Okulo Potil, BanggaiKep.go.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah mengakhiri masa sidang II dengan menggelar reses di masing-masing Dapil.

Ronald Gulla, ST anggota DPRD Provinsi Sulteng pada hari Sabtu (29/2/2020) melaksanakan reses di Desa Okulo Potil Kecamatan Buko kabupaten Banggai Kepulauan, reses yang dilaksanakan di Balai Desa Okulo Potil dihadiri oleh Kades Okulo Potil, BPD, Aparat Desa, Tokoh masyarakat, adat, pendidikan, agama, perempuan dan pemuda serta masyarakat Okulo Potil kurang lebih sebanyak 200 orang.

Dalam sambutan Kepala Desa Okulo Potil Welon Kolian, berterima kasih atas kehadiran Anggota DPRD Provinsi di Desa Okulo Potil serta berkenan melaksanakan reses.

Menurutnya, “Ini bertanda bahwa nantinya akan ada pembangunan di desa kami, untuk itu saya mengharapkan kepada masyarakat agar mengusulkan program yang belum dianggarkan dalam Dana Desa dan APBD Kabupaten, yang sifatnya itu sangat penting dan mendesak serta dapat dinikmati oleh masyarakat Okulo Potil pada umumnya”, ujar Welon.

Ronald Gulla dalam sambutan pengantar memasuki reses menyampaikan tujuan reses adalah merupakan wadah dimana penggalian aspirasi masyarakat, untuk itu Ronald berharap masyarakat berperan aktif dalam penjaringan aspirasi melalui kegiatan reses ini.

Mayoritas masyarakat Okulo Potil mengusulkan sejumlah program yang dapat menunjang mereka dalam pekerjaan sehari-hari baik berupa bantuan alat pertanian, bibit, pupuk serta alat penunjang bagi nelayan sebab sebagian besar masyarakat Okulo Potil adalah petani dan nelayan. (JARKominfo)

Kemajuan Kesiapan Pembangunan Lokasi MTQ ke-XXVIII Provinsi Sulawesi Tengah, Tahun 2020
di Kabupaten Banggai Kepulauan


Salakan, BanggaiKep.go.id – Latihan Tarian Kolosal dalam persiapan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Trikora Jaya Wijaya Salakan, Selasa (25/02/2020).

Peserta tarian ini berjumlah kurang lebih 200 orang yang terdiri dari siswa-siswi SMP, MTs, SMA dan SMK se-kota Salakan. Latihan tarian ini dipimpin oleh pelatih yang berasal dari Kota Luwuk Kab. Banggai bernama Olden Liong.

Olden Liong saat dijumpai di tempat latihan pada selasa(25/02/2020) mengatakan “ Persiapan tarian kolosal sejauh ini sudah 80% siap tampil, dengan konsep Kearifan Lokal Kabupaten Banggai Kepulauan dan sejarah masuknya Agama Islam di Banggai Kepulauan”.

“Pesertanya terdiri dari siswa dan siswi terpilih se-Kota Salakan saja karena mengingat biaya trasportasi jika kita mengambil peserta di luar Kota”, sambung Liong.

Dalam latihan ini peserta terlihat sangat bersemangat dan energic, begitu juga masyarakat kota Salakan yang terlihat begitu antusias dalam menyaksikan latihan tersebut. (TrisKominfo)

Tatakalai Banggaikep go.id – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lalong berhasil menjadi juara umum dalam kegiatan O2SN, FLS2N dan KSN tingkat Kecamatan Tinangkung Utara.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Mudin Sahata, SP.,MP serahkan secara langsung Piala bergilir bagi juara Umum serta secara resmi menutup kegiatan O2SN, FLS2N dan KSN tingkat Kecamatan Tinangkung Utara.

Penutupan dilaksanakan pada hari Sabtu 22 Februari 2020 jam 21,00 Wita bertempat di halaman SD Negeri Tatakalai Kecamatan Tinangkung Utara Kab. Banggai Kepulauan.

Dalam kegiatan penutupan O2SN, FLS2N dan KSN, dimeriahkan dengan Tari-tarian, Solis dan Pantomim yang berhasil menjadi juara untuk mewakili Kecamatan ke tingkat Kabupaten.

Penutupan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA 1 Tinangkung Utara, Korwil(kordinator wilayah) Tinangkung Utara, Babinsa Tinangkung Utara dan para Kepala Sekolah SD se-Kec. Tinangkung Utara.

Kepala Dinas Dikbud Mudin Sahata, SP.,MP dalam sambutannya yang disampaikan oleh Korwil(kordinator wilayah)Dahrun, S.Pd menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah berhasil melaksanakan kegiatan ini dengan aman, tertib dan lancar.

