Ponding-Ponding, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75, personil Polsek Kecamatan Tinangkung yang diwakili Anggota Bhabinkamtibmas Kecamatan Tinangkung Utara Brigpol Roby Pasongli membagikan bantuan sosial berupa beras kepada warga masyarakat di Kecamatan Tinangkung Utara, Selasa, (18/8/2020).

Bantuan sosial (Bansos) ini merupakan wujud kepedulian POLRI terhadap Masyarakat yang terdampak Covid -19.

BrigPol Roby Pasongli membagikan paket sembako beras 5kg perkepala Keluarga (KK) kepada warga kurang mampu dimana yang diprioritaskan para lansia yang tidak bisa beraktifitas lagi untuk mencari nafkah.

Diwawancarai oleh jurnalis Kominfo Pemda BanggaiKep via telepon, Brigpol Roby Pasongli mengatakan, “Meskipun bansos ini nilainya kecil tapi sudah bisa bermanfaat dan bisa meringankan beban hidup warga dimasa pandemi Covid -19 ini.”

“Muda-mudahan bantuan sosial ini bisa bermanfaat bagi warga yang sangat membutuhkan,” lanjut Roby.

Warga juga diingatkan agar selalu patuh pada anjuran Pemerintah yaitu mengikuti protokol kesehatan Covid-19 rajin mencuci tangan, pakai masker bila keluar rumah, jauhi kerumunan dan menjaga imun tubuh agar selalu sehat.

“Muda-mudahan wabah ini cepat berlalu sehingga kita bisa seperti sedia kala untuk mencari kebutuhan hidup kita sehari hari,” kata Roby. (FeriKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terus menyebar diberbagai Daerah di Indonesia mengharuskan guru tidak melakukan tatap muka dengan siswa di sekolah tapi melalui metode proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai Kepulauan Kec. Bulagi Utara Welly Mosoli, S.Pd saat diwawancarai jurnalis DisKominfo Pemda Banggai Kepulauan pada Rabu, (19/8/2020) menyampaikan mengenai proses pembelajaran dimasa pandemi Virus Corona yang melarang guru mengumpulkan siswa di sekolah, yang mengharuskan proses pembelajaran tetap dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) apakah lewat daring (Online) maupun Luring (Offline).

“Untuk sementara proses pembelajaran di Kecamatan Bulagi Utara berjalan lancar walupun melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan guru adalah peserta didik dikunjungi oleh guru dirumah masing-masing oleh guru kelas maupun guru mata pelajaran baik itu tingkat TK/PAUD, SD dan SMP di wilayah kerja kami di Bulagi Utara,” ungkap Welly.

“Guru melakukan secara Luring karena kalau dilakukan secara Daring tidak semua siswa memiliki HandPhone Android serta tidak semua sekolah dijangkau oleh jaringan internet, tapi memang ada beberapa guru yang melakukan dengan cara Daring karena jarak siswa antara rumah siswa dengan guru cukup jauh dan memungkinkan untuk cara daring karena siswa memiliki HP yang memadai dan mudah mengakses jaringan internet,” jelas Welly.

Saya secara rutin melakukan monitoring dan pengawasan proses pembelajaran jarak jauh bagi TK/PAUD yang berjumlah 14 Sekolah, SD 14 Sekolah dan SMP 8 Sekolah, agar dapat memastikan apa yang menjadi hambatan, kendala proses pembelajaran yang dilakukan oleh satuan pendidikan dimasa pandemi, serta memastikan walupun pembajaran dilakukan tidak dilingkungan sekolah tetap guru dan siswa wajib menerapkan protokol kesehatan, kata Welly.

Memang guru agak kewalahan dengan metode pembelajaran jarak jauh dengan metode luring, tapi apa daya ini yang hanya bisa dilakukan oleh guru untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Harapan kami jika pandemi masih terus berlanjut kiranya kedepan dapat disiapkan fasilitas pendukung bagi siswa dan guru agar proses pembelajaran dapat dilaksanakan secara Daring (Online) sehingga siswa dan guru sama-sama tertolong,” tutup Welly. (AmosKominfo)

Tatabau, BanggaiKep.go.id – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) menyalurkan bantuan sosial berupa pembagian beras yang dilaksanakan serentak se-Indonesia oleh Anggota Polri.

