat dilakukan melalui penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas dan Rumah Sakit. Berdasarkan Permendagri 79 Tahun 2018 pada pasal 1 disebutkan bahwa BLUD adalah sistem yang diterapkan oleh unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan sebagai pengecualian dari ketentuan pengelolaan daerah pada umumnya.

Tujuan BLUD adalah memberikan layanan umum secara lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat sejalan dengan praktik bisnis yang sehat, untuk membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh kepala daerah.

Peserta kegiatan Workshop dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Badan layanan Umum Daerah (BLUD) sebanyak 107 Orang yang terdiri dari, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 11 Orang, Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan 13 Orang, Rumah Sakit Trikora 5 Orang, Rumah Sakit Pratama Bila Banggai 4 Orang, Puskesmas 84 Orang. Dengan sumber Dana Pelaksanaan Workshop dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) berasal dari DPA Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Rumah Sakit tahun 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyusunan dokumen BLUD ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan yang dimulai pada saat ini.

“Kegiatan ini akan menjadikan Kabupaten Banggai Kepulauan, sebagai daerah pertama di Kabupaten Banggai Kepulauan dan semoga niat baik kita semua diridhoi oleh Allah SWT,” ucapnya.

Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan ini sebagai langkah awal bersama instansi terkait untuk menyatukan pemahaman dalam mengimplementasi Badan Layanan Umum Daerah terhadap puskesmas dan rumah sakit di Kab. Banggai Kepulauan.

“Saya berharap para peserta dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh, saya juga meminta dalam pengimplementasian BLUD di Kabupaten Banggai Kepulauan senantiasa memperhatikan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) serta melakukan penilaian IKM secara jujur agar diketahui seberapa puas masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit dan puskesmas di Banggai Kepulauan,” kata Bupati. (IKP-KOMINFO)

Bulagi, BanggaiKep.go.id – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkopukm) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali menggelar kegiatan pasar murah edisi 2 di Kecamatan Bulagi dan Bulagi Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan mulai 13-15 Maret 2023.

Hal ini terus dilakukan sebagai salah satu langkah kongkrit dalam mengendalikan laju inflasi.

Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata Pemda Bangkep dalam menangani keresahan ditengah masyarakat terhadap kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok.

Dalam kegiatan pasar murah edisi ke 2 ini, Kadis Perindagkopukm Dra. Jeane B. Rorimpandey didampingi Camat dan aparat Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan tokoh-tokoh masyarakat, disambut dengan membludaknya masyarakat yang di dominasi oleh ibu-ibu rumah tangga.

Tak butuh waktu lama, stok persediaan bahan kebutuhan pokok, habis terjual yang tentu saja dengan harga murah namun berkualitas.
Hal ini membuktikan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu perekonomian masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah.

Kegiatan pasar murah akan terus di laksanakan di semua kecamatan sesuai jadwal yang telah di buat dan diharapkan berjalan dgn lancar dan tepat sasaran. (KaSub Bag Umum dan Kepegawaian DISPERINDAGKOPUKM)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Pembinaan Guru Agama Islam (PAI) dan Penguatan Moderasi Beragama Tahun 2023 Tingkat SD, SLTP dan SLTA Se-Kabupaten Banggai Kepulauan yang di selenggarakan oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) dengan Tema “Mewujudkan Guru Profesional, Moderat, dan Berkarakter Demi Pendidikan Bermutu di Banggai Kepulauan”, Selasa, (14/3/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium kantor Bappeda dan Litbang dan turut dihadiri Asisten Umum Ekasilawati Sipatu, S.Pd.,M.Kes mewakili Bupati, Kepala Kantor Departemen Agama Kab. Bangkep Drs. Sardi Kanjai M.Pd, Kabid PAUD Dikbud Bangkep Hasbi S.Pd serta Guru-guru Agama Islam SD, SLTP dan SLTA Se- Kab. Bangkep.

Kepala Kantor Departemen Agama Kab. Bangkep Drs. Sardi Kanjai, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan selaku Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi kepada asosiasi yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat berperan dan berfungsi untuk melaksanakan konsep-konsep yang menjadi teladan. Seorang guru membiasakan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya pasti akan berhasil, tetapi kalau seorang guru agama hanya mengajar seperti biasa, ini perlu ada pembinaan yang sebaik-baiknya,” ucapnya.

