Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Kapolsek Totikum yang diwakili oleh AIPDA Sulham dalam kegiatan penerimaaan dana BLT-DD tahap III di Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan pada Senin, (06/07/2020) menjelaskan fungsi dan kegunaaan yang baik dan benar untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada masyarakat penerima bantuan.

AIPDA Sulham menyampaikan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Batangbabasal yang mana sampai saat ini sudah penerimaan yang ketiga namun situasi masih tetap aman terkendali, belum ada konflik atau kericuan yang terjadi.

Begitu juga disampaikan kepada seluruh Masyarakat penerima dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa agar bisa difungsikan dengan benar atau positif seperti digunakan membeli beras, gula, minyak dan masih banyak lagi barang-barang yang lebih penting.

“Ditegaskan kembali kepada Masyarakat Penerima dana bantuan agar jangan sampai uang bantuan digunakan untuk hal-hal yang negatif seperti judi, miras, yang bisa berakibat timbulnya masalah”, kata Sulham.

Selain itu, Sulham juga menyampaikan kembali, “Melalui kesempatan ini kami dari Kepolisian menginformasikan kepada masyarakat seluruh penerima bantuan agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian bila mana didapati ada pemotongan dana atau dana yang jumlahnya tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan yaitu berjumlah Rp 600.000 untuk satu KK”.

“Karena sekali lagi mengenai bantuan BLT-DD ini sudah diputuskan dari Pemerintah Pusat bahwa Pemerintah Desa tidak bisa memotong dana tersebut dengan alasan apapaun”, tegas Sulham.

Kegiatan penyaluran BLT-DD ini bertempat di Balai Desa Batangbabasal dihadiri oleh Camat Totikum H. Irwan Mayang SH, Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Aparat Desa, BPD dan keluarga penerima bantuan. (ViktorKominfo)

Batangbabasal, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Desa Batangbabasal Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk 55 kepala keluarga, yang dilaksanakan di Balai Desa Batangbabasal Kec. Totikum, Senin (06/07/2020).

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 55 KK sudah ditetapkan dalam satu KK mendapatkan Rp. 600.000, kegiatan ini diikuti oleh Camat Totikum H. Irwan mayang SH, Aipda Sulham yang mewakili Kapolsek Totikum, Kepala Desa Batangbabasal Kaleb Nasir, Sekretaris Desa, Bendahara, BPD, Linmas dan seluruh anggota keluarga penerima bantuan.

H. Irwan Mayang SH selaku Camat Totikum dalam kegiatan ini menyampaikan dua poin utama yaitu yang pertama mengenai penataan dan tujuan kegunaan pengarsipan, dijelaskan bahwa mengenai pentingnya arsip dalam organisasi pemerintahan dimana pengarsipan sangat penting.

“Misalnya seperti pengarsipan data-data yang penting, arsip mempunyai berbagai macam ada yang sudah bisa dimusnahkan setahun atau dua tahun bahkan ada juga arsip yang tidak bisa dimusnahkan, hal ini dijelaskan agar bilamana ada saat-saat tertentu kita membutuhkan data sebelumnya maka kita tidak lagi repot atau terjadi kesalahan sebab semuanya masih diarsip dengan baik, sebab masih ada didapati Desa-Desa yang belum terlalu menghiraukan pentingnya masalah pengarsipan data-data yang penting”, jelas Irwan.

Camat juga kembali menyampaikan bagaimana pentingnya kearsipan, “Sehingga disampaikan kembali kepada Kepala Desa dan seluruh Aparat desa untuk mengarsipkan data-data yang penting bilamana saya memerlukan maka tidak lagi ada kendala sebab data sudah diarsipkan sebab pengarsipan yang baik dan benar dapat menentukan masa depan disetiap desa-desa”, tegas Irwan.

Selanjutnya penjelasan yang kedua mengenai penerimaan dana bantuan BLT-DD ini Camat menegaskan kembali kepada Kepala Desa, Bendahara dan seluruh Pemerintah Desa untuk jangan mencoba-coba memotong sedikitpun dana bantuan dari Masyarakat, begitu juga bagi Masyarakat penerima bantuan agar tidak memberi uang berapapun kepada Pemerintah atau pengurus penyaluran dana bantuan dengan alasan apapun. (ViktorKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update 7 Juli 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor tidak ada tambahan kasus baru OTG, ODP dan PDP.