Kapolsek Buko Ipda. Marthen Tangkelangi, SH saat dijumpai Jurnalis DisKominfo Pemda Kab. Banggai Kepulauan pada hari Rabu (19/8/2020) beliau membenarkan hal tersebut bahwa dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 ditenyga pandemi Covid-19 Kepolisian Republik Indonesia melakukan penyaluran bantuan sosial berupa pembagian beras bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya pada hari Senin 17 Agustus 2020 seusai upacara pengibaran bendera HUT RI ke 75 di Lumbi-lumbia langsung menuju ke Desa Tatabau (Kanale-Paisumatano) Kecamatan Buko Selatan guna penyaluran Bansos beras bagi masyarakat yang membutuhkan sebanyak 61 kepala keluarga, yang juga merupakan masyarakat terdapak banjir pada 31 Juli lalu,” kata Ipda. Marthen.

Bantuan ini merupakan kepedulian polri bagi seluruh rakyat Indonesia, Polri ada untuk masyarakat serta Polri selalu “Mengayomi, Melindungi dan Melayani Masyarakat”.

“Kegiatan yang sama juga dilaksanakan oleh anggota Polsek Buko di desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Buko dan Buko Selatan,” jelas Marthen.

Pj. Kepala Desa Tatabau Sirwadi Yonduke, Amd menyampaikan “Atas nama masyarakat Desa Tatabau mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri yang sudah boleh membantu masyarakat kami yang benar-benar sangat membutuhkan apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 serta pasca banjir kemarin yang cukup luar biasa di Desa Tatabau hampir 75% rumah warga terendam air.” (AmosKominfo)

Sambulangan, BanggaiKep.go.id – Meriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 75, Tim Pengerak PKK Kecamatan Bulagi Utara Kabupaten Banggai Kepulauan menggelar lomba menu tradisional dalam menambah semaraknya perayaan hari kemerdekaan RI ke-75.

Masing-masing peserta menunjukkan kreatifitas mereka dalam mengolah makan tradisional maupun dalam penataan meja untuk memamerkan hasil pengolahan menu yang nantinya bakal dinilai oleh TP-PKK Kec. Bulagi Utara.

TP-PKK Desa Minanga Kec. Bulagi Utara menunjukkan kebolehan mereka dengan kreatifitas penataan meja dengan menggunakan tempat dan memajang hasil olahan menu tradisional baik dari batok kelapa dan bambu, untuk menambah keunikan dan daya tarik tersendiri.

Jurnalis DisKominfo Pemda BanggaiKep saat mewawancarai ibu-ibu PKK Desa Minanga pada Senin, (17/8/2020) mereka memaparkan bahwa kerajinan batok kelapa dan bambu merupakan kerajinan yang baru hendak dikembangkan di Desa Minanga.

“Untuk sekarang ini kami hanya menggunakan peralatan seadanya untuk membuat kerajinan ini dengan harapan kedepan kiranya jika ada ketersediaan dana kami akan menggunakan peralatan yang lebih modern sehingga hasilnya pun akan sangat memuaskan,” ucap Ibu-ibu PKK Desa Minanga.

Saat ditanya mengapa penataan meja serba menggunakan kerajinan batok kelapa dan bambu, ibu-ibu PKK mengatakan, itu untuk menambah daya tarik tersendiri bagi penikmat makan tradisional dan memang makan tradisional Banggai Kepulauan jika dinikmati dengan menggunakan tempat makan dari kerajinan seperti ini beda nuansanya dengan menggunakan piring kaca.

Malahan ada yang katakan menggunakan piring batok kelapa lebih nikmat ketika makan kukus (makan tradisional) dan ikan bakar.

Dari hasil pengamatan semua yang ada dilokasi lomba menu tradisional terpukau dengan hasil karya batok kelapa dan bambu yang dipajang oleh TP-PKK Desa Minanga. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 19 Agustus 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 17.219 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)