Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) merupakan salah satu kewajiban Pemerintah Daerah sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengamanatkan bahwa Kepala Daerah wajib menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Selengkapnya dapat mengunduh link:

RINGKASAN LPPD BANGGAI KEPULAUAN TAHUN 2025 tahun 2026… fix ok

Salakan, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Halal Bi Halal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan mengusung tema “Menebar Maaf dan Menguatkan Ukhuwah Menuju Banggai Kepulauan Berkah”. Kegiatan bertempat di Auditorium Bappeda Banggai Kepulauan, Senin (30/3/2026).

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Muh. Aris Susanto, Wakil Ketua DPRD Rusdin Sinaling dan H. Sardin Sabalino, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli Setda, Ketua FKUB Drs. H. Ahmad Yani, Plt. Sekwan Asgar Lalu, perwakilan TNI dan Polri, para camat se-Kabupaten Banggai Kepulauan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sekitar 259 undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Alwi Riona, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Dalam sambutannya, perwakilan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Hamba Bakalinga, menyampaikan bahwa Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Idulfitri sebagai sarana saling memaafkan dan memperbaiki hubungan sosial.

Sementara itu, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Kepulauan, Drs. Azwat, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan agar semangat ibadah, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an tetap terjaga meskipun Ramadan telah berakhir.

Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Halal Bi Halal sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan sinergi dalam membangun daerah. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita saling memaafkan dengan tulus dan menjadikan semangat persaudaraan sebagai modal untuk membangun Kabupaten Banggai Kepulauan yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas silaturahmi, memperkuat persatuan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah demi terwujudnya Banggai Kepulauan yang maju, mandiri, dan bermartabat.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Halal Bi Halal oleh Ustadz Kamil Anggengan, pembacaan doa oleh Ustadz Zainudin Adam, serta pengumuman pemenang lomba miniatur pawai takbiran dalam rangka Idulfitri 1447 H.

Kegiatan Halal Bi Halal ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai. Momentum ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Banggai Kepulauan yang lebih baik dan penuh keberkahan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, bertempat di ruang Ketua DPRD Banggai Kepulauan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Banggai Kepulauan Moh. Aris Susanto, Wakil Ketua DPRD Rusdin Sinaling, Wakil Ketua II DPRD H. Suhardiman Sabalino, Plt. Sekretaris DPRD Asgar Lalu, Sekretaris Kominfo Kornelius Bisaka, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Penyerahan LKPJ ini merupakan bagian dari kewajiban kepala daerah dalam melaporkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran kepada DPRD.

Adapun penyusunan LKPJ Bupati Banggai Kepulauan Tahun Anggaran 2025 dilakukan untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2024 sebagai aturan pelaksana.

Selain itu, penyampaian LKPJ juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait penyampaian LKPJ kepala daerah dan rekomendasi DPRD.

Melalui penyerahan LKPJ ini, diharapkan DPRD dapat memberikan rekomendasi strategis sebagai bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan. (Decky-KOMDIGI)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melalui Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan, Senin (16/3/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bappeda dan Litbang selaku Ketua Pokja PUG ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady.

Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting berhasil disepakati sebagai langkah strategis pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) tahun 2026 di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Salah satu hasil utama rapat adalah penyusunan Rencana Kerja Pokja PUG dan Rencana Aksi Daerah PUG. Selain itu, juga disepakati penguatan kelembagaan Pokja dan focal point, termasuk revitalisasi keanggotaan melalui pengusulan Surat Keputusan (SK) Pokja PUG Tahun 2026.

Untuk meningkatkan efektivitas implementasi PUG, rapat juga menekankan pentingnya memperkuat sistem dan kemitraan antar perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap program dan kegiatan pembangunan.

Sebagai upaya peningkatan kapasitas, akan dilaksanakan pelatihan teknis analisis gender bagi anggota Pokja dan focal point, yang direncanakan melalui platform daring (zoom). Seluruh perangkat daerah juga diminta segera menyusun Dokumen Anggaran Responsif Gender (ARG) Tahun 2026.

Tim Pokja PUG juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan PUG di setiap OPD guna memastikan implementasi berjalan sesuai rencana.

Selain itu, rapat menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan capaian nilai evaluasi PUG melalui Anugerah Parahita Ekapraya (APE), dengan target mencapai kategori Pratama pada tahun 2027 dengan nilai antara 501 hingga 600.

