Pos

Batangono, BanggaiKep.go.id – Tim SAR Gabungan resmi tutup operasi pencarian seorang nelayan asal Desa Batangono Kecamatan Buko yang hilang atas nama Elson Loboy (37) di perairan selat Peling sekitar Pulau Tikus pada Rabu, 13 April 2022 setelah terus berupaya dan bersinergi selama 7 (tujuh) hari.

Tim SAR Gabungan terdiri atas Basarnas 6 orang, BPBD 20 orang, Anggota Polsek Buko 2 orang, Polisi Airud 4 orang, Babinsa Koramil 1308-13/LB 1 orang, PMI Bangkep 4 orang, Aparat desa dan Pemuda Karang taruna desa Batangono 16 Orang dan masyarakat setempat.

Mario P. Rubak Allo Kepala Operasi Tim SAR Gabungan Selasa, (19/4/2022) mengatakan meski di bulan suci Ramadhan ini kami tim SAR Gabungan sudah berupaya dan berusaha untuk melakukan pencarian seorang nelayan asal Desa Batangono saat melaut untuk mencari ikan disekitar Pulau Tikus.

“Dengan hasil terakhir masih nihil korban belum juga dan sesuai dengan SOP hari ini kami menutup operasi pencarian nelayan yang hilang disekitaran Pulau Tikus, tetapi kami masih akan melakukan pemantauan dalam beberapa hari kedepan,” jelas Mario.

Lanjut Mario, “Kami juga turut prihatin dan merasakan apa yang dialami oleh keluarga, harapan kami kiranya keluarga tetap tabah dan sabar, serta kuat untuk menghadapi musibah yang dialami oleh keluarga, karena kita sebagai manusia hanya bisa pasrah pada kehendak Sang Kuasa dan berdoa kepada Tuhan , semoga ada tanda-tanda keberadaan korban,” ucap Mario.

Mario juga mengungkapkan kami pun berharap mungkin bagi para nelayan atau siapa pun yang beraktivitas dilaut melihat tanda-tanda keberadaan korban segera lapor atau hubungi kami agar dapat kami tindak lanjuti. (JAR-KOMINFO)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Selain memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Banggai Kepulauan, berbagai upaya terus dikembangkan untuk melayani masyarakat di Banggai Kepulauan (Bangkep).

Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkep lakukan visitasi izin operasional agar dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Banggai Kepulauan, Selasa, (2/11/2021).

Kegiatan visitasi izin operasional UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan dihadiri oleh Tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Unit Transfusi Darah Sulawesi Tengah serta didampingi Ketua PMI sekaligus Kadis Kesehatan Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH, Wakil Ketua PMI yang membidangi Yankesmas dan UTD Ratnasari N. Turungku, SKM.,MPH dan Sekretaris PMI.

Ketua PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan, MPH menuturkan, visitasi ini bertujuan untuk mendapatkan rekomendasi kelayakan UDD PMI Bangkep sebagai persyaratan memperoleh izin dari PMI Pusat.

Menurutnya, Persiapan uji kelayakan sudah dipenuhi, gedung unit transfusi darah yang representatif, kelengkapan alat laborataorium yang memadai sesuai standar UDD dan personil yang sesuai latar belakang pendidikan yang dibutuhkan serta tersertifikasi setelah mengikuti pelatihan di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pusat.

“Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya penyediaan darah transfusi yang aman dan berkualitas,” ucap dr. Abdi.

Lanjutnya, “Keamanan darah menjadi prioritas melalui skrining darah yang sangat ketat dgn alat laboratorium yang presisi tinggi. Ini untuk mencegah penularan penyakit melalui darah yang sangat berbahaya terutama HIV, hepatitis B dan hepatitis C,” jelas dr. Abdi.

Menurut Ketua Tim visitasi, persiapan dan perencanaan untuk mengelola darah transfusi di UDD PMI Bangkep sangat baik dan sangat layak.

Disamping itu, tim visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng mengapresiasi visitasi ini, sebab rencana yang sudah matang dilakukan UDD PMI di Banggai Kepulauan.

Tampak dalam visitasi, selain seluruh tim yang hadir melakukan pengecekan berkas dan melihat langsung peralatan dan layanan donor darah UDD PMI Kabupaten Banggai Kepulauan.

Kepala UDD PMI Bangkep dr. Abdi Gunawan juga memaparkan perkembangan UDD PMI Bangkep dari masa kemasa, termasuk kelembagaan, perencanaan, manajemen, capaian dan yang lainnya dipaparkan kepada seluruh Tim visitasi. (ElsiKominfo)