Luk Panenteng, BanggaiKep.go.id – Wakil Bupati Banggai Kepulauan Serfi Kambey mengajak gereja, para guru Sekolah Minggu, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat pembinaan karakter dan iman anak sebagai fondasi lahirnya generasi yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Kegiatan Temu Raya Anak Sinode AM Tahun 2026 yang dipusatkan di Gereja GPIBK Via Dolorosa, Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara, Jumat, (7/8/2026).
Kegiatan itu dihadiri pimpinan Sinode AM gereja-gereja di wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah, Ketua Sinode Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan beserta jajaran, para pendeta, pembina dan guru Sekolah Minggu, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, anak-anak, peserta Temu Raya, serta Kepala OPD yang sempat hadir.

Dalam sambutannya, Serfi Kambey menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Banggai Kepulauan sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, pertemuan tersebut bukan hanya menjadi ajang mempererat persekutuan antar jemaat, tetapi juga memperkuat pelayanan gereja dalam membina generasi muda.
“Merupakan suatu kehormatan bagi daerah kami menjadi tuan rumah kegiatan yang mempererat persekutuan, memperkuat pelayanan, dan membangun kebersamaan di antara gereja-gereja di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah,” ujar Serfi.
Ia menegaskan bahwa guru Sekolah Minggu memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai iman, moral, dan kepedulian sosial kepada anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pelayanan yang dilakukan dengan kasih, keteladanan, dan pengabdian merupakan investasi penting dalam mencetak generasi penerus gereja, masyarakat, dan bangsa.
Karena itu, Wakil Bupati berharap Temu Raya Anak Sinode AM 2026 tidak hanya menjadi momentum mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas pelayanan para pembina Sekolah Minggu.
“Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan apresiasi atas kontribusi gereja dan para guru Sekolah Minggu dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis. Sinergi antara pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong,” katanya.
Serfi juga mengajak seluruh peserta dari berbagai daerah untuk menikmati keindahan alam, keramahan masyarakat, serta kekayaan budaya Banggai Kepulauan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Ia berharap kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antar gereja.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian Temu Raya Anak Sinode AM Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan semangat baru dalam pelayanan anak dan menjadi berkat bagi gereja, masyarakat, serta pembangunan Kabupaten Banggai Kepulauan. (Roy-KOMINFO)