Komitmen lainnya mencakup penyusunan dokumen Gender Budget Action (GAB) tahun 2026 serta penyediaan data terpilah gender di seluruh perangkat daerah sebagai dasar perencanaan yang lebih akurat dan responsif.

Sebagai penunjang evaluasi, Pokja PUG juga akan menyusun template dalam pemenuhan eviden evaluasi PUG.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah disepakati, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan optimistis pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dapat berjalan lebih optimal, serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang adil, setara, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengarusutamaan Gender (PUG) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady. Rapat ini menjadi momentum penting dalam menyatukan komitmen seluruh perangkat daerah terhadap pelaksanaan pengarusutamaan gender di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Dalam sambutannya, Bupati Rusli Moidady menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi pembangunan yang bertujuan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui pengintegrasian pengalaman, aspirasi, kebutuhan, serta permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam seluruh proses pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi PUG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Hal ini diperkuat dengan Peraturan Bupati Banggai Kepulauan Nomor 24 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan.

Sebagai tindak lanjut dari regulasi tersebut, pelaksanaan PUG harus didukung oleh tujuh prasyarat pembangunan, yaitu perencanaan responsif gender, penganggaran responsif gender, pelaksanaan program dan kegiatan, pemantauan, evaluasi, pengawasan, serta pelaporan secara berkala. Ketujuh aspek ini menjadi fondasi penting agar kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

Melalui rapat Pokja PUG Tahun 2026 ini, pemerintah daerah juga menyusun Rencana Kerja Pokja PUG serta Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman bersama bagi seluruh perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata tanpa memandang jenis kelamin.

Menutup kegiatan, rapat Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 2026 secara resmi dibuka dengan harapan seluruh peserta dapat menjalankan tugas dan pengabdian dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady di dampingi Wakil Ketua 1 DPRD Rusdin Sinaling melakukan audiensi bersama jajaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia bertempat di Gedung Radius Prawiro Lantai 9, Kementerian Keuangan, Jakarta, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, Jumat (13/3/2026).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Askolani selaku Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Adriyanto selalu Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah dan Sandy Firdaus Direktur Dana Transfer Umum.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan sejumlah hal penting terkait kondisi keuangan daerah, khususnya mengenai konsultasi kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) serta konsultasi terkait dana tunda salur anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang hingga saat ini belum ditransfer ke Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan.

Bupati Banggai Kepulauan berharap melalui pertemuan ini dapat diperoleh kejelasan serta solusi atas persoalan tersebut, mengingat dana transfer dari pemerintah pusat sangat penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan menyampaikan akan menindaklanjuti dan melakukan penelaahan terhadap usulan serta kondisi yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Audiensi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan Republik Indonesia, guna memastikan kelancaran penyaluran dana transfer daerah yang sangat berperan dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Jakarta, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady menghadiri audiensi bersama sejumlah Bupati dari berbagai daerah di Indonesia dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Rusli Moidady menyampaikan secara langsung kondisi lapangan di Kabupaten Banggai Kepulauan, termasuk capaian yang telah diraih serta berbagai kebutuhan konkret dalam pengembangan sektor pertanian di daerah.

Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan pertanian terintegrasi yang menggabungkan berbagai sektor, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, peternakan hingga agrowisata.

“Harapan kami tumbuh bersama untuk pertanian, wisata, dan hilirisasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Bupati Rusli Moidady dalam audiensi tersebut.

Selain itu, Bupati Rusli juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di Banggai Kepulauan. Beberapa di antaranya yakni pengembangan budidaya padi, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pengembangan komoditas kelapa yang memiliki potensi besar di wilayah Banggai Kepulauan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa berbagai usulan dari daerah akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis bersama jajaran Kementerian Pertanian.

Ia juga mengimbau para kepala daerah untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar program-program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

“Kami akan menindaklanjuti usulan daerah melalui koordinasi teknis. Pemerintah daerah juga diharapkan terus berkomunikasi aktif agar program yang dijalankan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para petani,” tegas Menteri Pertanian.

Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Pandaluk, BanggaiKep.go.id – Kegiatan Perkemahan Wirakarya Gugus Depan Gerakan Pramuka digelar di Bumi Perkemahan Gua Susundeng, Desa Pandaluk Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (12/3/2026)

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh SMK Kristen Bukit Sinai Bulagi Utara dan diikuti para anggota Pramuka dari berbagai gugus depan.