“Karena kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun, diharapkan para guru agar lebih aktif dan selektif dalam mendidik dan menilai bakat Anak dikandung maksud agar nantinya dapat diarahkan sesuai dengan kemampuan, kemauan, serta keterampilan Anak dan selanjutnya diberi motipasi, dilatih sehingga nanti pada lomba berikutnya Anak anak sudah siap mental”, kata Dahrun.

Disamping itu Ketua Panitia Pelaksana O2SN, FLS2N dan KSN Mad Rahim, S.Pd dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Anak-anak peserta lomba yang terpilih menjadi juara untuk bisa mewakili kecamatan di tingkat Kabupaten.

“Kepada Anak-anak yang belum sempat menjadi juara pada ajang kompetisi ini diharapkan bersabar dan berlatih terus agar kedepan nanti bisa menjadi juara dan bisa membanggakan Sekolah, Kecamatan, terutama orang tua”, ujar Mad Rahim.

Lanjut Ketua Panitia, “Saya sangat merasa berterima kasih dan mengapresiasi atas kerja keras dan maksimal sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar”, ucap Mad. (FeriKominfo)

Himbauan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan untuk seluruh Masyarakat Kota Salakan, dalam rangka menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Kota Salakan pada tanggal 16 sampai dengan 23 Maret tahun 2020.

#suksesMTQ28ProvSultengBanggaiKep2020

 

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pra Musrembang RKPD merupakan rangkaian kegiatan dalam perencanaan pembangunan, tiada lain bertujuan adanya perencanaan matang guna pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang tekanannya pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan pembangunan.

Kegiatan ini di laksanakan di gedung BPU Sambulangan Kecamatan Bulagi Utara (Rabu 20/02/2020).

Setiap usulan yang diajukan oleh perwakilan desa dilakukan diskusi bersama semua perwakilan desa lain untuk rencana tahun 2021.

Fokus pembahasan dan diskusi dalam kegiatan ini terbagi dalam 3 kelompok  usulan bidang yaitu 1. Usulan Bidang Fisik;  2. Usulan Bidang Sosial Budaya;  3. Usulan Bidang Ekonomi.

Setiap usulan bidang disampaikan oleh perwakilannya yakni salah seorang Kepala desa atau yang disepakati dan nantinya setiap utusan kelompok budang usulan akan mengikuti Musrenbang RKPD  di tingkat selanjutnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Bulagi Utara beserta Forim Komunikasi Pimpinan Kecamatan, Kepala-kepala Desa, BPD, serta tokoh-tokoh masyarakat. (RisfaldiKominfo)

Lukpanenteng, BanggaiKep.go.id – Rabu, 19 Februari 2020, Dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sabang Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Penangungjawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), Jhoin F. Karamaoy saat dikonfirmasi via hand phone menjelaskan bahwa “Kegiatan Pos Pembinaan Terpadu untuk PTM adalah upaya pencehan yang menjadi prioritas kami adalah penyakit Diabetes Melitus (DM), Hipertensi, Jantung dan kangker”.

“Kegiatan yang kami lakukan adalah mensosialisasikan pola hidup sehat dengan mengkomsumsi makanan yang mengandung gizi yang seimbang serta menghentikan pola hidup dengan asap rokok dan miras karena itu juga menjadi pemicu penyakit tidak menular”, ujar Jhoin.

Lanjut Jhoin, “Untuk Posbindu PTM di Desa Lukpanenteng ini kami melakukan pengecekan/pemeriksaan pada masyarakat baik yang ada di Lukpanenteng maupun sub desa Poganda, kami bersyukur kegiatan ini berjalan dengan baik karena peran serta masyarakat dan Pemdes Lukpanenteng”, ujar Mantri Jhoin. (JARKominfo)

Tatandeng, BanggaiKep.go.id – Kamis, 20 Februari 2020, Dampak musim kemarau yang sudah memasuki 4 bulan menambah piluh para petani tanaman kacang yang ada di Desa Tatendeng Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini para petani kacang tanah Desa Tatendeng memasuki masa panen, tapi yang tampak dalam raut wajah para petani bukanlah kegembiraan karena panen telah tiba tetapi kesedihan akibat tanaman kacang mereka hampir saja gagal panen akibat kemarau yang sudah hampir 4 bulan terakhir ini.

Anel salah satu petani kacang saat dijumpai dikebunnya memaparkan bahwa mereka merugi disebabkan musim kemarau hampir gagal panen, walau pun tidak gagal panen tapi hasil panen menurun drastis dari biasanya, karena buah kacang banyak yang kempis ada yang besar buahnya tapi berulat.

