Pelinglalomo, BanggaiKep.go.id – Penanganan dan perbaikkan kerusakan jembatan penghubung Desa Labasiano dan Desa Pelinglalomo yang dikerjakan sejak Senin, (3/8/2020) akhirnya selesai dan sudah dapat dilalui kendaraan sehingga akses jalan kembali normal, Kamis, (6/8/2020).

Seperti diketahui beberapa waktu lalu, jembatan penghubung Desa Labasiano dan Desa Pelinglalomo Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan hampir ambruk akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air sungai menyebabkan jembatan mengalami kerusakan yang cukup serius.

Pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan alat berat atas perintah Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam.

Pekerjaan diawali dengan melakukan normalisasi sungai pengerukan dibagian bawah jembatan agar aliran air sungai terarah dan tidak merusak lagi bagian kepala jembatan, kemudian pekerjaan dilanjutkan dengan penimbunan lubang dibagian kepala jembatan sehingga jempatan penghubung Desa Labasiano dan Pelinglalomo sudah dapat digunakan kembali.

Beberapa pengguna jalan saat diwawancarai menyampaikan terima kasih kepada Ibu Camat dan Bapak Bupati yang cepat menanggapi keluhan kami masyarakat atas kerusakan jembatan Lalong (sebutan masyarakat Kec. Buko) sehingga kami tidak lagi memutar jalan ke Olusi dan Peling dengan kondisi jalan yang licin dan rusak total. (AmosKominfo)

Tataba, BanggaiKep.go.id – Curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu menyebabkan terjadinya longsor disejumlah lokasi jalan poros Trans Peling yang mengakibatkan material longsor menutupi badan jalan.

Longsor yang terjadi di Desa Leme-leme Darat Kecamatan Buko mengakibatkan akses jalan tertutup sehingga mengharuskan Pemerintah Desa dan masyarakat secara swadaya dengan alat seadanya membersihkan material longsor dengan membuat jalan alternatif.

Demikian pula dengan longsor yang terjadi dijalan antara Desa Lalengan dan Desa Batangono lokasinya tak jauh dengan sekolah SMPN 2 Buko yang mengakibatkan akses jalan tertutup akibat material longsor menutupi badan jalan.

Bupati Banggai Kepulauan H. Rais D. Adam saat mendapat laporan dari Plt. Camat Buko Kori Yalume, S.Sos telah terjadi longsor dijalan Trans Peling di Wilayah Kecamatan Buko, Bupati langsung memerintahkan Dinas terkait untuk menggerakkan alat berat dalam penanganan di wilayah Kecamatan Buko.

Pada hari Senin, (3/8/2020) ketika masyarakat Desa Batangono secara swadaya hendak membersihkan material longsor dan membuat jalan alternatif untuk pengguna kendaraan, selang beberapa menit kemudian alat berat tiba dilokasi longsor dan membersihkan material longsor dijalan antara Desa Lalengan dan Desa Batangono dekian juga halnya ruas jalan di Desa Leme-leme Darat sudah dibersihkan terlebih dahulu.

Kepala Desa Ledar Welly Siako, SH dan Kepala Desa Batangono Herpin Montolitus ditempat terpisah menyatakan ungkapan terima kasih kepada Bapak Bupati Banggai Kepulauan yang sudah mengirim alat berat untuk membersihkan material longsor sehingga akses jalan sudah kembali normal. (AmosKominfo)

Salakan, BanggaiKep.go.id – Assalamualaikum dan selamat siang, Bapak/Ibu yang kami hormati.

Kembali kami laporkan situasi Covid-19 di Kabupaten Banggai Kepulauan update, 10 Agustus 2020 jam 12.00 wita bahwa terlapor sbb :

1. Pada hari ini terlapor tidak ada tambahan kasus baru suspek, kasus probable dan kasus konfirmasi.

2. Pelaku perjalanan yang sudah selesai masa pemantauan sebanyak 15.098 orang.

3. Sesuai dengan informasi resmi Kementerian Kesehatan RI, update tanggal 6 Agustus 2020 jam 08.00 WIB bahwa terjadi penambahan daerah/wilayah yang dinyatakan sebagai Daerah transmisi lokal diantaranya Kab. Banggai Provinsi Sulawesi Tengah dimana secara geografis sangat berdekatan dengan wilayah Kab. Bangkep, oleh karena itu Pemerintah Daerah menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran dalam penerapan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan yang efektif di era pandemi saat ini guna memutus rantai penularan covid-19.

4. Adapun langkah-langkah dari penerapan protokol kesehatan adalah sbb:
a. Sering cuci tangan pakai sabun
b. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan siku terlipat atau tisu
c. Menggunakan masker
d. Tidak menyentuh wajah, mata, hidung dan mulut
e. Menjaga jarak, tidak keluar rumah bila tidak berkepentingan, dan hindari berkumpul dengan orang banyak
f. Berperilaku hidup bersih dan Sehat

Perlu disadari bahwa dimana dan kapan saja resiko penularan bisa saja terjadi untuk itu kita semua perlu berhati-hati, jangan panik, patuhi anjuran Pemerintah, semoga Tuhan senantiasa merahmati setiap upaya dan langkah kita untuk bisa keluar dari pandemi ini.amin🙏
“Bangkep Bersatu lawan covid-19” 💪

Juru Bicara Arabia Tamrin, SKM. (ElsiKominfo)