“Saya berharap seorang guru agama bukan hanya pengajar tetapi sebagai pendidik anak Bangsa yang baik, terutama sholat, mengaji, guru agama harus dapat membimbing kepada anak-anak sekolah, saya akan survei kepada anak-anak SD kelas 3 yang belum bisa mengaji, ini merupakan tanggungjawab kepada guru untuk mengajarkan,” jelas Kepala Kemenag.

Mewakili Bupati Banggai Kepulauan, Asisten Umum Ekasilawati Sipatu, S.Pd.,M.Kes menyampaikan permohonan maafnya bahwa Bupati tidak sempat hadir bersama kita karena beliau ada tugas luar sehingga saya akan membacakan sambutan beliau.

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas upaya dan sinergitas panitia pelaksana sehingga kegiatan pembinaan pagi ini dapat terlaksana dengan baik dan Insya Allah dapat membawa kebermanfaatan,” ucap Ekasilawati dalam sambutan tertulis Bupati.

Ilmu dan Pendidikan telah menjadi kebutuhan pokok sekaligus indeks dasar tingkat kesejateraan suatu masyarakat ilmu dan pendidikan yang akan mengantar anak-anak generasi penerus dalam mengisi kehidupan masa depan mereka. Oleh karena itu, mutu ilmu pendidikan termasuk dalamnya figur seorang guru perlu menjadi perhatian kita bersama.

Selain itu kegiatan pembinaan guru pendidikan agama Islam pada kesempatan ini memgundang para guru agama Islam dari tingkat dasar hingga sekolah menengah atas.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah kita rasakan bersama membawa dampak positif dan negatif dalam pemanfaatannya maka akan melahirkan prestasi, hal ini berlaku dalam dunia pendidikan Agama, Guru agama harus mempunyai kemampuan bukan hanya pengetahuan tentang agamanya tetapi juga harus mampu menggunakan teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang saat ini.

Selanjutnya selain hal tersebut, Guru pendidikan agama Islam juga harus memiliki Kopontensi Kepemimpinan, yaitu kemampuan sebagai pemimpin informal. Hal ini berkaitan dengan peran guru pendidikan agama Islam yang tidak hanya di kelas tetapi juga harus mampu memberikan pengaruh pada seluruh warga sekolah dalam pembangunan budaya agama di sekolah.

“Semoga upaya yang kita laksanakan saat ini tujuan membentuk profil anak, pola pikir intelektual dan emosional siswa yang harus di didik sesuai dengan nilai-nilai Islam sehingga lahir pola pikir yang tangguh dalam pendidikan dan kepedulian terhadap lingkungannya,” harapnya. (Sumber DUMP/IKP-KOMINFO)

Jakarta Selatan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat Indonesia, Selasa, (14/3/2023).

Penyelenggara kegiatan yaitu Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia dan BPJS Kesehatan yang dilaksanakan di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan serta turut dihadiri Wakil Presiden RI, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Keuangan RI, Menteri Sosial, Kepala Bappenas RI, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, peserta sebanyak 22 orang dari Provinsi (Gubernur) dan Bupati/Walikota/Sekda berjumlah 334 orang.

Dalam laporan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.,Ph.D,AAK menyampaikan bahwa Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (Program JKN) oleh BPJS Kesehatan hampir memasuki usia 1 (satu) dekade.

“Kami bersyukur karena program JKN yang diamanatkan kepada BPJS Kesehatan menjadi salah satu program strategis yang mendukung Visi dan Misi Presiden tahun 2020-2024, yakni meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing guna mewujudkan manusia yang sehat dan cerdas, adaptif, inovatif, terampil dan berkarakter, melalui penguatan pelaksanaan perlindungan sosial, dalam hal ini perlindungan sosial di bidang kesehatan,” ucapnya.

Penyelenggaraan Program JKN juga mendukung target RPJMN tahun 2020-2024 yaitu target 98% penduduk Indonesia mendapatkan perlindungan sosial atau Universal Health Coverage (UHC).

Menurutnya, tercapainya predikat UHC harus memastikan bahwa tidak ada lagi masyarakat yang mengalami kesulitan finansial pada saat mengakses layanan kesehatan.