Sambutan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banggai Kepulauan disampaikan oleh Kaka Kamabiran Destaman Dala S.Sos, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Komisi III, pengurus Kwartir Cabang, para pembina dan andalan Pramuka, panitia pelaksana, serta seluruh peserta perkemahan.

Dalam sambutannya, Destaman menyampaikan apresiasi kepada panitia, pembina, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan perkemahan wirakarya dapat terselenggara dengan baik.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan karakter bagi generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Perkemahan Wirakarya tahun ini mengusung tema “Jelajah Alam, Bangun Karakter, dan Lestarikan Lingkungan.” Tema tersebut, kata dia, memiliki makna penting bagi generasi muda untuk lebih mengenal alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, adik-adik Pramuka diajak lebih dekat dengan alam, belajar memahami lingkungan sekitar, sekaligus membangun karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Subtema kegiatan juga menekankan pentingnya mengenal dan menghargai kondisi alam sambil membangun karakter kepemimpinan yang kuat. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, termasuk generasi muda.

Destaman mengatakan Gerakan Pramuka merupakan wadah pendidikan karakter yang efektif karena melatih kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, serta tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan.

Ia berharap kegiatan perkemahan tersebut dapat memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap alam.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan Komisi III, Hur Carlos Pouwanu, turut menyampaikan pandangannya mengenai potensi pariwisata daerah.

Ia mengatakan Banggai Kepulauan memiliki wilayah yang luas dengan banyak potensi wisata alam yang dapat dikembangkan. Karena itu, pemerintah daerah bersama DPRD terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurut Hur Carlos, promosi destinasi wisata perlu dilakukan secara terpadu. Destinasi unggulan harus dipromosikan bersamaan dengan lokasi wisata lain agar wisatawan tertarik menjelajah lebih banyak tempat di Banggai Kepulauan.

Ia juga menilai pengembangan sektor pariwisata akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai daya tarik utama wisata daerah.

“Wisatawan, terutama turis asing, umumnya lebih menyukai destinasi yang masih alami dan belum banyak mengalami perubahan,” ujar dia.

Karena itu, Hur Carlos mengajak masyarakat, pemerintah desa, serta kelompok sadar wisata untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam sambil mengembangkan potensi pariwisata daerah.

Ia berharap upaya tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id — Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan di Pelabuhan 3B Salakan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK, Anggota DPRD Banggai Kepulauan, TNI/Polri, Plt. Kadis Ketapang, Camat Tinangkung, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Serfi Kambey menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, khususnya komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pangan lainnya.

Menurutnya, stabilitas harga pangan memiliki peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi daerah. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini pemerintah berupaya menghadirkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, BUMN/BUMD, distributor, serta pelaku usaha pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah,” ujar Wakil Bupati.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik serta tetap menjaga ketertiban saat berbelanja agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program tersebut.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan Gerakan Pangan Murah. (Decky-KOMDIGI)

Kalumbatan, BanggaiKep.go.id – Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady S.T., M.T, AIFO meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kalumbatan di Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Pembangunan kawasan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik kawasan, tetapi juga pada peningkatan kualitas permukiman dan fasilitas pendukung bagi nelayan.

“Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menciptakan lingkungan pemukiman nelayan yang lebih layak, tertata, dan produktif, sekaligus memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat pesisir,” katanya.

Menurut Bupati, masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam mendukung sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Banggai Kepulauan. Karena itu, pembangunan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup nelayan, baik dari sisi hunian maupun akses terhadap kegiatan ekonomi.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan pembangunan yang tepat waktu serta memperhatikan kualitas pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat Desa Kalumbatan untuk ikut berperan aktif menjaga dan merawat fasilitas yang akan dibangun di kawasan tersebut. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang merata hingga ke wilayah pesisir dan kepulauan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Kalumbatan secara resmi saya nyatakan dimulai,” ujarnya.

Acara peletakan batu pertama itu turut dihadiri Unsur Forkompinda, Camat Totikum Selatan, Camat Totikum, Camat Liang, Kepala Desa beserta perangkat desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta warga Desa Kalumbatan dan undangan lainnya. (Roy-KOMINFO)