Pos

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) pada aset yang dikelola oleh Dinas Perhubungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan pada pukul 09.30 WITA, Jumat (3/7/2026).

Penandatanganan ini mewakili komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Bupati Banggai Kepulauan dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Daerah, Muh. Aris Susanto, yang secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai Kepulauan beserta jajaran, serta staf terkait yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kerja sama pemanfaatan Barang Milik Daerah merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa aset daerah yang dibangun melalui anggaran pemerintah harus dikelola secara optimal sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik dari sisi pelayanan publik maupun peningkatan pendapatan daerah.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam pelaksanaan kerja sama.

“Kerja sama ini bukan sekadar hubungan administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan aset daerah yang efektif, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati, sehingga tujuan dari perjanjian kerja sama dapat tercapai secara maksimal.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan dokumen kerja sama serta harapan agar sinergi yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banggai Kepulauan. (IKP-KOMINFO)

Liang, BanggaiKep.go.id – Peresmian 5 (Lima) Tambatan Perahu dan Penandatanganan Prasasti yang dipusatkan di Desa Liang Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (BanggaiKep), Selasa, (13/10/2020).

Adapun lima tambatan perahu yaitu berada di desa Liang Kecamatan Liang, di desa Bungin Kecamatan Tinangkung, di desa Lobuton Kecamatan Totikum Selatan, di desa Bakalinga dan Montop Kecamatan Bulagi Utara.

Peresmian tambatan perahu dan penandatanganan prasasti di Desa Liang ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Ny. Sartini R. Adam dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakapolres BanggaiKep Kompol I Made Darma, SH, Perwira Penghubung 1308/LB Mayor Inf. Sutikno, Kadis Perhubungan Suripto Nurdin S.sos, Kepala Bappeda Muh. Aris Susanto, SE., MM, Kepala Desa serta masyarakat desa Liang.

Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa liang khususnya di bidang pelabuhan agar mempermudah akses transportasi laut dari dan menuju luar daerah liang.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam dalam sambutannya mengatakan, “Pembangunan 5 (Lima) buah tambatan perahu ini adalah bentuk tanggungjawab pemerintah kepada rakyat, dalam hal ini pelayanan akses transportasi.”

“Pemerintah yang dimaksud adalah pemerintah pusat yang dikomandoi oleh Presiden H. Ir. Joko Widodo, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dikomandoi oleh Bapak Gubernur Drs. Longki Djanggola, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang dikomandoi oleh saya sendiri,” ungkap Bupati Rais.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat liang untuk menjaga dan merawat tambatan perahu (pelabuhan) dikarenakan merusak itu mudah dari pada merawatnya,” ucap Bupati Rais.

Pada kesempatan yang sama, Irfan Mayang, SH mewakili Camat Liang juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati yang telah membangunkan pelabuhan di desa liang.

“Dengan adanya tambatan perahu ini, pastinya akan mempermudah masyarakat untuk melakukan perjalanan laut dari Liang ke Banggai dan sebaliknya,” ujar Irfan Mayang.

Pada akhir sambutan, Bupati juga mengharapkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal ini diutarakan sebagai bentuk upaya Pemerintah untuk mencegah terjadinya kasus penularan Covid-19 di Kecamatan Liang Kab. Banggai Kepulauan. (AkriKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Dalam bersinergi bersama Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan guna pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Wilayah Banggai Kepulauan, Anggota DPRD Kab. BanggaiKep melaksanakan monitoring ditiap Kecamatan.

Wakil Ketua I DPRD Banggai Kepulauan Muh. Risal Arwie, S.Pd.I beserta 3 orang Anggota DPRD Komisi 2 yakni Moh. Hatta Mayuna, S.T, Sri Yeni, SE dan Burhan Alelaga melaksanakan monitoring pencegahan penyebaran Covid-19 di Pelabuhan Leme-leme Kecamatan Buko yang didampingi Dinas Perhubungan Kab. BanggaiKep pada hari Kamis (2/4/2020).

dalam kesempatan ini, Risal Arwie menjelaskan bahwa tujuan dari monitoring ini adalah upaya dari pemerintah daerah untuk mengetahui apa yang mungkin menjadi kendala dan kekurangan dari setiap Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 di setiap kecamatan, agar DPRD segera mengangarkan sehingga kegiatan ini berjalan dengan maksimal.

Dokter Nurul selaku koordinator penanggungjawab lapangan memaparkan kepada Anggota DPRD Kab. BanggaiKep apa yang menjadi kekurangan dalam upaya mencegah Covid-19 di Kec. Buko, “Bahwa yang dibutuhkan sekarang adalah APD, Hand Saniteser, Cairan Disenfektan, Tengki Penyemprot, Vitamin, jaringan instalasi air bersih di lokasi pelabuhan, dan sarana pendukung lainnya”, kata dr. Nurul.

“Maaf pak, coba dilihat saja APD yang kami pakai jauh dibawah standar dan ini adalah upaya mandiri dari PKM Tataba dan anggota Tim Relawan”, ujar salah satu Tim Relawan yang tidak mau disebutkan namanya kepada Risal.

Moh. Hatta Mayuna menyatakan “Untuk pemasangan jaringan PDAM di Pelabuhan Leme-leme akan segera kami usahakan dengan memerintahkan petugas PDAM yang ada di Kec.Buko untuk segera mengerjakannya, sebab dalam upaya penanganan pencegahan Covid-19 semua elemen yang ada di Banggai Kepulauan harus bersinergi bersama-sama”, ungkap Hatta.

Mengakhiri percakan dengan Tim Relawan Covid-19 Kec. Buko, Risal Arwie menanyakan apakah ada konsumsi setiap tim menjalankan tugas, kemudian salah satu anggota tim mengatakan “Maaf pak selama sudah memasuki hari ke 12 (Duabelas), ada komsumsi tapi itu atas inisiatif ibu Sianti selaku kepala PKM Tataba, sudah dua kali beliau menyiapkannya berupa susu beruang, telur rebus, dan Vitamin C, Kami pun memahaminya karena tidak ada anggaran sekarang tersedia untuk kegiatan ini”.

Kemudian, Risal mengatakan “Ini akan kami perhatikan karena Tim harus Fit dalam melaksanakan tugas, tentunya ini berhubungan dengan apa yang dikomsumsi oleh tim selama menjalankan tugas”, tutur Risal. (AmosKominfo)