“Ucapan terimakasih dan apresiasi kami sampaikan kepada jajaran Pemerintah Daerah yang sampai dengan 1 Maret 2023, sebanyak 22 Provinsi dan 334 Kab/Kota di Indonesia telah melakukan berbagai upaya optimal sehingga lebih dari 95% penduduknya telah terjamin pembiayaan kesehatan melalui skema Program JKN,” terangnya.

Lanjutnya, “Kami berharap Pemerintah Daerah yang telah mencapai Predikat UHC dapat terus mempertahankan predikat UHC yang diraih, memastikan kepesertaan JKN aktif bagi masyarakat, serta bersama-sama memastikan peningkatan mutu layanan di Fasilitas Kesehatan yang melayani peserta JKN sehingga perlindungan jaminan kesehatan bagi penduduk dapat terlaksana dengan baik.”

Selain itu, sambutan Kemenko PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P menyampaikan UHC diharapkan dapat memberikan keadilan sosial bagi warga Indonesia khususnya di bidang kesehatan dan seluruh penduduk Indonesia sesuai amanat RPJMN, ditargetkan harus terlindungi oleh jaminan kesehatan pada tahun 2024.

Menurutnya, Jaminan sosial kesehatan kedepannya tidak hanya fokus pada upaya rehabilitatif, tetapi juga mengupayakan upaya preventif.

“Program JKN telah menyelamatkan 7 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2018, 8,1 juta pada 2019, dan terus mengalami peningkatan hingga tahun ini. Bantuan JKN dalam upaya menghadapi stunting dalam 5 tahun terakhir, mencapai angka 3,6 triliun, dan akan dilakukan gerakan penyisiran diseluruh daerah di Indonesia, sebagai upaya memastikan perlindungan Kesehatan telah menyeluruh secara nasional tanpa terkecuali,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah mendukung penuh Program JKN yang juga merupakan Program Prioritas Negara.

“Pemerintah Daerah harus berperan lebih aktif untuk mendaftarkan masyarakat rentan, khususnya penyandang disabilitas, lanjut usia, dan masyarakat miskin, Pemerintah daerah harus fokus meningkatkan pelayanan kesehatan terutama SDM, untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih efektif dan menyeluruh kepada masyarakat Indonesia,” terangnya.

Selain itu, menurutnya, BPJS diharapkan juga mampu meningkatkan pelayanan kesehatan agar lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat Indonesia dan diharapkan setiap lini masyarakat Indonesia merasakan manfaat jaminan kesehatan nasional yang merupakan hak yang dilindungi oleh UUD sebagai warna negara Indonesia. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Pj. Bupati Banggai Kepulauan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ir. Ramto T. Datuage, MM serahkan bantuan beras secara simbolis dalam rangka penanggulangan kemiskinan di wilayah perkotaan tahun 2023 yang bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Ketahanan Pangan Kab. Banggai Kepulauan, Senin, (13/3/2023).

Kegiatan tersebut di hadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, perwakilan Camat Tinangkung serta undangan lainnya.

Dalam sambutan Pj. Bupati Bangkep yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan menyampaikan apresiasi pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan atas fokus dan upaya dalam tujuan membantu menciptakan peningkatan kesejahteraan masyarakat yakni salah satunya melalui penyerahan bantuan beras.

“Penyerahan bantuan beras pada kesempatan saat ini menyasar tiga wilayah dengan rincian kelurahan salakan sebanyak 36 kepala keluarga, kelurahan sabang sebanyak 23 kepala keluarga, dan kelurahan bulagi i sebanyak 41 kepala keluarga, dengan masing-masing kepala keluarga menerima sebanyak 10 kilo gram beras,” ucapnya.

Menurutnya, Beras merupakan kebutuhan pokok, apalagi telah terjadi kenaikan harga beras beberapa waktu ini, sehingga nya saya berharap bantuan penyerahan beras ini dapat terlaksana dengan baik serta menyasar pada masyarakat yang tepat menerima.

Diakhiri sambutannya, Bupati mengajak kita semua membantu Pemerintah Daerah, untuk menjadikan Ikon Kabupaten Banggai Kepulauan, Kota IKAN (Indah, Kreatif, Aman, Dan Nyaman). (Decky-KOMINFO)