Pos

Landonan Bebeau, BanggaiKep.go.id – Karang Taruna Desa Landonan Bebeau Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka adalah kumpulan anak muda Desa Landonan Bebeau yang energik dan terus bersinergi dalam segala hal guna mendukung dan menyukseskan kegiatan Pemerintah Desa.

Ditengah pandemi penyebaran virus corona desease 2019 (Covid-19) Karang Taruna Desa Landonan Bebeau bersinergi dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Pemdes dan Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Landonan Bebeau, mulai dari sosialisasi edukasi pencegahan penyebaran dan pemutusan mata rantai virus corona, bagi masker kepada masyarakat serta penyemprotan disinfektan di wilayah Desa Landonan Bebeau.

Dalam upaya pemantauan kedatangan orang dari luar Daerah dan Desa Landonan Bebeau, Karang Taruna membuat pos penjagaan pencegahan Covid-19 serta melakukan penjagaan sesuai jadwal dan pembagian waktu jaga yang sudah dibuat oleh pengurus Karang Taruna Desa Landonan Bebeau.

Ketua Karang Taruna Desa Landonan Bebeau Bilsan Kopolusi saat diwawancarai Jurnalis Dinas Kominfo Kab.Banggai Kepulauan Rabu, (19/5/2020) menyatakan bahwa generasi muda yang ada di Desa Landonan Bebeau yang terhimpun bersama dalam organisasi Karang Taruna tidak tinggal diam dengan apa yang sedang dialami oleh bangsa dan negara.

“Terutama Daerah kita Kabupaten Banggai Kepulauan yang sedang berada dalam darurat bencana nasional akibat pandemi covid-19 yang dampaknya sudah meresahkan semua pihak”, kata Bilsan.

Lanjut Bilsan “Sehingga kami sebagai anak muda memainkan peran kami dalam upaya pencegahan Covid-19 dengan terlibat dalam Tim Relawan Pencegahan Covid-19, dibeberapa hari terakhir ini program kami membuat pos penjagaan dan melakukan penjagaan siang dan malam dalam upaya pencegagahan penyebaran virus corona”.

“Aktifitas yang karang taruna lakukan di pos penjagaan ada beberapa hal yakni mengifentarisir kedatangan orang dari luar daerah dan luar desa Landonan Bebeau serta aktifitas yang dilakukan dan setiap kendaraan dan pejalan kaki yang melewati pos wajib diperiksa, dan cuci tangan dan pakai masker”, ujar Bilsan.

Bilsan pun menyampaikan dengan adanya pos penjagaan ini banyak hal positif yakni masyarakat selalu pakai masker ketika keluar rumah apalagi hendak keluar dari wilayah desa.

Tidak ada lagi kendaraan dengan kecepatan tinggi serta jika ada masyarakat yang mengalami kendala dapat dibantu, “Untuk itu saya selalu berharap kiranya semua pihak dapat membantu Tim Relawan Pencegahan Covid-19 Desa Landonan Bebeau serta mendukung karang taruna dalam melakukan penjagaan”,harap Bilsan. (AmosKominfo)

Landonan Bebeau, BanggaiKep.go.id – Berbagai upaya terus dilakukan oleh semua pihak dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai Virus Corona atau Covid-19 yang sudah menyebar diseluruh lini kehidupan masyarakat, tak memandang di kota besar atau pun di pedalam desa, kaya atau pun miskin.

Kepala Desa Landonan Bebeau  Kecamatan Buko Selatan Ahmad Tobungu saat dijumpai di Kantor Desa (23/4/2020) saat menerima anggota Komisi III DPRD Kab. Banggai Kepulauan pada monitoring pelaksanaan pasar murah, Kades pun sempat menjelaskan upaya serta langka yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Landonan Bebeau dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Ahmad Tobungu mengatakan, “Yang kami lakukan yakni mensosialisasikan bagaimana cara pencegahan Covid-19 sesuai himbauan pemerintah, melakukan penyemprotan Disinfektan dan pembagian masker kepada masyarakat”, ucap Kades.

“Bahkan setiap minggu memasuki hari pasar di Lumbi-lumbia saya selalu melakukan himbauan bagi Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengunjungi pasar hendak berbelanja kiranya dapat dicatat satu hari sebelum ke pasar apa saja yang akan dibelanja agar tidak berlama-lama dipasar bahkan sampai 3 kali keliling area pasar bahkan lebih”, kata Ahmad.

“Karena mengingat situasi sekarang yang tidak aman karena penyebaran Virus Corona maka perlu kita waspadai bersama dan antisipasi sedini mungkin agar kita bebas dari Virus Corona”, lanjut Kades Ahmad.

Lanjut Kades Landonan Bebeau sambil berkelekar, “Tahulah ibu-ibu kalau kepasar padahal hanya mau membeli Sembako dan bumbu dapur tetapi seluruh areal pasar sudah dikelilingi sampai berapa kali apalagi pasar banyak pengunjung biar pun dibilang jaga jarak seringkali tidak diperdulikan baik penjual maupun pembeli”. (AmosKominfo)

Landonan Bebeau, BanggaiKep.go.id – Kelangkaan BBM akhir-akhir khususnya jenis minyak tanah sangat terasa bagi masyarakat khususnya ibu-ibu.

Kelangkaan minyak tanah membuat ibu-ibu yang ada di Desa Landonan Bebeau Kecamatan Buko Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan mulai resah, pasalnya minyak tanah subsidi dari Pemerintah setiap Keluarga hanya diberi jatah 2 Liter perKepala keluarga (KK) yang dibagikan seminggu sekali dengan harga Rp.6.000/liter.

Salah satu warga masyarakat Ibu Siati saat dijumpai di pangkalan pengambilan minyak tanah Kamis (5/3/2020) mengatakan “2 liter tidak cukup untuk masak selama seminggu, untuk mengantisipasinya kami menggunakan kayu bakar baik dibeli atau dicari langsung dihutan”, ujar Siati.

Masyarakat Landonan Bebeau khususnya ibu-ibu sangat mengharapkan perhatian Pemerintah dengan kelangkaan minyak tanah.

Kepala Dusun IV Desa Landonan Bebeau Urim Kopolusi mengatakan “Sudah ada pendataan untuk pengadaan bantuan kompor gas melalui program Pemerintah dalam mengatasi kelangkaan minyak tanah, tapi sampai saat ini belum juga ada padahal sudah sejak tahun 2018 didata”, ujar Urim.

Kadus pun berharap “Semoga saja bantuan kompor gas segera terrealisasi agar masyarakat dapat terbantu”. (JARKominfo)