Salakan, BanggaiKep.go.id – Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M buka secara resmi Rapat Penilaian Kinerja Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2022/2023 bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan (Bangkep), Kamis, (9/3/2023).

Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK, Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua dan Tim Panelis Prov. Sulteng, Kepala OPD terkait, Camat dan Kepala Desa lokus stunting dan undangan lainnya.

Tujuan dari penilaian aksi konvergensi penurunan stunting ini yaitu mengukur tingkat kinerja Pemerintah Kab/Kota, akuntabitas kinerja dan evaluasi kinerja pemerintah.

Dalam sambutan Bupati mengatakan bahwa fokus penanganan stunting di Kabupaten Banggai Kepulauan yakni capaian upaya penurunan prevalensi stunting terus diupayakan dengan maksimal.

“Fokusnya membangun kedekatan ayah dan anak yang baik, karena menurut beberapa penelitian yang saya dapatkan terkait dengan hal itu,” ucap Bupati.

Peran ayah sebagai kepala keluarga sangat penting dalam kesejahteraan keluarga, hubungan anak dengan ayah yang baik akan berdampak baik pada perkembangan anak dimasa yang akan datang.

“Hubungan secara fisik anak dan ayah ternyata membuat tingkat kemandirian anak 68% jauh lebih tinggi,” ujar Bupati.

Selain itu, menurut Bupati, di daerah Banggai Kepulauan ini memiliki berbagai potensi kekayaan alam salah satunya potensi sumber daya kelautan yang tentu sangat baik sebagai asupan nutrisi bagi ibu hamil, menyusui dan anak pada usia pertumbuhan.

Sesuai ikon Kabupaten Banggai Kepulauan yakni Kota IKAN (Kota yang Indah, Kreatif, Aman dan Nyaman). (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Mewakili Gubernur Sulawesi Tengah Pj. Bupati Banggai Kepulauan Ihsan Basir, SH.,LL.M buka secara resmi Rapat Koordinasi Bidang Kebudayaan Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 dengan tema “Mewujudkan Sinergitas Kebijakan dan Program Pembangunan Kebudayaan Menuju Sulawesi Tengah yang Lebih Sejahtera dan Lebih Maju”.

Kegiatan bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Banggai Kepulauan dan dihadiri dari perwakilan Dirjen Kebudayaan, Kepala Dinas Kebudayaan Prov. Sulteng, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bangkep, Camat Tinangkung, Narasumber, peserta Rakor Bidang Kebudayaan Se-Sulteng dan undangan lainnya. Kamis, (09/03/2023).

Dalam sambutan Gubernur Sulteng yang dibacakan Bupati Banggai Kepulaun mengatakan, untuk mengukur kemajuan pembangunan kebudayaan di Indonesia saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ristek telah merilis indeks pembangunan kebudayaan tahun 2018, dimana indeks pembangunan kebudayaannya Sulawesi Tengah berada di peringkat 28 dari 36 provinsi.

“Kita perlu menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pembangunan kebudayaan di Sulawesi Tengah, sedangkan untuk mengukur seberapa tinggi dan besarnya perhatian masyarakat terhadap kesenian dan kebudayaan dengan mengukur seberapa tebal dan banyaknya jadwal atau agenda acara seni budaya, yang diterbitkan dan tersebar di masyarakat,” ucapnya.

Selain itu, hal lain juga harus menjadi perhatian untuk kemajuan kebudayaan bahwa kebudayaan tidak hanya pada tarian atau tradisi saja, tetapi juga nilai karakter luhur yang diwariskan turun-temurun hingga membentuk karakter bangsa.

Kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan kita oleh karena itu pemajuan kebudayaan perlu menekankan pada, Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, Pembinaan agar Budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh.

Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Globalisasi yang beriringan dengan modernisasi menyebar ke seluruh penjuru dunia sebagai proses yang tak terelakkan. Globalisasi yang didorong oleh Teknologi Informasi Komunikasi sedang memerankan sebuah revolusi sosial yang merasuki semua sudut kehidupan.

Sementara itu, kata Bupati dalam sambutan Gubernur, untuk pengembangan kebudayaan akan dilakukan penyebarluasan, pengkajian dan peningkatan keberagaman obyek kebudayaan. Selain itu untuk pemajuan kebudayaan Pemerintah mengajak masyarakat untuk melakukan pemanfaatan obyek kebudayaan untuk Membangun Karakter, Meningkatkan Ketahanan, Meningkatkan Kesejahteraan, Meningkatkan Kedudukan Manusia dalam hubungan Internasional.

Untuk mengantisipasi hal ini diperlukan sebuah langkah strategi dalam rangka mensinergikan pembangunan kebudayaan di Sulawesi Tengah.

“Oleh karenanya saya mengharapkan kegiatan Rapat Koordinasi ini dapat menghasilkan rekomendasi bagi percepatan pembangunan kebudayaan untuk mewujudkan visi Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah,” harapnya. (Decky-KOMINFO)