Sehingga data covid-19 update hari ini yakni ODP 0 kasus, PDP 0 kasus, OTG 0 kasus dan tidak ada kasus terkonfirmasi positif.

Selanjutnya untuk pelaku perjalanan yang sudah selesai masa karantina berjumlah 8.121 orang..

Terimakasih🙏 Salam Sehat
Atas nama Pemerintah Daerah Kab. BanggaiKep menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah dengan tetap menerapkan prinsip Physical dan Sosial Distancing dengan langkah-langkah sbb:
a. Tetap tinggal di rumah jika TDK berkepentingan
b. Hindari berkumpul dengan orang banyak
c. Pakai masker jika keluar rumah
d. Jaga jarak dengan orang sekitar minimal 1 meter
e. Cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas
f. Berperilaku hidup bersih dan sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu cegah covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan pertama kali melaksanakan kegiatan Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pandemi Covid-19 dan New normal. Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Banggai Kepulauan (BanggaiKep) dan diiikuti oleh seluruh ASN serta pejabat-pejabat Daerah lainnya, Senin, (06/07/2020).

H. Rais D. Adam selaku Bupati BanggaiKep menyampaikan bahwa, “Kegiatan apel gabungan ini dilaksanakan dengan penuh pertimbangan dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu dengan tetap menggunakan masker dan menjaga jarak”.

Dalam kesempatan ini juga, ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bupati antara lain mengenai keberhasilan WTP, “Keberhasilan WTP kemarin bukan keberhasilan pribadi saya sebagai Bupati, melainkan keberhasilan tim dan semua pihak mulai dari yang bawah sampai yang teratas”, ucap Bupati.

“Saya hanya berperan sebagai pengawas dan ini adalah bagian dari keberhasilan para pejabat-pejabat kita. Keberhasilan seperti ini mudah-mudahan menjadi bagian yang tidak lepas dari tugas yang sudah ditunjukkan kepada ibu dan bapak sekalian”, lanjut Rais Adam.

“Namun demikian, meskipun tugasnya belum selesai, tim gugus tugas pun saya anggap berhasil karena yang mengatakan hal ini adalah pimpinan wilayah kita yakni Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, beliau menyampaikan bahwa kepada Banggai Kepulauan agar mempertahankan posisinya saat ini”, kata Rais Adam.

Sambung Bupati, “Olehnya kepada tim gugus di bawah kendali Ketua Gugus Harian, apa yang sudah kita kerjakan ini agar tetap berlanjut. Jangan putus dan jangan kendor, karena yang menilai kemarin salah satu pejabat dari luar daerah kita”.

Lanjut daripada itu, Bupati menjelaskan pula bahwa, “Saya tentu setelah berubah status Plt menjadi definitif tentu yang saya ukur adalah pilih bekerja sama saya atau tidak. Apa yang sudah para pejabat semuanya laksanakan dan saya rasakan, saya minta tidak boleh kendor. Jangan nanti pada saat Plt bagus tapi sejak jadi definitif jadi hilang. Saya minta mari kita tetap mempertahankan”.

“Diluar dari hal itu, saya kembali mengingatkan bahwa kita sekarang ini berada dalam situasi darurat kesehatan. Bicara darurat, maka aturan-aturan yang normal terkesan diabaikan tapi aturan yang dilayangkan pada saat darurat ini adalah aturan yang berlaku dan dipatuhi”, tegas Bupati.

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, diwajibkan seluruh wilayah termasuk wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan diwajibkan memasang bendera umbul-umbul dan bendera merah putih selang-seling memasang bendera umbul-umbul mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Agustus 2020, sementara bendera Kebangsaan kita Merah Putih dipasang mulai tanggal 1 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2020.

“Saya minta informasi ini disebarkan ke seluruh pemangku-pemangku wilayah termasuk di desa-desa pelosok. Sistim upacaranya tidak lagi menggunakan paskibraka melainkan di ambil alih oleh ASN dan Pemda”, tutup Bupati. (TrisKominfo)