Pos

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – BIN Daerah Sulawesi Tengah bersama Satgas Penanganan Covid-19 Bulagi Utara dan Puskesmas Sabang laksanakan vaksinasi massal di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara, Sabtu, (11/12/2021).

Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara dihadiri oleh Camat Bulagi Utara Nonce Yaalis, SH, Kapolsek Bulagi diwakili oleh Bripda. Homardi, Koramil 1308-13 Bulagi Serka. Rahmad Duasing, Kepala Puskesmas Sabang Jhoin Ferdy Karamoy, SKM bersama Tim Vaksinasi Puskesmas Sabang dan Kepala Desa Lukpanenteng, Yerus Tolongala serta masyarakat desa.

Jhoin F. Karamoy saat diwawancarai mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan atas koordinasi Badan Intelejen Nasional (BIN) dengan Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan.

“Kepala Dinas Kesehatan Banggai Kepulauan dr. Abdi Gunawan, MPH mengintruksikan kepada kepala-kepala puskesmas se Banggai Kepulauan untuk menyukseskan program vaksinasi bersama BIN,” jelas Jhoin.

“Dalam pelayanan vaksinasi di Desa Lukpanenteng Kecamatan Bulagi Utara sebanyak 92 orang dapat terlayani vaksinasi,” ucap Jhoin.

Dalam kegiatan ini juga, Camat Bulagi Utara Nonce Yaalis, SH menghimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya mendorong percepatan pencapaian target vaksinasi Covid-19 dalam meningkatkan kekebalan kelompok masyarakat, Puskesmas Sabang terus bersinergi bersama unsur Forkompincap Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan pelayanan vaksinasi mobile di wilayah pelayanan Puskesmas Sabang di Kecamatan Bulagi Utara.

Kepala Puskesmas Sabang, Jhoin Ferdy Karamoy, SKM saat dijumpai pada hari Minggu (5/12/2021) mengatakan “Kami pihak Puskesmas terus bersinergi bersama dengan Camat Bulagi Utara, Nonce Yaalis, SH bersama unsur Forkompincap Bulagi Utara melaksanakan vaksinasi di desa-desa dan kelurahan di Bulagi Utara.”

“Sampai saat ini pencapaian vaksinasi di Bulagi Utara sesuai liris tanggal 4 Desember 2021, sudah mencapai di Bulagi Utara sudah mencapai 39,2 persen,” lanjut Jhoin.

“Kami saampai saat ini terus bersinergi dan kerja keras untuk mencapai target 70% masyarakat yang divaksin di Bulagi Utara, saat ini kami rutin turun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan vaksinasi baik dosis pertama maupun dosis kedua, selama masih ada persediaan vaksin,” jelas Jhoin.

Disamping itu, untuk mencapai target 70% dalam membentuk kekebalan komunitas bagi masyarakat Bulagi Utara tentunya tidak lepas dari peran pemerintah Desa dan kelurahan untuk bersinergi bersama-sama dengan pihak Puskesmas selaku pelaksana teknis dan unsur Forkompincap Bulagi Utara, agar target tersebut bisa segera tercapai, sebab sudah dor to dor ke desa-desa/kelurahan yang ada di Bulagi Utara. (AmosKominfo)

Sabang, BanggaiKep.go.id – Dalam upaya melindungi Tenaga Kesehatan (Nakes) yang rentan dengan penularan Covid-19 karena beresiko tinggi harus berhadapan langsung dengan pasien Covid-19, maka pemerintah melaksanakan vaksin tahap ketiga bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di Nusantara.

Pada hari ini, Kamis, 2 September 2021 Puskesmas Sabang Kecamatan Bulagi Utara melaksanakan vaksinasi Booster tahap ketiga bagi tenaga kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Sabang.

Kepala Puskesmas Sabang Jhoin Ferdy Karamoy, S.KM saat di jumpai di Puskesmas Sabang mengatakan bahwa tenaga kesehatan Puskesmas Sabang sudah mulai divaksin Booster untuk melindungi dari penularan Covid-19 karena para tenaga kesehatan sangat rentan tertular atau pun terpapar dengan Covid-19.

“Baru sebanyak 28 Nakes di Puskesmas Sabang yang terlayani Booster atau vaksin tahap tiga yang diperuntukkan bagi Nakes dengan menggunakan Vaksin Moderna berdasarkan ketersedian vaksin sebanyak 2 vial, satu vial hanya untuk 14 orang nakes saja jadi yang baru terlayani Booster Moderna sebanyak 28 orang nakes,” ucap Kapus.

Lanjut Jhoin, “Vaksinasi Booster bagi Nakes di Puskesmas Sabang kami bagi menjadi dua gelombang hari pertama  14 orang nakes dan hari kedua 14 orang , agar yang lain masih bisa dan dapat melayani masyarakat/pasien yang memeriksa kesehatan di Puskesmas Sabang agar tidak ada masyarakat yang tidak terlayani ketika datang berobat,” tutup Jhoin. (AmosKominfo)