Anel juga menabahkan “Tahun ini kami merugi karena semua serba disewa, seperti pembukaan lahan, pembakaran dan pembersihan, penanaman saja seliter benih kacang yang akan ditanam diupahi 20 ribu rupiah jadi kalau hasil panen tidak maksimal tentunya kami rugi besar”, ujar Anel.

Untuk itu Anel sangat berharap untuk musim tanam selanjutnya Pemerintah dapat membantu kami para petani seperti penyediaan bibit dan pupuk dan juga modal kerja. (JARKominfo)

Minanga, BanggaiKep.go.id – Program Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Pusat Kesehatan Masyarakat adalah upaya Pemerintah dalam mencegah penyakit tidak menular.

Masyarakat Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menyambut dengan baik kehadiran tenaga medis Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Desa Sabang Kec. Bulagi Utara di desa mereka (Minanga), masyarakat Minanga dengan antusias berbondong-bondong menuju tempat pelaksanaan Pembinaan Posbindu PTM guna melakukan pemeriksaan kesehatan di Balai Pertemuan Desa Minanga Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan, Kamis, 20 Februari 2020.

Jhoin F. Karamoy salah satu mantri di PKM Sabang memaparkan “Program ini merupakan usaha dan upaya dari Pemerintah dibidang kesehatan dalam rangka mencegah serta terus mengsosialisasikan kepada masyarakat tentang penyakit tidak menular namun dapat berdampak buruk untuk kesehatan bahkan dapat menyebabkan kematian”.

Adapun penyakit yang paling prioritas adalah Diabetes Melitus (DM) yang kita kenal penyakit gula, Hipertensi, Kangker dan penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (PJPD) serta penyakit lainnya.

“Upaya kami dari pihak kesehatan adalah terus mengkampanyekan, mensosialisasi kepada masyarakat bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit tidak menular namun dapat menyebabkan kematian dini, untuk itu kami sangat mengharapkan masyarakat dapat menggontrol pola makan yang baik dan benar, serta hindari asap rokok dan minuman keras karena polah hidup perokok dan peminum miras mudah terserang penyakit hipertensi, dan jantung”, ujar Jhoin. (JARKominfo)

Salakan, BanggaKep.go.id – Launching aplikasi versi 10,0 dan pelatihan pengimputan pada sistem elektronik monitoring evaluasi pengendalian pelaporan pembangunan(e – Monep +) digelar di ruang rapat umum kantor Bupati Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (19/02/2020).

Pertemuan ini dibuka oleh Asisten I Bupati Dra. Jeane B. Rorimpandey dan dihadiri oleh Staf Ahli dan Asisten, seluruh pimpinan dan admin OPD se – Kab. BanggaiKep serta Kepala Bagian Pembangunan Setda.

Dalam pertemuan ini, Jeane B. Rorimpandey mewakili Plt. Bupati mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi atas tersosialisasinya lounching monitoring evaluasi dan pelaporan pembangunan e-monep versi 10.0.

Pada penyampaian Jeane mengharapkan agar selalu meningkatkan evaluasi dan mempercepat proses pelaporan realisasi anggaran tahun 2020 dan pelatihan dapat diikuti dengan baik serta kepada pimpinan OPD agar selalu memberikan perhatian kepada admin Entry dan pengimputan realisasi anggaran dengan meningkatkan disiplin agar bisa menghasilkan laporan sesuai dengan realisasi yang ada.

“Pelaporan realisasi anggaran dari aplikasi berbasis Web akan memberikan kemudahan dalam setiap OPD dalam memantau, mengevaluasi dan membuat laporan sesuai realisasi fisik dengan baik”, ujar Jeane.

Disamping itu, Samsuddin, S.Pd.,MM selaku Kepala Bagian Pembangunan menginformasikan bahwa laporan evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran APBD Kabupaten / kota se – Sulawesi Tengah tahun 2019, BanggaiKep berada di peringkat ke – 6.

“Dalam penerapannya Aplikasi e – monep + ini merupakan kerja sama antara pemerintah daerah Kab. Banggai Kepulauan bersama Provinsi Gorontalo”, kata Samsuddin.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan serta Evaluasi kinerja perangkat daerah dan upaya mendorong penyerapan anggaran yang mewujudkan program berkualitas dan kepala daerah akan lebih mudah mengontrol setiap program yang berlangsung.

Aplikasi e – Monep+ adalah aplikasi internal pemerintah daerah yang merupakan sistem format monitoring, evaluasi dan pelaporan realisasi anggaran bagi OPD berbasis Elektronik.

Sehingga diharapkan agar team pengendali pada bagian administrasi pembangunan Setda akan senantiasa selalu melakukan pendampingan kepada Admin Entry OPD dan keakurasian input sekaligus peningkatan SDM yang berkualitas. (ViktorKominfo)