Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait standar pelayanan publik dalam rangka konsultasi statistik Satu Data Indonesia (SDI). Selasa, (05/05/2026)

Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan dan dipimpin oleh Staf Ahli yang mewakili Bupati Banggai Kepulauan FGD dihadiri Kepala BPS, Moderator, perwakilan instansi vertikal, serta pihak terkait yang berperan dalam pengelolaan dan penyediaan data statistik sektoral di daerah.

Dalam sambutan Bupati yang di bacakan Staf Ahli Bupati Muksin Yasono menegaskan pentingnya penerapan standar pelayanan publik yang terintegrasi dalam pengelolaan data. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional melalui program Satu Data Indonesia yang bertujuan untuk mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui forum ini, kita berharap dapat menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi antar instansi dalam penyelenggaraan statistik sektoral, sehingga pelayanan publik berbasis data dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

FGD ini juga menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pengelolaan data, termasuk aspek validasi, standarisasi, serta interoperabilitas antar sistem informasi di lingkungan pemerintah daerah.

Selain itu, para peserta turut memberikan masukan terkait penyusunan dan penerapan standar pelayanan publik yang berkaitan dengan konsultasi statistik, agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola data yang lebih baik guna mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis bukti. (Decky-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima kunjungan Dewan Musyawarah Adat Provinsi dalam sebuah pertemuan resmi yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Selasa (05/05/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, dan dihadiri oleh Kepala Bappeda dan Litbang beserta sejumlah perwakilan Dewan Musyawarah Adat Provinsi.

Pertemuan ini membahas berbagai hal strategis terkait pelestarian adat dan budaya lokal, serta penguatan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

Dewan Musyawarah Adat Provinsi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat guna menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Banggai Kepulauan.

Bupati Rusli Moidady dalam penyampaian memberikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan lembaga adat dalam rangka menciptakan pembangunan yang berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal.

“Peran lembaga adat sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan masukan dari Dewan Musyawarah Adat terkait berbagai isu sosial kemasyarakatan, termasuk penguatan hukum adat dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Diharapkan melalui pertemuan ini, hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin erat, sehingga mampu menciptakan sinergi yang kuat dalam menjaga budaya serta mendorong kemajuan Banggai Kepulauan ke depan. (Decky-KOMINFO)

Batang Babasal, BanggaiKep.go.id — Pemerintah Desa Batang Babasal melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk periode bulan Januari hingga April 2026, Senin (4/5/2026).

Kegiatan bertempat di Balai sanggar seni budaya ini berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh perwakilan masyarakat serta unsur pemerintah desa. Turut hadir Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diwakili oleh Ibu Siska Yuni Sabae.

Dalam sambutan Kepala Desa Batang Babasal Kaleb Nasir kades penambahan 2 tahun menekankan kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan yang diterima dapat digunakan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan utama keluarga.

Ia berharap BLT tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Ketua KIM Batang Babasal Yonce Kuna menyampaikan bahwa pembagian BLT ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga kesejahteraan warga desa.

Kegiatan penyaluran BLT berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat.

Pemerintah desa juga berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat di Desa Batang Babasal. (Decky-KOMINFO)